Batalyon Infanteri 323/Raider

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Batalyon Raider

Batalyon Infanteri 323/Raider adalah sebuah pasukan elit infanteri lintas udara Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang didirikan pada tanggal 15 November 1950 dengan nama Batalyon 323/Buaya Putih. Komandan batalyon pertama adalah Kapten Inf Aj Witomo S.. Batalyon ini bermarkas di Kota Banjar, Jawa Barat,

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Batalyon ini merupakan gabungan dari kompi-kompi di TT III dan Kompi Pengawal pada PST-II Priangan. Pada 1 Desember 1950, Batalyon F/PST-II digabung dengan Brigade W/PMT menjadi Yonif 323/Bhayangkara. Tahun 1952 Yonif 323/Bhayangkara direorganisasi sesuai Yon ROI/OM Brigade A. Nama Buaya Putih dipakai resmi tanggal 11 September 1958 sehingga menjadi Yonif 323/Buaya Putih.

Setelah mengikuti seleksi dan latihan selama enam bulan, maka pada 23 Desember 2003 Yonif 323/Buaya Putih resmi berubah nama menjadi Batalyon Infanteri 323/Raider sebagai bagian dari Brigade Infanteri 13/Galuh dan Divisi Infanteri 1/Kostrad berdasarkan Surat Perintah Pangdam VI/ Siliwangi Nomor Sprin/25/X/1978 tanggal 25 Januari 1978, tentang pengalihan status Yonif 323/Buaya Putih Brigif 13/Galuh Kodam VI/Siliwangi menjadi organik Kostrad. Sebagai pasukan raider, batalyon ini memiliki kemampuan khusus untuk melaksanakan operasi raid dan mobil udara.

Sebelum berubah menjadi batalyon raider, yang pernah menjadi komandan Yonif 323/Buaya Putih, batalyon ini pernah dikomandani antara lain oleh Jenderal. (Purn) Tyasno Sudarto (mantan KSAD) dan Jenderal (Purn) Agum Gumelar yang juga mantan Danjen Kopassus.

Operasi[sunting | sunting sumber]

Selama berdiri, pasukan Yonif 323 Raider Kostrad telah 17 kali mendapat penugasan operasi, antara lain penumpasan DI/TII, PRRI, G30S/PKI, PGRS/Paraku, Timtim, Irian Jaya, dan penugasan operasi penumpasan kelompok pemberontak GAM di Aceh.

Panglima GAM Daerah I Sawang, Hamdani Boneng bin Jalal bersama dua pengawalnya, Idrami bin Paneuk, dan Ubat bin Hasyim tewas dalam satu kontak senjata dengan pasukan pemburu Satgas Yonif 323/Raider pimpinan Letda (Inf) Rikuang di kawasan pegunungan Tuwi Mak Ila Alue Sejahtera, kawasan Desa Panton Luas Sawang, sekitar 6 km dari Jalan Raya Tapaktuan-Blangpidie pada hari Rabu sore, tanggal 26 Mei 2004.