Boribellaya, Turikale, Maros

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Boribellaya
Kelurahan
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenMaros
KecamatanTurikale
Kodepos90512[1]
Luas8,60 km² tahun 2017[2]
Jumlah penduduk4.552 jiwa tahun 2017[3]
Kepadatan529,30 jiwa/km² tahun 2017

Boribellaya (Makassar: ᨅᨚ ᨑᨗ ᨅᨙ ᨒ ᨐ) adalah nama sebuah kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Turikale, kabupaten Maros, provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.[4] Kelurahan Boribellaya berstatus sebagai kelurahan defenitif dan tergolong pula sebagai kelurahan swasembada. Penamaan Boribellaya diambil dari 2 (dua) buah kata dalam bahasa Makassar, yakni kata bori yang berarti "negeri, tempat, wilayah, daerah, atau tanah" dan kata bellaya yang berarti "nun atau jauh di sana". Jadi, kata dari Boribellaya mengandung makna wilayah yang jauh. Ini dikarenakan karena perspektif wilayah kelurahan Boribellaya berada jauh di ujung timur dari ibu kota kecamatan Turikale. Kelurahan Boribellaya memiliki luas wilayah 8,60 km² dan jumlah penduduk sebanyak 4.552 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 529,30 jiwa/km² pada tahun 2017. Jarak kelurahan Boribellaya dari Solojirang yang merupakan ibu kota kecamatan Turikale sekitar 2 km. Jarak kelurahan Boribellaya dari pusat kota Maros yang merupakan ibu kota kabupaten Maros sekitar 3 km. Kelurahan ini juga merupakan kelurahan yang paling luas wilayahnya di antara kelurahan-kelurahan yang ada di kecamatan Turikale, yakni luasnya 8,60 km² atau sekitar 28,73% dari luas keseluruhan kecamatan Turikale dan sekitar 0,53% dari luas keseluruhan kabupaten Maros. Kelurahan Boribellaya termasuk wilayah Kota Maros Kabupaten Maros dan telah diproyeksikan pula sebagai tata ruang wilayah Kota Metropolitan Mamminasata (Perpres 55/2011) yang mencakup Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar di Sulawesi Selatan. Beberapa tahun ke depannya, kelurahan ini akan maju dan berkembang pesat karena beberapa memiliki potensi yang bagus, seperti lahan pertanian yang subur dan luas, produksi pertanian semakin meningkat dari tahun ke tahun di samping itu kelurahan ini letaknya strategis karena sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang ramai dikunjungi baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara untuk berekreasi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Semula kelurahan Boribellaya secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Pada tahun 1963, Kabupaten Maros terbagi atas 4 (empat) kecamatan, yakni Kecamatan Maros Baru, Bantimurung, Mandai, dan Camba. Memasuki tahun 1989, diadakan pemekaran wilayah kecamatan dengan dibentuknya 3 (tiga) kecamatan perwakilan, yakni Kecamatan Perwakilan Tanralili, Maros Utara, dan Mallawa, yang hingga saat ini terdapat 14 wilayah kecamatan. Salah satu kecamatan yang mengalami pemekaran adalah Kecamatan Maros Baru dengan memunculkan kecamatan baru, yakni Kecamatan Turikale. Dengan pemekaran tersebut, beberapa kelurahan berintegrasi di dalam wilayah Kecamatan Turikale. Salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Turikale adalah Kelurahan Boribellaya. Maka, pada tahun tersebut kelurahan Boribellaya menjadi bagian integral dari Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan hingga sekarang ini.

Kondisi Geografis[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Boribellaya terletak di ujung timur kecamatan Turikale. Berada di daerah perbatasan antara dua kecamatan, membuat kelurahan ini memiliki keuntungan sebagai daerah peralihan, dimana kecamatan Turikale sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Maros dan kecamatan Bantimurung sebagai pusat tujuan pariwisata di kabupaten Maros dan bahkan di tingkat provinsi Sulawesi Selatan. Kelurahan Boribellaya memiliki luas wilayah 8,6 km2, dengan rincian lahan pertanian sawah irigasi 2,83 km2, lahan pertanian sawah irigasi 0,96 km2, lahan pertanian non sawah 1,02 km2, dan lahan non pertanian 3,79 km2.[5] Keadaan geografis Kelurahan Boribellaya merupakan daerah bukan pantai yang sebagian besar berbentuk dataran.

