Suharsono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Drs. H.
Suharsono
Suharsono.jpg
Bupati Bantul
Mulai menjabat
17 Februari 2016
Penguasa monarki Hamengkubawana X
Presiden Joko Widodo
Gubernur Hamengkubawana X
[[Letnan Bupati Bantul|Letnan]] Halim Muslih
Pendahulu Sigit Sapto Rahardjo (pelaksana tugas)
Kabiro SDM Polda Banten
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Informasi pribadi
Lahir 26 Maret 1957 (umur 61)
Bendera Indonesia Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Kebangsaan Indonesia
Partai politik Gerindra
Pasangan Erna Kusmawati
Anak Angga Harya Kusuma
Rama Harya Kusum
Alma mater Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan Bupati Bantul
Dinas militer
Pihak  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1988—2015
Pangkat PDU KOMBES KOM.png Komisaris Besar Polisi
Satuan SDM

Drs. H. Suharsono (lahir di Bantul, 26 Maret 1957; umur 61 tahun) adalah Bupati Bantul periode 2016-2021. Suharsono menjadi bupati setelah menang pada pemilukada Kabupaten Bantul tanggal 9 Desember 2015. Suharsono berhasil mengungguli pasangan petahana Hj. Sri Surya Widati - Misbakhul Munir dengan perolehan suara sebesar 53%.[1][2][3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Drs. H. Suharsono adalah mantan perwira menengah polisi di Kepolisian Daerah Banten dengan pangkat komisaris besar polisi. Jabatan terakhir yang diembannya adalah Kepala Bagian Ropers Polda Banten.

Setelah pensiun dari polisi pada tahun 2015, Suharsono mendaftarkan diri pada pemilukada Kabupaten Bantul yang digelar pada 9 Desember 2015. Pada pemilukada ini, pasangan Suharsono-Abdul Halim Muslih berhasil mengungguli pasangan petahana Hj. Sri Surya Widati - Misbakhul Munir dengan perolehan suara sebesar 53%.[1]

Kemenangan Suharsono dipandang cukup mengejutkan berbagai pihak. Suharsono yang pada awalnya maju dari partai yang sama dengan Hj. Sri Surya Widati[4] dipandang sebagai calon boneka dalam rangka memuluskan pencalonan Hj. Sri Surya Widati. Suharsono membantah rumor tersebut dan mengatakan bahwa pencalonannya serius dan dia berjanji akan berjuang untuk menang dalam pemilukada Bantul kendati calon yang dihadapinya sangat kuat.[5] Bantahan tersebut dibuktikan dengan 53% suara yang berhasil diraihnya bersama Abdul Halim Muslih, ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Bantul.[1]

Tepat pada hari pelantikannya, yakni tanggal 17 Februari 2016, Suharsono mencanangkan program seratus hari kepemimpinannya. Pada seratus hari pertama menjadi Bupati, Suharsono memperioritaskan penyelesaian masalah pendidikan dan kesehatan.[2] Selain permasalahan pendidikan dan kesehatan, hal lain yang menjadi perioritas adalah reformasi birokrasi. Progam ini terkait dengan visi dan misi Suharsono ketika mencalonkan diri pada pemilihan Bupati Bantul tahun 2015.[6]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SDN Jetis (1964-1969)
  • SMEP Negeri (1970-1972)
  • SMA Bopkri Yogykarta (1973-1975)
  • Universitas Gajah Mada (1978-1989)
  • SEPA, Polisi Sukarela (1987-1988)
  • SELAPA POLRI (1997-1998)

Karier[sunting | sunting sumber]

  • Kabag PSI Polda Metro Jaya (2001-2005)
  • Kasubag Renbinnis SDM POLRI (2005-2007)
  • Kabag PSI Ropers Polda Banten (2007-2015)

Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Penasehat ORARI DIY (2010 - sekarang)
  • Penasehat RAPI DIY (2011 - sekarang)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Satyalancana Dwidya Sistha (1998)
  • Bintang Bhyangkara Nararya POLRI (2014)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]