Siti Nurhaliza

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dato'
Siti Nurhaliza
DIMP JSM SAP PMP AAP
Siti Nurhaliza - Khairul Fahmi's Wedding 2013.jpg
Siti Nurhaliza menghadiri pernikahan Khairul Fahmi Che Mat pada 13 Januari 2013 di Hotel The Royale Bintang, Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia.
Lahir Siti Nurhaliza binti Tarudin
11 Januari 1979 (umur 37)
Kampung Awah
Temerloh, Bendera Pahang Pahang, Bendera Malaysia Malaysia
Kebangsaan Malaysia
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • Penulis lagu
  • Produser rekaman
  • Pengusaha
  • Aktris
  • Presenter televisi
  • Penulis
Tahun aktif 1995–sekarang
Agama Islam Sunni
Pasangan Khalid Mohd Jiwa (m. 21 Agustus 2006)
Situs web SimplySiti.com.my
Karier musik
Genre
Instrumen Vokal
Label Suria Records (1995–2005)
Siti Nurhaliza Productions (2006–sekarang)
What's Up Entertainment (2011-sekarang)
Universal Music (2011-sekarang)
Artis terkait Krisdayanti, M. Nasir, Noraniza Idris
Tanda tangan
Siti's Signature.png

Dato',[1] atau terkadang Datin Sri,[2] Siti Nurhaliza binti Tarudin DIMP, JSM, SAP, PMP, AAP[1] (Jawi: سيتي نورهاليزا بنت تارودين [ˈsiti nʊrhaˈliza ˈbinti taˈrudɪn]; kelahiran 11 Januari 1979) adalah seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, presenter televisi dan pengusaha Malaysia.[3]

Sejak debutnya, ia telah memenangkan sejumlah kompetisi menyanyi internasional. Ia dimahkotai sebagai Voice of Asia pada 2002 setelah memenangkan gelar Grand Prix Champion di kontes menyanyi Voice of Asia yang diadakan di Almaty, Kazakhstan.[4][5] Beberapa tahun sebelumnya, pada 1999 ia memenangkan Penghargaan Emas dalam Kompetisi Penyanyi Baru Asia di Festival Musik Asia Shanghai, yang diadakan di Shanghai, Republik Rakyat China.[6] Selain itu, pada tahun yang sama, ia memenangkan dua penghargaan dari 'Kompetisi Menyanyi dan Lagu Internasional Pasifik Selatan 1999' yang diadakan di Gold Coast, Queensland, Australia.[6][7]

Saat ini, ia mengumpulkan lebih dari 200 penghargaan lokal serta penghargaan internasional.[8] Ia mengembangkan ketenaran sebagai artis dengan penjualan platinum berganda, semenjak ia memenangkan acara realitas Malaysia Bintang HMI 1995 ketika ia masih berusia 16 tahun dimana ia diberi tawaran dalam bentuk kontrak menyanyi dari empat perusahaan rekaman internasional yang berbeda.[9] Singel pertamanya dari album debutnya, "Jerat Percintaan", memenangkan Anugerah Juara Lagu ke-11 dan dua penghargaan lainnya untuk Penampilan Terbaik dan Ballad Terbaik.[10] Pada 2005, albumnya itu sendiri terjual lebih dari 800,000 unit di Malaysia.[11] Dalam karirnya, ia telah merekam dan menyanyi dalam berbagai bahasa yang meliputi Bahasa Malaysia, Basa Jawa, Inggris, Mandarin,[12] Arab,[13] Hindi[14] dan Jepang.[15]

Ia telah memenangkan jumlah penghargaan musik yang belum pernah dicapai sebelumnya di Malaysia dan daerah sekitarnya:[16] 37 penghargaan Anugerah Industri Muzik, 25 penghargaan Anugerah Bintang Popular, 27 penghargaan Anugerah Planet Muzik, 19 penghargaan Anugerah Juara Lagu, empat MTV Asia Awards, tiga World Music Awards, dua Anugerah Musik Indonesia dan pemegang dua rekor dalam Malaysian Book of Records. Dibekingi dengan 16 album studio, ia adalah salah satu artis paling populer di Kepulauan Melayu dan kawasan Nusantara dan ia telah terpilih sebagai Artis Regional Paling Populer sebanyak sepuluh kali berturut-turut mengalahkan artis-artis sejawat lainnya dari Malaysia, Indonesia dan Singapura dalam Anugerah Planet Muzik sejak 2001.[17] Saat ini, ia masuk sebagai salah satu artis terkaya,[18] paling berpengaruh,[6] paling banyak memenangkan penghargaan, dan paling banyak memproduksi singel di Malaysia.[19] Ia juga merupakan salah satu artis dengan penjualan terbaik di Malaysia, karena pada tahun 2000, penjualan albumnya sendiri meliputi 10 persen total penjualan album di Malaysia.[20] Pada saat ini, ia telah menjual lebih dari 4.9 juta dalam catatan penjualan.

Pada 1998, ia terpilih menjadi salah satu dari beberapa artis Malaysia yang tampil pada acara penutupan Commonwealth Games 1998 di depan Ratu Elizabeth II dan pendampingnya, Pangeran Philip dan beberapa undangan dan pejabat lainnya dari 70 negara yang masuk dalam Negara-Negara Persemakmuran.[21] Pada 2005, ia menjadi penyanyi Asia Tenggara pertama, dan penyanyi Asia ketiga yang menampilkan konser solo di Royal Albert Hall sesambil diiringi oleh Orkestra Simfoni London.[12] Pada 2005 juga, ia meraih peringkat kedua pada daftar Artis Musikal Terbaik di Asia menurut MTV Asia[22] dan diangkat menjadi Artis Asia Terbesar oleh Channel V.[22] Pada 2008, ia diangkat menjadi salah satu Asia's Idol oleh Asia News Network.[23] Kesuksesannya di kawasan Asia membuatnya meraih gelar-gelar kehormatan yang meliputi "Suara Asia"[24] dan "Celine Dion dari Asia".[25]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Masa kecil (1983–1995)[sunting | sunting sumber]

Siti lahir pada 11 Januari 1979 di Berek Polis Kg. Awah, Kuala Lipis dimana ia merupakan anak keempat dalam sebuah keluarga dari delapan bersaudara dari pasangan Tarudin Ismail, seorang perwira polisi dan Siti Salmah Bachik, seorang ibu rumah tangga.[26][27] Ia datang dari keluarga yang akrab dengan musik; saudaranya, Saiful Bahri Tarudin, dan dua saudarinya Siti Norsaida dan Siti Saerah juga merupakan seorang penyanyi.[28] Kakeknya adalah seorang pemain biola terkenal, dan ibunya adalah seorang penyanyi tradisional lokal.[26]

Pada masa kecilnya, ia terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, yang meliputi kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler.[29] Ia menjalani masa pra-sekolahnya di Tabika Perkep, Balai Polis Kampung Awah, Temerloh dimana ia pertama kali menampilkan bakat menyanyi awalnya pada usia enam tahun ketika ia menyanyikan "Sirih Pinang",[30] sebuah lagu tradisional Melayu, di acara pemberian sertifikat TK-nya.[26] Ia kemudian menempuh pendidikan dasar di Sekolah Rendah Kebangsaan Clifford dan disusul dengan pendidikan menengah di Sekolah Menengah Clifford, Kuala Lipis, Pahang.[29] Pada 1991, ketika ia berusia 12 tahun, ia memenangkan salah satu kompetisi menyanyi terawalnya, dengan lagu "Bahtera Merdeka" pada Kontes Nyanyi Hari Merdeka, sebuah kompetisi lagu patriotik lokal.[31][32] Pada tahun-tahun sekolahnya, ia merupakan seorang atlit yang aktif dalam olahraga khususnya bola jaring[33] dan ini dibuktikan ketika pada Fiesta Media Idola 2006 di Kuantan, ia berpartisipasi dalam dua lomba olahraga yang berbeda - bola jaring dan relay 5x80 meter.[34] Ia juga terpilih sebagai salah satu pembawa obor untuk dinyalakan pada acara perlombaan Fiesta, menandai pembukaannya bersama dengan aktris Malaysia Fasha Sandha.[34]

Berasal dari keluarga miskin,[32][35] pada usia sembilan tahun,[36] ia telah bangun pada pukul 4:00 pagi untuk membantu ibunya membuat dan menjual berbagai kue buatan rumah ke wilayah sekitarnya, dimana terkadangs ia juga membawanya turun tangga tiga lantai, menyajikannya di sebuah meja di pinggir jalan besar untuk membuat sebuah gerai kecil.[37] Ia berkata bahwa seluruh kerja kerasnya tak hanya membantunya meningkatkan kemampuannya, namun juga membantunya lebih percaya diri ketika berkomunikasi dengan masyarakat.[36] Ia juga berkata bahwa seluruh pengalamannya membantu meningkatkan kemampuan vokalnya ketika ia menjerit untuk mendapatkan perhatian dari para penonton.[38] Selain berpartisipasi pada berbagai kompetisi nyanyi lokal, ia juga diajak oleh pamannya, Abdul Rahim Bachik untuk ikut acara-acara undangan seperti acara-acara pernikahan dan pesta-pesta makan malam yang membantunya memberikan keberanian saat tampil secara langsung.[39]

Permulaan karir dan kesuksesan musikal[sunting | sunting sumber]

Kesuksesan komersial awal (1995–1996)[sunting | sunting sumber]

Keluarga Siti Nurhaliza tampil di beberapa acara lokal publik di kota tempat tinggalnya, seperti pernikahan dan pertemuan publik. Pada usia 12 tahun, Siti mulai belajar lagu-lagu tradisional dari ibunya dan menampilkan genre musik pada acara-acara dan kesempatan-kesempatan khusus.

Ia juga merupakan vokalis untuk 'Family Group', sebuah band kecil yang dibentuk oleh pamannya, Abdul Rahim Bachik. Ia mulai mengasah kemampuan menyanyinya dengan berpartisipasi dalam sejumlah kompetisi nyanyi lokal sebelum pada usia 16 tahun, ia akhirnya berkompetisi dalam kompetisi Bintang HMI RTM 1995 dimana ia diaudisi dengan sebuah lagu yang dibuat terkenal oleh Ruth Sahanaya, Kaulah Segalanya.[40] Sebelum mengikuti audisi Bintang HMI, ia sempat mengikuti audisi untuk Asia Bagus di usia 14 tahun pada 1993, namun ia gagal maju ke babak berikutnya.[41] Pada kompetisi Bintang HMI, ia bertemu dengan Adnan Abu Hassan, komposer musik yang membimbing dan membantunya dengan penampilan vokalnya, sebelum ia akhirnya memenangkan kontes tersebut dengan sebuah lagu karya Aishah, Camar Yang Pulang.[40] Ia diberi kontrak dengan Suria Records setelah membuat sebuah keputusan terhadap empat tawaran dari perusahaan-perusahaan rekaman internasional yang berbeda, yang meliputi tawaran-tawaran dari Sony Music, BMG Music dan Warner Music.[9] Pada 1996, Suria Records merilis album pertamanya yang diberi judul dengan namanya sendiri, Siti Nurhaliza,[27] dan singel pertamanya, Jerat Percintaan memenangkan Anugerah Juara Lagu ke-11 dan dua penghargaan lainnya untuk Penampilan Terbaik dan Ballad Terbaik[10] selain memenangkan empat penghargaan pada Anugerah Bintang Popular untuk Entertainer Televisi Paling Populer, Penyanyi Perempuan Paling Populer, Artis Remaja Paling Populer dan pemenang dari kesemuanya, Bintang Paling Populer.[42]

Perkembangan karir (1997–1998)[sunting | sunting sumber]

Pada 1997, Siti mulai menjadi figur terkenal di industri musik Indonesia ketika kisahnya muncul dalam salah satu majalah paling populer di Indonesia, Pos Kota, dalam edisi April 1997.[43] Siti diangkat sebagai seorang figur yang hebat karena merupakan hal yang sulit bagi artis-artis luar negeri untuk menarik perhatian dalam industri musik Indonesia jika artis tersebut kurang tawaran dibandingkan artis-artis dalam negeri.[43] Siti juga dikatakan menjadi penyanyi Malaysia pertama yang mengadakan konser siaran langsung di Indosiar, sebuah stasiun televisi populer di Indonesia dan acara tersebut ditayangkan di seluruh belahan negara tersebut.[43] Siti telah menjadi salah satu artis paling berpengaruh di Indonesia dan ia mengadakan serangkaian konser berskala besar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan beberapa kota lainnya pada beberapa tahun berikutnya.[44] Pada tahun yang sama, ia memenangkan kategori Artis Baru Terbaik dan Lagu Terbaik (Jerat Percintaan) dari Anugerah Industri Muzik.[16]

Pada 1998, di usia 19 tahun, ia meluncurkan perusahaan miliknya sendiri pada 12 Januari, Siti Nurhaliza Productions (M) Sdn. Bhd. dengan bertindak pada bagian manajemen produksi untuk menangani dan mengurusi jadwalnya.[45] Siti membuat penampilan terbesar dan pertamanya di atas panggung internasional saat Commonwealth Games 1998 yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia dimana ia tampil di depan Ratu Elizabeth II dan pendampingnya, Pangeran Philip beserta para undangan dan pejabat lainnya dari 70 negara Persemakmuran.[21] Ia juga berbagi panggung yang sama dengan dua bintang internasional Céline Dion dan Rod Stewart untuk menghibur para hadirin pada acara penutupan.[46] Acara tersebut ditayangkan di 70 negara di seluruh dunia, yang membuatnya menjadi dikenal di ranah internasional untuk pertama kalinya. Pada November tahun yang sama, ia diundang untuk tampil di Jepang selama lima hari di Pop Queen Festival, yang juga dikenal sebagai Saga Fiesta '98.[47]

Ketenaran internasional awal (1999–2005)[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza menghadiri acara karpet merah MTV Asia Aid 2005 di Bangkok pada 3 Februari 2005.

Pada Desember 1999, Siti meraih salah satu kemenangan internasional pertamanya dari sebuah kompetisi nyanyi internasional ketika ia mengambil bagian dalam 'Festival Musik Asia Shanghai 1999' yang diadakan di China, dimana ia memenangkan Penghargaan Emas pada Kompetisi Penyanyi Baru Asia. Ia juga diundang pada 2000[48] dan 2002[49] pada kompetisi yang sama sebagai bintang tamu.[49] Sebelumnya, pada bulan Mei di tahun yang sama, ia mengambil bagian dalam 'Kompetisi Lagu dan Menyanyi Internasional Pasifik Selatan 1999' yang diadakan di Gold Coast, Queensland, Australia dimana ia menempati tempat pertama dalam kategori '40 Besar Lagu Internasional' mengalahkan para kontestan dari seluruh Pasifik Selatan melalui singelnya, We'll Be As One.[7] Siti juga menarik perhatian para juri dengan kemampuan vokalnya,[7] yang membuatnya dianugerahi dengan penghargaan Penampilan Vokal Perempuan Terbaik dengan singel yang sama meskipun singel tersebut dinilai dengan menyetel cakram tape yang dikirimkan oleh perusahaan rekamannya kepada penyelenggara dan bukannya melalui penampilan langsung.[7] Pada beberapa tahun berikutnya, Siti mengambil bagian dalam 'Voice of Asia 2002' yang diadakan di Kazakhstan dimana ia menampilkan salah satu singelnya dari album ketiganya, Purnama Merindu dan meraih gelar Grand Prix Champion, sebuah penghargaan tertinggi.[4][5]

Pada Desember 2003, ia diundang untuk tampil di Japan and ASEAN Pop Stars Dream Concert 2003 (J-ASEAN Pops 2003), yang diadakan di Yokohama, Jepang, bersama dengan artis-artis Jepang dan ASEAN papan atas, yang meliputi THE BOOM, You Hitoto, INSPi, Leonard Eto, Yuri Chika, Hiroshi Takano dan Hideki Kurosawa dari Jepang.[50] Sementara artis-artis ASEAN-nya meliputi Hans Anwar & Lo'Ryder (Brunei), Preap Sowat (Kamboja), AB Three (Indonesia), Alexandra (Laos), Lay Phyu & Iron Cross (Myanmar), Jolina Magdangal (Philippines), Tanya Chua (Singapura), Briohny (Thailand) dan Lam Truong (Vietnam).[50] Pada konser tersebut, sebuah lagu istimewa dikomposisikan oleh komposer Jepang Kazufumi Miyazawa dengan lirik buatan pembuat lirik Singapura Dick Lee yang berjudul Treasure the World. Lagu yang sama juga dinyanyikan oleh setiap penyanyi dari setiap negara yang berpartisipasi dalam bahasa asli mereka, dimana versi Siti dinyanyikan dalam bahasa Melayu, yang berjudul Dunia Milik Kita yang juga ditampilkan untuk pertama kalinya pada acara tersebut.[50]

Siti merupakan artis non-Tionghoa pertama yang tampil di Golden Melody Awards ke-15, Taiwan pada 2004. Selain tampil solo dengan lagu cover 征服 (Takluk) dari singel Na Ying,[51] ia juga menyanyi duet dengan Leehom Wang dalam sebuah lagu yang berjudul 月亮代表我的心 (Rembulan Mewakili Hatiku) yang merupakan sebuah lagu cover dari Teresa Teng dan sebagai presenter penghargaan bersama dengan pembawa berita Taiwan Patty Hou.[51][52] Ia juga tampil pada sebuah program khusus setengah jam yang disiarkan di Azio TV pada saat ia singgah selama empat hari di Taipei.[51] Ia juga membuat penampilan ketiganya di MTV Asia Awards pada 2004 yang diadakan di Singapura, dimana ia tampil untuk kedua kalinya berturut-turut pada sebuah acara dengan Gareth Gates, runner up dari serial pertama dari versi Inggris Idol, Pop Idol, dalam sebuah lagu yang aslinya dibuat oleh Gareth sendiri, 'Say It Isn't So'.