Ketinggian suatu tempat dari permukaan laut terutama di daerah tropis dapat menentukan banyaknya curah hujan dan suhu. Ketinggian juga berhubungan erat dengan konfigurasi lapangan, unsur-unsur curah hujan, suhu dan konfigurasi lapangan mempengaruhi peluang pembudidayaan komoditas. Kelurahan Boribellaya mempunyai topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 0–20 meter di atas permukaan laut. Kelurahan Boribellaya dialiri oleh 2 buah sungai besar, yakni sungai Bantimurung dan sungai Maros yang mengalir sepanjang tahun.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Boribellaya memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:

Sebelah Berbatasan
utara Kelurahan Allepolea, Kelurahan Mattiro Deceng, Kelurahan Maccini Baji di (Kecamatan Lau)[6]
selatan Kelurahan Pettuadae di (Kecamatan Turikale) dan Desa Bontotallasa di (Kecamatan Simbang)[7]
barat Kelurahan Raya, Kelurahan Turikale, Kelurahan Pettuadae di (Kecamatan Turikale) dan Kelurahan Allepolea di (Kecamatan Lau)[8]
timur Desa Alatengae, Desa Mattoangin di (Kecamatan Bantimurung)[9] dan Desa Bontotallasa di (Kecamatan Simbang)

Penggunaan Lahan[sunting | sunting sumber]

Penggunaan lahan di Kelurahan Boribellaya sesuai dengan peruntukannya, yakni terdiri dari permukiman, perkebunan dan sawah.

Kondisi Demografis[sunting | sunting sumber]

Jumlah Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk kelurahan Boribellaya mayoritas adalah suku Bugis yang merupakan penduduk asli. Adapun penduduk lainnya adalah suku Makassar yang merupakan pendatang dimana menikah dengan penduduk setempat. Kedua suku ini sangat menjunjung tinggi adat pakkamase-maseang, yaitu saling mengasihi sesama dan mabbulo sipeppa, yaitu bersatu dalam membangun tujuan bersama.

Jumlah penduduk di kelurahan Boribellaya mayoritas adalah perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk di kelurahan Boribellaya cukup tinggi. Perbandingan antara jumlah penduduk perempuan dengan jumlah penduduk laki-laki tidak terlalu besar. Banyaknya jumlah penduduk perempuan akan menentukan jenis pekerjaan yang dilakukan karena tidak semua jenis pekerjaan dilakukan oleh perempuan.

Pada tahun 2007, penduduk kelurahan Boribellaya sebanyak 4.008 jiwa. Tahun 2008, mengalami pertumbuhan statis. Pada tahun 2009 mengalami penurunan jumlah penduduk menjadi 3.671 jiwa. Selanjutnya pada tahun 2010 sampai 2012 secara berturut-turut mengalami kenaikan jumlah penduduk menjadi 4.324 jiwa (2012). Pada tahun 2013 dan 2014 berturut-turut kembali mengalami penurunan sedikit menjadi 4.421 jiwa (2014). Dan pada tahun 2015 sampai 2017 secara berturut-turut mengalami kenaikan jumlah penduduk menjadi 4.552 jiwa (2017).

Kelurahan Boribellaya terdapat 9 blok sensus. Kelurahan Boribellaya memiliki luas 8,60 km² dan penduduk berjumlah 4.552 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 529,30 jiwa/km² pada tahun 2017. Berikut ini adalah data jumlah penduduk kelurahan Boribellaya dari tahun ke tahun:

