Neodimium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Neodymium)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Neodimium,  60Nd
Neodymium2.jpg
Sifat umum
Nama, simbolneodimium, Nd
Pengucapan/ˌn.[invalid input: 'ɵ']ˈdɪmiəm/
NEE-o-DIM-ee-əm
Penampilanputih keperakan
Neodimium di tabel periodik
Hydrogen (diatomic nonmetal)
Helium (noble gas)
Litium (alkali metal)
Berilium (alkaline earth metal)
Boron (metalloid)
Karbon (polyatomic nonmetal)
Nitrogen (diatomic nonmetal)
Oksigen (diatomic nonmetal)
Fluor (diatomic nonmetal)
Neon (noble gas)
Natrium (alkali metal)
Magnesium (alkaline earth metal)
Aluminium (post-transition metal)
Silikon (metalloid)
Fosfor (polyatomic nonmetal)
Belerang (polyatomic nonmetal)
Klor (diatomic nonmetal)
Argon (noble gas)
Kalium (alkali metal)
Kalsium (alkaline earth metal)
Skandium (transition metal)
Titanium (transition metal)
Vanadium (transition metal)
Kromium (transition metal)
Mangan (transition metal)
Besi (transition metal)
Kobalt (transition metal)
Nikel (transition metal)
Tembaga (transition metal)
Seng (transition metal)
Galium (post-transition metal)
Germanium (metalloid)
Arsenik (metalloid)
Selenium (polyatomic nonmetal)
Bromin (diatomic nonmetal)
Kripton (noble gas)
Rubidium (alkali metal)
Stronsium (alkaline earth metal)
Itrium (transition metal)
Zirkonium (transition metal)
Niobium (transition metal)
Molibdenum (transition metal)
Teknesium (transition metal)
Rutenium (transition metal)
Rodium (transition metal)
Paladium (transition metal)
Perak (transition metal)
Kadmium (transition metal)
Indium (post-transition metal)
Timah (post-transition metal)
Antimon (metalloid)
Telurium (metalloid)
Yodium (diatomic nonmetal)
Xenon (noble gas)
Sesium (alkali metal)
Barium (alkaline earth metal)
Lantanum (lanthanide)
Serium (lanthanide)
Praseodimium (lanthanide)
Neodimium (lanthanide)
Prometium (lanthanide)
Samarium (lanthanide)
Europium (lanthanide)
Gadolinium (lanthanide)
Terbium (lanthanide)
Disprosium (lanthanide)
Holmium (lanthanide)
Erbium (lanthanide)
Tulium (lanthanide)
Iterbium (lanthanide)
Lutesium (lanthanide)
Hafnium (transition metal)
Tantalum (transition metal)
Tungsten (transition metal)
Renium (transition metal)
Osmium (transition metal)
Iridium (transition metal)
Platinum (transition metal)
Emas (transition metal)
Raksa (transition metal)
Talium (post-transition metal)
Timbal (post-transition metal)
Bismut (post-transition metal)
Polonium (post-transition metal)
Astatin (metalloid)
Radon (noble gas)
Fransium (alkali metal)
Radium (alkaline earth metal)
Aktinium (actinide)
Torium (actinide)
Protaktinium (actinide)
Uranium (actinide)
Neptunium (actinide)
Plutonium (actinide)
Amerisium (actinide)
Kurium (actinide)
Berkelium (actinide)
Kalifornium (actinide)
Einsteinium (actinide)
Fermium (actinide)
Mendelevium (actinide)
Nobelium (actinide)
Lawrensium (actinide)
Ruterfordium (transition metal)
Dubnium (transition metal)
Seaborgium (transition metal)
Bohrium (transition metal)
Hasium (transition metal)
Meitnerium (unknown chemical properties)
Darmstadtium (unknown chemical properties)
Roentgenium (unknown chemical properties)
Kopernisium (transition metal)
Nihonium (unknown chemical properties)
Flerovium (post-transition metal)
Moskovium (unknown chemical properties)
Livermorium (unknown chemical properties)
Tenesin (unknown chemical properties)
Oganeson (unknown chemical properties)
-

