Batalyon Infanteri 301

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Batalyon Infanteri 301/Prabu Kian Santang
Gambar Yonif 301.png
Lambang Yonif 301/Prabu Kian Santang
Dibentuk 21 Februari 1948
Negara Indonesia
Cabang TNI Angkatan Darat
Tipe unit Satuan Tempur Infanteri
Mayon Cimalaka, Sumedang, Sumedang
Julukan Yonif 301/PKS
Moto Prabu Kian Santang
Situs web www.korem062tn.com
Komandan tempur
Danyon Letkol Inf Tuwadi [1]


Batalyon Infanteri 301/Prabu Kian Santang atau (Yonif 301/PKS) adalah Batalyon Infanteri yang menjadi organik Korem 062/Taruma Nagara. didirikan tanggal 21 Februari 1948 dengan nama Batalyon Prabu Kian Santang di Ngawi, Jawa Timur dengan anggota dari Resimen 5, 6, 7 Brigade III/Prabu Kian Santang.[2]

Saat ini Yonif 301/Prabu Kian Santang menjadi organik Korem 062/Taruma Nagara, Kodam III/Siliwangi dan berkedudukan di Conggeang, Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Salah satu kesepakatan dari persetujuan “Renville” tanggal 17 Januari 1948 pada awal tahun 1948, yaitu bahwa TNI harus berangkat meninggalkan Jawa Barat menuju Jawa Tengah dengan istilah yang populer pada waktu itu ” TNI HIJRAH KE YOGYA “. Setelah TNI tiba di Jawa Tengah, Pimpinan ABRI mengadakan Reorganisasi, maka tepat pada tanggal 21 Februari 1948 di Ngawi terbentuklah “BATALYON III / PRABU KIANSANTANG “yang anggotanya terdiri dari exs Resimen 5,6,7 “BRIGADE III / PRABU KIANSANTANG”. Pada awal terbentuknya Batalyon III / Prabu Kiansantang ditugaskan untuk menumpas pemberontakan PKI di kota Madiun dan hasilnya Batalyon III/Prabu Kiansantang yang pertama kali menduduki/membebaskan kota Madiun, selanjutnya pada tahun 1948 itu juga, Batalyon III/Prabu Kiansantang diperintahkan LONG MARCH menuju Jawa Barat.[3] Pada saat melaksanakan Long March mengalami berbagai peristiwa heroic sebagai berikut :

BATALYON III / PRABU KIANSANTANG saat menggelar latihan.

  • Pertempuran di Babatsari Banjarnegara sehingga terdesaknya pasukan Belanda.
  • Pertempuran di Cipaku yang berhasil menawan beberapa serdadu Belanda, menewaskan 6 orang serdadu Belanda serta merampas dan membakar satu truk power Canada.
  • Dibasis Gerilya.

Menyerang kota Pacet Cipanas Cianjur[sunting | sunting sumber]

Menyerang Kecamatan Pangkalan Karawang dipimpin Kapten Inf Musjid sehingga menewaskan satu orang Kapten Belanda serta Serdadu lainnya, kemudian merampas satu truk yang memuat Parasut dan satu truk dibakar. Pada tahun 1950 terjadi Reorganisasi dan Batalyon III / Prabu Kiansantang menjadi Batalyon 3001/L Prabu Kiansantang, selanjutnya pada tahun 1951 Batalyon 3001/L Prabu Kiansantang mendapat Tugas untuk menghadapi Taktis langsung dari Panglima TDT III/Siliwangi dan dibentuk menjadi Batalyon Senjata Berat yang berkedudukan di Jalan Tongkeng Bandung. Pada tahun 1952 dalam rangka reorganisasi Batalyon 3001/L Prabu Kiansantang mengalami perubahan lagi menjadi Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang dengan memindahkan beberapa anggota keluar kesatuan dan menerima satu Kompi dari Batalyon 317 dan satu Kompi dari Batalyon 318. Pada tahun 1957 Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang mendapat peremajaan yang anggotanya didatangkan dari Rindam VI/Siliwangi ( Caper ) angkatan I yang dididik dan dilatih di SKI III Bandung dan anggota-anggota yang lama dipindahkan ke Korem Priangan Tengah, Batalyon 305 serta Batalyon 308. Berdasarkan Surat Keputusan Otoritas Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Skop / 167 / VII / 1978 tanggal 15 Juli 1978 tentang pengesahan dan pembentukan Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang Brigif-12 Guntur Kodam VI/Siliwangi.

Komandan[sunting | sunting sumber]

  • Letkol Inf Taufiq Hanafi
  • Letkol Inf Muchlis
  • Letkol Inf Eden Candra Hayat
  • Letkol Inf Musa Haris
  • Letkol Inf Mustakim
  • Letkol Inf Mohammad Mahfud As’at
  • Letkol Inf Tuwadi

Referensi[sunting | sunting sumber]