Pada 2004 juga, perusahaannya Siti Nurhaliza Production (M) Sdn. Bhd. (SNP) memproduksi program-program televisi. Dengan program musikal pertama Muzikal Aidiladha (Musikal Idul Adha) bertepatan dengan Idul Adha.[53] Selain itu, perusahaan tersebut datang dengan Siti Nurhaliza 3D (Siti Nurhaliza Dari Dalam Diri), sebuah serial televisi realitas yang secara khusus menampilkan kehidupan pribadi Siti Nurhaliza dengan 13 episode dan ditayangkan di RTM (Radio Televisyen Malaysia atau Radio Televisi Malaysia), sebuah perusahaan radio dan televisi layanan masyarakat Malaysia.[53][54] Pada tahun yang sama, SNP juga memproduksi program Sukan dan Selebriti (Olahraga dan Selebriti) yang melibatkan partisipasi artis-artis populer dan para pembawa acara olahraga dalam berbagai bidang dengan 26 episode.[53]

Pada 2005, ia dijuluki sebagai Suara Asia, ketika Alicia Keys pertama kali memperkenalkannya pada sebuah lagu pembuka saat MTV Asia Aid 2005 yang diadakan di Bangkok, Thailand karena suara merdunya, dan prestasi menakjubkannya secara lokal dan internasional.[55] Pada tahun yang sama, Siti mengadakan sebuah konser solo yang mensukseskan di Royal Albert Hall, London pada April 2005, meskipun sebagian besar penonton adalah orang Malaysia yang tinggal di Britania Raya, bersama dengan beberapa warga negara lokal. Pers Inggris membandingkan penampilannya dengan Celine Dion dan menyebutnya sebagai Celine Dion dari Asia karena suara merdunya dan penampilan menakjubkannya.[56][57][58] Pada saat konser, ia diiringi oleh Orkestra Simfoni London yang dipimpin oleh maestro Indonesia, Erwin Gutawa dimana konser tersebut dihadiri oleh Sultan dan Sultanah Pahang dan keluarga kerajaan dari Brunei.[59] Pada tahun yang sama, Channel V mengangkatnya sebagai Artis Asia Terbesar Kedua karena prestasi terlatihnya setelah penyanyi Taiwan, Jay Chou yang berada pada peringkat teratas dari daftar tersebut.[22][57] Secara bersamaan, MTV Asia juga mengangkatnya sebagai Artis Musikal Terbaik dari Asia Kedua, juga setelah artis Taiwan yang sama, Jay Chou.[22]

Pemberian gelar Datuk dan Transkripsi (2006–2007)[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza (mengenakan busana berwarna putih) dengan para penyanyi Malaysia sejawatnya saat Konsert Suara Hati Sudirman Arshad pada 2007.

Album studio kesebelas Siti, Transkripsi, dirilis pada April 2006 dan berisi kontribusi-kontribusi dari para produser dan komposer asal Indonesia seperti Erwin Gutawa, Melly Goeslaw dan Glenn Fredly dan Malaysia, seperti Aubrey Suwito, Cat Farish, Jenny Chin, Firdaus Mahmud, Mac Chew, Yasin dan Damian VE.[60][61] Transkripsi menjadi album terbaik pada tahun tersebut setelah memenangkan kategori Album Terbaik dan Album Pop Terbaik dalam Anugerah Industri Muzik.[62][63] Album tersebut juga meraih pujian dari para kritikus sebagai salah satu album terbaiknya yang pernah diproduksi[64][65] dan perilisan album tersebut merupakan upaya debutnya untuk memproduksi sebuah album di bawah naungan perusahaan produksi miliknya sendiri.[61][66] Pada 24 Oktober 2006, ia dianugerahi gelar "Dato'" setelah meraih gelar Darjah Indera Mahkota Pahang (DIMP) dari Sultan Pahang, Sultan Ahmad Shah pada hari ulang tahun ke-76 sultan tersebut bersama dengan dua perancang Malaysia, Bernard Chandran dan Dayang Tom Abang Saufi.[1][67]

Pada 2007, ia membuat penampilan pertamanya di Grammy Award untuk sesi karpet merah pada 11 Februari 2007 dimana ia menjadi orang Malaysia pertama yang berjalan di karpet merah tersebut.[68] Pada 20 dan 21 April 2007, ia tampil di Konsert Istana Cinta Nostalgia, yang merupakan konser persembahan untuk Tan Sri P. Ramlee dan Puan Sri Saloma di Istana Budaya, Kuala Lumpur. Konser tersebut menampilkan lagu-lagu populer yang dikompisisikan oleh Tan Sri P. Ramlee sendiri, ditampilkan oleh Siti dan artis undangan lainnya.[69] Sebelumnya, Siti juga diundang untuk tampil pada sebuah konser persembahan untuk Sudirman Hj Arshad, juga di Istana Budaya, Kuala Lumpur pada 2002. Pada 30 April 2007, ia meraih 4 nominasi di Anugerah Industri Muzik yang meliputi Album Pop Terbaik (Transkripsi), Penampilan Vokal Perempuan Terbaik dalam sebuah Album (Transkripsi), Video Musik Terbaik (Bisakah) dan Cover Terbaik untuk sebuah Album (Transkripsi).[63] Dari empat nominasi tersebut, ia memenangkan dua penghargaan – Album Pop Terbaik dan Album Terbaik untuk Transkripsi.[62] Ia juga meraih lima nominasi dari Anugerah Planet Muzik 2007 untuk dua kategori yang ditentukan oleh para penggemar dari Indonesia, Malaysia dan Singapura – Artis Perempuan Populer Terbaik dan Lagu Paling Populer (Biarlah Rahsia) dan tiga kategori yang ditentukan oleh para juri profesional – Artis Perempuan Terbaik, Lagu Terbaik (Biarlah Rahsia) dan Album Terbaik.[70] Ia memenangkan tiga dari lima penghargaan – Artis Perempuan Paling Populer, Artis Perempuan Terbaik dan Lagu Terbaik.[71]

Hadiah Daripada Hati, Lentera Timur dan karya lainnya (2007–2008)[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza di belakang panggung saat Konsert Suara Hati Sudirman Arshad, sebuah konser persembahan pada April 2007.

Siti Nurhaliza adalah orang Malaysia pertama yang diberi kehormatan untuk berjalan di karpet merah untuk selebriti-selebriti yang diundang di Grammy Awards yang diadakan di Staples Centre, Los Angeles pada 11 Februari 2007, setelah ia memenangkan dua tiket sebagai selebriti berbusana terbaik di "Breakfast With the Stars" yang diadakan oleh Star World bertepatan dengan Academy Awards Tahunan ke-78.[68] Pada tahun yang sama, Siti juga berpartisipasi pada soundtrack-soundtrack film dimana ia merekam dua lagu untuk dua film berbeda dimana ia menyanyikan Menanti Pasti dan Hati masing-masing untuk Kayangan dan 1957: Hati Malaya. Namun, hanya lagu Hati yang masuk dalam album studio kedua belasnya, Hadiah Daripada Hati[72] dan juga meraih penghargaan Lagu Pembuka Asli Terbaik dari Anugerah Festival Filem Malaysia ke-21 (Festival Film Malaysia ke-21) pada 2008.[73] Pada tahun yang sama juga, ia akhirnya bersepakat untuk berakting dalam sebuah produksi dimana ia tampil sebagai Azizah, kekasih misterius P. Ramlee, dalam musikal 'Remy ... Kisah P. Ramlee', yang merupakan sebuah persembahan untuk P. Ramlee, yang dibawakan di Istana Budaya dari 19 Oktober sampai 3 November 2007.[74]

Pada 10 Desember tahun yang sama, album studio kedua belas Siti Hadiah Daripada Hati dirilis, dengan lagu pop yang dipengaruhi Latin Ku Mahu sebagai singel pertama dari album tersebut dan lagu tersebut tampil sebagai lagu pembuka pada sebuah drama Melayu lokal, Spa-Q.[75] Kemudian, Melawan Kesepian terpilih sebagaio singel keduanya dan track pertama dari album tersebut yang memiliki sebuah klip video. Lagu tersebut merupakan sebuah remake dari sebuah hit yang sempat dipopulerkan oleh sebuah grup musik Indonesia yang bernama Jikustik.[76] Hadiah Daripada Hati mendatangkan kritikan dari pers ketika dirilis. Para kritikus berkata bahwa alnum tersebut merupakan sebuah penampilan moderat darinya dan tidak sama dengan alnum sebelumnya Transkripsi, yang dianggap sebagai album terbaik yang ia pernah buat.[77][78] Namun, kritikan tersebut meredam ketika Hadiah Daripada Hati meraih lima nominasi dalam edisi ke-15 AIM yang meliputi Album Pop Terbaik, Lagu Tahun Ini, Penampilan Vokal Terbaik dalam sebuah Album (Perempuan), Aransemen Terbaik dan Sampul Album Terbaik membuat Siti meraih nomine kedua dengan nominasi terbanyak setelah pendatang baru Faizal Tahir.[79][80] Dari lima kategori yang meliputi tiga nominasi berganda dari kategori Aransemen Terbaik,[80] album tersebut meraih tiga penghargaannya untuk Album Pop Terbaik, Aransemen Musikal Terbaik dalam sebuah Lagu (Melayu) untuk lagu Cintamu serta Penampilan Vokal Terbaik kesembilannya dalam sebuah Album (Perempuan) dimana ia kalah dengan Jaclyn Victor pada tahun sebelumnya.[81] Debut aktingnya dalam musikal 'Remy... Kisah P. Ramlee' juga menampilkan debut singel ketiganya Mulanya Cinta, yang dikomposisikan oleh Dick Lee, seorang komposer Singapura.[82] Siti juga menjadi salah satu tokoh yang paling sering dicari di Google oleh para pemakai Google Malaysia, menurut Zeitgeist Akhir Tahun Malaysia 2007 yang dibuat oleh Google, mengalahkan selebriti-selebriti seperti Paris Hilton dan Britney Spears.[83]

Siti Nurhaliza tampil sebagai pembuka pada Festival Film Internasional Kuala Lumpur 2008.

Pada Januari 2008, ia diangkat menjadi salah satu Idola Asia oleh Asia News Network karena prestasinya yang patut dicontoh dan meraih status sebagai ikon dunia hiburan Malaysia.[23] dan pada 21 Maret 2008, Siti mengadakan salah satu konser akustik solonya di Esplanade Theatre, Singapura. Konser tersebut dinamai Diari Hati - Dato' Siti Nurhaliza's Heart (Buku Harian Hati Dato' Siti Nurhaliza) dimana ia menampilkan sejumlah hitnya dari album terbarunya, Hadiah Daripada Hati dan album-album sebelumnya.[84]

26 Desember 2008, adalah tanggal perilisan album ke-13nya, Lentera Timur, album konemporer tradisional paling terkininya, Irama Malaysia (album Ethnic Creative keempatnya) semenjak album ketiganya, Sanggar Mustika pada 2002.[85] Ia berkata bahwa album tersebut berisi lagu-lagu yang lebih modern dan kontemporer tidak seperti genre tradisional biasanya.[86] Pada album tersebut, ia berkarya dengan berbagai komposer internasional seperti M. Nasir dari Singapura dan Katon Bagaskara dari Indonesia. Sembilan dari 13 lagunya (yang semuanya dibuat dan dikomposisikan dalam tiga hari) yang dipilih berasal dari sebuah lokakarya penulis lagu, Cipta Ekspress – Berirama Malaysia. Acara yang diselenggarakan oleh Malaysian Authors Copyright Protection (MACP) tersebut secara khusus diselenggarakan untuk menemukan bahan-bahan untuk album tersebut.[85] Meskipun penjualannya rendah karena kurangnya promosi, kualitas album tersebut tak pernah dibantah[87] karena pada Anugerah Industri Muzik ke-16, Lentera Timur meraih penghargaan berganda yang meliputi Etnik Pop Terbaik dan kemudian dihargai sebagai Album Tahun Ini dalam AIM 16. Ia juga meraih trofi Vokal Perempuan Terbaik untuk lagu 'Di Taman Teman'. Namun, ia tidak menghadiri acara penghargaan tersebut karena ia sedang pergi ke Mekkah untuk melaksanakan Umroh dengan keluarganya.[88]

Siti juga telah merekam dua lagu soundtrack untuk sebuah film Indonesian, Perempuan Berkalung Sorban. Salah satu lagu yang direkam adalah sebuah lagu cover Ketika Cinta karya Opick dan juga sebuah lagu baru, Batasku Asaku yang ditulis oleh Siti sendiri.[89] Kedua tersebut dimasukkan dalam album keempat belasnya, Tahajjud Cinta.[87]

Pada tahun yang sama, kekayaannya dikatakan mencapai RM 50 juta oleh MTV Asia dan menjadi salah satu jutawan dalam dunia hiburan di Asia Tenggara.[18]

SATU, Tahajjud Cinta dan CTKD (2009)[sunting | sunting sumber]

Pada 15 Februari, ayahnya, Taruddin Ismail 67, meninggal pada pukul 11.50, setelah operasi serangan jantung selama berhari-hari, meninggalkan tujuh anak dan 10 cucu.[90][91] Ia mengumumkan 40 hari masa berkabung untuk ayahnya dan menarik aktivitas menyanyi pada masa tersebut, kecuali untuk Konsert Malam Sinar Maulidur Rasul 1430 Hijrah (Konser Malam Maulid Khusus 1430 Hijriyah).[92] Berbulan-bulan setelah masa berduka, Siti kembali ke dunia bisnis dimana ia mengumumkan konser besarnya selama tiga hari di Istana Budaya, SATU Konsert Eksklusif Dato' Siti Nurhaliza. Konser tersebut mulai berjalan pada 26 Juni 2009 di Kuala Lumpur. Tiketnya terjual habis berminggu-minggu sebelum malam debutnya.[93] Konser tersebut meraih tanggapan dari kalangan kritikus, dan acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh tersohor yang meliputi artis-artis regional terkenal seperti Krisdayanti dan Rossa dari Indonesia. Sebulan sebelum konser, ia memenangkan penghargaan Artis Malaysia Paling Populer kesembilannya berturut-turut dan juga Artis Regional Paling Populer 2009 dari Anugerah Planet Muzik 2009,[94][95] mengalahkan 11 kontestan lainnya dari berbagai negara, Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki empat perwakilan yang berbasis pada pemungutan suara SMS.[96]

Pada bulan Maret, Siti menyatakan bahwa ia akan mulai mengerjakan album berikutnya pada tahun tersebut. Menurutnya, gagasannya datang ketika Siti mengambil bagian dalam sebuah produksi layar lebar Erma Fatima, Sirah Junjungan. Ia juga menyatakan bahwa, album tersebut akan menjadi upaya pertamanya dan ia berencana merilis album tersebut pada bulan suci Ramadan 2009 yang dikenal sebagai Tahajjud Cinta. Pada September, ia menjadi pembawa acara 13 episode serial realitas memasak Citarasa Selebriti Bersama Dato' Siti Nurhaliza dengan beberapa bintang tamu.[97] Kemudian, Siti dan teman sejawatnya, penyanyi Indonesia, Krisdayanti berencana untuk memproduksi sebuah album duet dimana Siti akan memilih empat komposisi Malaysia sementara Krisdayanti akan membawakan empat komposisi lainnya dari Indonesia.[93] Album tersebut dirilis pada 28 Desember di Malaysia[98] dan 27 Januari di Indonesia,[99] dengan nama CTKD dimana judul tersebut merupakan sebuah singkatan dengan pengartian ganda dimana singkatakn tersebut berdiri sebagai akronim untuk kombinasi kedua nama penyanyi tersebut, CT dan KD, dan juga sebagai judul keseluruhan dari album tersebut, yang merupakan Canda, Tangis, Ketawa dan Duka.[99]

Pada bulan Juli, keterampilannya sebagai bekas duta besar untuk Perhimpunan Bulan Sabit Merah Malaysia diuji ketika ia dan seorang dokter panel dari Media Prima menangani resusitasi jantung paru-paru kepada Yasmin Ahmad saat ia jatuh tak sadarkan diri pada saat sebuah presentasi dalam sebuah pertemuan di markas besar TV3[100][101] dan pada bulan Agustus, Siti diberikan hak salurannya sendiri di Astro di Saluran 188, Saluran Siti untuk 28 jam pada 30 Agustus 2009 yang menyiarkan konsernya pada bulan Juni di tahun yang sama, SATU Konsert Eksklusif Dato' Siti Nurhaliza, konser sebelumnya yang diadakan di Bukit Jalil, konser Fantasia Tour yang diadakan oleh Siti pada 2004 dan beberapa video musiknya.[102]

Bagaikan Sakti dan SimplySiti (2010-2011)[sunting | sunting sumber]

Siti mempromosikan SimplySiti di pasaran Malaysia (kiri) dan Brunei (kanan) pada 2010 dan 2011. Siti mempromosikan SimplySiti di pasaran Malaysia (kiri) dan Brunei (kanan) pada 2010 dan 2011.
Siti mempromosikan SimplySiti di pasaran Malaysia (kiri) dan Brunei (kanan) pada 2010 dan 2011.

