Syahrini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Syahrini
Syahrini
Syahrini pada tahun 2010
Latar belakang
Nama lahir Rini Fatimah Jaelani
Nama lain Syahrini
Lahir 1 Agustus 1982 (umur 36)
Bendera Indonesia Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Jenis musik Pop
Pekerjaan
Instrumen Vokal
Tahun aktif 2008–sekarang
Perusahaan rekaman My Music Records, Syahrini Entertainment
Pasangan Reino Barack (m. 2019)
Alma mater Universitas Pakuan (S1 Ilmu Hukum)[1]
Agama Islam

Rini Fatimah Jaelani (lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 1 Agustus 1982; umur 36 tahun),[2][3][4] lebih dikenal sebagai Syahrini, adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Indonesia. Syahrini merilis album perdana My Lovely pada tahun 2008. Sebelum merilis album pertama, dia ikut menyanyikan lagu latar untuk album kompilasi film Coklat Stroberi dengan judul lagu Tatapan Cinta.[5]

Kehidupan Awal[sunting | sunting sumber]

Rini Fatimah Jaelani lahir pada tanggal 1 Agustus 1982 di Sukabumi, Indonesia. Dia merupakan putri dari pasangan Dadang Zaelani dan Wati Nurhayati yang mana ayahanda Syahrini merupakan seorang pengusaha yang memiliki bisnis toko emas dan pertambangan. Syahrini juga mempunyai seorang kakak laki-laki, Ridwan Zaelani dan seorang adik perempuan, Aisyahrani Fatimah Zaelani. Dia juga mempunyai seorang kakak tiri perempuan seayah bernama Rina Rosdiana. Syahrini bersekolah di SDN I Bebeg dan kemudian melanjutkan sekolahnya di SMPN 3 dan SMAN 2 di Sukabumi. Setelah lulus SMA, dia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Pakuan Bogor dan mengambil jurusan hukum. Dia lulus pada tahun 2008. Sedari SMA Syahrini Bercita - cita menjadi seorang penyanyi terkenal yang mana bisa memiliki album yang bisa di pajang di berbagai Toko Kaset, namun sayang sang Ayah Dadang Zaelani tidak menyetujuinya lantaran Syahrini harus lulus kuliah terlebih dahulu.

Karier[sunting | sunting sumber]

Di awal kariernya, Syahrini membentuk grup duet dangdut bersama adiknya, Aisyahrani. Grup duet ini diberi nama Duo Geulis. Bersama adiknya, Syahrini banyak tampil di kota Bogor. Di musik dangdut Syahrini pernah mengeluarkan album. Namun album tersebut kurang begitu laku di pasaran. Syahrini kemudian terjun ke dunia musik pop dengan menyanyikan lagu latar film "Coklat Stoberi" (2007) yang berjudul "Tatapan Cinta". Syahrini kemudian merilis album pertamanya "My Lovely" (2008) dengan single seperti "Bohong" dan "My Lovely". Akan tetapi kedua single tersebut tidak terlalu mendapat sukses. Di tahun yang sama, dia ikut membintangi film Basahhh.... Syahrini kemudian kembali berperan dalam film bertajuk "The Maling Kuburans" (2009). Namun hal itu belum juga menjadi terobosan untuk mendongkrak popularitasnya.

Nama Syahrini mencuat sebagai penyanyi ketika dia berpasangan dengan Anang Hermansyah di single "Jangan Memilih Aku" (2010). Lagu ini menuai kesuksesan besar dengan menduduki posisi teratas tangga lagu beberapa acara musik. Anang dan Syahrini juga sempat merilis single ini di Kuala Lumpur, Malaysia. Tak berhenti sampai di situ, mereka lalu merilis single kedua yang berjudul "Cinta Terakhir" (2010). Single ini juga meraih kesuksesan yang sama seperti single sebelumnya.

Beberapa bulan setelahnya, Anang mengaransemenkan lagu "Aku Tak Biasa" (2010) untuk dibawakan Syahrini. Single ini terdapat di album kompilasi berjudul "Aku Tak Biasa" (2011). Namun kerjasama antara Anang dengan Syahrini tak berlangsung lama. Seusai membawakan single "Aku Tak Biasa", Syahrini mendera beberapa persoalan dengan Anang yang mengakibatkan kerjasama diantara keduanya berakhir.

Setelah tidak lagi menjadi rekan duet Anang, Syahrini merilis single "Kau yang Memilih Aku" (2011). Keputusan Syahrini untuk bersolo karier tersebut terbilang sukses. Kesuksesan ini menghantarkan Syahrini mendapatkan berbagai penghargaan. Menjelang bulan Ramadhan tahun itu, Syahrini merilis single bertema religi "Taubatlah Taubat" (2011). Di single tersebut dia dibantu Pasha Ungu dalam proses penggarapannya. Di awal tahun 2012, dia merilis single "Sesuatu". Single ini ditulis oleh Charly Van Houten. Di akhir tahun 2012, dia merilis album kompilasi berjudul Semua Karena Cinta. Album ini berisi lagu-lagunya dari tahun 2008 sampai 2012 seperti "Bohong", "My Lovely" dan lainnya.

