Lompat ke isi

Yon Komposit 1/Gardapati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Batalyon Komposit 1/Gardapati
Dibentuk6 Agustus 2018
NegaraIndonesia
CabangMulti korps
Tipe unitSatuan Tempur dan Bantuan Tempur
PeranPasukan Antar Kecabangan
Bagian dariKodam XIX/Tuanku Tambusai
MarkasRanai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau
JulukanYonkomposit 1/GP
MotoTerdepan, Berani, Terbaik
BaretHijau
MaskotAlutsista
Ulang tahun6 Agustus
Tokoh
KomandanLetkol Inf. Muchamad Ricky Prawiratama. P. P. A. G. A., S.Hub.Int., M.H.I.
WadanMayor Arh. Chandra Martha Yunarto, S.ST.Han., M.M.
Logo Batalyon Komposit 1/Gardapati

Batalyon Komposit 1/Gardapati atau (Yon Komposit 1/Gardapati) merupakan satuan Multikorps pertama milik TNI Angkatan Darat. Sebelumnya Yon Komposit 1/Gardapati merupakan pengalihann komando pengendalian (alih Kodal) Kompi C dan D Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Kodam I/Bukit Barisan (sekarang Kodam XIX/Tuanku Tambusai) di desa sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Keberadaan Yon Komposit 1/Gardapati ini merupakan jawaban dari pembentukan satuan siap gerak TNI, dalam menghadapi penugasan yang bersifat mendesak dan dapat dikerahkan dalam waktu singkat. Meliputi proyeksi tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), baik dalam skala nasional maupun internasional.[1][2] Yon Komposit 1/Gardapati memiliki kompi selain kecabangan infanteri yang terdiri dari Baterai Arhanud, Baterai Armed, dan Kompi Zipur yang bertugas sesuai dengan Kecabangan masing-masing.

Markas Yon Komposit I/ Gardapati berada di Desa Sepempang, Kec. Bunguran Timur, Ranai Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dihadapkan dengan hakikat ancaman di wilayah perbatasan yang dihadapi dan terjadinya sengketa wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga seperti contoh masalah lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan, maka tanpa mengabaikan penuntasan masalah batas negara yang memiliki kekuatan hukum, perlu dibangun strategi pertahanan negara yang tangguh di mana melibatkan sumber daya yang ada, salah satunya adalah dengan cara mengembangkan dan membina kekuatan TNI AD di wilayah perbatasan, sehingga tergelar kemampuan penangkal (deterrent) yang tangguh untuk meniadakan niat musuh melakukan tindakan agresif yang mengancam kedaulatan Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman dan dihadapkan pada tugas pokok menyelenggarakan pertahanan darat dipulau terluar dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam I/Bukit Barisan, maka TNI AD menyusun konsep strategis dengan membentuk satuan Batalyon Komposit 1/Gardapati Kodam I/Bukit Barisan yang berada di wilayah kepulauan Natuna sebagai jawaban atas tuntutan dan ancaman kedepan. Dengan dibentuknya Batalyon Komposit 1/Gardapati Kodam I/Bukit Barisan maka akan menambah gelar kekuatan satuan TNI AD sehingga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok secara optimal.

  • Kompi Markas
  • Kompi Infanteri I (Singa Cakti)
  • Kompi Infanteri II (Badak Cakti)
  • Kompi Zeni Tempur (Kalajengking)
  • Baterai Arhanud
  • Baterai Armed Roket
  1. Letkol Inf. Ahmad Daud Harahap (2018-2019)
  2. Letkol Inf. Rahmat, S.E., M.Si. (2019-2021)
  3. Letkol Inf. M. Faizal Rangkuti, S.IP., M.IP. (2021- 2022)
  4. Letkol Inf. Saiful Rizal (2022-2023)
  5. Letkol Inf. Robert Benget Herdian Panjaitan (2023-2025)
  6. Letkol Inf. Raja Ramadhan Sitanggang (2025)
  7. Letkol Inf. Muchamad Ricky Prawiratama. P. P. A. G. A., S.Hub.Int., M.H.I. (2025-Sekarang)

Referensi

[sunting | sunting sumber]