Pada 2010, ia tampil di Konsert Bagaikan Sakti yang diadakan di Esplanade – Theatres on the Bay, Singapura bersama dengan produser-komposer-penulis lagu Malaysia, M. Nasir yang juga disiarkan secara langsung melalui Astro Box Office Events (Saluran 955) pada 1 Januari, dan acara siaran ulangnya dari 2 sampai 10 Januari.[103] Perusahaan miliknya sendiri, Siti Nurhaliza Productions (M) Sdn. Bhd. juga memproduksi sebuah konser untuk dua artis pemenang penghargaan Malaysia, Faizal Tahir dan Aizat dengan judul Konsert Satu Suara yang diiringi oleh Simfoni Orkestra Kebangsaan pada 12 sampai 14 Februari di Istana Budaya.[104] Pada 25 Maret, ia meraih penghargaan pertamanya pada tahun tersebut, Anugerah Artis Contoh HIP TV 2009[105] mengalahkan empat kandidat lainnya berdasarkan pada jajak pendapat dari para pemirsa melalui layanan pesan singkat.[106] Pada 30 Maret, ia meluncurkan produk kosmetik dan kecantikan miliknya sendiri dengan nama SimplySiti. Produk tersebut merupakan hasil dari penelitian dan pengembangan di Korea, dan terinkorporasi dengan Nanotechnology sebelum meraih persetujuan status Halal dari JAKIM.[107] 6 hari kemudian, ia meraih penghargaan ke-13 berturut-turutnya untuk Penyanyi Wanita Paling Populer 2009 dan penghargaan kategori secara keseluruhan, Bintang Paling Populer 2009 dari Anugerah Bintang Popular Bintang Harian 2009 dengan jumlah lebih dari 225 300 suara dari para pembaca Berita Harian. Penghargaan tersebut merupakan kemenangan ketujuh kalinya pada pemberian yang sama.[108] Pada 21 April, Siti memenangkan dirinya sendiri pada dua penghargaan lainnya berdasarkan pada jajak pendapat melalui layanan SMS dari Anugerah Pilihan Pembaca Media Hiburan (APPMH) 2009/10. Ia memenangkan penghargaan untuk Artis Wanita Berkulit Cantik 2009/10 dan penghargaan istimewa pada acara tersebut, Anugerah Khas APPMH 2009/10.[109][110] Selain itu, pada 2 Mei, ia memenangkan dirinya sendiri pada penghargaan keenam dan ketujuhnya pada 2010 dalam acara Anugerah Industri Muzik (AIM) ke-17 2010 dimana ia memenangkan dua penghargaan vokal, Persembahan Vokal Terbaik Dalam Lagu (Wanita) melalui singelnya, Ku Percaya Ada Cinta dan Persembahan Vokal Berkumpulan Dalam Lagu (Penampilan Vokal Grup Terbaik dalam sebuah Lagu) melalui singelnya, Amarah dari album kolaborasinya dengan artis Indonesia, Krisdayanti, CTKD. Peristiwa tersebut merupakan kemenangan penghargaan Penampilan Vokal Terbaik ke-11nya sepanjang 17 tahun sejarah AIM, membuat sebuah rekor miliknya sendiri.[111][112] Ia juga memenangkan dua penghargaan lainnya dari majalah mode lokal, EH! lewat sebuah jajak pendapat dari para pemakai melalui online dan surat, Anugerah Stail EH! 2010 untuk kategori Selebriti Pencapaian Terbaik (Selebriti dengan Prestasi Terbaik) dan Selebriti Contoh (Selebriti Model Peran) pada 21 Juli.[113]

Kurang dari dua bulan setelah dikomersialisasikan semenjak akhir Maret, produk kecantikan kulitnya, SimplySiti meraih penghargaan "Produk Halal Terbaik" pada kategori Kosmetik oleh Majalah Jurnal Halal.[114] dan pada 11 Januari 2011, ia meraih dua penghargaan dari The BrandLaureate – Small and Medium Enterprises Chapter Awards (The BrandLaureate – SME's Chapter Awards), salah satunya untuk produk SimplySiti-nya, untuk Merek Paling Mencanjikan dan yang lainnya untuk dirinya sendiri, yang pertama kali diperkenalkan pada 2011, The BrandLaureate Tun Dr. Siti Hasmah PKS Wanita Tahun 2010 yang dipersembahkan oleh Tun Dr. Siti Hasmah, istri dari Perdana Menteri Malaysia keempat, Tun Dr. Mahathir sendiri.[115] Ia juga meraih Penghargaan Wanita Inspirasional dari Persatuan Wartawan Malaysia dan Indonesia (ISWAMI) pada 29 Januari.[116]

SITI, All Your Love dan History Channel (2011-2012)[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza dengan suaminya, Datuk Seri Khalid dan putra tirinya, Adib Khalid pada saat peluncuran All Your Love.

Pada awal 2011, ia membawakan program acara bincang-bincang miliknya sendiri, SITI, yang terdiri dari 13 episode, yang berisi empat segmen utama – V.I.P. Siti, Sentuhan Kasih, Siti's Perspective dan Siti's Symphony dengan episode pertama ditayangkan pada 12 Februari.[117]

Pada awal Maret 2011, ia mengumumkan bahwa ia mengerjakan album Inggris penuh pertamanya, yang berjudul All Your Love[118] yang diproduksi oleh tim produksi putra tirinya sendiri What's Up Entertainment, dengan seluruh lagu ditulis dan diproduksi oleh penyanyi Australia, Christian Alexanda dan Bryan Bouro[119] dan dirilis pada 26 September dengan singel Inggris pertamanya, Falling in Love melakukan debut dalam sebuah konser di UiTM dimana ia juga mengeluarkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di universitas tersebut.[120] Dua dari sepuluh track pada album tersebut, Remember You dan I Wait Forever masing-masing merupakan sebuah duet antara ia dan Sean Kingston dan Christian Alexanda.[121]

Pada 16 Juli, ia memenangkan Artis Regional Paling Populer kesepuluhnya berturut-turut mengalahkan artis-artis sejawatnya dari Malaysia, Indonesia dan Singapura, yang mencetak sebuah rekor baru dalam Anugerah Planet Muzik.[122] Namun, peristiwa tersebut telah menjadi penampilan terakhirnya dalam kategori tersebut setelah penyelenggara memutuskan untuk menurunkan namanya dari keikutsertaan dalam kategori yang sama di masa depan.[122] Pada September 2011, perusahaannya, Siti Nurhaliza Production (SNP) memproduksi kompetisi menyanyi realitas pertamanya, I-Klon yang ditayangkan pada November 2011. Tujuan acara tersebut adalah mencari bakat-bakat baru yang tak hanya dapat menyanyi namun juga meniru idola mereka.[123] Pada 17 Oktober, ia dikabarkan sedang mengerjakan film dokumenter tentang kehidupannya yang akan ditayangkan pada History Channel[124] pada 11 Januari 2012 bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-33.[125]

Pada 28 Januari 2012, ia meraih Anugerah Ikon pada Anugerah Pilihan Pembaca Media Hiburan (APPMH) 2011/12[126] dan pada 8 April, ia meraih sebuah penghargaan istimewa, Anugerah Seri Perak dari Anugerah Bintang Popular Berita Harian yang setara dengan jubilee perak dari sebuah penghargaan pada April 2012, yang sebelumnya ia memenangkan Anugerah Bintang Paling Popular (Penghargaan Bintang paling Populer) sebanyak tujuh kali dari acara yang sama.[127] Pada April 2012, ia menerima sebuah tawaran untuk tampil dalam album terbaru Sami Yusuf, Salaam untuk lagunya, You Came To Me yang direkam dalam tiga bahasa, Bahasa Arab, Bahasa Melayu dan Bahasa Inggris.[13] Ia juga menampilkan lagu tersebut pada konser debutnya di Singapura, 'Konsert Salaam Sami Yusuf' pada 8 Juli.[13] Sehari kemudian, pada 9 Juli, ia diberi tawaran untuk tampil pada acara pembuka dan juga acara penutup Malaysia Games ke-15 atau SUKMA XV pada 16 Juli.[128][129] Beberapa hari sebelumnya, pada 5 Juli, ia meraih penghargaan lainnya dari majalah EH! untuk penghargaan Selebriti dengan Prestasi Terbaik untuk kedua kalinya sejak 2010.[130]

Pada bulan September, ia mengumumkan sebuah proyek album baru dengan sebuah perusahaan rekaman Indonesia, Virgo Records untuk pasaran Indonesia dimana sejauh ini sejumlah komposer dan pembuat lirik Indonesia memberikan lagu-lagu mereka kepada Siti, yang meliputi mantan penyanyi utama Kerispatih, Samuel Simorangkir dan Dewiq.[131] Album yang sama juga meliputi sebuah lagu yang ditulis oleh dirinya sendiri dan dikomposisikan oleh seorang komposer Malaysia, Aubrey Suwito.[131] Pada bulan yang sama juga, ia dianugerahi sebuah penghargaan istimewa oleh Anugerah Radio24 BERNAMA (Penghargaan Radio24 BERNAMA) dalam kategori Ikon Dunia Hiburan bertepatan dengan peringatan kelima mereka.[132] Dan pada 25 November, ia dianugerahi sebuah penghargaan istimewa Anugerah Kesatria Puteri Kesenian dari Puteri UMNO dalam acara Himpunan Wanita Muda 2012 (Koalisi Kaum Muda Perempuan 2012) mereka.[133] Dua pekan sebelumnya, pada 11 November, ia menampilkan sebuah konser 2 jam di Grand Ballroom, Bukit Gambang Resort City, Gambang, Pahang dimana konser tersebut dihadiri oleh lebih dari 5000 orang yang meliputi para penggemarnya dari Indonesia dan Singapura dan Sultan Pahang, Sultan Haji Ahmad Shah.[134] Pada konser tersebut, ia menampilkan singel terbarunya, Galau yang dikomposisikan oleh seorang komposer Indonesia, yang akan tampil dalam proyek terbarunya dengan Universal Music.[135] Setelah konser tersebut, ia mengumumkan bahwa ia akan mulai mengunjungi Indonesia dari 8 Desember sampai 14 Desember di beberapa kota besar, yang meliputi Jakarta, Pekanbaru dan Banjarbaru.[136] Namun, pada 13 Desember, ia dipanggil untuk mengakhiri tur destinadi terakhirnya karena suaminya mengalami kecelakaan sepeda motor di Selandia Baru.[137] Pada 13 Desember juga, ia juga diumumkan sebagai salah satu finalis dalam World Music Awards 2012 bersama dengan penyanyi Malaysia lainnya, Shila Amzah dalam kategori Artis Perempuan Terbaik di Dunia, Aksi Siaran Langsung Terbauk di Dunia dan Entertainter Terbaik di Dunia Tahun Ini.[138] Namun, acara penghargaan tersebut ditunda dari 22 Desember 2012 sampai tanggal berikutnya pada 2013, karena masalah logistik dan imigrasi.[139]

Citra baru, Siti Nurhaliza in Symphony dan Konsert Lentera Timur (2013)[sunting | sunting sumber]

Pada hari ulang tahun ke-34nya, ia membuat sebuah keputusan untuk memenuhi kewajiban perempuan Islam dalam berbusana dengan mengenakan jilbab setiap waktu ketika tampil di atas panggung.[140][141] Ia juga berkata bahwa ia akan mengambil cuti pendek sampai April untuk merawat suaminya yang terkena kecelakaan pada Desember 2012.[141] Pada bulan yang sama, perusahaannya, Siti Nurhaliza Productions (SNP) dikabarkan akan mengerjakan musim kedua dari I-Klon, sebuah kompetisi menyanyi realitas, dimana acara tersebut akan ditayangkan pada tahun tersebut setelah debutnya pada 2011.[142] Kemudian, pada awal Februari, ia melakukan debut acara permainan 13 episode, Siti Ooo...Som dimana ia membawakan acara bersama dengan Nabil Ahmad dan Sharifah Shahira. Acara permainant tersebut pada dasarnya terbaik dalam enam segmen utama – Sepantas Kilat, Riuh Rendah, Siapa Hebat, Kebaboom, Siti Cabar dan Huru Hara.[143] Selain itu, pada bulan yang sama, ia masuk kategori Bintang Realitas Terbaik dalam Media Sosial dalam Shorty Awards ke-5 dimana para pemenangnya diumumkan di New York City pada 8 April 2013.[144]

Pada 2 Maret, ia memenangkan Bella On-Stage Award, mengalahkan sembilan pesaing lainnya dalam acara penerimaan Bella Awards untuk wanita Malaysia yanb membuat prestasi luar biasa dalam seni pertunjukan.[145] Pada hari yang sama, perusahaan kosmetiknya, SimplySiti meraih sebuah pengakuan dari Malaysia Book of Records untuk entri Partisipasi Terbesar dalam acara Transformasi Kulit dalam Satu Hari.[146] Pada 7 Maret, ia dipilih untuk tampil dalam konser kolaborasi antara Malaysia dan Indonesia, Konsert Nusantara di Istana Budaya bersama dengan Hafiz Suip, Rossa dan beberapa penyanyi Malaysia dan Indonesia lainnya.[147] Pada 21 Maret, ia diberi kesempatan untuk tampil duet dengan Kenny Babyface melalui lagu Fire dan When I Fall in Love untuk Sapurakencana Petroleum Malaysia Grand Prix Charity Gala 2013 yang dihadiri oleh berbagai artis internasional yang meliputi Josh Hartnett, Teri Hatcher, Kimora Lee Simmons dan beberapa artis lainnya.[148][149] Acara amal tersebut digalang untuk mengumpulkan lebih dari RM 200 000 yang akan digunakan untuk membantu para penderita penyakit jantung.[148][149]

Pada bulan April, ia mengumumkan bahwa ia akan mengadakan konser solo pertamanya di Malaysian Philharmonic Orchestra untuk konser 3 hari dari 5 sampai 7 Juli.[150] Pada bulan Juni, ia meraih sebuah penghargaan kemanusiaan istimewa dari Majlis Perundangan Pertubuhan Islam Malaysia (Mapim), atas upaya dan dukungannya terhadap pengumpulan dana Gaza oleh Mapim.[151] Pada 5 sampai 7 Juli, ia tampil dalam Siti Nurhaliza in Symphony - with the Malaysian Philharmonic Orchestra di Dewan Filharmonik Petronas selama tiga malam berturut-turut dimana tiket-tiketnya terjual habis berminggu-minggu sebelum acara tersebut diselenggarakan.[152] Acara tersebut merupakan konser solo pertamanya di Dewan Filharmonik Petronas dimana 12 tahun sebelumnya ia hanya menjadi bintang tamu dalam konser Tan Sri SM Salim dengan Malaysian Philharmonic Orchestra.[152]

Pada bulan Agustus, ia dianugerahi Anugerah Artis Wanita Pilihan (Penghargaan Artis Perempuan Terfavorit) dari acara Anugerah Melodi 2013 pada episode Melodi khusus Lebaran dimana para pemenangnya secara keseluruhan dipilih oleh para penonton.[153] Pada bulan yang sama, ia juga dipilih sebagai salah satu 'Pemberi Inspirasi' bagi para murid Akademi Fantasia 2013 bersama dengan Melly Goeslaw dan Faizal Tahir dimana mereka akan berbagi pengalaman mereka sebagai menyanyi dan memotivasi para murid agar dapat menjadi artis baru.[154] Pada bulan Agustus pula, ia terpilih menjadi salah satu dari beberapa artis Malaysia yang ikut serta dalam Konsert 'Harmony and Unity' pada 25 Agustus yang diadakan di Dataran Merdeka, bersama dengan beberapa artis Indonesia, yang meliputi Ahmad Dhani dan Rossa yang ditayangkan di stasiun televisi kedua negara tersebut, masing-masing TV1 dan Indosiar.[155] Pada bulan September, ia diwawancarai oleh National Geographic Channel untuk sebuah dokumenter khusus bertepatan dengan Hari Malaysia ke-50, 'Malaysia: Through The Decades' yang ditayangkan pada 16 September, bersama dengan Yuna, Lat dan astronot pertama Malaysia, Sheikh Muszaphar Shukor untuk meminta pendapat mereka tentang Malaysia dan apa yang telah dicapai sepanjang 50 tahun tersebut.[156] Ia juga meraih nominasi pada Anugerah Planet Muzik 2013 di Suntec Convention Hall, Singapura dalam tiga kategori berbeda - Lagu Malaysia Terbaik, Duo/Grup Terbaik dan Lagu Regional Paling Populer yang semuanya berbagi dengan Hafiz Suip untuk kolaborasi mereka dalam singel dari kedua artis tersebut, Muara Hati.[157] Dan pada 18 Oktober, keduanya menjadi pemenang untuk dua dari tiga nominasi tersebut (Duo/Grup Terbaik dan Lagu Regional Paling Populer).[158] Selain itu, pada bulan September, ia mengadakan konser besar keduanya pada 2013, Konsert Lentera Timur Dato' Siti Nurhaliza Esklusif bersama Orkestra Tradisonal Malaysia di Istana Budaya, yang juga merupakan konser tradisional pertamanya dalam 18 tahun masa karirnya.[159] Diiringi oleh 40 musisi dari Orkestra Tradisional Malaysia, dengan 35 lagu tradisional yang berbeda, dari Zapin, Samrah, Keroncong, Joget sampai beberapa genre tradisional lainnya, konser 2 jam tersebut awalnya direncanakan hanya berlangsung selama tiga hari berturut-turut dari 20 sampai 22 September,[159] sebelum hari keempat, dimana pada tanggal 24 September ditambahkan setelah meraih dorongan tinggi dari para penggemarnya dan penggemar musik tradisional untuk menambahkan tinggal tambahyan pada konser 3 hari tersebut.[160] Pada 27 Oktober, konser tersebut dinyatakan menjadi konser solo paling sukses yang pernah diadakan di Istana Budaya, dimana acara tersebut mengumpulkan lebih dari RM 900 000.[161]

Pada akhir November dan Desember 2013, ia diundang untuk tampil pada dua acara internasional. Pada 28 November, ia datang ke Jepang setelah diberi sebuah undangan oleh kedutaan besar Jepang di Malaysia untuk Festival Musik Asean-Jepang - Musik untuk Penyembuhan setelah Gempa Bumi dalam memperingati peringatan hubungan Jepang - negara-negara Asean ke-40,[162] dan sebagai musikal penghibur untuk membantu memulihkan korban-korban gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011.[163] Pada festival tersebut, ia menampilkan sebuah medley dari lagu-lagu yang ia pilih sendiri- Biarlah Rahsia, Koibito yo (sebuah lagu Jepang, yang dibuat tenar oleh Mayumi Itsuwa) dan Nirmala[162] di depan para perwakilan lainnya baik dari Jepang dan negara-negara Asean dan juga Perdana Menteri Jepang, Shinzō Abe yang meresmikan festival tersebut.[164] Selain ditonton orang-orang Jepang, festival tersebut juga ditonton oleh para penonton dari seluruh dunia melalui NHK World.[164] Pada 5 Desember, ia diundang untuk tampil dalam Asian Television Awards 2013 di Resorts World Sentosa, Singapura, dimana ia menampilkan dua lagu - "Lebih Indah" dan "On the Floor"[165] dimana acara tersebut, yang disiarkan untuk pertama kalinya di STAR World dan Channel V, meraih para penonton dari Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.[166]

Konser Where the Heart Is and Live di Singapura, Ikon Malaysia dan Fragmen (2014)[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza menampilkan I Will Always Love You dengan David Foster pada konser "David Foster and Friends"-nya, bersamaan dengan "Sapurakencana Petroleum Malaysia Grand Prix Gala Dinner & Concert 2014" pada 27 Maret.