Tahun Laki-laki Perempuan Jumlah Rumah Tangga Total Penduduk (jiwa) Pertumbuhan Penduduk (jiwa) Kepadatan Penduduk (jiwa/km²)
2000 - - - - - -
2001 - - - - - -
2002 - - - - - -
2003 1.663 2.209 1.526 3.872 - 450,23
2004 - - - - - -
2005 - - - - - -
2006 - - - - - -
2007 - - - 4.008 - 466,05
2008 - - - 4.008 0 466,05
2009 - - - 3.671 Red Arrow Down.svg 337 426,86
2010[10] 2.024 2.191 894 4.215 Green Arrow Up.svg 544 490,12
2011[11] 2.051 2.219 906 4.270 Green Arrow Up.svg 55 496,51
2012[12] 2.078 2.246 912 4.324 Green Arrow Up.svg 54 502,79
2013[13] 2.122 2.300 - 4.422 Red Arrow Down.svg 2 514,19
2014[14] 2.123 2.298 941 4.421 Red Arrow Down.svg 1 514,07
2015[15] 2.146 2.320 950 4.466 Green Arrow Up.svg 45 519,30
2016[16] 2.168 2.345 960 4.513 Green Arrow Up.svg 47 524,77
2017[17] 2.189 2.363 970 4.552 Green Arrow Up.svg 39 529,30
2018 - - - - - -
2019 - - - - - -
2020 - - - - - -
Kependudukan Kelurahan Boribellaya Sumber: BPS Kabupaten Maros

Penduduk kelurahan Boribellaya menurut kelompok umur tahun 2017[18] sebagai berikut:

No Kelompok Umur (tahun) Laki-laki Perempuan Jumlah (jiwa)
1 0 - 4 224 226 450
2 5 - 9 214 215 429
3 10 - 14 214 208 422
4 15 - 19 240 246 486
5 20 - 24 218 234 452
6 25 - 29 171 186 357
7 30 - 34 143 174 317
8 35 - 39 146 173 319
9 40 - 44 153 171 324
10 45 - 49 148 150 298
11 50 - 54 104 111 215
12 55 - 59 83 94 177
13 60 - 64 50 60 110
14 > 64 81 115 196

Sosial dan Budaya[sunting | sunting sumber]

  1. Musyawarah adat Tudang Sipulung
  2. Massaro (gotong royong memotong padi dan makan bersama)
  3. Menre Bola (syukuran dan selamatan rumah baru)
  4. Mammenca' (tradisi kesenian bela diri)
  5. Lecce Bola (tradisi pindah rumah dengan mengangkat rumah secara gotong royong yang dilakukan oleh warga)
  6. Barasanji Bugis dan Makassar (lantunan, pemaknaan, atau penafsiran ayat-ayat suci Al-Qur'an dalam bahasa Bugis dan Makassar)
  7. Massiara (silaturrahmi)
  8. Massiara jera'/kuburu' (ziarah kubur)
  9. Maccera' (tradisi penamatan anak yang khatam mengaji)
  10. Manre-manre (tradisi anak-anak SD membawa bekal makanan ke sekolah dan makan bersama setiap pengumuman rapor)
  11. Tudang penni
  12. Massuro baca
  13. Mappeca' (tradisi membuat makanan lembek atau bubur yang setiap tahun diadakan menjelang bulan Ramadan)
  14. Tola bala (tradisi yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan menghindari berbagai musibah yang bisa melanda kampung)
  15. Mappettuada atau Ma'duta (pihak keluarga laki-laki mendatangi pihak perempuan untuk melakukan lamaran pada perempuan)
  16. Mapparola/Marola (kegiatan kunjungan balasan dari pihak mempelai wanita ke rumah mempelai pria)
  17. Wenni appacingen (malam suci dimana anak yang akan melangsungkan pernikahan dirias dan dihias dengan beberapa kosmetik tradisional khas suku Bugis)
  18. Madduppa botting (menyambut kedatangan pengantin)

Permainan Tradisional yang Ada dan Pernah Eksis[sunting | sunting sumber]

  1. Santo-santo (permainan dengan instrumen batu sungai)
  2. Ma'baguli (bermain kelereng secara umum)
  3. Rutta-rutta (jenis permainan kelereng yang diikuti sekumpulan pemain dimana menggunakan tanah lapang dan digaris berbentuk lingkaran)
  4. Pontu-pontu (jenis permainan kelereng yang diikuti sekumpulan pemain dimana menggunakan tanah lapang dan digaris berbentuk persegi panjang)
  5. Maccule Oto-oto (bermain mobil-mobilan yang dibuat sendiri dari kayu)
  6. Tingko-tingko
  7. Dende-dende
  8. Mappadende
  9. Bong-bong (permainan benteng yang diikuti oleh 2 tim, berlomba untuk menyentuh benteng yang dijaga masing-masing tim)
  10. Boi-boi
  11. Lopi-lopi (permainan perahu)
  12. Patte-patte (permainan karet yang saling bersusun)
  13. Temba'-temba' (permainan tembak dari bambu)
  14. Ma'wayang (permainan kertas bergambar)
  15. Tolu-tolu (kejar-kejaran)
  16. Bareccung bulo (permainan mercon dari bambu, menggunakan minyak tanah atau karbit)
  17. Lengga-lengga (permainan sejenis enggrang, tetapi menggunakan kaleng bekas)