Di tahun 2013, Syahrini mengeluarkan single "Cinta Tapi Gengsi" dan "Cetar Membahana". Pada tahun itu juga Syahrini menggelar konser besar di Marina Bay Sands guna merayakan kesuksesan kariernya selama 5 tahun di industri musik tanah air. Pada tahun 2014 Syahrini kembali disandingkan bersama Maruli Tampubolon untuk single bertajuk Cinta Sendirian, pada tahun itu juga Syahrini merilis ulang lagu Sandiwara Cinta yang mana pernah dibawakan oleh penyanyi lawas Nike Ardila. Pada tahun ini juga bisa dikatakan tahun tersukses bagi Syahrini, dikarekan RBT (Ring Back Tone) milik Syahrini tembus penjualan hingga 20 juta RBT, dan untuk penjualan RBT tertingginya diduduki oleh single bertajuk " Aku Tak Biasa" yang ia rilis pada 2011 silam mencapai penjualan 9 juta RBT, dan disusul oleh single "Kau Yang Memilih Aku" sebesar 5 juta RBT dan sisanya terbagi atas beberapa single hits Syahrini lainnya seperti "Sesuatu", " Semua Karena Cinta", dan lain sebagainya. Pada awal tahun 2015 Syahrini merilis lagu "Seperti Itu ?" yang diciptakan oleh musisi Melly Goeslaw, video klip dari lagu ini dikatakan cukup kontroversial dikarenakan Syahrini melakukan beberapa aksi nyeleneh didalamnya seperti adegan membawa kangkung di dalam tas berharga miliaran rupiah, adegan ini juga cukup viral di sosial media lantaran diikuti oleh sebagian orang yang memparodikannya. semua aksi sensasional Syahrini yang menghiasi dunia hiburan tanah air sepanjang tahun 2015 mulai dari jargon - jargon fenomenalnya dan aksi - aksi lucunya ketika berlibur di beberapa negara itu menghantarkan dirinya mendapatkan penghargaan dari Nicklodeon Choice Awards 2015 sebagai Icon Of The Year. Pada oktober 2015, dia merilis single bernuansa EDM "Dream Big" yang berkolaborasi bersama Dj. Kevin Bun, lagu ini juga diaransemen langsung oleh Dj kenamaan Dunia yaitu Dj. Dash Berlin. Meskipun harusnya dirilis di akhir tahun 2015. Pada bulan Januari 2016 dia akhirnya merilis album ke empatnya bertajuk Princess Syahrini. Album ini berisi 10 lagu dan Syahrini memasukkan lagu-lagu yang telah ia rilis sebelumnya diantaranya " Seperti Itu ? ", " Dream Big ", " Kau Tak Punya Hati ", dan yang lain sebagainya. Di bulan Ramadhan tahun berikutnya, dia merilis single religi bertajuk "I Love You Allah" dan di bulan September 2017 merilis "Wanita Lain".

Di tahun 2018, Syahrini merilis lagu "Cinta Terbaik" bersama adik perempuannya Aisyahrani. Dia juga membintangi film berjudul Bodyguard Ugal-ugalan (2018). Di film ini, dia menyanyikan lagu latar bertajuk "Gubrak Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng" yang diciptakan oleh musisi kenamaan tanah air Melly Goeslaw. Pada bulan September, dia mengadakan konser untuk merayakan sepuluh tahun dia berkarier di industri hiburan. Konser bertajuk 10 Tahun Jambul Khatulistiwa Journey of Syahrini di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Konser ini dikatakan cukup kontrolversial dikarenakan Syahrini mematok harga hingga 20 juta rupiah untuk tiket kelas termahalnya dan digadang gadang tiket konser ini menyamai konser para Diva - Diva dunia. Di akhir tahun 2018, dia merilis "Cintaku Kandas" dan membawakannya pertama kali di SCTV Awards 2018. Pada ajang tersebut Syahrini juga memenangkan penghargaan Ke 6 sebagai Penyanyi Paling Ngetop SCTV Awards 2018.

Kasus[sunting | sunting sumber]

Nama Syahrini mulai menjadi perbincangan sejak dirinya tiba-tiba 'putus' dari Anang Hermansyah. Tidak hanya kedekatan secara pribadi yang mulai meregang, kedekatan profesional sebagai teman duet pun berakhir.

Pada awalnya, berakhirnya duet ini disebut-sebut karena Syahrini akan bersolo karier dan meluncurkan album solo, yang ditandai dengan lagu remake Aku Tak Biasa yang sempat dipopulerkan mendiang Alda Risma.

Tak lama, Syahrini meluncurkan single baru yang cukup kontroversial berjudul Kau Yang Memilih Aku. Dengan tema kekecewaan yang diangkat, publik pun menilai bahwa lagu ini diluncurkan untuk 'menyalahkan' Anang Hermansyah yang dianggap telah mendepaknya.