Pada 6 Januari,[167] ia mengumumkan tanggal konser amal pertamanya, dimana hasilnya akan diserahkan kepada organisasi amal miliknya sendiri, Yayasan Nurjiwa, dimana yayasan tersebut akan menyediakan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.[168] Dinamai "Dato Siti Nurhaliza Live in Concert - Where the Heart is", konser dua jammtersebut diadakan pada dua malam berturut-turut, 8 dan 9 Februari di Plenary Hall, Kuala Lumpur Convention Centre.[167][169] Pada 9 Februari, konser dua hari tersebut berhasil meraih tujuannya dengan mengumpulkan keuntungan lebih dari RM 1 juta, dari penjualan tiket dan sumbangan dari para filantropis sendiri.[170]

Pada bulan Februari, ia mengumumkan bahwa ia akan berkolaborasi dengan Artelier Gallery Kuala Lumpur, dalam upaya 2014 berkelanjutannya untuk mengumpulkan dana terhadap yayasannya.[171] Dengan partisipasi dari 15 pelukis Malaysia, satu pelukis Spanyol dan satu pelukis Iran,[171] "SITI: An Iconic Exhibition of Dato’ Siti Nurhaliza" merupakan sebuah pameran karya seni dan pahatan karya 17 pelukis dan seni - karya-karya tersebut memperlihatkan tentang bagaimana Siti Nurhaliza telah menginspirasikan mereka.[172] Sebulan sebelum pamera, setiap pelukis dan seniman pahatan tunggal diberikan kesempatan untuk mewawancarai Siti secara pribadi sebelum membuat karya-karya seni mereka berdasarkan pada bahan dan gaya yang mereka dapatkan.[172] Pameran terserbut dibuka dari 27 Februari sampai 26 Maret.[173] Seluruh karya seni tersebut dijual, dimana 30 persen dari total keuntungan penjualannya diberikan ke Yayasan Nurjiwa.[172] Lukisan jari yang berharga tertinggi dibuat oleh pelukis Spanyol, Andrian Torres, dihargai dengan jumlah RM 75 000.[172]

Selain itu, pada bulan Februari,[174] ia mengumumkan konser pertamanya di Singapura yang ditampilkan pada 12 April di The Star Theater setelah absen enam tahun sejak konser solo terakhirnya di Singapura pada 2008.[175] Konser satu hari tersebut, yang diberi judul "Dato' Siti Nurhaliza - Live in Singapore" meraih ulasan-ulasan positif dari para pengulas konser lokal.[176][177] Salah satu pengulas memuji kemampuan suara "tak bercacat"nya ketika menyanyi sekaligus menari pada waktu yang bersamaan.[176]

Selain mengumumkan konser di Singapura, pada bulan yang sama,[178] ia diketahui dipilih oleh David Foster sebagai salah satu bintang tamu dalam sebuah acara satu malam "David Foster and Friends" yang aslinya dijadwalkan sebagai acara utama dari Sapurakencana Petroleum Malaysia Grand Prix Gala Dinner & Concert 2014 pada 27 Maret.[179] Namun, karena tanggalnya berdekatan dengan peristiwa Malaysia Airlines Penerbangan 370, keseluruhan acara tersebut diubah menjadi konser persembahan bela sungkawa.[180] Pada malam acara tersebut, ia diiringi dengan Foster menggunakan piano menampilkan dua lagu yang Foster aslinya produksi - I Will Always Love You dan Because You Loved Me.[181] Foster juga mengiringi Siti pada singel Siti sendiri, Seindah Biasa.[181]

Pada April, ia dihargai oleh Malaysia Book of Records sebagai salah satu penerima penghargaan "Ikon Malaysia".[182][183] Penghargaan yang sama juga diberikan kepada orang-orang Malaysia lainnya yang meraih kesuksesan dalam bidang mereka masing-masing - Dato' Jimmy Choo, Datuk Dr. Sheikh Muszaphar Shukor dan Tan Sri Tony Fernandes.[182][183]

Pada 30 Juni, ia merilis album solo keenambelasnya, Fragmen yang disertifikasikan sebagai Platinum, setelah lebih dari 10 000 salinan terjual kurang dari dua bulan.[184] Dua bulan kemudian, pada 17 Oktober, Fragmen membuat Siti memenangkan dua penghargaan dari Anugerah Planet Muzik 2014 dalam kategori Artis Perempuan Terbaik dan Lagu Terbaik (Malaysia) untuk "Lebih Indah".[185] Pada 21 Oktober, versi Indonesia dari Fragmen secara resmi diluncurkan dan dirilis di Artotel, Jakarta Tengah dengan sebuah track tambahan, sebuah duet dengan Cakra Khan, "Seluruh Cinta".[186] Ia juga melakukan lawatan promosional selama 5 hari ke Indonesia dimana ia ikut dalam berbagai program hiburan Indonesia yang ditayangkan di MNCTV,[187] RCTI,[188] Global TV,[189] NET.[190] dan SCTV.[191]

Pada bulan November, ia memenangkan tiga penghargaan berbeda — "Ikon Nasional" dari Penghargaan Kesempurnaan Wanita Malaysia 2014 pada 10 November,[192][193] penghargaan "Jewel of Muslim World" dari Jewels Of Muslim World Awards 2014 pada 11 November[192][193] dan penghargaan "Legenda Musik Asia" dari Top Asia Corporate Ball 2014 pada 22 November.[194] Pada 6 Desember, ia memenangkan tiga penghargaan dari delapan nominasi yang ia raih dari Anugerah Industri Muzik 2014 dalam kategori Rekaman Album Terbaik untuk album Konsert Lentera Timur (Dato' Siti Nurhaliza Bersama Orkestra Tradisional Malaysia), Penampilan Vokal Terbaik dalam sebuah Lagu (Perempuan) untuk "Lebih Indah" dan Album Terbaik untuk Fragmen.[195] Kemenangannya untuk "Lebih Indah" menandai keduabelas kalinya ia memenangkan kategori tersebut sejak ia bergabung dengan industri musik Malaysia.[196]

Pada 18 Desember, ia menjadi salah satu penerima Anugerah Srikandi Negara dari Gabungan Pelajar Melayu Semenanjung (GPMS).[197] Kurang dari sepekan kemudian, pada 24 Desember, ia diumumkan sebagai pemenang untuk tiga penghargaan dari World Music Awards 2014 - Artis Melayu Perempuan Terbaik di Dunia, Aksi Langsung Melayu Terbaik di Dunia dan Entertainer Melayu Terbaik di Dunia.[198]

Unplugged dan Konsert Satu Suara, Vol. 2 (2015)[sunting | sunting sumber]

Penampilan penutup oleh Siti untuk Anugerah MeleTOP ERA 2015 pada 22 Februari 2015.

Pada Malam Tahun Baru 2015, ia berada di Singapura sebagai salah satu bintang tamu dalam acara Celebrate SG50, yang menandai 50 tahun kemerdekaan Singapura.[199] 2015 juga menandai tahun kedua puluhnya dalam industri hiburan Malaysia sejak ia memenangkan kompetisi menyanyi RTM Bintang HMI 1995.[200] Untuk merayakan peringatan tersebut, sebuah konser akustik satu malam khusus direncanakan dan diselenggarakan pada 7 April 2015 di Istana Budaya.[200] Diberi judul Dato' Siti Nurhaliza Unplugged 2015, tiket-tiket untuk konser tersebut terjual habis sebelum tanggal konser tersebut dan konser tersebut secara keseluruhan meraih ulasan positif dari para pengulas dan kritikus.[201][202] Konser tersebut dihadiri oleh orang-orang yang telah membantunya sepanjang tahun yang meliputi mantan mentornya, Adnan Abu Hassan dan mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad.[203] Dua bulan kemudian, konser tersebut dirilis dalam format berganda yang meliputi CD dan DVD[204] dengan tiga track tambahan bersamaan dengan perilisan CD dari album Unplugged.[204] Bertepatan dengan tahun keduapuluhnya dalam industri tersebut, sebuah lagu persembahan khusus dihadiahkan untuknya oleh Era FM dan Raku (sebuah cabang stasiun radio dari Astro).[205] Diberi judul "Inspirasi", lagu tersebut dikomposisikan oleh Faizal Tahir dan dinyanyikan oleh Tahir dan Hafiz Suip.[205]

Sebuah laporan berita oleh MeleTOP pada 11 November yang menyoroti Konsert Satu Suara, Vol. 2 dan rumor kehamilannya.

Pada bulan Agustus, ia merekam dan menampilkan "Nenjae Ezhu", sebuah lagu yang dikomposisikan oleh A. R. Rahman - lagu Tamil pertamanya untuk penampilan pembuka International Superstar 2015, sebuah kompetisi menyanyi India internasional.[206] Pada bulan Oktober, Siti masuk dalam edisi 2016 500 Muslim Pa,ing Berpengaruh.[207] Pada bulan yang sama di Singapura, ia berbagi sebuah penghargaan dengan Cakra Khan dari Indonesia dalam kategori Kolaborasi Terbaik (Artis) untuk duet mereka, "Seluruh Cinta" dari Anugerah Planet Muzik 2015.[208] Pada bulan berikutnya, ia mengadakan konser keduanya di Istana Budaya pada 7 dan 8 November 2015 dengan Konsert Satu Suara, Vol. 2.[209] Bersama dengan Hetty Koes Endang (Indonesia) dan Ramli Sarip (Singapura), konser dua hari tersebut meraih kesuksesan komersial, mengumpulkan lebih dari RM 650 000 dari penjualan tiket itu sendiri.[209]

Pada konser dua hari tersebut, rumor kehamilannya berkembang.[210] Meskipun ia menolak untuk membenarkan atau menyangkal rumor tersebut, ia akhirnya mengakuinya pada akun Instagram pribadinya pada 1 Desember bahwa ia mengalami keguguran setelah dua bulan mengandung.[211] Ia berkomentar dalam pos tersebut, "Aku tidak ingin menyangkal berita kehamilanku karena peristiwa tersebut merupakan sebuah hadiah yang indah yang Aku tunggu dalam waktu yang lama...Hadiah tersebut terlalu dini dan rapuh, Aku harus menunggu waktu yang tepat".[211] Pada hari yang sama, ia diangkat menjadi salah satu artis Asia teratas di Malausia pada daftar Tahun dalam Musik tahunan Spotify.[212] Pada bulan yang sama, ia diundang ke Indonesia untuk menjadi jur tamu pada 8 Besar Dangdut Academy Asia (D'Academy Asia),[213] sebuah kompetisi menyanyi dangdut seluruh Nusantara yang menampilkan para kontestan dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei.[214]

Keartisan[sunting | sunting sumber]

Pengaruh[sunting | sunting sumber]

Bertumbuh sejak kecil, pada sebagian besar waktunya, ia menampilkan lagu-lagu rakyat Melayu klasik dan tradisional. Namun, ia berkata bahwa idola lokalnya dan salah satu pengaruh terbesarnya adalah Sudirman Arshad[215] dan juga P. Ramlee[69] sementara itu, idola-idola internasionalnya adalah Barbra Streisand,[216] Celine Dion,[216] Mariah Carey[217] dan Whitney Houston.[217] Pada 2008, saat Taking Chances Tour diselenggarakan Celine Dion di Malaysia, Siti diberikan kesempatan untuk bertemu idolanya,[218] dimana ia juga memberikan Cèline salah satu album solonya, Hadiah Daripada Hati lengkap dengan tanda tangannya.[219]

Citra dan warisan[sunting | sunting sumber]

Aizat Amdan (kiri) dan Soo Wincci (kanan) dikatakan dipengaruhi oleh Siti. Aizat Amdan (kiri) dan Soo Wincci (kanan) dikatakan dipengaruhi oleh Siti.
Aizat Amdan (kiri) dan Soo Wincci (kanan) dikatakan dipengaruhi oleh Siti.

Saat ia membuat debutnya dalam industri tersebut, ia sering dijuluki penyanyi kampung[220] karena penampilannya yang sederhana dan menolak tampil bersama dengan seorang pria pada sebuah sampul majalah, selain di sebuah upacara atau di acara penerimaan penghargaan.[221] Pada tahun-tahun awalnya sebagai penyanyi, ia dikritik karena menolah untuk memakai pakaian terbuka dan keputusannya untuk tidak berfoto bersama dengan artis laki-laki.[222][223] Ia berkata: "Sebagai seorang artis. Saya menyadari bahwa terdapat beberapa tanggung jawab sosial yang harus dipikul. Sehingga, Aku memutuskan untuk menjadi sederhana dalam segala hal, termasuk dalam hal berbusana."[222] dan "Aku ingin menampilkan bakatku, dan kemampuan vokalku yang diberikan oleh Allah tanpa bersandarkan pada keseksian.".[222] Debutnya di Indonesia pada 1997 dengan kepribadian yang sederhana, cantik dan berbakar dikatakan merevolusi industri musik Indonesia yang dikenal dengan Dangdut yang sebelumnya mempromosikan unsur-unsur sensual dan erotis melalui penampilan-penampilannya, khususnya oleh artis-artis perempuan.[224] Citra sederhananya menjadi bahan pujian dan timbal balik positif terhadap para cendekiawan Islam dari Malaysia dan Indonesia.[225][226] Sejak itu, ketenarannya di seluruh industri musik Asia Tenggara tetap kuat, terlihat ketika ia diangkat menjadi Artis Perempuan Paling Populer sebanyak sepuluh kali berturut-turut dan Artis Regional Paling Populer pada 2011 di Anugerah Planet Muzik 2011, mengalahkan para pesaingnya dari Malaysia, Singapura dan Indonesia.[122]

Citra ketimurannya juga dikutip sebagai contoh yang baik bagi artis-artis lainnya untuk mengikutinya. Pada 2008, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Adhyaksa Dault menasehati Dewi Persik yang dikenal karena goyangan tarian seksi dan terbukanya untuk menurunkan penampilannya dan mengikuti langkah Siti Nurhaliza yang diambil ketika memasuki dunia hiburan[227][228] - "Dia tidak berlebihan, tidak pakai baju seksi atau goyang hot, tapi diakui di negaranya dan di dunia internasional".[229]

Ia disebut sebagai idola dan inspirasi oleh beberapa artis Malaysia dan non-Malaysia seperti Aizat Amdan,[230] Misha Omar,[231] Nicholas Teo,[232] Soo Wincci dari Malaysia,[233] finalis Singaporean Idol, Maia Lee,[58] vokalis grup pop Indonesia, Sunu, dari Matta,[234] Judika[235] dan beberapa orang lainnya.

Pada 2007, sebuah gambar mirip dirinya digunakan sebagai bagian dari promosi oleh Kementerian Pariwisata Malaysia,[236] Malaysia Windows Live Agent – Siti untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Jepang. Kartun tersebut digunakan dalam Windows Live Messenger (awalnya dikenal sebagai MSN Messenger) dimana poster tersebut akan menyediakan informasi tentang destinasi-destinasi wisatawan atraktif di Malaysia.[236]

Pada Januari 2011, Siti diusulkan menjadi duta besar kebudayaan untuk masyarakat Melayu oleh Persatuan Wartawan Malaysia dan Indonesia (ISWAMI), berdasarkan pada penerimaan masyarakat terhadap personalitas Siti dalam masyarakat kedua negara tersebut. Ketua ISWAMI percaya bahwa Siti dapat membantu mempererat hubungan antara Malaysia dan Indonesia yang sedang tegang.[237]

Tema dan gaya musik[sunting | sunting sumber]

Sebagai pembuat lirik dan produser rekaman, sebagian besar lirik singelnya berisi tentang tema percintaan, meskipun ia juga menulis sejumlah singel spiritualitas tematik[238] dan semangat perempuan.[239][240] Beberapa singelnya yang ditulis olehnya ditargetkan kepada sebuah tujuan khusus – Biarlah Rahsia ditulis untuk menyinggung tindakan media yang suka menyelidiki hubungan pribadinya[241] dan Cahaya Cinta ditulis khusus untuk suaminya pada hari pernikahannya pada 2006.[242]

Lahir dan dibesarkan dalan sebuah keluarga yang akrab dengan musik tradisional,[243] ia telah merekam album berorientasi pop entik – empat album studio solo[244] dan satu album studio duet dengan Noraniza Idris.[245] Ia diajarkan tentang bagaimana menyanyikan lagu-lagu tradisional karya ibunya sendiri yang merupakan seorang penyanyi foklor.[4] Ia mempromosikan genre musik ini pada hampir setiap dan seluruh konser utama yang ia sukai ketika ia konser di Royal Albert Hall, dengan menampilkan lagu-lagu musik tradisional dan lagu-lagu foklor Melayu.[246]

Profil dan kemampuan vokal[sunting | sunting sumber]

Secara musikal diklasifikasikan sebagai coloratura mezzo-soprano, ia menjadi salah satu penyanyi terbaik di Malaysia karena memenangkan 12 kali penghargaan untuk "Penampilan Vokal Terbaik dalam sebuah Album/Singel" dari Anugerah Industri Muzik,[111][112] sebuah penghargaan di Malaysia yang sejajar dengan Grammy Awards.[247][248]

Adjie Esa Poetra, seorang guru vokal Indonesia menyinggung soal suaranya "Ia sangat berhati-hati dan tak pernah gagal dalam menghasilkan nada dan ia dapat menghasilkan nada yang sangat indah dan artistik bila memungkinkan.... Dalam berbagai lagu, ia dapat menyanyikannya dengan mudah namun energik selain menempatkannya dalam rangkaian vokal lebih dari empat oktaf."[249]