Mata Pencaharian[sunting | sunting sumber]

Tingkat kesejahteraan masyarakat di kelurahan Boribellaya cukup baik karena ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai dan pendapatan perkapita yang lumayan tinggi. Mayoritas penduduk kelurahan Boribellaya adalah bermatapencaharian sebagai petani dan pedagang, adapun mata pencaharian lainnya adalah sebagai peternak, sopir, guru, buruh bangunan, buruh pabrik, dokter, perawat, bidan, penjahit, jasa penyeberangan sungai, pegawai negeri sipil, polisi, penjahit dan, penambang pasir.

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Boribellaya termasuk klasifikasi kelurahan berswasembada. Lahan pertanian di kelurahan Boribellaya memiliki dominasi yang tinggi. Hal ini dikarenakan lokasi kelurahan Boribellaya memiliki jenis tanah berupa tanah aluvial muda. Tanah aluvial pada umumnya banyak mengandung pasir dan liat. Tidak banyak mengandung unsur-unsur zat hara. Kesuburannya sedang hingga tinggi, di seluruh Indonesia tanah-tanah ini merupakan tanah pertanian yang baik dan dimanfaatkan untuk tanaman pangan musiman hingga tahunan.
Saat ini kelurahan Boribellaya dapat memanen padi di sawah 3 kali dalam setahun. Tersedianya fasilitas pendukung seperti pengairan/irigasi yang tersebar sepanjang persawahan di kelurahan ini. Adanya sungai dengan debit air yang memadai mengalir di sepanjang jalan Poros Bantimurung turut menopang keberhasilan panen dengan kualitas baik.

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Secara umum, masyarakat kelurahan Boribellaya menggunakan bahasa Bugis dalam berinteraksi sehari-hari. Adapun selebihnya menggunakan bahasa Makassar dan bahasa Indonesia. Dalam penggunaan bahasa Bugis di kelurahan ini terdapat perbedaan pengucapan dan bunyi di antara beberapa dialek Maros.

Agama[sunting | sunting sumber]

Masyarakat kelurahan Boribellaya mayoritas memeluk agama Islam. Mereka sangat religius dalam menjalankan agamanya dan selain itu mereka memiliki sikap terbuka dan toleransi yang tinggi terhadap pemeluk agama lainnya. Sehingga, hal tersebut tak pernah terjadi konflik agama di kelurahan ini.

Peninggalan Sejarah[sunting | sunting sumber]

  • Benteng Kolonial Belanda di Marampesu (lokasi dekat bangunan SD Marampesu, Pekuburan Tinggia Marampesu)
  • Bungker Peninggalan Kolonial Belanda di Majannang (lokasi jurang perbatasan Lingkungan Majannang-Tamala'lang)
  • Pekuburan Massal Kolonial Belanda di Majannang (lokasi TPU Majannang)
  • Jalan Poros Bantimurung (jalan yang dirintis oleh kolonial Belanda)
  • Kampung Pasandang (kampung dari Tumanurunga Ri Pasandang, anak angkat dari raja Marusu pertama Karaeng Loe Ri Pakere)

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah Administrasi[sunting | sunting sumber]

Secara administrasi, kelurahan Boribellaya terdiri atas sembilan lingkungan yang masing-masing dikepalai oleh seorang ketua RW dan 19 RT yang dikepalai masing-masing oleh seorang ketua RT.
Sembilan nama lingkungan yang ada di kelurahan Boribellaya sebagai berikut:

No. Lingkungan Luas (ha) Kode RW
1 Lingkungan Marampesu RW 01
2 Lingkungan Tapieng RW 02
3 Lingkungan Majannang RW 03
4 Lingkungan Tamala'lang RW 04
5 Lingkungan Bulowa RW 05
6 Lingkungan Pasandang RW 06
7 Lingkungan Nipa RW 07
8 Lingkungan Kacampureng RW 08
9 Lingkungan Cabella RW 09
Jumlah 860

