D'Academy Asia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
D'Academy Asia
Logo D Academy Asia.png
Format Acara realitas
Pembuat Indra Yudhistira
Pembawa acara
Juri
Lagu pembuka D'Academy Asia Theme Song
Komposer Estepe
Negara  Indonesia
Jumlah musim 2
Produksi
Produser eksekutif Kristiana Sugiyarto
Produser
  • Christina Rahayau (2016–)
  • Amiral Azhar (2016–)
  • Ade Riyanthi (2015–)
  • Fajar Febrianto (2015)
Durasi 240 menit
Rumah produksi Indonesia Entertainmen Produksi
Distributor Surya Citra Media
Siaran
Stasiun televisi Indosiar
Format gambar 480i (SDTV)
Format audio Stereo
Siaran perdana 16 November 2015 (2015-11-16)
Siaran sejak 16 November 2015 (2015-11-16)  sekarang
Kronologi
Dilanjutkan oleh D'Academy
Pranala luar
Situs resmi

D'Academy Asia adalah acara realitas musik dan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diciptakan oleh Indra Yudhistira dan diproduksi oleh Indonesia Entertainmen Produksi, acara ini ditayangkan langsung di Indosiar dan Vidio.com. Selain itu, acara ini juga membangkitkan rasa cinta terhadap musik dangdut di negara-negara tetangga Asia. Dangdut sempat mati suri di Malaysia, tetapi karena acara ini, lagu dangdut mulai diputar di radio-radio dan dibuatnya program serupa Dangdut Star yang pemenangnya akan mewakili negaranya. Kondisi serupa juga dialami oleh Brunei Darussalam yang semula musik dangdut hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu, tetapi sekarang musik dangdut mulai digemari oleh anak-anak muda. Tak jauh berbeda di Singapura pun mulai melirik keberadaan lagu dangdut, bahkan dangdut didaulat menjadi opening act dalam ajang Anugerah Planet Muzik di sana.[1]

Acara ini mulai ditayangkan pada tanggal 16 November 2015 dan ditayangkan setiap hari dari November sampai Desember sepanjang 2015. Seluruh peserta yang telah lolos seleksi audisi dari negara masing-masing di babak audisi akan dikirim ke Indonesia. Sesampainya mereka akan menginap di Grand Tjokro Hotel dan setiap harinya akan pergi ke Indosiar untuk diberikan pelatihan-pelatihan berupa koreografi, olah vokal, perfomance, personalitas, dan tata busana oleh beberapa guru pada bidangnya masing-masing. Guru yang terlibat yaitu Adibal Sahrul untuk pelatih vokal dan musim kedua ditambah Erie Suzan. Seluruh peserta yang telah lolos terseleksi setiap minggunya akan diadu dalam babak-babak yang telah ditentukan hingga menuju malam grand final.

Penampilan para peserta akan dinilai oleh para juri dan komentator yang diambil dari kalangan penyanyi papan atas dari masing-masing negara yang turut berkompetisi. Peserta yang bertahan atau tersenggol ditentukan berdasarkan penilaian dari para juri melalui Skype dan diakumulasikan dari malam pertama hingga kedua, peserta yang mendapat nilai rendah akan tersenggol. Pemenang musim pertama ajang pencarian bakat ini, akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar 150 juta, tiket pesawat ke luar negeri, dan 2 tiket menginap di hotel mewah dari Royal Brunei.[2] Selain itu, mereka juga diberi sebuah lagu kemenangan dan kontrak rekaman dengan beberapa label ternama seperti Trinity Optima Production dan Warner Music Group. D'Academy Asia menjadi nominasi Panasonic Gobel Awards 2016 untuk kategori Pencarian Bakat & Reality Show Terbaik.