Nd

U
praseodimiumneodimiumprometium
Nomor atom (Z)60
Golongan, blokgolongan n/a, blok-f
Periodeperiode 6
Kategori unsur  lantanida
Bobot atom standar (Ar)144.242
Konfigurasi elektron[Xe] 4f4 6s2
per kelopak
2, 8, 18, 22, 8, 2
Sifat fisika
Fasesolid
Titik lebur1297 K ​(1024 °C, ​1875 °F)
Titik didih3347 K ​(3074 °C, ​5565 °F)
Kepadatan mendekati s.k.7.01 g/cm3
saat cair, pada t.l.6.89 g/cm3
Kalor peleburan7.14 kJ/mol
Kalor penguapan289 kJ/mol
Kapasitas kalor molar27.45 J/(mol·K)
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k
at T (K) 1595 1774 1998 (2296) (2715) (3336)
Sifat atom
Bilangan oksidasi3, 2 (sedikit oksida basa)
ElektronegativitasSkala Pauling: 1.14
Jari-jari atomempiris: 181 pm
Jari-jari kovalen201±6 pm
Lain-lain
Struktur kristalheksagon
Struktur kristal Hexagonal untuk neodimium
Kecepatan suara batang ringan2330 m/s (suhu 20 °C)
Ekspansi kalor(r.t.) (α, poly) 9.6 µm/(m·K)
Konduktivitas termal16.5 W/(m·K)
Resistivitas listrik(r.t.) (α, poly) 643 n Ω·m
Arah magnetparamagnetik, antiferomagnetik below 20 K[1]
Modulus Young(α form) 41.4 GPa
Modulus Shear(α form) 16.3 GPa
Modulus Bulk(α form) 31.8 GPa
Rasio Poisson(α form) 0.281
Skala Vickers343 MPa
Skala Brinell265 MPa
Nomor CAS7440-00-8
Isotop neodimium terstabil
Iso­top Kelim­pahan Waktu paruh (t1/2) Moda peluruhan Pro­duk
142Nd 27.2% 142Nd stabil dengan 82 neutron
143Nd 12.2% 143Nd stabil dengan 83 neutron
144Nd 23.8% 2.29×1015y α 140Ce
145Nd 8.3% 145Nd stabil dengan 85 neutron
146Nd 17.2% 146Nd stabil dengan 86 neutron
148Nd 5.7% 148Nd stabil dengan 88 neutron
150Nd 5.6% 6.7×1018y ββ 150Sm
| referensi | di Wikidata

Neodimium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Nd dan nomor atom 60. Unsur lantanida ini digunakan antara lain untuk bahan pewarna kaca. Unsur logam ini berwarna keperak-perakan, bersifat keras, agak ulet, dan mudah berkorosi di udara dan daerah yang lembab. Ketika beroksidasi, neodymium bereaksi dengan cepat untuk menghasilkan senyawa berwarna merah muda, ungu atau biru, dan kuning dalam nilai oksidasi +2, +3 dan +4. Neodymium ditemukan pada tahun 1885 oleh kimiawan dari Austria Carl Auer von Welsbach. Unsur ini dapat ditemukan dalam jumlah yang signifikan dalam bijih mineral monasit dan bastnäsite . Neodymium tidak ditemukan secara alami dalam bentuk logam atau tidak dicampur dengan lantanida lain dan biasanya diolah kembali untuk penggunaan logam pada umumnya. Meskipun neodymium digolongkan sebagai unsur bumi yang langka, unsur ini masih tersebar luas di kerak bumi dan tidak selangka kobalt, nikel, atau tembaga. Sebagian besar neodymium untuk kebutuhan komersial dunia ditambang di Cina.

Pada awalnya, senyawa neodymium pertama kali digunakan secara luas sebagai pewarna kaca pada tahun 1927. Warna senyawa neodymium disebabkan adanya ion Nd3+ yang umumnya berwarna ungu kemerahan dan dapat berubah tergantung jenis pencahayaannya. Hal ini disebabkan adanya interaksi pita penyerapan cahaya yang tajam dari neodymium dengan cahaya di sekitarnya yang didominasi dengan emisi pita merkuri, europium trivalen atau terbium yang terlihat tajam. Beberapa kaca yang didoping neodymium digunakan dalam penggunaan laser yang memancarkan inframerah dengan panjang gelombang antara 1047 dan 1062 nanometer. Kaca ini telah digunakan dalam aplikasi energi tingkat tinggi, seperti dalam eksperimen ICF (inertial confinement fusion).

Neodymium juga digunakan dengan berbagai substrat kristal, seperti batu delima itrium-alumunium (yttrium aluminium garnet) dalam laser Nd:YAG. Laser ini biasanya memancarkan inframerah pada panjang gelombang sekitar 1064 nanometer. Laser Nd:YAG adalah salah satu laser yang paling umum digunakan.

Penggunaan penting lain dari neodymium adalah sebagai komponen dalam paduan yang digunakan untuk membuat magnet permanen berkekuatan tinggi. Magnet ini banyak digunakan dalam produk seperti mikrofon, pengeras suara profesional, headphone in-ear, motor listrik DC berkinerja tinggi, dan harddisk komputer yang memerlukan massa (atau volume) rendah atau medan magnet yang kuat. Magnet neodymium yang lebih besar digunakan pada motor listrik berdaya tinggi (misalnya dalam mobil hibrida) dan generator (misalnya turbin angin dan kendaraan terbang).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Gschneidner, K. A.; Eyring, L. (1978). Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Amsterdam: North Holland. ISBN 0444850228. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]