Daftar Kepala Desa/Lurah[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar kepala desa/lurah Boribellaya:

No. Foto Nama Awal Menjabat Akhir Menjabat Keterangan
1 Supu Dg. Pasau Februari 1968 kepala desa (ketika masih integrasi wilayah kecamatan Maros Baru)
2 Machmuddin HL April 1982 kepala desa (ketika masih integrasi wilayah kecamatan Maros Baru)
3 H. Muh. Tayyeb MN 1985 kepala desa (ketika masih integrasi wilayah kecamatan Maros Baru)
4 Hasbi Nurdin, BA Desember 1992 November 1995 kepala desa (ketika masih integrasi wilayah kecamatan Maros Baru)
5 A. Davied Syamsuddin, S.STP, M.Si Maret 2005 lurah
6 Andi Wandi Bangsawan Putra, S.STP, M.M. 2013 - lurah
7 H. Mustari, S.E 19 Januari 2015 5 oktober 2016 lurah
8 Anis Tana TL, S.Sos 6 oktober 2016 2 Januari 2017 lurah
9 Hardiman Bakri, S.STP[19] 3 Januari 2017 sedang menjabat lurah

Perusahaan[sunting | sunting sumber]

No. Nama Alamat Bidang Usaha
1 PT. GLF Indonesia (BMI) Cabang Boribellaya[20] Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Koperasi Simpan Pinjam
2 PT. Indomarco Prismatama/Indomaret Cabang Boribellaya Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Minimarket, Kebutuhan Pokok
3 Warkop Mantap Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Tapieng Kafe, Nasi Kuning
4 RM Difa Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Rumah Makan, Roti, Ayam Geprek, Nasu Palekko
5 UD Sinar Polewali Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Penggilingan Padi
6 Penggilingan Padi Pasandang Lingkungan Pasandang Penggilingan Padi
7 Penggilingan Padi Tapieng Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Tapieng Penggilingan Padi
8 Pabrik Es Balok Majannang Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Es Balok
9 Cafe Dg. Kanu Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang Kafe, minuman, buah-buahan
10 UD Ali Jl. Poros Bantimurung Lingkungan Majannang BBM, Gas LPG

Fasilitas Umum[sunting | sunting sumber]

Fasilitas Peribadatan[sunting | sunting sumber]

No. ID Nama Masjid Tahun Berdiri Luas Tanah Luas Bangunan Alamat Jenis Status Tanah Jumlah Pengurus Jumlah Imam Jumlah Khatib
1 64872 Masjid Babussalam[21][22] 1980 532 m² 196 m² Lingkungan Majannang Masjid Jami Wakaf 6 3 3
2 64871 Masjid Nurul Ittihad[23][24] 1990 405 m² 300 m² Lingkungan Tamala'lang Masjid Jami Wakaf 3 1 2
3 64883 Masjid Nurul Huda[25][26] 1987 456 m² 452 m² Lingkungan Marampesu Masjid Jami Wakaf 4 2 2
4 64848 Masjid Nurul Falaq[27][28] 1949 360 m² 150 m² Lingkungan Cabbella Masjid Jami Girik 3 2 1
5 64866 Masjid Nurul Azis[29][30] 1974 150 m² 150 m² Lingkungan Kacampureng Masjid Jami Wakaf 2 1 1
6 64867 Masjid Nurul Mukminin[31][32] 1972 90 m² 90 m² Lingkungan Nipa Masjid Jami Wakaf 2 1 1
7 64869 Masjid Al-Azhar[33][34] 1996 462 m² 143 m² Lingkungan Pasandang Masjid Jami Wakaf 4 3 1
8 64870 Masjid Nurul Taufiq[35][36] 1993 289 m² 196 m² Lingkungan Bulowa Masjid Jami Wakaf 4 3 1
9 64828 Masjid Nurul Yaqin[37][38] 1963 500 m² 235 m² Lingkungan Pasandang Masjid Jami Wakaf 3 2 1
10 Masjid Ar-Rahman 2019 Lingkungan Tapieng Masjid Jami Wakaf
11 01.4.26.09.14.000046 Masjid Muamalah[39] 2015 1.023 m² 225 m² Lingkungan Cabbella Masjid Jami Wakaf 4 2 2

Fasilitas Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Fasilitas pendidikan yang diarahkan di Kelurahan Boribellaya adalah berupa fasilitas pendidikan dasar, seperti sekolah PAUD, sekolah TK, sekolah TPA, dan sekolah SD. Sarana pendidikan pada jenjang ini menampung aktivitas pendidikan pada kelompok umur pra sekolah sampai dan selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak. Penempatan fasilitas pendidikan ini diarahkan di tengah-tengah permukiman sehingga mudah dijangkau oleh anak-anak.