Bagaimanapun, Syahrini mengaku tidak bermasalah secara profesional maupun personal dengan Anang, begitu juga Anang. Sayangnya, beberapa pihak yang sempat terkait dengan kedekatan keduanya 'memperburuk masalah' dengan mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa memang ada kekecewaan dan ketidakpuasan yang terjadi dalam duet ini, yang berakhir dengan perpisahan.

Belum lagi kasus perseteruannya dengan Anang terselesaikan, Syahrini kembali menjadi tajuk utama berita di berbagai media terkait foto-fotonya yang dianggap cukup vulgar.

Dalam foto-foto ini, Syahrini dan Syahrani, adik dan manajernya, terlihat sedang berpose bersama beberapa orang lain, termasuk artis Daniel Mananta dan Glenn Fredly dengan pose seronok dan dianggap tak pantas. Syahrini sendiri lebih memilih menghindar dan tak memberikan pernyataan, selain pengakuan bahwa foto-foto ini asli dan bersifat pribadi, yang tersebar karena BlackBerrynya yang hilang beberapa saat sebelumnya. Pada tanggal 2 Mei 2011, Syahrini dituntut atas kelalaian manajemen.[6]

Pada bulan Februari 2014, Syarini disinyalir terkait dengan kasus pengadaan peralatan kesehatan di Provinsi Banten dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan setelah diduga menerima gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kuat dugaan bahwa hal ini terkait setelah ada tuduhan bahwa mereka telah melakukan hubungan seks. Media di Indonesia memberitakan bahwa Wawan, yang juga adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah memberikan banyak hadiah kepada para artis di Indonesia, salah satunya adalah Syahrini.

Kehidupan Pribadi[sunting | sunting sumber]

Pada akhir tahun 2018 Syahrini dikabarkan menjalin hubungan dengan Reino Barack. Pada tanggal 27 Februari 2019, Syahrini resmi menikah dengan Reino Barack yang digelar di Jepang tepatnya di masjid Tokyo Camai. Tempat yang sama di mana beberapa bulan lalu Maia Estianty menggelar akad nikah bersama Irwan Mussry. Baik Maia maupun Irwan pun hari ini hadir sebagai tamu dalam pernikahan itu. Selain Maia dan Irwan, dikabarkan juga Muhammad Quraish Shihab, duta besar Tokyo, Rahmat Gobel, dan sejumlah tokoh lain hadir sebagai tamu. Syahrini menggelar pernikahan secara tertutup dari media.

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album[sunting | sunting sumber]

Singel[sunting | sunting sumber]

  • "Tatapan Cinta" (lagu tema film Coklat Stroberi, 2007)
  • "Bohong" (2008)
  • "My Lovely" (2008)
  • "Pusing Setengah Mati" (2009)
  • "Jangan Memilih Aku" (bersama Anang, 2010)
  • "Cinta Terakhir" (bersama Anang, 2010)
  • "Aku Tak Biasa" (2010)
  • "Kau Yang Memilih Aku" (2011)
  • "Ya Robbi (Berserah Diri)" (2011)
  • "Taubatlah Taubat" (2011)
  • "Sesuatu" (2012)
  • "Semua Karena Cinta" (2012)
  • "Cinta Tapi Gengsi" (2013)
  • "Cetar" (2014)
  • "Cinta Sendirian" (bersama Maruli, 2014)
  • "Sandiwara Cinta" (2014)
  • "Seperti Itu?" (2015)
  • "Kau Tak Punya Hati" (2015)
  • "Dream Big" (2015)
  • "I Love You Allah" (2016)
  • "Wanita Lain" (2017)
  • "Cinta Terbaik" (bersama Aisyahrani, 2018)
  • "Gubrak Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng" (lagu tema film Bodyguard Ugal-ugalan, 2018)
  • "Cintaku Kandas" (2018)
  • "Restu" (2019)
  • "Menikah" (2019)

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

  • Syahrini sempat digosipkan sudah pernah menikah dan telah memiliki 2 anak, namun kabar ini selalu dibantah olehnya dengan mengatakan bahwa dia belum pernah menikah.[7]
  • Setelah berpisah duet dengan Anang, hubungan Syahrini dan Anang kian memanas dan tidak mau menyapa satu sama lain. Hal ini diperkuat dengan dugaan bahwa ada yang mengatakan Syahrini iri karena telah dicampakan Anang untuk mencari Ashanty.[8]
  • Sempat beredar foto seksi Syahrini, dan foto mesra Syahrini dengan banyak pria.[9]
  • Syahrini sempat digosipkan menyewa pacar sewaan karena iri dengan kemesraan Anang dan Ashanty, belakangan kabar itu dibantah dengan hadirnya pria Malaysia bernama Bubu.[10]
  • Foto Syahrini Di Holocoust Memorial Building Yang Cukup Kontroversial Hingga Di Beritakan Oleh Media Internasional.
  • Foto Syahrini Berfoto Di Jalan Tol Djuanda - Surabaya Pada.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]