M.Nasir, kritikus musik dan komposer musik memuji suara Siti dengan berkata, "Saat kita berbicara tentangnya, ia adalah suara...Berikan ia berbagai lagu, ia dapat membawakannya dengan sangat baik dan bukanlah sebuah masalah untuk menemukan lagu yang pas untuknya." Ia juga memuji Siti karena upaya beraninya untuk mencoba melisma suaranya dengan musik-musik atau lagi-lagu baru.[250]

Salah satu lagu terrumitnya yang ditampilkan adalah Kurniaan Dalam Samaran,[251] sebuah lagu yang terinspirasi dari enka Jepang[39] dimana lagu tersebut memintanya memainkan transisi dari nada vokal bass dan soprano[39] dan ia tampilkan secara langsung.[252] Namun, pada konser SATU, ia menampilkannya secara langsung, dimana lagu tersebut meraih pujian dari para kritikus dan penggemara dimana salah satu pengulas menyebut penampilan langsungnya sebagai, "lagu rasa Jepang yang mengharuskannya untuk mengubah suara alaminya menjadi falsetto dalam cadenza terkadang sangat rancu bagi sebagian besar vokalis wanita yang menyanyikannya. Namun, dia melakukannya dengan mudah, membuat tulang belakang saya menggigil."[252]

Gareth Gates tampil bersama dengan Siti pada MTV Asia Awards 2004 ketika ia ditanyai apa yang ia pikirkan tentang Siti, ia berkata, "Dia dipastikan telah memperlihatkannya dan dia pasti mempunyai suara. Jika dia terus menyanyi dengan cara yang dia lakukan, ia mampu bergerak lebih jauh"[253]

Lea Salonga, penyanyi dan aktris Filipina yang melakukan berbagai karya teatrikal, termasuk Miss Saigon dan beberapa film Disney juga mengeluarkan pujiannya dan menghargai kemampuan vokal Siti pada saat konsernya di Malaysia pada 2010 dimana ia menyanyikan salah satu lagu yang dibuat tenar oleh Siti dan 2 By 2, Tiga Malam pada acara penutupan konsernya.[254] Pada 2011, artis Filipina, Gary Valenciano, pada saat ia berkunjung ke Malaysia, ia mengeluarkan pendapatnya terhadap kemampuan vokal Siti. Ia berkata bahwa, "Berdasarkan pada apa diberitahukan kepadaku oleh media lokal, Aku percaya lagu Melayu terbaik dan vokal terbaik yang aku pernah dengar berasal dari Siti Nurhaliza. Jika aku dapat bertemu dengannya, Aku ingin berduet dengannya. Jika [aku] diberikan kesempatan, ia ingin mengkomposisikan sebuah lagu untuknya, jika ia menginginkannya."[255]

Sami Yusuf yang ingin ia tampil dalam albumnya, Salaam berkata, "Siti tak hanya memiliki suara yang bagus, tapi juga memiliki sebuah kepribadian yang dapat dipahami. Ia merupakan seorang wanita sebenarnya yang Malaysia dan ASEAN harus banggakan."[256]

Pada 2013, seorang penyanyi Amerika, Kenny Babyface yang berduet dengannya pada acara Malaysia Grand Prix Charity Gala 2013 juga mengeluarkan pendapatnya terhadap Siti. Ia memuji Siti karena "suara indah"-nya dan kemampuan menyanyinya yang besar.[257][258]

Prestasi pribadi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan pemberian[sunting | sunting sumber]

Kolaborasi[sunting | sunting sumber]

Siti telah berkolaborasi dengan beberapa artis Asia terkenal seperti Hans Anwar dan Lo'Ryder (Brunei),[50] Preap Sovath (Kamboja),[50] AB Three,[50] Agnes Monica,[259] Chrisye,[260] Dewa 19,[261] Gita Gutawa,[262] Harvey Malaiholo,[43] Krisdayanti, Marcell Siahaan,[260] Melly Goeslaw,[263] Padi,[264] Peterpan, Rossa,[265] Sahrul Gunawan, Titi DJ[266] dan Yana Julio[43] (Indonesia), Hiroshi Takano,[50] Chika Yuri,[50] Hideki Kurosawa[50] INSPi,[50] Leonard Eto,[50] The Boom,[50] You Hitoto[50] (Jepang), Alexandra[50](Laos), Lay Phyu dan Iron Cross[50] (Myanmar), Jolina Magdangal[50] dan Kuh Ledesma[267] (Filipina), Francesca Peter, Sun Ho,[268][269] Tanya Chua,[50] Taufik Batisah[262] (Singapura), Lee Hom Wang (Taiwan), Briohny,[50] Palmy[268][269] (Thailand), Lam Trường (Vietnam).[50] Selain itu, Siti juga berkolaborasi dengan Gareth Gates (Inggris), pada acara MTV Asia Awards 2004.[270] Salah satu penyanyi Thailand paling tersohor, Tata Young juga mengeluarkan minatnya untuk berkolaborasi dengan Siti dan memuji Siti sebagai "Mariah Carey dari Asia" karena penampilan menakjubkannya.[271] Dari 2011 dan 2012, ia telah merekam lagu-lagu dengan Sean Kingston,[121] Christian Alexanda[121] dati Australia dan Sami Yusuf dari Inggris.[272] Ia juga tampil dengan Donnie Radford dari The Platters pada 30 November 2012 untuk sebuah acara amal dalam mendukung kesadaran Kanker Payudara.[273]

Cover internasional[sunting | sunting sumber]

Sepanjang karirnya, lagu-lagu Siti Nurhaliza dicover oleh artis-artis lainnya, yang meliputi singel tradisional Melayu pertama-nya, Cindai yang direkam ulang dalam versi Tionghoa oleh Chien Bai Hui, seorang penyanyi Tionghoa,[6] dengan juga merekam ulang Bukan Cinta Biasa dan Tirai Semalam dalam versi Tionghoa. Selain itu, lagu hit pertamanya di Indonesia, Aku Cinta Padamu menjadi dikenal sebagai I Wonder ketika lagu tersebut dicover oleh North, seorang grup musik Australia dalam album kedua mereka, Straight Up.[6][274] Lagu tersebut juga direkam ulang dalam bahasa Tionghoa dan bahasa Indonesia oleh Lin, seorang penyanyi Indonesia. Lagunya Cinta Tak Berganti dari Prasasti Seni juga direkam ulang oleh grup musik oleh grup musik Belanda After Touch.[275]

Dalam budaya populer[sunting | sunting sumber]

Dalam Musik
  • Anak Seni karya Datuk M. Daud Kilau[276]
  • Empat Syarat karya KRU[277]

Penampilan internasional[sunting | sunting sumber]

Sejauh ini, ia telah tiga kali diundang untuk tampil di MTV Asia Awards, yang pada 2003, dimana ia menyanyikan debutnya, Bukan Cinta Biasa,[269] pada 2004 dimana ia tampil bersama dengan Gareth Gates[270] dan penampilan solo 2005-nya dengan Seindah Biasa, salah satu singelnya dari album solo kesepuluhnya, Prasasti Seni.[278] Namun, salah satu penampilan terawalnya di sebuah panggung internasional adalah pada acara penutupan Commonwealth Games 1998 dimana acara tersebut ditonton oleh lebih dari 70 negara ketika ia baru berusia 19 tahun.[46] 1999 adalah tahun debutnya di 'Festival Musik Shanghai 1999' di Tiongkok dan 'Kompetisi Menyanyi dan Lagu Internasional Pasifik Selatan 1999', dimana ia meraih 'Penghargaan Emas' dan 'Penampilan Vokal Perempuan Terbaik' pada masing-masing acara tersebut. Ia juga telah tampil di Australia, Brunei,[279] China, Indonesia, Jepang, Kazakhstan, Singapura,[104] Taiwan,[52] Thailand,[278] dan Britania Raya. Pada Maret 2000, konser pertamanya yang diadakan di luar pasar Malaysia diadakan di Singapura di Harbour Pavilion, yang diurus oleh Rainbow World Tour milik Mariah Carey, yang dijadwalkan lima hari sebelumnya[280] meskipun harga tiketnya lebih tinggi ketimbang Carey.[281] Pada Mei 2006, ia ditawarkan untuk tampil bersama dengan bintang Bollywood india, Shah Rukh Khan di depan 300 artis Bollywood dan tamu bersama dengan 2.6 miliar penonton televisi dimana ia akan tampil di Penghargaan Film India Global ke-2 pada 2006 di Kuala Lumpur.[282] Namun, penawaran tersebut kemudian ditunda oleh Siti karena keputusannya dengan proyek lainnya setelah memberitahu para penyelenggaranya.[283]

Kekayaan[sunting | sunting sumber]

Siti dikenal menjadi pengusaha terkenal, sukses dan hebat di Malaysia. Ia saat ini menempati peringkat teratas pada daftar 'Artis Terkaya' Malaysia.[18] Ia juga dikabarkan memiliki kekayaan lebih dari RM50 juta pada 2010, menjadikannya salah satu jutawan dalam industri hiburan, khususnya di kawasan Asia Tenggara.[18] Sebagai salah satu artis paling mahal di Malaysia, ia dikabarkan dibayar RM 45,000 (USD$15 000) untuk tampil selama 30 menit dan RM 70,000 (USD$23 333) untuk tampil selama sejam pada 2009.[284]

Usaha lainnya[sunting | sunting sumber]

Produk dan duta merek[sunting | sunting sumber]

Dengan keberhasilan karir menyanyinya, Siti kemudian membawa dirinya terlibat dalam bisnis. Ia mendirikan perusahaannya sendiri – Siti Nurhaliza Productions (M) Sdn. Bhd. – dengan umumnya beraktivitas dalam ranah hiburan. Ia memiliki empat cabang perusahaan, Siti Nurhaliza Collections Sdn. Bhd., Siti Nurhaliza Marketing Sdn. Bhd., Siti Sound Sdn. Bhd. dan SN Mobile Digital Sdn. Bhd.[55] Ia juga merupakan presiden dari perusahaan komestik miliknya sendiri, Simply Siti Sdn. Bhd.[285]

Siti menjual tehnya sendiri, Ctea,[279] sebuah merek teh Malaysia, dari teh yang ditanam di kaki Gunung Kinabalu, Sabah. Merek Ctea ini memiliki dua rasa, Geranium Spesial dan Pandan.

Di samping memiliki produk-produknya sendiri, ia meraih pemasukan tambahan melalui komisi dan royalti dengan menjadi duta sebuah produk. Ia telah menjadi duta dan jurubicara berbagai produk internasional[286]Jusco, Maxis, Maybelline, Minolta, Mitsubishi, Olay, Pantene, Pepsi, Samsung dan TM Net.

Filantropi[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza pada saat Malay Mail Big Walk 2007, sebuah acara amal untuk mengumpulkan sumbangan kepada anak-anak penderita kanker tulang.[287]

Sepanjang karirnya, ia telah terlibat dalam sejumlah acara yang berkaitan dengan amal, termasuk menyelenggarakan konser-konser amal,[288] open house[289] dan mengucurkan dan amalnya sendiri.[290][291] Pada Maret 2004, ia meluncurkan Tabung Prihatin Siti, membuatnya menjadi artis Malaysia pertama yang memiliki yayasan amal yang mengambil dari namanya sendiri yang telah mengumpulkan sekitar RM 50 000 untuk pengobatan medis dan pendidikan anak-anak.[290] Pada Januari 2005, Nurhaliza menyumbangkan RM 35 000 (sekitar 11,000 dolar Amerika Serikat) kepada tiga organisasi berbeda untuk korban-korban tsunami 2004 sebelum konsernya di Royal Albert Hall pada bulan April di tahun yang sama.[292] Setahun kemudian pada Februari, ia menyumbangkan RM 500 000 untuk Kampanye Anti-Narkoba Nasional dimana ia juga dilantik menjadi duta besar untuk kampanye tersebut.[293] Enam bulan kemudian, ia dan suaminya mendirikan Yayasan Nurjiwa dimana yayasan tersebut bertugas sebagai sebuah wadah bagi masyarakat untuk mrmbantu orang-orang yang membutuhkan melalui konser-konser amal dan acara-acara makan malam dimana uangnya akan disumbangkan ke organisasi-organisasi terpilih.[291] Pada 2009, ia dan suaminya menyumbangkan RM 1.5 juta untuk membangun sebuah masjid baru di Tikam Batu, Kuala Muda dimana lahannya diberikan sebagai wakaf oleh keduanya dan ibu mertua Siti dimana sebelumnya, suaminya juga menyumbangkan sejumlah uang untuk membangun dua masjid di Kuala Lumpur dan Pattani, Thailand[294] yang akhirnya terselesaikan pada Februari 2011 dan diresmikan oleh Sultan Kedah, Tuanku Abdul Halim Muadzam Shah.[295]

Pada 2011, Siti dan suaminya memberikan zakat kepada lebih dari 200 lansia, orangtua tunggal dan orang berkebutuhan khusus di Tikam Batu sebagai bagian dari tradisi mereka disamping menyediakannya dengan sarung, batik dan beberapa "Duit Raya" (uang pemberian pada Idul Fitri) untuk anak-anak.[289]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Hubungan dengan Datuk Seri Khalid[sunting | sunting sumber]

Siti Nurhaliza dan suaminya, Datuk Khalid saat Malay Mail Big Walk pada 2007.

Pada 17 Juli 2006, setelah spekulasi berbulan-bulan oleh media, Siti dan Datuk Khalid, yang pada waktu itu masih berstatus sebagai tunangannya, membuat sebuah konferensi pers untuk mengumumkan pernikahan mereka yang akan diadakan pada 21 Agustus.[296] Rencananya untuk menikahi Datuk Khalid mendatangkan kritikan dan kegeraman, dikarenakan tunangannya adalah seorang duda berusia 47 tahun yang telah memiliki empat putra[297] yang membuatnya dituduh menyebabkan perceraiannya. Namun, isu tersebut terpatahkan ketika Jabatan Agama Islam Selangor memverivikasikan bahwa Datuk Khalid dan mantan istrinya, Tengku Zawyah Tengku Izham secara resmi berpisah pada Februari 2004, setelah 15 tahun menikah.[298]

Beberapa sumber berspekulasi bahwa total biaya pernikahannya sejumlah RM 12,888,888 (USD 3,947,980 (sesuai dengan inflasi 2010)),[299] namun hal tersebut disangkal oleh pasangan tersebut dan perencana pernikahan tersebut dan menyatakan bahwa total biayanya berkisar sekitar RM 500,000.[300] Mahar pernikahannya menghabiskan biaya sejumlah RM 22,222 dan hantaran-nya (hadiah dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan dan sebaliknya) menghabiskan biaya sekitar RM 30,000. Total barang yang disponsori meliputi perhiasan, busana, dll, yang menghabiskan biaya kurang lebih RM 9 juta.[301] Kemudian, RM 1 juta dari total biaya yang dibayarkan oleh TV3 untuk menyiarkan seluruh acara tersebut kemudian disumbangkan untuk amal.[302]

Acara petunangannya diadakan di Masjid Wilayah Persekutuan pada 21 Agustus 2006. Acaranya juga disiarkan langsung dan dihadiri oleh lebih dari 2 juta penonton. Resepsi pernikahan pertamanya diadakan pada 28 Agustus 2006, di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC). dan ditonton 6.3 juta penonton di seluruh dunia.[303] Pernikahan tersebut juga meraih sorotan dari Indonesia, dimana 10 perwakilan media Indonesia yang meliputi Trans TV, SCTV dan Jawa Pos datang kesana untuk menangkap momen tersebut.[304][305] Difoto oleh fotografer selebriti Kid Chan,[306] acara tersebut dihadiri oleh tamu-tamu yang meliputi keluarga-keluarga kerajaan, undangan-undangan VIP, teman-teman dekat dan keluarga. Selebriti-selebriti Indonesia seperti Hetty Koes Endang dan salah satu teman akrab Siti, Krisdayanti diberi kesempatan untuk memberikan sebuah penampilan kepada pengantin baru tersebut dan para tamu.[305] Sebuah resepsi kedua diadakan pada 3 September 2006, di kota tempat tinggal Siti Kuala Lipis, Pahang dimana lebih dari 10,000 orang menghadiri acara tersebut yang meliputi tokoh-tokoh dari negara-negara tetangga.[307] Pada tahun yang sama, pernikahan tersebut diangkat menjadi salah satu dari 20 pernikahan selebriti teratas pada Yahoo! Buzz.[308] Pada 2011, pernikahannya juga dimasukkan sebagai "Pernikahan Berprofil Tinggi di Asia" oleh CNBC, dimana pernikahannya meraih peringkat 5 besar.[309][310]

Pada 13 Juni 2010, Siti dan suaminya, Datuk Seri Khalid, diangkat oleh E! News Asia sebagai Pasangan Selebriti Paling Kuat Ketiga di Asia, setelah pasangan entertainer Tiongkok, Simon Yam dan istrinya, Qi Qi dan pasangan superstar Bollywood, Aishwarya Rai dan suaminya, Abhishek Bachchan.[311][312]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Konser besar, acara residensi, dan tur[sunting | sunting sumber]

Malaysia
Singapura
  • 2000: Siti Nurhaliza Live at Harbour Front, Singapura
  • 2005: Siti Nurhaliza Live 2005, Indoor Stadium, Singapura
  • 2008: Konsert Diari Hati Siti Nurhaliza, Esplanade Theatre, Singapura
  • 2010: Konsert Bagaikan Sakti, Esplanade Theatre, Singapura
  • 2014: Dato' Siti Nurhaliza Live in Singapore, The Star Theatre, Singapura
Indonesia
  • 2004: Siti Nurhaliza Indonesia Tour 2004, Indonesia
  • 2011: Charity Concert Banjarmasin, Indonesia
Lain-lain
  • 2002: Siti Nurhaliza Live in Brunei, Brunei
  • 2005: Siti Nurhaliza in Concert, Royal Albert Hall London, Britania Raya
  • 2010: Siti Nurhaliza Live @ Alumbra, Australia

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Videografi[sunting | sunting sumber]

Pameran seni[sunting | sunting sumber]

Karya yang ditulis[sunting | sunting sumber]

Selain menyanyi dan membawakan acara, ia juga menulis sejumlah artikel di beberapa surat kabar dan majalah.