No. NPSN Foto Nama Satuan Pendidikan Tahun Didirikan Alamat Status Guru Pegawai Ruang Kelas Ruang Lab Ruang Perpustakaan
1 69811165 PAUD KB Anggrek[40] Jl. Poros Bantimurung KM 2 Lingkungan Majannang Swasta 0
2 69811136 PAUD KB Mawar[41] Jl. Saraja No. 100 Lingkungan Marampesu Swasta 0
3 411273090155 TPA Babussalam Majannang-Tapieng[42] 3 Oktober 2016 Jl. Poros Bantimurung KM 2 Lingkungan Majannang Swasta 5 5 1 0 0
4 - TPA Nurul Huda Marampesu 19 Februari 2017 Lingkungan Marampesu Swasta 0 0
5 40300189 SDN No. 156 Inpres Tamala'lang[43] Lingkungan Tamala'lang Negeri 8 2 6 0 1
6 40300148 SDN No. 193 Inpres Pasandang[44] Lingkungan Pasandang Negeri 7 3 6 0 1
7 40300338 SDN No. 125 Marampesu[45] Lingkungan Marampesu Negeri 13 2 12 1 1
8 69858811 SDN No. 245 Cabbella[46] Lingkungan Cabbella Negeri 6 1 6 0 1

Fasilitas Perkantoran dan Pelayanan Umum[sunting | sunting sumber]

Fasilitas perkantoran dan pelayanan umum yang ada di kelurahan Boribellaya adalah merupakan fasilitas dengan skala pelayanan lokal. Fasilitas perkantoran dan pelayanan umum yang dimaksud adalah berupa kantor kelurahan Boribellaya dan kantor pelayanan umum lainnya dengan kondisi bangunan permanen.

  • Kantor Kelurahan Boribellaya di Lingkungan Marampesu [47]
  • Balai Penelitian Perikanan Pantai (Balitkanta) di Lingkungan Marampesu
  • Perumahan Balitkanta di Lingkungan Marampesu
  • Kantor Badan Sumber Daya Air

Fasilitas Pemakaman[sunting | sunting sumber]

  • TPU Lingkungan Majannang
  • TPU Lingkungan Cabbella
  • TPU Lingkungan Tapieng
  • TPU Lingkungan Marampesu
  • TPU Lingkungan Tamala'lang
  • TPU Lingkungan Pasandang

Prestasi dan Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Individu[sunting | sunting sumber]

  • Andi Naufal (Juara 1 Pidato Porseni 2017 di SMK Tridharma MKGR Maros)[48]
  • Andi Naufal (Juara 1 Pidato Hari Sumpah Pemuda 2017 Se-Kabupaten Maros)[49]
  • Andi Naufal (Juara 1 Daeng Maros 2018)[50]

Kelompok[sunting | sunting sumber]

  • Irmabas FC (Juara 1 Ajang Sepakbola Se-Kabupaten Maros Tahun 2010)
  • Irmabas Majannang-Tapieng (Juara 4 Lomba Patrol Sahur Se-Kabupaten Maros Tahun 2015)
  • Irmabas Majannang-Tapieng (Juara 3 Lomba Patrol Sahur Se-Kabupaten Maros Tahun 2016)
  • Tim RW 02 Tapieng (Juara Umum Lomba 17 Agustus Tingkat Kelurahan Boribellaya Tahun 2018)
  • Tim RW 04 Tamala'lang (Juara 3 Lomba 17 Agustus Cabang Sepakbola Memakai Sarung Tingkat Kelurahan Boribellaya Tahun 2018)
  • Tim RW 04 Tamala'lang (Juara 4 Lomba 17 Agustus Cabang Bola Voli Putra Tingkat Kelurahan Boribellaya Tahun 2018)