Format

Tahapan

Musim 1

Ada lima tahap untuk kompetisi:

  • Tahap 1: Audisi (dilakukan di negara masing-masing)
  • Tahap 2: Babak 20-15 besar
  • Tahap 3: Wildcard
  • Tahap 4: Babak 12-4 besar
  • Tahap 5: Grand final

Audisi

Sistem audisi pada acara ini merupakan proses penyeleksian masing-masing negara untuk mengirim delegasinya ke Indonesia. Di musim pertama hanya akan terpilih lima peserta saja dari setiap negara, sedangkan di musim kedua terpilih enam peserta dari masing-masing negara. Untuk negara Indonesia sendiri, delegasi akan dipilih dari pemenang-pemenang kompetisi D'Academy. Untuk juara pertama dan kedua langsung memastikan diri lolos, sisanya dipilih dari pemenang D'Academy Celebrity dan diadakannya audisi ulang. Sedangkan negara Malaysia delegasi akan dipilih dari pemenang ajang Dangdut Star.

Persyaratan Audisi

  • Mencari 5 wakil peserta
  • Berusia antara 18-30
  • Membawa CD karaoke sendiri
  • Membawa 2 keping gambar besar berukuran 4R
  • Menyanyikan genre musik dangdut dan irama melayu

Konser Parade

Pada konser selamat datang atau konser parade, semua peserta perwakilan dari masing-masing negara akan diperkenalkan untuk pertama kalinya dihadapan dewan juri dan komentator yang dipilih dari masing-masing negara yang mengikuti. Semua peserta nantinya juga akan pertama kalinya mencoba bernyanyi dangdut di hadapan semua penonton, baik yang menonton secara langsung atau melalui Vidio.com. Selain pengenalan peserta, juri dan komentator yang bertugas juga akan diperkenalkan. Di konser parade pula nantinya semua peserta akan dibagi menjadi lima kelompok di musim pertama dan enam kelompok untuk musim kedua, pemilihan kelompok tersebut akan dilakukan secara acak. Disetiap kelompok nantinya akan ada satu perwakilan dari masing-masing negara

Konser Nominasi

Di konser nominasi semua peserta yang telah terbagi menjadi beberapa kelompok di konser parade akan menampilkan penampilan sesuai dengan kemempuan yang dimiliki. Lagu yang dibawakan akan ditentukan oleh peserta tersebut dan akan ditentukan oleh pihak Indosiar. Semua peserta berkesempatan menyanyikan dua lagu di dua penampilan dan pada malam result peserta yang mendapatkan nilai voting dari juri terendah akan tersenggol. Pada musim pertama di babak 20 besar, setiap kelompoknya akan tersenggol satu peserta, sedangakan di musim kedua di babak 36 besar, setiap kelompoknya akan tersenggol dua peserta.

Konser Wildcard

Konser wildcard adalah konser dimana semua peserta yang tersenggol akan diadu kembali untuk memperebutkan kesempatan menuju konser final dan hanya disediakan beberapa tempat saja. Untuk musim pertama hanya disediakan dua tempat untuk melengkapi babak 12 besar. Berbeda dengan babak-babak sebelumnya, di babak wildcard, yang menentukan terpilih atau tidaknya peserta adalah komentator dengan menekan tombol hijau atau merah dan bukan lagi poin yang diberikan oleh dewan juri dari masing-masing negara.

Konser Final

Pada konser final peserta yang tersisa akan bertarung kembali dengan dibagi menjadi 2 kelompok (musim pertama). Pada tahap ini pula peserta akan diberi kesempatan sama seperti babak nominasi dengan menyanyikan dua lagu di dua malam. Peserta akan tersenggol di malam result, dengan juri voting sebagai penentu. Juri akan memberikan nilai disetiap malamnya yang akan diakumulasikan di malam result. Di konser final 4 besar peserta diberi kesempatan menyanyikan dua lagu di satu malam.

Konser Kemenangan

Di konser kemenangan, tiga peserta yang menjadi grand finalis akan memperebutkan kedudukan juara dan memenangkan hadiah yang telah dipersiapkan untuk pemenangnya. Untuk itu, tiga besar peserta akan diberi tantangan untuk menyanyikan beberapa lagu bergenre yang berbeda oleh juri dan komentator. Di malam pertama hingga kedua, peserta diberi kesempatan menyanyikan dua lagu disetiap malamnya. Peserta juga diberi kesempatan menyanyikan lagu kemenanganya atau single yang dimiliki di konser ini. Namun di musim pertama hanya Danang dan Lesti yang mendapat kesempatan tersebut karena Shiha belum memiliki single bergenre dangdut.

