Defri Juliant

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Defri Juliant
Defri Juliant at Liga Dangdut Indonesia 2020 - 2.jpg
Defri di LIDA 2020
LahirArif Defri Arianto
28 Desember 2002 (umur 18)
Bendera Indonesia Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia[1]
Nama lain
  • Defri Juliant
  • Defri LIDA
PendidikanSMK Negeri 1 Kuok
AlmamaterSTISIP Persada Bunda
PekerjaanPenyanyi
Tahun aktif2020–sekarang
Dikenal atasLiga Dangdut Indonesia 2020
Tinggi180 cm (5 ft 11 in)
Orang tua
  • Julianto (ayah)
  • Susilawati (ibu)
Karier musik
Genre
InstrumenVokal
LabelKoko
Tanda tangan
Defri Juliant signature.svg

Arif Defri Arianto (lahir 28 Desember 2002), dikenal secara profesional sebagai Defri Juliant, adalah seorang penyanyi dangdut pria berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal sejak mengikuti kompetisi Liga Dangdut Indonesia 2020 mewakili Provinsi Riau.

Karier[sunting | sunting sumber]

Defri memiliki hobi bernyanyi dari kecil, ia belajar bernyanyi di usia 9 tahun. Saat sekolah menengah, ia sering memenangkan kompetisi bernyanyi seperti juara 2 FLS2N tingkat SMK Kabupaten Kampar di tahun 2017 dan 2018. Tahun 2017, Defri terpilih sebagai Duta Remaja Riau 2017. Ia juga terpilih sebagai pemenang 3 Bujang Kampar di ajang Bujang Dara Kabupaten Kampar 2018. Pada tahun 2019, ia mengikuti audisi LIDA 2019, namun hanya sampai ke tahap Video Booth dan tidak terpanggil menjadi perwakilan provinsinya pada saat itu. Di tahun tersebut juga, ia mengikuti ajang Bintang Dangdut TVRI Riau.[2][3]

Defri kembali mengikuti audisi di kompetisi LIDA 2020. Kali ini, ia terpilih menjadi salah satu dari lima peserta perwakilan Riau. Di Jakarta, Defri bersaing memperebutkan dua tiket mewakili Provinsi Riau di depan para juri artis. Berkat penampilannya lewat lagu "Keangkuhan", "Madu", dan "Syahdu" (berduet bersama Rara), ia diberikan selempang duta provinsi pertanda dinyatakan lolos untuk mengikuti konser final dipanggung LIDA 2020.[4]

70 peserta yang lolos kebabak Konser Final LIDA 2020 kemudian dibagi ke dalam 14 grup (7 grup tim merah dan 7 grup tim putih). Pada babak 70 besar ini, Defri tampil pada hari keempatbelas dengan menyanyikan lagu "Keangkuhan" dari Wawa Marisa.[5] Di babak ini, ia dinyatakan lolos ke babak 56 besar. Pada babak 56 besar, Defri tampil membawakan lagu "Kehilangan" dari Rhoma Irama. Ia kembali lolos dengan persentase tertinggi.[6]

Setelah penampilannya yang selalu mendapat persentase tertinggi, Defri tereliminasi di 18 besar saat membawakan lagu "Gadis Melayu" dari Jamal Abdillah.[7] Defri juga memiliki penggemar yang dinamai dengan sebutan Fandef.[8]

Pada bulan Agustus 2021, Defri melalui label rekaman Koko Record HD merilis singel pertamanya berjudul "Tiara Ku Di Pulau Batam" yang diciptakan oleh Rio Astar.[9] Seminggu setelah perilisan singel tersebut, ia berduet dengan sesama peserta LIDA 2020, Puspa Indah, merilis lagu berjudul "Cinta Mati" yang diciptakan oleh Evan Budyana.[10] Bulan selanjutnya, ia kembali berduet dengan Puspa Indah, merilis lagu berjudul "Seringgit Dua Kupang" yang diciptakan kembali oleh Rio Astar.[11]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Defri lahir dan besar di Kabupaten Kampar, Riau. Ia merupakan putra dari pasangan Julianto dan Susilawati.[12] Kedua orang tua Defri bekerja sebagai penyanyi dari panggung ke panggung. Defri merupakan anak ke 3 dari 5 bersaudara. Ia memiliki 2 kakak bernama Andre Fikri Akbar dan Nugie Riandi Jufenel serta 2 adik Muhammad Haikal Julsie dan Noufal Oktaviano. Adiknya Haikal, meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor pada 10 Februari 2020.[13]

Defri menempuh pendidikan di SD Negeri 008 Langgini dan SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Ia melanjutkan pendidikan menengah atas ke SMK Negeri 1 Kuok jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar. Kini, Defri sedang menempuh pendidikan tingginya di STISIP Persada Bunda jurusan Ilmu komunikasi.[3]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD: SD Negeri 008 Langgini
  • SMP: SMP Negeri 2 Bangkinang Kota
  • SMK: SMK Negeri 1 Kuok, Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar
  • S-1: Ilmu komunikasi, STISIP Persada Bunda