Bencana Daerah[sunting | sunting sumber]

No. Jenis Bencana Lokasi Dampak Waktu Kejadian
1. Angin Puting Beliung Lingkungan Tamala'lang 26 unit rumah rusak 7 januari 2010
2. Angin Puting Beliung Lingkungan Cabella - 8 januari 2010
3. Banjir seluruh lingkungan - 5-6 januari 2013
4. Angin Puting Beliung - 6 unit rumah rusak 10 januari 2013
5. Kebakaran[51] Lingkungan Buloa - 16 juli 2015
6. Banjir Lingkungan Kacampureng - 12 Februari 2016
7. Angin Puting Beliung Lingkungan Nipa & Lingkungan Kacampureng 9 unit rumah rusak 7 Februari 2017
8. Banjir seluruh lingkungan - 22-25 januari 2019

Klimatologi[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Boribellaya termasuk daerah yang beriklim tropis, karena letaknya yang berada pada daerah khatulistiwa dengan kelembaban berkisar antara 60–82%. Curah hujan tahunan rata–rata 347 mm/bulan dengan rata-rata hari hujan sekitar 16 hari. Temperatur udara rata–rata 29 derajat celsius. Kecepatan angin rata–rata 2–3 knot/jam. Daerah kelurahan Boribellaya pada dasarnya beriklim tropis dengan dua musim, berdasarkan curah hujan yakni: musim hujan pada periode bulan oktober sampai maret dan musim kemarau pada bulan april sampai september.

Galeri foto[sunting | sunting sumber]

Informasi[sunting | sunting sumber]

  • E-mail: kel_boribellaya@maroskab.go.id
  • Kode Wilayah: 73.09.14.1002

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kode Pos Kelurahan Boribellaya
  2. ^ Halaman 8 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  3. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  4. ^ Halaman 9 Buku "Kabupaten Maros Dalam Angka 2018"
  5. ^ Halaman 9 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  6. ^ Halaman 6 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  7. ^ Halaman 6 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  8. ^ Halaman 6 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  9. ^ Halaman 6 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  10. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2011"
  11. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2012"
  12. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2013"
  13. ^ Halaman 3 Buku "Statistik Daerah Kecamatan Turikale 2014"
  14. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2015"
  15. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2016"
  16. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2017"
  17. ^ Halaman 17 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  18. ^ Halaman 22 Buku "Kecamatan Turikale Dalam Angka 2018"
  19. ^ Profil Lurah Hardiman Bakri
  20. ^ PT. GLF Indonesia (BMI) Boribellaya
  21. ^ Masjid Babussalam
  22. ^ Masjid Babussalam
  23. ^ Masjid Nurul Ittihad
  24. ^ Masjid Nurul Ittihad
  25. ^ Masjid Nurul Huda
  26. ^ Masjid Nurul Huda
  27. ^ Masjid Nurul Falaq
  28. ^ Masjid Nurul Falaq
  29. ^ Masjid Nurul Azis
  30. ^ Masjid Nurul Azis
  31. ^ Masjid Nurul Mukminin
  32. ^ Masjid Nurul Mukminin
  33. ^ Masjid Al-Azhar
  34. ^ Masjid Al-Azhar
  35. ^ Masjid Nurul Taufiq
  36. ^ Masjid Nurul Taufiq
  37. ^ Masjid Nurul Yaqin
  38. ^ Masjid Nurul Yaqin
  39. ^ Masjid Muamalah
  40. ^ PAUD KB Anggrek Majannang
  41. ^ PAUD KB Mawar Marampesu
  42. ^ TPA Babussalam Majannang-Tapieng
  43. ^ SDN 156 Inpres Tamala'lang
  44. ^ SDN 193 Inpres Pasandang
  45. ^ SDN 125 Marampesu
  46. ^ SDN 245 Cabbella
  47. ^ Peta Lokasi Kantor Kelurahan Boribellaya
  48. ^ Andi Naufal Juara 1 Pidato Porseni 2017 di SMK Tridharma MKGR Maros
  49. ^ Andi Naufal Juara 1 Pidato Hari Sumpah Pemuda 2017 Se-Kabupaten Maros
  50. ^ Andi Naufal Juara 1 Daeng Maros 2018
  51. ^ Kebakaran di Lingkungan Buloa

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]