Pembawa Acara

Pembawa acara yang didaulat adalah Ramzi, Rina Nose, Irfan Hakim, dan Andhika Pratama sama seperti formasi awal mereka saat mengisi acara musim kedua dari D'Academy Indonesia. Disetiap episode mereka selalu menjaili para komentator dan peserta. Kekompakan merekapun selalu ditonjolkan untuk menghibur setiap pemirsa yang menyaksikan acaranya. Pada awal acara, perolehan rating yang didapat pun cukup maksimal dan selalu stabil di posisi atas dan di akhir acara menduduki puncak rating. Semua itu juga berkat kekompakan para pembawa acara yang selalu menghidupkan suasana.[3] Di musim kedua acara ini, pembawa acara yang diberi daulat masih tetap sama. Namun di pertengahan kompetisi, pembawa acara sering mengalami pergantian karena Ramzi harus menjalankan tugas pengambilan gambar untuk film London Love Story musim kedua di Swiss atau Andhika Pratama yang harus menjadi pembawa acara di SCTV, jadi mereka sering digantikan Ruben Onsu, Chand Kelvin, dan Gilang Dirga.

Keterangan
     Pembawa acara
     Pembawa acara tamu
Pembawa acara Musim 1 Musim 2
Ramzi
Irfan Hakim
Rina Nose
Andhika Pratama
Gilang Dirga
Ruben Onsu
Chand Kelvin
Audi Marissa


Juri Dan Komentator

Juri yang bertugas pada acara ini adalah beberapa senior dangdut—penggarap dan mengubah musik—beberapa penyanyi profesional dari negara Indonesia dan tetangga. Berbeda dari acara-acara kompetisi pada umumnya yang langsung mengundang juri yang bertugas ke Studio untuk langsung menilai peserta, akan tetapi mereka akan langsung dihubungi lewat Skype dari negaranya masing-masing di akhir acara dan akan langsung memberikan penilaian dan komentar. Nilai yang diberikan juri akan menentukan posisi peserta, apakah lolos atau tersenggol. Juri yang didaulat ada Hetty Koes Endang yang bergantian dengan Hendro Saky dari Indonesia[4], Zul 2BY2 dengan Pak Ngah dari Malaysia, Hans Anuar dengan Mayuni Omar dari Singapura, dan DJ Daffy dari Brunei Darussalam. Di musim kedua, juri bertambah dari dua negara yakni Sukree Mamagh dari Thailand dan Jose Manuel dari Timor Leste.[5][6]

Keterangan
     Juri
     Juri tamu
     Mantan juri
Juri Negara Musim 1 Musim 2
Hetty Koes Endang Indonesia
Hendro Saky Indonesia
Zul 2BY2 Malaysia
Pak Ngah Malaysia
Hans Anuar Singapura
Mayuni Omar Singapura
DJ Daffy Brunei Darussalam
Sukree Mamagh Thailand
Jose Manuel Timor Leste

Untuk komentator, mereka akan diberi tugas untuk mengomentari penampilan peserta langsung dari Studio. Selain komentator asal Indonesia, komentator perwakilan masing-masing negara yang ikut berkompetisi juga turut hadir. Berbeda dengan juri, komentator hanya diberi tugas mengoreksi dan tidak diberi tugas menilai atau menentukan siapa yang akan lolos dan tersenggol. Untuk format komentator juga berbeda dengan acara-acara kompetisi pada umumnya yang hanya ada 4 atau 5 kursi. Di kompetisi ini, ada 7 kursi komentator di musim pertama dan 6 kursi di musim kedua, 3 kursi untuk komentator asal Indonesia, 3 kursi lainya untuk komentator asal Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, dan Timor Leste. Mereka yang diberi daulat untuk mengisi kursi komentator ada Ivan Gunawan, Soimah Pancawati, Saipul Jamil yang seiring bergantian dengan Nassar dan Beniqno, Inul Daratista yang seiring bergantian dengan Iis Dahlia, Rita Sugiarto dan sesekali penyanyi terkenal Syahrini dan Siti Nurhaliza komentator tamu asal Malaysia. Untuk negara Singapura komentator yang diberi tugas Rosalina Musa[7], negara Malaysia menugaskan Mas Idayu[8] seiring bergantian dengan Amelina dan Ifa Raziah, Brunei Darussalam diberikan kepada Fakhrul Razi[9] musim pertama dan Hans Anuar di musim kedua, Sukree Mamagh untuk komentator asal Thailand, dan Jose Manuel asal Timor Leste[10].