Tahun Judul Surat kabar/Majalah
1999 Lenggok Siti Metro Ahad (Edisi Minggu)
2006 Pena Siti Kosmo! Ahad (Edisi Minggu)
2010–2012 Catatan Siti Nurhaliza Mangga[313]
2011–sekarang Dari Dalam Diri Siti Nurhaliza Berita Harian[314]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c M. Hamzah Jamaluddin (24 Oktober 2006). "Datukship for Siti Nurhaliza". New Straits Time (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  2. ^ "Siti Nurhaliza Kini Datin Seri". Bernama (mStar Online). 3 November 2007. Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  3. ^ "Jadi pengacara, Siti bukan pengacau". Utusan Online. Diakses tanggal 19 Februari 2013. 
  4. ^ a b c Olesya Ivanova (29 Agustus 2002). "Grand Prix 2002 left for Malaysia.". The Almaty Herald. Simply Siti Nurhaliza Zone. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  5. ^ a b New Straits Times Staff (7 Agustus 2002). "Siti does us proud.". New Straits Times (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 4 Maret 2013. 
  6. ^ a b c d e Shuib Taib (7 September 2009). "Top 10 influential celebrities in Malaysia: Stars with the x-factor sizzle". The New Straits Time. AsiaOne.com. Diakses tanggal 31 Juli 2010. 
  7. ^ a b c d "Siti Nurhaliza menang anugerah antarabangsa". Utusan Online (dalam Malay). 21 Mei 1999. Diakses tanggal 13 September 2010. 
  8. ^ Siti Azira Abd. Aziz (25 Oktober 2009). "Siti akui jualan album terjejas ekoran kekeruhan Malaysia-Indonesia". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 16 Februari 2013. 
  9. ^ a b "Siti Nurhaliza diburu syarikat rakaman". Bintang Popular – Berita Minggu (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 14 Juni 2009. Diakses tanggal 13 September 2010. 
  10. ^ a b "Siti Nurhaliza". SitiZone. Diakses tanggal 24 Januari 2010. 
  11. ^ Malay Mail Staff (9 Mei 2005). "Career Highlights: Adnan Abu Hassan". The Malay Mail. AccessMyLibrary. Diakses tanggal 6 Februari 2013. 
  12. ^ a b Hafidah Samat (14 Januari 2005). "Siti all set for London show.". New Straits Times. AccessMyLibrary. Diakses tanggal 28 Februari 2013. 
  13. ^ a b c Nani (24 April 2012). "Siti Nurhaliza Berduet Dengan Rockstar Islam, Sami Yusuf". Gua.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 5 Mei 2012. 
  14. ^ Habibah Omar. "Konsert Diva pukau penonton di Singapura". Utusan Online. Diakses tanggal 28 Februari 2013. 
  15. ^ Norzaila Rosli. "Siti tetap laris selepas isu e-mel". Utusan Online. Diakses tanggal 28 Februari 2013. 
  16. ^ a b "Her Achievements". SitiZone. Diakses tanggal 14 Juni 2010. 
  17. ^ "Senarai Keputusan Pemenang Anugerah Planet Muzik APM 2011". Sensasi Selebriti. Diakses tanggal 18 February 2013. 
  18. ^ a b c d Mohd Azam Shah Yaa'cob, Hidayatul Akmal Ahmad & Raja Norain Hidayah Raja Abdul Aziz (20 June 2010). "Milik harta tujuh angka". myMetro (dalam Malay). Diakses tanggal 23 Juni 2010. 
  19. ^ "SACC showcase: Dato' Siti Nurhaliza and Krisdayanti". New Straits Time. Digital Collections DC5: Text Archive. 14 April 2010. Diakses tanggal 11 November 2010. 
  20. ^ New Straits Times Staff (21 August 2000). "RIM takes on pirates". New Straits Times. AccessMyLibrary. Diakses tanggal 6 Februari 2013. 
  21. ^ a b "Best Ever Commonwealth Games Comes to a Close". Utusan Online. Utusan Online. 22 September 1998. Diakses tanggal 12 Mei 2013. 
  22. ^ a b c d Charlie Lancaster (9 Mei 2010). "Top of the pops". Southeast Asia Globe. Diakses tanggal 31 July 2010. 
  23. ^ a b "Asia's Idols". Inquirer.net – Philippine News for Filipino. 5 January 2008. Diakses tanggal 31 Juli 2010. 
  24. ^ "SACC showcase: Dato' Siti Nurhaliza and Krisdayanti". New Straits Times. 10 April 2010. Diakses tanggal 7 Januari 2013. Dato' Siti Nurhaliza is a multiple-award winning Malaysian pop singer-songwriter who has garnered more than 100 local awards. Known as the Voice of Asia, Siti has recorded more than 30 albums including singles. She is also known to have the most number one singles than any other artist in Malaysia. 
  25. ^ "Siti Nurhaliza's Journey To Stardom Aired on Astro's History Channel". Bernama. 12 January 2012. Diakses tanggal 7 Januari 2013. The diva also became the first Malaysian artiste to ever perform at the prestigious Royal Albert Hall in London, where she was dubbed "Asia's Celine Dion" by the British press. 
  26. ^ a b c Seneviratne, Kalinga (2012). "Countering Mtv Influence in Indonesia and Malaysia". Institute of Southeast Asian Studies. Books.google.com. Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  27. ^ a b "Siti Nurhaliza". KapanLagi.com – Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (dalam Indonesian). Diakses tanggal 3 Oktober 2010. 
  28. ^ Siti Azira Abd. Aziz (22 Oktober 2009). "Siti nafi ditawar jutaan ringgit untuk 'Konsert Seribu Warna'". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 24 Januari 2010. 
  29. ^ a b Shazryn Mohd. Faizal (6 Juli 2010). "Siti teruja 'kembali' ke sekolah". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 13 September 2010. 
  30. ^ "Siti teruja 'kembali' ke sekolah". SimplySiti.com.my. 2013. Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  31. ^ Saharuddin Mustafa (31 Agustus 2003). "Siti Nurhaliza terkenang Bahtera Merdeka". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  32. ^ a b New Straits Times Staff (10 Januari 2003). "Will this be you?". New Straits Time (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  33. ^ Nor Asikin Hassan (8 Agustus 2010). "Siti Nurhaliza merakam nostalgia Clifford". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  34. ^ a b Nor Fadzillah Baharuddin (4 April 2006). "Fiesta Media Idola ‘06 tetap meriah walaupun kecoh". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  35. ^ Khadijah Ibrahim (4 September 2003). "Siti Nurhaliza - Melabur untuk masa depan adik". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  36. ^ a b Muhammad Arif Nizam Abdullah (13 November 2006). "Siti Nurhaliza muncul di Jalan Masjid India". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  37. ^ Amirah Amaly Syafaat (29 Juli 2012). "Antara Permata dan Hati". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  38. ^ Nizam Abdullah (17 Oktober 2011). "Siti Nurhaliza Tidak Ambil Mudah". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 31 Mei 2013. 
  39. ^ a b c "Siti pukau jutaan peminat". Utusan Online (dalam Malay). 31 March 2002. Diakses tanggal 12 Juni 2010. 
  40. ^ a b "Siapa Pengganti Siti Nurhaliza?". Liriklagu.com (dalam Malay). Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  41. ^ Hizreen Kamal (6 Januari 2012). "Siti's inspiring journey". New Straits Time. Diakses tanggal 7 Januari 2013. 
  42. ^ "Arkib Pemenang ABP". Anugerah Bintang Popular Berita Harian 2009 (dalam Malay). Diakses tanggal 13 April 2011. 
  43. ^ a b c d e "Hos Rancangan Tv Indonesia.". Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 29 Mei 2010. 
  44. ^ "Konser Tunggal Siti Nurhaliza Di Gelar di 5 Kota Indonesia". KapanLagi.com – Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (dalam Indonesian). Diakses tanggal 3 Oktober 2010. 
  45. ^ "Dato' Hajjah Siti Nurhaliza". Siti Zone (dalam Malay). Diakses tanggal 3 September 2010. 
  46. ^ a b "Siti all set for London show". New Straits Time. Digital Collections DC5: Text Archive. 14 Januari 2005. Diakses tanggal 31 Juli 2010. 
  47. ^ Saharudin Musthafa (1 November 1998). "Siti Nurhaliza dapat pengiktirafan di Jepun". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 13 September 2010. 
  48. ^ "Liza Hanim dapat tempat kedua". Utusan Online (dalam Malay). 1 Desember 2000. Diakses tanggal 13 September 2010. 
  49. ^ a b "Siti Nurhaliza jumpa doktor pakar di Shanghai". Utusan Online (dalam Malay). 27 Oktober 2002. Diakses tanggal 13 September 2010. 
  50. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s "Japan and ASEAN Pop Stars Dream Concert 2003 J-ASEAN POPs in Yokohama". Ministry of Foreign Affairs of Japan. 2003. Diakses tanggal 28 Januari 2011. 
  51. ^ a b c "Siti Nurhaliza – Lagu Mandarin untuk pasaran Taiwan". Utusan Online (dalam Malay). 16 Mei 2004. Diakses tanggal 22 September 2010. 
  52. ^ a b "Asia pop stars sing Golden Melody". China Daily Website – Connecting China Connecting the World. 9 Mei 2004. Diakses tanggal 9 Mei 2004. 
  53. ^ a b c "Muzikal Aidiladha... dakwah seni Siti Nurhaliza". Utusan Online. Utusan. Diakses tanggal 19 Februari 2013. 
  54. ^ "Jadi pengacara, Siti bukan pengacau". Utusan Online. Utusan. Diakses tanggal 19 Februari 2013. 
  55. ^ a b "INFO Siti Nurhaliza". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 23 Februari 2010. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  56. ^ Choi Tuck Wo (8 April 2005). "Siti displays true star power in London". The Star. Diakses tanggal 8 April 2005. 
  57. ^ a b "Royal Albert Hall". World Architecture Images – Royal Albert Hall. Diakses tanggal 3 Februari 2010. 
  58. ^ a b Eri Akbar (22 Juli 2005). "Siti: Who forced Maia to wear kebaya?". Simply Siti Nurhaliza Zone. Diakses tanggal 30 April 2010. 
  59. ^ Choi Tuck Woo (3 April 2005). "Siti Nurhaliza wows London with wit and elegance". The Star. Diakses tanggal 31 Juli 2010. 
  60. ^ "Transkripsi". SitiZone. Diakses tanggal 28 December 2009. 
  61. ^ a b Zieman (4 January 2006). "Hati Siti "berbisik"". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 17 September 2010. 
  62. ^ a b "Right AIM". Digital Collections DC5: Cross Search. 20 March 2006. Diakses tanggal 11 Agustus 2010. 
  63. ^ a b "Saingan sengit finalis AIM14". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 30 March 2007. Diakses tanggal 11 Agustus 2010. 
  64. ^ "Transkripsi vokal terbaik Siti". Harian Metro. Digital Collections DC5: Cross Search. 2 March 2006. Diakses tanggal 3 September 2010. 
  65. ^ "So gloriously Siti". New Straits Time. Digital Collections DC5: Cross Search. 11 Maret 2006. Diakses tanggal 3 September 2010. 
  66. ^ Tengku Khalidah Tengku Bidin (14 Mei 2006). "Siti Nurhaliza di persimpangan dilema". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 3 Mei 2010. 
  67. ^ "Abdullah heads awards list". The Star. 24 Oktober 2006. Diakses tanggal 24 Oktober 2006. 
  68. ^ a b "Siti Nurhaliza gets Grammy invite". The Star. 6 Februari 2007. Diakses tanggal 6 Februari 2007. 
  69. ^ a b Zieman (24 April 2007). "Siti hidupkan khazanah P. Ramlee dalam Konsert Istana Cinta". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 24 April 2007. 
  70. ^ "Penyertaan karyawan muzik Malaysia sedikit". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 24 April 2007. Diakses tanggal 2 September 2010. 
  71. ^ "Siti raih 3 anugerah APM 2007". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 9 Juni 2007. Diakses tanggal 2 September 2010. 
  72. ^ "Hadiah hati Siti". Metro Ahad (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 9 December 2007. Diakses tanggal 2 September 2010. 
  73. ^ "Tuah filem hitam putih". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 11 Agustus 2008. Diakses tanggal 2 September 2010. 
  74. ^ "Siti akhirnya berlakon". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 4 Agustus 2007. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  75. ^ "(Sesuatu yang dicari peminat ... )". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 10 Januari 2008. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  76. ^ "Lagu Hantaran Daripada Hati 'hidupkan' Wadi Unung". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 27 August 2009. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  77. ^ "Siti hilang bisa". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 4 Maret 2008. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  78. ^ "Hadiah Siti kurang mantap". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 25 February 2008. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  79. ^ Shazryn Mohd. Faizal (3 May 2008). "Faizal Tahir Ungguli AIM". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 4 Mei 2010. 
  80. ^ a b "Penjurian AIM15 lebih telus". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 7 April 2008. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  81. ^ "Faizal Tahir Rocks at AIM Awards". New Straits Time. Diakses tanggal 4 April 2008. 
  82. ^ "Hadiah hati Siti". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 9 December 2007. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  83. ^ Wong Li Za (17 January 2008). "Hit list". The Star. Diakses tanggal 3 Januari 2010. 
  84. ^ Azhariah Kamin (16 September 2008). "Siti Nurhaliza is as popular as ever". The Star. Diakses tanggal 11 September 2012. 
  85. ^ a b "Lentera Timur". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 4 Januari 2009. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  86. ^ "Misi angkat muzik tradisi". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 16 Januari 2009. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  87. ^ a b Shazryn Mohd. Faizal (11 Agustus 2009). "Antara dua dunia Siti". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 3 September 2010. 
  88. ^ Siti Azira Abd. Aziz (4 Mei 2009). "Penantian 7 tahun Misha berbaloi, Siti tetap unggul". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 3 Januari 2010. 
  89. ^ "Siti's Almighty album". New Straits Time. Digital Collections DC5: Cross Search. 2 October 2009. Diakses tanggal 3 September 2010. 
  90. ^ Budiey Isma (16 Februari 2009). "Ayah Dato' Siti Nurhaliza Selamat Disemadikan". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 11 April 2010. 
  91. ^ Roslen Fadzil (15 Februari 2009). "Ayah Siti Nurhaliza Meninggal Dunia". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 11 April 2010. 
  92. ^ "Siti derita ingat abah". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 28 February 2009. Diakses tanggal 5 September 2010. 
  93. ^ a b Shuib Talib (21 June 2009). "SHUIB ON SUNDAY: Can't get enough of Siti". The New Straits Time (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 21 Juni 2009. 
  94. ^ Siti Azira Abd. Aziz (19 Juli 2009). "Siti kekal 9 tahun paling popular serantau APM 2009!". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 11 April 2010. 
  95. ^ Dennis Chua (22 Juli 2009). "Entertainment: Aizat wins big". The New Straits Time Online. Digital Collections DC5: Cross Search. Diakses tanggal 11 April 2010. 
  96. ^ Siti Azira Abd. Aziz. "APM2009: Siti senarai teratas Artis Serantau Paling Popular!". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 11 April 2010. 
  97. ^ "Resepi Siti Nurhaliza, Sheila Rusly, Website Kulinari Daisy Chef Liza". Sensasi Selebriti. Sensasi Selebriti. Diakses tanggal 19 Februari 2013. 
  98. ^ Budiey Isma (25 Desember 2009). "Gambar Kulit Album Duet Dato' Siti Nurhaliza & Krisdayanti". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 22 Mei 2010. 
  99. ^ a b Hizreen Kamal (27 Januari 2010). "Two divas, one album". New Straits Time. Digital Collections DC5: Cross Search. Diakses tanggal 5 September 2010. 
  100. ^ Rizal Johan & Alan Koay (23 Juli 2009). "Film director Yasmin Ahmad in hospital (Update 7)". The Star. Diakses tanggal 11 April 2010. 
  101. ^ Au Yeong How & Shahril Adzrin (23 Juli 2009). "Pengarah Yasmin Ahmad selesai jalani pembedahan otak". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 11 April 2010. 
  102. ^ "Tune in to SITI TV this Merdeka". The Malay Mail (dalam Malay). Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 September 2009. Diakses tanggal 12 Mei 2013. 
  103. ^ "Astro Siarkan Secara Langsung Konsert Bagaikan Sakti M.Nasir & Datuk Siti Nurhaliza". mStar (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Januari 2010. 
  104. ^ a b Wahi Aziz (13 December 2009). "Siti Akan Terbitkan Konsert Aizat & Faizal Tahir di IB". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Januari 2010. 
