Iyeth Bustami

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Iyeth Bustami
Latar belakang
Nama lahir Sri Barat
Lahir 24 Agustus 1974 (umur 43)
Bendera Indonesia Bengkalis, Riau, Indonesia
Jenis musik
Pekerjaan Penyanyi
Tahun aktif 1994–sekarang
Pasangan Eka Sapta Nugraha (m. 2004)
Anak Zaviena Bintang Nugraha
Maoula Loviyeka Nugraha
Kayra Safwa Nugraha
Orang tua Adham Bustami
Nagats
Agama Islam

Iyeth Bustami (lahir dengan nama Sri Barat di Bengkalis, 24 Agustus 1974; umur 43 tahun) adalah seorang penyanyi melayu dan dangdut berkebangsaan Indonesia.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Iyeth menikah dengan Eka Sapta pada 6 April 2004, dan kini telah dikaruniai tiga orang anak.

Perjalanan karier[sunting | sunting sumber]

Iyeth pernah menjadi Penyanyi Wanita Terbaik Versi Anugerah Dangdut TPI 2003.[butuh rujukan] Ia telah lama mendedikasikan dirinya di dunia musik. Di Riau, ia telah terkenal dengan suara khas cengkok melayu yang dimilikinya.[butuh rujukan]

Pada tahun 1993, Iyeth pindah ke Jakarta, dan memulai di dunia musik dengan mulai menerbitkan album Pop Melayu '40-'60 melalui label JK Record. Pada tahun yang sama, Eddy Lestahulu dengan bantuan aransemen oleh Alik Ababiel, Iyeth meluncurkan album bernama Rumah Cinta yang diproduksi oleh label Maheswara Musik.

Nama Iyeth semakin terkenal sejak menyanyikan lagu Laksmana Raja di Laut pada tahun 2004, di album Zapin-Dut: Laksmana Raja di Laut. Lagu ini juga melejitkan nama Tia AFI setelah ia membawakannya dalam salah satu konser eliminasi Akademi Fantasi Indosiar II pada tahun yang sama.[1]

Pemilihan umum legislatif 2014[sunting | sunting sumber]

Iyeth menjadi calon anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat pusat dari Partai Kebangkitan Bangsa daerah pemilihan Riau I: Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hilir.[2][3][4]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Meskipun lagu Laksmana Raja di Laut adalah lagu yang paling berjasa mempopulerkan namanya, namun ternyata lagu ini juga menimbulkan kontroversi berkepanjangan antara Iyeth dengan musisi Riau yang mengklaim sebagai pencipta lagu tersebut, Nurham Yahya, pada tahun 2005.[butuh rujukan] Pada sampul album, nama pencipta lagu hanya tertulis sebagai NN; dengan kata lain tidak mencantumkan nama Nurham Yahya. Iyeth berdalih bahwa hal itu dikarenakan lagu tersebut adalah milik masyarakat Melayu. Awalnya Iyeth dikabarkan meminjam contoh rekaman lagu Laksmana Raja di Laut dari seorang teman seniman yang juga asal Bengkalis, namun Iyeth kemudian merekam lagu itu dan akhirnya meledak di pasaran.[butuh rujukan]

Perselisihan tersebut berujung ke pengadilan. Iyeth menggugat Nurham Yahya yang mengaku pencipta lagu Laksmana Raja Di Laut,[butuh rujukan] lalu pengadilan memutuskan bahwa lagu tersebut mirip dengan lagu Nostalgia Aidil Fitri yang diciptakan oleh Pak Ngah (seniman Malaysia).[butuh rujukan]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]