Penampilan di Liga Dangdut Indonesia[sunting | sunting sumber]

Episode Waktu Keterangan Lagu & Penyanyi Asli Hasil Video
Audisi 2020 20 Januari "Keangkuhan" - Wawa Marisa
"Madu" - Amriz Arifin & Erni AB
"Syahdu" - Rhoma Irama (bersama Tiara Ramadhani)
Lolos Video
70 Besar 6 Februari Grup 7 (Tim Putih) "Keangkuhan" - Wawa Marisa Persentase Akhir Tertinggi Video
56 Besar 14 Februari Grup 4 (Tim Putih) "Kehilangan" - Rhoma Irama Persentase Akhir Tertinggi Video
44 Besar 26 Februari Grup 5 "Madu" - Amriz Arifin Persentase Akhir Tertinggi Video
33 Besar 10 Maret Grup 6 (Duet dengan Aulia) "Semakin Sayang Semakin Kejam" - Rita Sugiarto Persentase Akhir Tertinggi Video
24 Besar 21 Maret Grup 6 "Titip Cintaku" - Ona Sutra Persentase Akhir Tertinggi Video
18 Besar 23 Maret Grup 2 "Gadis Melayu" - Jamal Abdillah Eliminasi Video

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Singel[sunting | sunting sumber]

Judul Tahun Album Label
“Tiara Ku Di Pulau Batam” 2021 Singel non-album Koko Record HD
“Cinta Mati”
(bersama Puspa Indah)
“Seringgit Dua Kupang”
(bersama Puspa Indah)

Acara televisi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Afifullah, Iip (25 Maret 20). "Menuai Kontroversi, 10 Potret Defri yang Tersenggol di Liga Dangdut". IDN Times. Diakses tanggal 22 Desember 2020. 
  2. ^ "Arif, siswa SMKN 1 Kuok tampil di LIDA 3 INDOSIAR". Situs Resmi SMK Negeri 1 Kuok. 7 Januari 2020. Diakses tanggal 31 Maret 2021. 
  3. ^ a b Defri Juliant di LinkedIn. Diakses tanggal 31 Maret 2021.
  4. ^ Indosiar (22 Januari 2020). "MENANG BANYAK!! Defri Dapat Golden Tiket Juga Dapat Hati Rara - LIDA 2020 Audisi Riau". YouTube. Diakses tanggal 26 Desember 2020. 
  5. ^ Gita, Louvina (27 Januari 2020). "Daftar Lengkap Peserta Top 70 LIDA 2020, Dukung Terus Duta Jagoanmu!". KapanLagi. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 Maret 2021. Diakses tanggal 22 Desember 2020. 
  6. ^ Riantrisnanto, Ruly (7 Februari 2020). "Peserta LIDA 2020 Ini Bikin Lesti DA Teringat Perjuangan 7 Tahun Lalu". Liputan6. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 April 2021. Diakses tanggal 22 Desember 2020. 
  7. ^ Riantrisnanto, Ruly (24 Maret 2020). "Riau Kehilangan Satu Duta Provinsi di LIDA 2020". Liputan6. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Juli 2020. Diakses tanggal 22 Desember 2020. 
  8. ^ Pawenang, Angriawan Cahyo, ed. (26 Maret 2020). "Didoakan Terkena Penyakit Gara-gara Eleminasi Salah Satu Peserta, Soimah Sumpah Serapahi Fans Sampai Siap Beri Pelajaran Sendiri ke Sang Oknum: Seret Bawa Sini Orangnya!". Grid.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 Januari 2021. Diakses tanggal 22 Januari 2021. 
  9. ^ Koko Record HD (8 Agustus 2021). "DEFRI JULIANT - TIARA KU DI PULAU BATAM ( Official Music Video )". Diakses tanggal 7 Agustus 2021 – via YouTube. 
  10. ^ Koko Record HD (17 Agustus 2021). "CINTA MATI - DEFRI JULIANT - PUSPA INDAH ( Official Music Video )". Diakses tanggal 16 Agustus 2021 – via YouTube. 
  11. ^ Koko Record HD (12 September 2021). "Defri Juliant - Puspa Indah - SERINGGIT DUA KUPANG (Official Music Video)". Diakses tanggal 13 September 2021 – via YouTube. 
  12. ^ "Pertama Kali Putra Kampar Tampil di Liga Dandut Indonesia". Kominfo Kabupaten Kampar. 13 Januari 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 April 2021. Diakses tanggal 31 Maret 2021. 
  13. ^ Fajri, ed. (11 Februari 2020). "Defri LIDA Berikan Penghormatan Terakhir kepada Sang Adek". Warta Poros. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 April 2021. Diakses tanggal 26 Desember 2020. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]