  105. ^ "Keputusan Undian SMS Parti HIP TV Memuaskan". mStar Online (dalam Malay). 4 April 2009. Diakses tanggal 6 April 2010. 
  106. ^ Siti Azira Abd. Aziz (31 Maret 2009). "Artis Tak Harap Pada Rupa Antara Kelainan 'Parti HIP TV'". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 6 April 2010. 
  107. ^ Farihad Shalla Mahmud (31 March 2009). "Siti perkenal SimplySiti". Berita Harian online (dalam Malay). Diakses tanggal 6 April 2010. 
  108. ^ Akmal Abdullah (5 April 2010). "ABPBH 2009: Siti Nurhaliza paling popular". Berita Harian Online (dalam Malay). Diakses tanggal 6 April 2010. 
  109. ^ Budiey Isma (22 April 2010). "Senarai Pemenang Anugerah PPMH Ulangtahun Ke 25 Media Hiburan". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 26 Juni 2010. 
  110. ^ Budiey Isma (22 April 2010). "Gambar Dato' Siti Nurhaliza di Anugerah PPMH Media Hiburan". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 26 Agustus 2010. 
  111. ^ a b Azhariah Kamin (3 Mei 2010). "Yuna wins big at AIM awards". The Star. Diakses tanggal 3 Mei 2010. 
  112. ^ a b Esme Johari Wahab (3 Mei 2010). "Siti tetap unggul". myMetro (dalam Malay). Diakses tanggal 3 Mei 2010. 
  113. ^ Haswari Ali (22 Juli 2010). "Kerana Cantik & Seksi, Rozita Menang". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 22 Juli 2010. 
  114. ^ Mohd Al Qayum Aziz (29 Mei 2010). "SimplySiti Terima Anugerah Produk Halal Terbaik". Mstar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 6 April 2010. 
  115. ^ SultanMuzaffar (12 January 2011). "Siti Nurhaliza Terima Pengiktirafan BrandLaureate". Gua.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 11 Februari 2011. 
  116. ^ "Siti Nurhaliza terima Anugerah Wanita Inspirasi di Bandung". Utusan Online (dalam Malay). 29 Januari 2011. Diakses tanggal 11 Februari 2011. 
  117. ^ "A chat with Siti". The Star. 11 Februari 2011. Diakses tanggal 11 Februari 2011. 
  118. ^ Abie Abdullah (24 July 2011). "Tiba masa Siti". Metro Ahad (dalam Malay). Diakses tanggal 25 Juli 2011. 
  119. ^ Norhadiani Baharom (4 Maret 2011). "Adib terbit album Inggeris Siti". Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 6 Maret 2011. 
  120. ^ Hanisah Selamat (14 Juli 2011). "Selagi ada semangat". Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 17 Juli 2011. 
  121. ^ a b c Zubir Mohd Yunus (7 Agustus 2011). "All Your Love Siti bakal jengah Eropah". Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 7 Juli 2011. 
  122. ^ a b c Syafiqah Jalal (16 Juli 2011). "APM 2011: Kali Terakhir Buat Siti Nurhaliza Sertai?". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 17 Juli 2011. 
  123. ^ "Dato' Siti Nurhaliza Terbit Program Realiti I-Klon". Murai.com (dalam Malay). Digital Five Sdn Bhd. Diakses tanggal 3 April 2013. 
  124. ^ Niezam Abdullah (17 Oktober 2011). "Siti Nurhaliza Tidak Ambil Mudah". mStar (dalam Malay). Diakses tanggal 21 Oktober 2011. 
  125. ^ "Sejarah hidup tanpa memori". Kosmo! Online (dalam Malay). 17 Desember 2011. Diakses tanggal 6 Desember 2011. 
  126. ^ Budiey (3 Februari 2012). "Gambar Siti Nurhaliza di Anugerah PPMH 2011/12". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  127. ^ Mohd. Fairuz Yusof (9 Juli 2012). "SUKMA XV dibuka penuh gemilang". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 20 Juli 2012. 
  128. ^ Mohd. Fairuz Yusof (17 Juli 2012). "Sukan alat perpaduan negara - Najib". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 20 Juli 2012. 
  129. ^ Kheme Rosly (5 Juli 2012). "Rozita Che Wan Selebriti Paling Seksi 2012". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  130. ^ a b "Penawar Rindu Siti". Berita Harian (dalam Malay). 6 September 2012. Diakses tanggal 15 November 2012. 
  131. ^ Suhana Yusop (30 September 2012). "5 terima anugerah Bernama Radio24". Kosmo! Online (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  132. ^ "Wartawan Utusan terima anugerah Puteri UMNO". Utusan Online (dalam Malay). 25 November 2012. Diakses tanggal 18 Februari 2013. 
  133. ^ "Siti Nurhaliza Persembah Single Baru "Galau" Di Kuantan". Gua.com.my (dalam Malay). 11 November 2012. Diakses tanggal 15 November 2012. 
  134. ^ Razif Rosdi (10 November 2012). "Sakit Tak Halang Siti Nurhaliza Hiburkan 5,000 Peminat". Gua.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 15 November 2012. 
  135. ^ "Siti Nurhaliza Bersyukur Impiannya Terlaksana". Gua.com.my (dalam Malay). 13 November 2012. Diakses tanggal 15 November 2012. 
  136. ^ Egie Gusman (13 Desember 2012). "Suami Kecelakaan, Siti Nurhaliza Batalkan Konser di Banjarmasin". Music.Okezone.com (dalam Indonesian). Diakses tanggal 13 Desember 2012. 
  137. ^ "Shila Amzah & Dato' Siti Calon Penyanyi Terbaik Dunia". Mediahiburan.karangkraf.com (dalam Malay). 14 Desember 2012. Diakses tanggal 13 Desember 2012. 
  138. ^ "World Music Awards postponed due to visa issues, Newtown tragedy". Showbiz. GMA Network Inc. 21 Desember 2012. 
  139. ^ Mohd Al Qayum Azizi (18 Februari 2013). "Siti Nurhaliza Bertudung Bukan Untuk Berpolitik". mStar (dalam Malay). Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  140. ^ a b "Siti Lebih Ayu". Berita Harian (dalam Malay). 19 Maret 2013. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  141. ^ "Pencarian Klon Artis Bermula!". Media Hiburan Online. Grup Digital Karangkraf. Diakses tanggal 3 April 2013. 
  142. ^ "Siti Nurhaliza Jadi Pengacara 'Game Show' Pula". mStar Online (dalam Malay). 26 Desember 2012. Diakses tanggal 6 Februari 2012. 
  143. ^ Shorty Awards Staff (26 Februari 2013). "Announcing the 5th Annual Shorty Awards Vox Populi and Finalists!". Shorty Awards. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  144. ^ Hizreen Kamal (2 Maret 2013). "Siti Nurhaliza beats nine other strong contenders for 'Bella On-Stage Award'". New Straits Times. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  145. ^ Budiey (2 Maret 2013). "Gambar Dato' Siti Nurhaliza di Roadshow Dermagic SimplySiti di Alamanda". SensasiSelebriti.com. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  146. ^ "Konsert Nusantara di Istana Budaya Mac ini". Utusan Online (dalam Malay). 2 Februari 2013. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  147. ^ a b Haswari Ali (22 Maret 2013). "Kenny Babyface Puji Kelunakan Suara Dato' Siti". Murai.com.my. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  148. ^ a b Choong Mek Zhin (23 Maret 2013). "Grand prix charity gala raises RM200,000 in aid of heart patients". The Star. Diakses tanggal 26 Maret 2013. 
  149. ^ "Siti joins MPO for music showcase". The Malay Mail. 30 April 2013. Diakses tanggal 12 April 2013. 
  150. ^ "Siti Nurhaliza terima Anugerah Kemanusiaan Mapim". Utusan Online (dalam Malay). 29 Juni 2013. Diakses tanggal 16 Juni 2013. 
  151. ^ a b Azhariah Kamin (11 Juli 2013). "Utterly Bewitching". The Star. Diakses tanggal 16 Juli 2013. 
  152. ^ Nani (12 Agustus 2013). "Anugerah Melodi 2013 - Dato' Siti Nurhaliza Tetap Jadi Pilihan". Gua.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 27 September 2013. 
  153. ^ mD Staff (22 Agustus 2013). "Siti Nurhaliza, Melly Goeslaw & Faizal Tahir Sertai Keluarga AF 2013". MalaysianDigest.com (dalam Malay). Diakses tanggal 27 September 2013. 
  154. ^ "Konsert merdeka Malaysia-Indonesia di Dataran Merdeka Ahad". Utusan Online (dalam Malay). 22 Agustus 2013. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  155. ^ MSN Entertainment Malaysia Staff (12 September 2013). "A reflection of Malaysia!". http://entertainment.malaysia.msn.com/. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  156. ^ "Senarai Penuh Pencalonan Anugerah Planet Muzik 2013". Murai.com.my (dalam Malay). 5 September 2013. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  157. ^ "Hafiz Menang Besar Di Anugerah Planet Muzik 2013". gua.com.my (dalam Malay). 19 Oktober 2013. Diakses tanggal 19 Oktober 2013. 
  158. ^ a b MH Staff (30 August 2013). "Dato' Siti Nurhaliza Janji Yang Terbaik Di Konsert 'Lentera Timur'". mediahiburan.karangkraf.com (dalam Malay). Diakses tanggal 27 September 2013. 
  159. ^ Budiey (21 Agustus 2013). "Ulasan Konsert Lentera Timur Dato' Siti Nurhaliza". Budiey.com (dalam Malay). Diakses tanggal 27 September 2013. 
  160. ^ Astro Awani Staff (27 Oktober 2013). ""Konsert Lantera Timur" Siti Nurhaliza catat rekod Istana Budaya". Astro Awani (dalam Malay). Diakses tanggal 27 Oktober 2013. 
  161. ^ a b "Siti wakil negara ke Jepun". Utusan Online (dalam Malay). 21 November 2013. Diakses tanggal 30 Desember 2013. 
  162. ^ Policarpio, Allan (24 November 2013). "Christian Bautista hopes to appeal for more relief aid in music fest". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal 30 Desember 2013. 
  163. ^ a b Astro Awani Staff (20 November 2013). "Siti Nurhaliza wakil negara ke Festival Muzik Asean-Jepun". Astro Awani (dalam Malay). Diakses tanggal 30 Desember 2013. 
  164. ^ Tan Kee Yun (5 Desember 2013). "Award Winning Antics: 18th Asian Television Awards". The New Paper. Diakses tanggal 30 Desember 2013. 
  165. ^ Shreya Gopi (19 November 2013). "Asian Television Awards to be televised on Star World and Channel [V]". OnScreenAsia.com. Diakses tanggal 30 Desember 2013. 
  166. ^ a b Budiey (6 Januari 2014). "Konsert Dato Siti Nurhaliza Live in KLCC Where The Heart Is". Budiey.com. Diakses tanggal 18 April 2014. 
  167. ^ Kenneth Chaw (10 Februari 2014). "An intimate encounter with Siti Nurhaliza". The Star. Diakses tanggal 18 April 2014. 
  168. ^ Mohd Al Qayum Azizi (7 Januari 2014). "Siti Nurhaliza Sasar Kutip RM4 Juta Untuk Kebajikan". Mstar (dalam Malay). Diakses tanggal 18 April 2014. 
  169. ^ Tengku Khalidah Tengku Bidin (10 Februari 2014). "Siti Nurhaliza berjaya kumpul dana RM1 juta". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 18 April 2014. 
  170. ^ a b Muzaffar Mustafa (19 Februari 2014). """SITI: An Iconic Exhibition of Dato Siti Nurhaliza", ilham penggiat seni baru". Astro Awani (dalam Malay). Diakses tanggal 19 April 2014. 
  171. ^ a b c d Feride Hikmet Atak (28 Februari 2014). "Lukisan Wajah Siti Nurhaliza Dijual Sehingga RM75,000". Mstar (dalam Malay). Diakses tanggal 18 April 2014. 
  172. ^ "Pameran Lukisan Ikonik Dato' Siti Nurhaliza". Murai.com.my (dalam Malay). 21 February 2014. Diakses tanggal 19 April 2014. 
  173. ^ Jeff Oon (21 Februari 2014). "Siti Nurhaliza returns for solo concert in Singapore after six-year absence". Yahoo! Entertainment Singapore. Diakses tanggal 10 Juni 2014. 
  174. ^ Eddino Abdul Hadi (5 April 2014). "Siti to sing Singapore songs". The New Paper. Diakses tanggal 10 Juni 2014. 
  175. ^ a b Naadiah Bte Mohamad Munir Badib (14 April 2014). "Dato' Siti Nurhaliza live in Singapore - 3.5/5". Today. Diakses tanggal 10 Jun8 2014. 
  176. ^ Juliane June Rasul (16 April 2014). "Siti gets cheeky". The New Paper. Diakses tanggal 10 Juni 2014. 
  177. ^ Budiey (17 Februari 2014). "Dato' Siti Nurhaliza Bakal Berkongsi Pentas Dengan David Foster". www.budiey.com. Diakses tanggal 11 Juni 2014. 
  178. ^ Keirsten Clark (25 Maret 2014). "Q&A: David Foster, award-winning record producer and composer". Lifestyle Asia. Diakses tanggal 11 Juni 2014. 
  179. ^ "Tragedi MH370, tiga konsert berskala besar dibatalkan". Kosmo! (dalam Malay). 27 Maret 2014. Diakses tanggal 11 Juni 2014. 
  180. ^ a b "Vince, Elvira pukau Foster". Harian Metro (dalam Malay). 30 March 2014. Diakses tanggal 11 Juni 2014. 
  181. ^ a b Astro Awani Staff (1 Mei 2014). "High achievers receive MBR Award 2014 from Najib". Astro Awani. Diakses tanggal 1 Juni 2014. 
  182. ^ a b Allan Koay and Hemananthani Sivanandam (30 April 2014). "Prime Minister pays tribute to record holders at Malaysia Book of Records event". The Star. Diakses tanggal 11 Juni 2014. 
  183. ^ Farihad Shalla Mahmud (27 Agustus 2014). "Hikmah sebalik musibah". Berita Minggu (dalam Malay). Diakses tanggal 28 Agustus 2014. 
  184. ^ Astro Awani Staff (18 Oktober 2014). "APM 2014: Siti Nurhaliza dinobat Penyanyi Wanita Terbaik". Astro Awani (dalam Malay). Diakses tanggal 30 November 2014. 
  185. ^ Agustinus Shindu Alpito. "Siti Nurhaliza Rilis Album di Indonesia". MetroTV (dalam Indonesian). Diakses tanggal 1 Desember 2014. 
  186. ^ Hannie Susanti (Producer) & Gerryndra Danurwendo (Producer) (20 October 2014) (dalam bahasa Indonesian). Persembahan Cinta 23 (Motion Picture). Indonesia: MNCTV. 
  187. ^ Armen E. Basauli (Producer) (21 Oktober 2014) (dalam bahasa Indonesian). dahSyat (Motion Picture). Indonesia: RCTI. 
  188. ^ Pramudito Joedojo (Producer) (22 October 2014) (dalam bahasa Indonesian). Persembahan Cinta 23 (Motion Picture). Indonesia: Global TV. 
  189. ^ Wishnutama (Director) (1 November 2014) (dalam bahasa Indonesian). Sarah Sechan (Motion Picture). Indonesia: NET.. 
  190. ^ Dini Putri (Director), Tiruma Imelda (Producer) & Jahja I. Rianto (Executive Producer) (21 October 2014) (dalam bahasa Indonesian). Inbox (Motion Picture). Indonesia: SCTV. 
  191. ^ a b Zaidi Mohamad (11 November 2014). "Siti Nurhaliza terima dua anugerah". Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 30 November 2014. 
  192. ^ a b Kenneth Shaw (20 November 2014). "Siti Nurhaliza talks about album sales, AIM nominations and her 20 years in show business". The Star. Diakses tanggal 20 November 2014. 
  193. ^ Bernama Staff (26 November 2014). "Malaysia Bolot 2 Anugerah Pada Top Asia Corporate Ball 2014". Bernama (dalam Malay). Diakses tanggal 30 November 2014. 
  194. ^ Norimy Aimi (7 Desember 2014). "Datuk Siti Nurhaliza Kuasai AIM 21". Mangga Online (dalam Malay) (Utusan Karya Sdn Bhd). Diakses tanggal 6 Desember 2014. 
  195. ^ RotiKaya Staff (7 Desember 2014). "Siti Nurhaliza Rangkul Vokal Terbaik AIM Buat Kali Ke-12". RotiKaya.com (dalam Malay). Diakses tanggal 8 Desember 2014. 
  196. ^ P. Aruna (18 Desember 2014). "Siti Hasmah honoured by students group she helped found in 1948". The Star. Diakses tanggal 29 Desember 2014. 
  197. ^ World Music Awards' Admin (24 Desember 2014). "Siti Nurhaliza, Winner of the World's Best Malay Female Artist Award, Best Malay Live Act & Best Malay Entertainer". Diakses tanggal 29 Desember 2014. 
  198. ^ Rebecca Lynne Tan (2 Januari 2015). "BigBang start to new year at Celebrate SG50 countdown party". Straits Times. Diakses tanggal 1 Januari 2016. 
  199. ^ a b Najiy Jefri (29 March 2015). "Siti Nurhaliza selepas dua dasawarsa" [Siti Nurhaliza after 2 Decades]. Kosmo! (dalam Malay). Diakses tanggal 1 Januari 2016. 
  200. ^ Shazryn Mohd Faizal (April 8, 2015). "Siti Nurhaliza terus lengkapkan portfolio (Siti Nurhaliza Continues Completing Portfolio)". The Rakyat Post (dalam Malay). Diakses tanggal 1 January 2015. 
  201. ^ Murai Staff (9 April 2015). "Dato’ Siti Nurhaliza Semakin Petah Berjenaka Di Pentas (Dato' Siti Nurhaliza is Getting Better to Banter on Stage)". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 1 Januari 2016. 
  202. ^ Kemalia Othman (8 April 2015). "Siti Nurhaliza Dedah Kisah Lalu Dalam Konsert Unplugged 2015 (Siti Nurhaliza Revealed Past Experiences in "Konsert Unplugged 2015")". mStar (dalam Malay). Diakses tanggal 1 Januari 2016. 
  203. ^ a b Shazryn Mohd Faizal (2 Juli 2015). "Album ‘Unplugged’ beri signifikan tersendiri buat Siti Nurhaliza" [The 'Unplugged' album has its own significant to Siti Nurhaliza]. The Rakyat Post (dalam Malay). Diakses tanggal 1 Januari 2016. 
  204. ^ a b Nor Akmar Samudin (21 August 2015). "Inspirasi hadiah terbaik untuk Siti" ["Inspirasi" as the best gift for Siti]. Harian Metro (dalam Malay). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  205. ^ Malay Mail Staff (5 Agustus 2015). "Siti Nurhaliza records Tamil song composed by AR Rahman (VIDEO)". Malay Mail. Diakses tanggal $1 $2. 