Komentator asal negara tetangga yang pada awalnya tidak terlalu terkenal, setelah diberi tugas menjadi komentator, mereka akhirnya menjadi terkenal di negara Indonesia dan negara-negara Asia lainya. Fakhrul Razi juga dikait-kaitkan mempunyai hubungan dekat dengan Rina Nose yang juga didapuk menjadi pembawa acara pada kompetisi ini dan juga merilis beberapa single di Indonesia. Rosalina Musa juga merilis beberapa single salah satunya Beri Tepukan Yang Gemuruh yang terinspirasi dari beberapa clotehan saat menjadi komentator.[11] Sedangkan Mas Idayu juga akan merilis single yang langsung digarap dan diberi lagu oleh Caca Handika dan mulai rekaman setalah ia berkunjung ke Indonesia nanti setelah menjadi juri di program D'Academy Celebrity.

Keterangan
     Komentator tetap
     Komentator bergantian
     Komentator tamu
     Mantan komentator
Juri Negara Musim 1 Musim 2
Inul Daratista Indonesia
Iis Dahlia Indonesia
Saipul Jamil Indonesia
Rita Sugiarto Indonesia
Beniqno Indonesia
Mas Idayu Malaysia
Ivan Gunawan Indonesia
Soimah Pancawati Indonesia
Fakhrul Razi Brunei Darussalam
Amelina Malaysia
Rosalina Musa Singapura
Sukree Mamagh Thailand
Jose Manuel Timor Leste
Hans Anuar Brunei Darussalam
Ifa Raziah Malaysia
Nassar Indonesia
Syahrini Indonesia
Siti Nurhaliza Malaysia


Sekilas Musim

Untuk saat ini, satu musim telah disiarkan, dengan rincian sebagai berikut.

Keterangan
     Tim Indonesia
     Tim Malaysia
     Tim Singapura
     Tim Brunei Darussalam
     Tim Thailand
     Tim Timor Leste
Musim Mulai Berakhir Pemenang Lagu kemenangan Runner-up Tempat ketiga Pembawa acara Juri Komentator Komentator tamu Sponsor
1 16 November
2015
29 Desember
2015
Danang Pradana Dieva Bidadari Jiwa Lesti Andryani Shiha Zikir Ramzi
Irfan Hakim
Rina Nose
Andhika Pratama
Hetty Koes Endang
Hendro Saky
Zul 2BY2
Ngah Suhaimi
Hans Anwar
Mayuni Omar
DJ Daffy
Soimah Pancawati
Fakhrul Razi
Mas Idayu
Saipul Jamil
Beniqno
Nassar
Inul Daratista
Iis Dahlia
Rita Sugiarto
Rosalina Musa
Ivan Gunawan
Syahrini
Siti Nurhaliza
Royal Brunei
Sido Muncul
Catatan
  1. ^ Juri terdiri dari 4 orang, perwakilan dari masing-masing negara.
  2. ^ Kursi komentator terdiri dari 7 kursi, yang terdiri dari 4 kursi Indonesia, dan masing-masing 1 kursi untuk Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Musim 1 (2015)

Logo acara musim pertama
D'Academy Asia Musim 1
Release
Tanggal rilis Lua error in mw.lua at line 142: field 'month' missing in date table.

