Iyeth Bustami

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Iyeth Bustami
Latar belakang
Nama lahir Sri Barat
Nama lain Queen Of Melayu
Lahir 24 Agustus 1974 (umur 45)
Bendera Indonesia Bengkalis, Riau, Indonesia
Kota asal Bengkalis , Riau
Negara Indonesia
Jenis musik
Pekerjaan Penyanyi
Penulis Lagu
Guru Vocal
Tahun aktif 1990–sekarang
Perusahaan rekaman IB Music

JK records

Sandi Record

Maheswara musik

MGM Records

Maksi Music

Pasangan Eka Sapta Nugraha (k. 2003)
Anak Zaviena Bintang Nugraha
Maoula Loviyeka Nugraha
Kayra Safwa Nugraha
Orang tua Adham Bustami
Nagats
Agama Islam
Situs resmi www.ibloversasia.com

Iyeth Bustami (lahir dengan nama Sri Barat di Bengkalis, 24 Agustus 1974; umur 45 tahun) adalah seorang penyanyi melayu dan dangdut berkebangsaan Indonesia. Salah satu artis yang bercakap menggunakan logat Melayu asli Riau dan salah satu artis yang mempunyai ciri khas dalam berhijab.

Kehidupan Pribadi[sunting | sunting sumber]

Iyeth menikah dengan Eka Sapta pada tahun 2003 secara private (tanpa mengatahuan media) dan membuat resepsi Pernikahan pada 6 April 2004 di Denpasar, Bali. Dalam waktu yang sama, beliau mengumumkan berita Perkahwinan secawa publik. Ada beberapa sebab beliau menyembunyikan perkahwinan beliau kerana pada waktu itu beliau banyak difitnah dan menghujat dirinya.

Iyeth Bustami kini telah dikaruniai tiga orang anak perempuan. Zaviena Bintang Nugraha, Maula Lovieka Nugraha & Kayra Safwa Nugraha.

Perjalanan karier[sunting | sunting sumber]

Iyeth pernah menjadi Penyanyi Wanita Terbaik Versi Anugerah Dangdut TPI 2003.[butuh rujukan] Ia telah lama mendedikasikan dirinya di dunia musik. Di Riau, ia telah terkenal dengan suara khas cengkok melayu yang dimilikinya.[butuh rujukan]

Semenjak daripada SMA, Iyeth pindah ke Jakarta, dan melanjutkan perjalanan di dunia musik dengan mulai bekerja dibawah Label JK Records dan menerbitkan album Pop Melayu '40-'60 pada tahun 1990. Pada 1994 , Iyeth meneberbitkan Album Cik Minah Sayang dan pada tahun 1995 , Iyeth mengeluarkan Album Pop Minang '95 (Album Hati Nan Seso) , Rumah Cinta 1995 dan Krisis Cinta pada tahun 1998 . Seterusnya Iyeth juga bekerjasama dengan Maheswara Musik Records dengan memproduksi Album Cinta Hanya Sekali 1999 .

Nama Iyeth semakin terkenal sejak menyanyikan lagu Laksmana Raja di Laut pada tahun 2003, di album Zapin-Dut: Laksmana Raja di Laut. Lagu ini juga melejitkan nama Tia AFI setelah ia membawakannya dalam salah satu konser eliminasi Akademi Fantasi Indosiar II pada tahun yang sama. .[1]

Tahun 2020, Genap 30 Tahun Iyeth Bustami dalam Industri Musik Indonesia. Bermula daripada Musik Melayu, Musik Pop dan hinggalah ke Musik Dangdut.

Konser Penghargaan Indosiar

(2017) Konser Suara Emas Iyeth Bustami

(2018) Konser Luar Biasa Iyeth Bustami Queen Of Melayu

Pemilihan umum legislatif 2014[sunting | sunting sumber]

Iyeth menjadi calon anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat pusat dari Partai Kebangkitan Bangsa daerah pemilihan Riau I: Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hilir.[2][3][4]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Meskipun lagu Laksmana Raja di Laut adalah lagu yang paling berjasa mempopulerkan namanya, namun ternyata lagu ini juga menimbulkan kontroversi berkepanjangan antara Iyeth dengan musisi Riau yang mengklaim sebagai pencipta lagu tersebut, Nurham Yahya, pada tahun 2005.[butuh rujukan] Pada sampul album, nama pencipta lagu hanya tertulis sebagai NN; dengan kata lain tidak mencantumkan nama Nurham Yahya. Iyeth berdalih bahwa hal itu dikarenakan lagu tersebut adalah milik masyarakat Melayu. Awalnya Iyeth dikabarkan meminjam contoh rekaman lagu Laksmana Raja di Laut dari seorang teman seniman yang juga asal Bengkalis, namun Iyeth kemudian merekam lagu itu dan akhirnya meledak di pasaran.[butuh rujukan]

Perselisihan tersebut berujung ke pengadilan. Iyeth menggugat Nurham Yahya yang mengaku pencipta lagu Laksmana Raja Di Laut,[butuh rujukan] lalu pengadilan memutuskan bahwa lagu tersebut mirip dengan lagu Nostalgia Aidil Fitri yang diciptakan oleh Pak Ngah (seniman Malaysia).[butuh rujukan]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album studio[sunting | sunting sumber]

Single[sunting | sunting sumber]

  • Mana (2005)), Cipt. Mara Karma
  • Danau Raja (2007), Cipt. Iyeth Bustami
  • Sudahlah (2011), Cipt Eka Sapta Nugraha
  • Sabda Cinta (2011), Cipt Adibal Sharul
  • Purnama Ketujuh (2012), Cipt. Angga widodo
  • Suamiku (2016), Cipt. Iyeth Bustami
  • Kembali (2017), Cipt. Dorce Gamalama
  • Selamanya (2018), Cipt. SHR
  • Kanvas Kehidupan (2018), Cipt. SHR
  • Tangisan Semesta (2019), Cipt. Eka Sapta Nugraha

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]