  206. ^ The Star Staff (21 Agustus 2015). "Siti Nurhaliza named among 500 most influential Muslims". The Star. Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  207. ^ Kamaruddin Razal (10 Oktober 2015). "Taufik Batisah Ungguli Anugerah Planet Muzik 2015" [Taufik Batisah Leads Anugerah Planet Muzik 2015]. Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  208. ^ a b Rozdan Mazalan (31 Desember 2015). "Siti, Rossa paling cemerlang di Istana Budaya" [Siti, Rossa [are] the most successful at Istana Budaya]. Berita Harian (dalam Malay). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  209. ^ Tengku Khalidah Tengku Bidin (9 November 2015). "Siti Nurhaliza hamil?" [Siti Nurhaliza is pregnant?]. Utusan Malaysia (dalam Malay). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  210. ^ a b Kenneth Chaw (1 December 2015). "Siti Nurhaliza shares devastating news of miscarriage". The Star. Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  211. ^ The Malaysian Insider Staff (1 Desember 2015). "Ed Sheeran, Jay Chou are Spotify’s most streamed artists in Malaysia". The Malaysian Insider. Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  212. ^ Putu Elmira (21 December 2015). "Duet Apik Siti Nurhaliza dan Hetty Koes Endang di D'Academy Asia" [A Great Duet between Siti Nurhaliza and Hetty Koes Endang on D'Academy Asia]. Bintang.com (dalam Indonesian). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  213. ^ Puji Astuti HPS (17 November 2015). "Memetakan Kekuatan Peserta D' Academy Asia dari 4 Negara" [Mapping the Strength of D'Academy Asia Contestants]. Liputan 6 (dalam Indonesian). Diakses tanggal 2 Januari 2016. 
  214. ^ "Siti Nurhaliza... pamer kehebatan beraksi di konsert". Utusan Online (dalam Malay). 1 November 1999. Diakses tanggal 13 September 2010. 
  215. ^ a b "Siti Nurhaliza , Malaysia's pop princess". Things Asian – Experience Asia Through the Eyes of Travelers. 4 Maret 2005. Diakses tanggal 18 Januari 2010. 
  216. ^ a b "Peransang Abang Dalam Karier Siti Nurhaliza". Simply Siti Nurhaliza Zone (dalam Malay). Diakses tanggal 25 Januari 2010. 
  217. ^ "Celine Peramah, Saida Pemalu – Siti". Murai.com.my (dalam Malay). 15 April 2008. Diakses tanggal 18 Januari 2010. 
  218. ^ Saharudin Musthafa (15 April 2008). "Akhirnya Siti bertemu Celine Dion". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 13 September 2010. 
  219. ^ "Evolusi Siti". Metro Ahad (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 26 November 2006. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  220. ^ "Hormatilah Prinsip Saya.". Utusan Online (dalam Malay). Simply Siti Nurhaliza Zone. 26 Maret 1997. Diakses tanggal 17 Agustus 2010. 
  221. ^ a b c "Populariti…Bukan Terletak Pada Gaya Seksi.". Utusan Online (dalam Malay). 26 Oktober 1998. Diakses tanggal 17 Agustus 2010. 
  222. ^ "Siti Nurhaliza Artis Yang Wajar Menjadi Contoh.". Utusan Online (dalam Malay). 25 November 1998. Diakses tanggal 17 Agustus 2010. 
  223. ^ "Bukti kehebatan artis kita". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 21 July 2009. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  224. ^ "TERUSKAN LAGI SITI!". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 25 Januari 2005. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  225. ^ "SITI TERHARU (HL)". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 24 Januari 2005. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  226. ^ "Menpora Bantah 'Back Up' Dewi Persik". KapanLagi.com (dalam Indonesian). 14 April 2008. Diakses tanggal 13 Mei 2012. 
  227. ^ "Menpora: Dewi Persik Bisa Laku Tanpa Goyang & Buka-bukaan". OkeZone.com (dalam Indonesian). 14 April 2008. Diakses tanggal 13 Mei 2012. 
  228. ^ Anindhita Maharrani (14 April 2008). "Dewi Persik Diminta Menpora Contek Siti Nurhaliza". Hot.Detik.com (dalam Indonesian). Diakses tanggal 13 Mei 2012. 
  229. ^ Kemalia Othman (2 May 2014). "Aizat Tolak Hasrat Siti Nurhaliza, Sheila Majid". mStar (dalam Malay). Diakses tanggal 16 September 2010. 
  230. ^ "Siti Nurhaliza Inc.". myMetro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 10 November 2003. Diakses tanggal 17 Agustus 2010. 
  231. ^ "Anugerah MTV untuk siapa?". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 4 August 2008. Diakses tanggal 17 Agustus 2010. 
  232. ^ Norhayati Nordin (23 January 2012). "Album Melayu sentuhan Ajai". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 20 Juli 2012. 
  233. ^ "Matta curi tumpuan peminat di Malaysia". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 2 Mei 2008. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  234. ^ RotiKaya Staff (28 April 2012). "Judika Kagumi Amy Search & Luah Hasrat Ingin Berduet". RotiKaya.com (dalam Malay). Diakses tanggal 13 Mei 2012. 
  235. ^ a b "Cartoon Siti acts as online envoy". The Star. 2 November 2007. Diakses tanggal 14 Mei 2011. 
  236. ^ "Siti Nurhaliza proposed as cultural ambassador". Bernama. 28 January 2011. Diakses tanggal 7 Februari 2011. 
  237. ^ "Tahajjud Cinta". SitiZone.com. Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  238. ^ "Emosi dua diva". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 28 Desember 2009. Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  239. ^ Shazryn Mohd Faizal (12 December 2009). "Ukhuwah dua diva tersohor". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 20 Agustus 2010. 
  240. ^ Mohammad Arif Nizam Abdullah (24 Juni 2006). "Biarlah Rahsia kisah cinta Siti Nurhaliza". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  241. ^ Wanda Idris and Aziz Ittar (30 Agustus 2006). "Kemuncak cinta Siti Nurhaliza – Datuk K". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  242. ^ "Juara Lagu Unearths Another New Star.". Simply Siti Nurhaliza Zone. Diakses tanggal 13 Mei 2010. 
  243. ^ "Lentera Timur". SitiZone.com. Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  244. ^ Saharuddin Mustafa (21 Februari 1999). "Noraniza Idris mahu popularkan Seri Balas". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 19 Agustus 2010. 
  245. ^ "KONSERT SITI BERJAYA". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 4 April 2005. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  246. ^ "Lagu Melayu ke lagu Indonesia?". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 8 May 2010. Diakses tanggal 16 August 2010. 
  247. ^ "Sheila, Siti gegarkan AIM 17". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 16 April 2010. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  248. ^ Adjie Esa Poetra (27 March 2005). "Merebut Habitat Siti Nurhaliza". www.pikiran-rakyat.com (dalam Indonesian). Simply Siti Nurahliza Zone. Diakses tanggal 27 Juli 2010. 
  249. ^ Budiey Isma (17 November 2008). "M.Nasir Puji Suara Dato' Siti Nurhaliza". Sensasi Selebriti (dalam Malay). Diakses tanggal 12 Juni 2010. 
  250. ^ "Pancawarna". SitiZone. Diakses tanggal 12 June 2010. 
  251. ^ a b Faridul Anwar Farinordin (26 Juni 2009). "Siti's tour de force". New Straits Time. Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 12 Juni 2010. 
  252. ^ Faridul Anwar Farinordin (20 Februari 2004). "It is so for Gareth". New Straits Time. Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 13 Juli 2010. 
  253. ^ Serimah Mohd Sallehuddin (25 Mei 2010). "Memang 'Power'". Berita Harian Online (dalam Malay). Diakses tanggal 12 Juni 2010. 
  254. ^ Razif Rosdi (22 September 2011). "Gary V Teringin Berduet, Cipta Lagu Untuk Datuk Siti". Murai.com.my (dalam Malay). Diakses tanggal 6 April 2013. 
  255. ^ Ridzuan Abdul Rahman (12 Juli 2012). "Satu penghormatan besar". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 20 Juli 2012. 
  256. ^ Norhadiani Baharom (27 March 2013). "Malam Penuh Bermakna". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 6 April 2013. 
  257. ^ Hanisah Selamat (25 Maret 2013). "Babyface puji suara gemersik Siti". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. Diakses tanggal 6 April 2013. 
  258. ^ "Agnes Monica The Most Commendable Artist 2008". Asianbite – Hoooked on Asian entertainment gossip!. 4 Januari 2009. Diakses tanggal 27 Juli 2010. 
  259. ^ a b Siti Nurhaliza (26 March 2006). "BERSYUKUR DI ATAS RAHMAT-NYA". Kosmo (dalam Malay). Diakses tanggal 27 Juli 2010. 
  260. ^ "Siti Nurhaliza Akan Bawakan 15 Lagu di Surabaya". KapanLagi.com – Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (dalam Indonesian). 24 November 2004. Diakses tanggal 3 Oktober 2010. 
  261. ^ a b Khadijah Ibrahim (11 Juni 2006). "APM 2007 didominasi artis Malaysia". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 27 Juli 2010. 
  262. ^ "Gemilang kemuncak APM2005". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 21 Februari 2005. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  263. ^ "Siti hibur Megawati". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 6 March 2004. Diakses tanggal 6 Agustus 2010. 
  264. ^ "Mimpi Rossa duet Siti menjadi nyata.". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 21 September 2005. Diakses tanggal 18 Juli 2010. 
  265. ^ Banda Haruddin Tanjung (12 Desember 2012). "Siti Nurhaliza Grogi Duet dengan Titi DJ". music.okezone.com (dalam Malay). Diakses tanggal 17 December 2012. 
  266. ^ Zulkiflee Bakar (5 November 2001). "Konsert Diva...gabung tiga negara". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 7 Oktober 2010. 
  267. ^ a b "RI pop/rock band Cokelat wins MTV Asia Awards". The Jakarta Post. 26 Januari 2003. Diakses tanggal 2 Agustus 2010. 
  268. ^ a b c "Best and worst, tidbits from the 2003 MTV Asia Awards". The Jakarta Post. 2 February 2003. Diakses tanggal 22 Mei 2010. 
  269. ^ a b "Siti Nurhaliza menang anugerah Artis Pilihan Malaysia MTV Asia". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 2 Agustus 2010. 
  270. ^ Shakilawati Abd Rahman. "Tata Young Kagumi Siti". HarianMetro (dalam Malay). Diakses tanggal 18 Januari 2010. 
  271. ^ S. Indra Sathiabalan. "Sami Yusuf, reluctant rock star". The Sun Daily. Diakses tanggal 5 Mei 2012. 
  272. ^ Rifaee (3 Desember 2012). "Makan Malam Amal Bersama Siti Nurhaliza Berjaya Kumpul RM150 Ribu". OhBulan.com (dalam Malay). Diakses tanggal 17 Desember 2012. 
  273. ^ Mohd Arif Nizam Abdullah (5 Mei 2006). "North rakamkan lagu Aku Cinta Padamu". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 30 April 2010. 
  274. ^ "Allround band "AfterTouch&#034". Diakses tanggal 1 Februari 2013. 
  275. ^ Rosli Manah. "M. Daud Kilau – Puji Siti Nurhaliza dalam lagu.". Utusan (dalam Malay). Diakses tanggal 29 April 2010. 
  276. ^ "Tawaran macho KRU." (dalam Malay). Digital Collections DC5: Text Archive. 13 Februari 2005. Diakses tanggal 14 Juli 2010. 
  277. ^ a b "Siti Nurhaliza Artis Pilihan Malaysia kali ke-5". Utusan Online (dalam Malay). 3 Februari 2005. Diakses tanggal 2 Agustus 2010. 
  278. ^ a b Sang Dewi & Rosh Abidin Yahya. "Siti Nurhaliza introduces Ctea". BruDirect.com. Diakses tanggal 28 Desember 2009. 
  279. ^ Tengku Khalida Tengku Bidin (25 Maret 2000). "Siti martabatkan lagu tradisional". Utusan Online (dalam Malay). Diakses tanggal 16 Januari 2012. 
  280. ^ "Siti Nurhaliza's Concert in Singapore Tipped For Sellout". Utusan Online. 3 March 2000. Diakses tanggal 16 Januari 2012. 
  281. ^ "Siti Nurhaliza to sing at Bollywood film awards". theStar Online. 6 May 2010. Diakses tanggal 20 Januari 2010. 
  282. ^ Radin Sri Ghazali (4 Desember 2006). "Siti hampakan Shah Rukh Khan". mStar Online (dalam Malay). Diakses tanggal 29 April 2010. 
  283. ^ Shuinb Taib (20 September 2009). "The star will sing for you". New Straits Time. Digital Collections DC5: Cross Search. Diakses tanggal 3 Januari 2010. 
  284. ^ "Lima Warna Baru Lipstik SimplySiti Dilancar". mStar Online (dalam Malay). 1 Oktober 2010. Diakses tanggal 19 Oktober 2010. 
  285. ^ "Siti Nurhaliza Tarudin Official". Facebook. Diakses tanggal 28 Desember 2009. 
  286. ^ "THE MALAY MAIL BIG WALK 2007". Pacesetters – Athletic Club Malaysia. 22 April 2007. Diakses tanggal 17 Juli 2010. 
  287. ^ "Siti to host two charity concerts in T'ganu.". Bernama (AccessMyLibrary). 30 Januari 2005. Diakses tanggal 13 Mei 2013. 
  288. ^ a b "Siti Nurhaliza, Datuk K teruskan tradisi hulur zakat bantu penduduk". Utusan Online (dalam Malay). 29 Februari 2008. Diakses tanggal 13 Mei 2013. 
  289. ^ a b "Siti's broken promise.". New Straits Time (AccessMyLibrary). 24 Maret 2004. Diakses tanggal 13 Mei 2013. 
  290. ^ a b Nur Farhatul Aishati Azharie (29 Februari 2008). "DCHL lancar program kumpul dana bersama Yayasan Nurjiwa". Simplysiti.com (dalam Malay). Berita Harian. Diakses tanggal 11 Juni 2010. 
  291. ^ "Songbird Siti chips in RM25 000". New Straits Time (AccessMyLibrary). 7 Januari 2005. Diakses tanggal 11 Juni 2010. 
  292. ^ "Siti Nurhaliza Donates RM500 000 For National Anti Drug Campaign". Bernama (AccessMyLibrary). 19 Februari 2006. Diakses tanggal 11 Juni 2010. 
  293. ^ "Siti Nurhaliza, suami sumbang RM1.5 juta bina masjid". Utusan Online (dalam Malay). 20 Mei 2009. Diakses tanggal 11 Juni 2010. 
  294. ^ "Masjid dibiayai Siti dan Datuk K di Sungai Petani siap". Utusan Online (dalam Malay). 20 Februari 2011. Diakses tanggal 25 Februari 2011. 
  295. ^ "Keluarga suka Siti". Harian Metro (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 18 July 2006. Diakses tanggal 17 September 2010. 
  296. ^ "Cerita sensasi panaskan dunia hiburan negara". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 30 Desember 2006. Diakses tanggal 17 September 2010. 
  297. ^ "Datuk K tak perlu kebenaran berpoligami". Berita Harian (dalam Malay). Digital Collections DC5: Cross Search. 7 Juli 2006. Diakses tanggal 17 September 2010. 
  298. ^ "DATUK K DENIES NEWS REPORT OF EXTRAVAGANT WEDDING". Bernama (AccessMyLibrary). 12 Agustus 2006. Diakses tanggal 8 Mei 2010. 
  299. ^ Hafidah Samat (18 Juli 2006). "Princess of Pop's regal wedding". Bernama (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 8 Mei 2010. 
  300. ^ "In ringgit and sen". New Straits Time (AccessMyLibrary). 29 Agustus 2006. Diakses tanggal 8 Mei 2010. 
  301. ^ Al-Attas, Suraya (2 September 2006). "Fairy-tale wedding, no less". New Straits Time (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 8 Mei 2010. 
  302. ^ 14 "The Ratings are in: Siti 6.3 million Log". The Star. 30 August 2006. Diakses tanggal 30 Agustus 2006. 
  303. ^ "Persandingan Siti – Datuk K meriah". Utusan Online (dalam Malay). 29 Agustus 2006. Diakses tanggal 3 Mei 2010. 
  304. ^ a b "Wedding Reception of Siti-Datuk K Steeped in Tradition". Bernama. 29 Agustus 2006. Diakses tanggal 30 Agustus 2006. 
  305. ^ Khoo, Rubin (20 Januari 2008). "The kid grows up". The Star. Diakses tanggal 3 Januari 2012. 
  306. ^ M. Hamzah Jamaludin (4 September 2006). "10,000 attend Siti's reception". New Straits Time (AccessMyLibrary). Diakses tanggal 8 Mei 2010. 
  307. ^ Sinar Harian Staff (21 Agustus 2015). "Cinta Siti, Datuk K makin utuh" [Siti and Datuk K's Love is Growing Stronger]. Sinar Harian. 
  308. ^ Rajeshni Naidu-Ghelani (26 April 2011). "Asia's Most High-Profile Weddings". CNBC. Diakses tanggal 26 Januari 2014. 
  309. ^ Rajeshni Naidu-Ghelani (26 April 2011). "Asia's Most High-Profile Weddings". CNBC. Diakses tanggal 26 Januari 2014. 
  310. ^ "Video: E! News Report: Asia’s Most Powerful Couple In Asia". Aishwarya-Spice.com. 13 Juni 2010. Diakses tanggal 3 September 2010. 
  311. ^ "E! News report: #1 Powerful Couple in Asia-Aishwarya and Abhishek". PinkVilla.com. 13 June 2010. Diakses tanggal 3 September 2010. 
  312. ^ Siti Nurhaliza (8 January 2010). "Catatan Siti Nurhaliza". Mangga (dalam Malay) (Utusan Karya). Diakses tanggal 11 Desember 2011. 
  313. ^ Siti Nurhaliza (28 Mei 2011). "Iktibar dari tanah runtuh". Berita Harian (dalam Malay) (Digital Collections DC5: Text Archive). Diakses tanggal 11 Desember 2011. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]