Pada musim pertama D'Academy Asia pemenang jatuh pada peserta asal Indonesia yaitu Danang Pradana Dieva, tempat kedua juga jatuh pada peserta Indonesia yaitu Lesti Andryani, sedangkan tempat ketiga jatuh pada peserta asal Malaysia yaitu Shiha Zikir. Pemenang mendapatkan sebuah lagu kemenangan dari Pak Ngah berjudul Bidari Jiwa yang diproduksi Trinity Optima Production] di 4 negara Asia.[12] Selain pemenang, Lesti juga merilis single ciptaan Pak Ngah berjudul Zapin Melayu[13] dan Shiha merilis single Seperti Novel Cinta yang diproduksi Warner Music Group[14]. Pada musim ini komentator dan juri dipilih dari perwakilan dari masing-masing negara yang mengikuti ajang pencarian bakat ini yaitu dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia sendiri yang menjadi tuan rumah. Komentator bertugas memberi pengarahan dan mengkritisi penampilan peserta pada malam tersebut, sedangkan juri bertugas memeberikan penilaian dan keputusan apakah peserta tersenggol atau bertahan. Setelah musim pertama ditayangkan, efek dari acara inipun dirasakan oleh negara-negara yang terlibat. Musik dangdutpun sekarang dapat diminati oleh semua kalangan.

Tempat Peserta Asal Negara
01 Danang Pradana Dieva  Indonesia
02 Lesti Andryani  Indonesia
03 Shiha Zikir  Malaysia
04 Fitri Hiswady  Malaysia
05 Evi Anggraini  Indonesia
06 Irwan Krisdiyanto  Indonesia
07 Nur Aty  Indonesia
08 Syuhada  Malaysia
09 Hanny Hanip  Singapura
10 Yaniey Junaini  Brunei Darussalam
Legenda
Perempuan Laki-laki Grup Tempat Kedua Juara
Tidak lanjut/Langsung SMS Tertinggi Tidak Aman Eliminasi Wild Card
Tahap: Final
Posisi: 12 Besar 11 Besar 10 Besar 9 Besar 8 Besar 7 Besar 6 Besar 5 Besar 4 Besar 3 Besar Tempat Kedua Pemenang
1 Danang Pradana Dieva 1st 1st 1st 1st 1st 1st 1st 1st 1st
2 Lesti Andryani 1st 1st 1st 1st 1st 1st 2nd 2nd
3 Shiha Zikir 1st 1st 1st 1st 2nd 3rd 3rd
4 Fitri Hiswady 1st 2nd 2nd 2nd 5th 4th
5 Evi Anggraini 1st 1st 1st 3rd 5th
6 Irwan Krisdiyanto 1st 1st 2nd 6th
7 Aty 1st 1st 3rd
8 Syuhada 2nd 2nd 4th
9 Henny Hannip 2nd 5th
10 Yaniey Junaini 2nd 5th
11 Mimifly 6th
12 Hazman 6th

Penghargaan

Tahun Award Kategori Hasil
2016 Panasonic Gobel Awards 2016 Pencarian Bakat & Reality Show Terbaik Nominasi

Referensi

  1. ^ "D'Academy Asia Bangkitkan Geliat Dangdut di Negara Tetangga". Diakses tanggal 21 Oktober 2016. 
  2. ^ "Beda Tipis Dengan Poin Lesti, Akhirnya D'Academy Asia Nobatkan Danang Sebagai Juara". Diakses tanggal 21 Oktober 2016. 
  3. ^ "Grand Final D'Academy Asia Puncaki Rating". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  4. ^ "Hendro Saky dan Hetty Koes Endang Jadi Juri D'Academy Asia". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  5. ^ "Inilah Host, Komentator dan Juri Terpopuler D’Academy Asia". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  6. ^ "Nama Komentator dan Juri D’Academy Asia 2". Diakses tanggal 5 November 2016. 
  7. ^ "Mengenal Rosalina Musa". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  8. ^ "Mengenal Mas Idayu". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  9. ^ "Mengenal Fakhrul Razi". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  10. ^ "D'Academy Asia 2 Digelar, Apa yang Baru?". Diakses tanggal 5 November 2016. 
  11. ^ "Rosalina Musa Fokus Promo Album Beri Tepukan Yang Gemuruh". Diakses tanggal 11 Juli 2016. 
  12. ^ "Danang D'Academy Rilis 'Bidadari Jiwa' di 4 Negara Asia". Diakses tanggal 21 Oktober 2016. 
  13. ^ "Tunjukkan Eksistensi, Lesti Rilis Lagu 'Zapin Melayu'". Diakses tanggal 21 Oktober 2016. 
  14. ^ "Shiha Zikir - Seperti Novel Cinta". Diakses tanggal 21 Oktober 2016. 

Pranala luar