Rusnia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rusnia
Rusnia Lida.jpg
LahirRusnia
Tempat tinggalBendera Indonesia Kampung Uloe, Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Nama lain
  • Nia
  • Nia Sidrap
  • Nia Lida
Pekerjaan
Tahun aktif2020–sekarang
Orang tuaMuslimin (ayah)
Haryani (ibu)
KerabatRusmia (adik)
Muhammad Radit (adik)
Muhammad Ridho (adik)
Rasya Amelia (adik)
EtnisSuku Bugis

Rusnia[1] (Lontara Bugis: ᨑᨘᨔᨛᨊᨗᨕ , transliterasi: Rusênia ) atau yang lebih dikenal Nia Sidrap atau Nia Lida (lahir di Uloe Sidrap, Sulawesi Selatan, 3 Mei 2002; umur 19 tahun)[2] adalah seorang penyanyi dangdut wanita berkebangsaan Indonesia. Nia memiliki kekhasan vokal dan cengkok yang lembut serta good looking penampilan yang cantik. Nia mulai dikenal luas sejak mengikuti ajang Liga Dangdut Indonesia 2020 dan berhasil mencapai 6 besar di ajang tersebut. Sebelum terhenti di babak 6 besar, Nia telah mendapat kontrak dari salah satu label rekaman terkenal di Indonesia walau tidak berhasil masuk ke tiga besar[2]. Seusai ajang tersebut, karier Nia kian menanjak setelah bergabung dengan label manajemen artis Stream Entertainment dan kerap tampil menghiasi program-program hiburan Indosiar.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Nia lahir dari keluarga sederhana yang tinggal di rumah yang berbahan kayu di Kampung Uloe, Desa Botto, Sidrap, Sulawesi Selatan. Ayahnya bernama Muslimin yang berprofesi sebagai petani dan buruh bangunan, dan ibunya bernama Haryani yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Nia merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Adapun nama adiknya adalah Rusmia, Muhammad Radit, Muhammad Ridho, dan Rasya Amelia. Nia turut menjadi tulang punggung bagi keluarganya dengan bekerja secara mandiri sebagai penyanyi panggung ke panggung di beberapa tempat di Sulawesi Selatan. Putri sulung yang berayah kelahiran Uloe, Desa Botto, Kabupaten Sidrap dan beribu kelahiran Bangkan, Desa Pasui Kabupaten Enrekang ini memutuskan merantau ke Kalimantan Timur untuk bekerja dan melanjutkan pendidikannya[1].

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Perjalanan karier[sunting | sunting sumber]

Nia memang sudah memiliki cita-cita menjadi penyanyi sejak masih kecil. Dan sejak itu bakat bernyanyi Nia sudah terlihat. Maka tidak mengherankan cita-citanya adalah ingin menjadi penyanyi terkenal. Walaupun memiliki suara yang merdu, Nia bernyanyi hanya sebagai hobi saja dan tidak disalurkan. Ia juga kerap tampil dari panggung ke panggung. Pada 2017, Nia diajak bergabung oleh temannya yang berprofesi sebagai penyanyi orkes musik di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Pada tahun 2017, Nia mengikuti audisi Liga Dangdut Indonesia 2018 tingkat Kabupaten Kutai Timur. Pada tahap audisi tersebut dirinya terpilih sebagai duta dangdut perwakilan Kabupaten Kutai Timur dan berhak maju ke babak selanjutnya pada audisi tingkat Provinsi Kalimantan Timur bersaing dengan duta dangdut terpilih kabupaten dan kota Kalimantan Timur untuk mendapatkan 5 kuota untuk berkompetisi di Jakarta. Pada tahap ini, Nia belum terpilih untuk melangkah lebih jauh. Pada tahun 2019, Nia pulang kembali ke Sulawesi Selatan dan bergabung dengan grup Electone Music "Nabila Record" di Sengkang, Kabupaten Wajo. Tahun tersebut sempat mengikuti tahap audisi perwakilan Kabupaten Wajo di Kontes Dangdut Indonesia 2019 namun dirinya belum terpilih. Walaupun sempat gagal, tidak menyurutkan niat Nia untuk menjadi penyanyi dangdut masa depan. Pada tahun yang sama, atas dukungan kerabatnya, Nia kembali ikut audisi di Liga Dangdut Indonesia 2020. Pada ajang tersebut, Akhirnya, perjuangannya tercapai, Nia terpilih sebagai Duta Dangdut Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan hingga mencapai babak 6 besar di Liga Dangdut Indonesia 2020. Seusai ajang Liga Dangdut Indonesia 2020, Nia mendapatkan kontrak dan bergabung dengan label manajemen artis Stream Entertainment. Tahun 2020 adalah tahun debut karier Nia sebagai penyanyi profesional[1].

Bakat menyanyi Nia sudah terlihat sejak kecil. Nia sejak kecil memang sudah sering menyanyi namun masih dalam rangka mengembangkan hobi serta belum berfikir untuk menyanyi secara profesional. Hingga suatu saat kerabat dari Nia menyarankan untuk mengikuti audisi LIDA. Memang pada audisi LIDA sebelumnya Nia masih belum beruntung, tetapi di LIDA tahun ketiga ini ternyata takdir Tuhan telah digariskan. Nia lolos mewakili provinsi Sulawesi Selatan hingga mengikuti kompetisi di Jakarta[2][1].

Pada tahun 2020, Nia menjadi bagian personil dari Byoode yang merupakan girlband dangdut alumni D'Academy (DA) dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA), yaitu terdiri dari Putri Isnari, Aulia, Meli Nuryani, Rusnia, dan Tiara Ramadhani. Pada tahun 2021, Nia adalah salah satu yang dipercaya menjadi sahabat duta yang bertugas untuk mengawal dan mendampingi peserta pada proses pelatihan saat karantina, dan memberi masukan untuk peserta setelah tampil di konser harian babak eliminasi Liga Dangdut Indonesia 2021.

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Nia memiliki ciri khas sebagai pedangdut milenial dengan gaya kekinian dan tetap sopan. Gaya casual dan fashionable menjadi daya tarik tersendiri dimana di dalamnya fashion dari pedangdut adalah salah satu faktor penunjang performa, menjadikan Nia cukup mumpuni dalam memilih busana. Nia terlihat beberapa kali tampil dengan busana yang kekinian namun bisa dikatakan tetap sopan. Nia dengan sangat percaya diri memakai gaun yang memiliki kombinasi warna yang tegas, seperti merah darah, orange, kuning, jingga, dan biru yang dipadukan dengan pola acak yang menambah estetika. Selain itu dalam beberapa kesempatan Nia juga memakai busana kasual seperti kaos dan celana panjang. Nia terlihat sangat nyaman dengan ketiga model outfit tersebut. Selera fashion Nia yang terbilang unik dan anggun menambah nilai lebih bagi yang melihatnya. Selain itu outfit yang tepat dapat membantu Nia dalam melakukan penghayatan lagu yang sedang dia bawakan. Poin penting lain, keberanian Nia menggunakan banyak model busana membuka peluang lebar-lebar bagi dirinya untuk bisa berkolaborasi dengan brand fashion ternama di Indonesia.[2]

Singel[sunting | sunting sumber]

Sebagai anggota Byoode[sunting | sunting sumber]

  • Cinta Ramadan (bersama JD Eleven) (2021)
  • Jangan Coba-Coba (2021)

Acara TV[sunting | sunting sumber]

FTV[sunting | sunting sumber]

  • Pintu Berkah: Gadis Penjual Kopi Keliling yang Berjuang Menyembuhkan Penyakit Ibunya (2020)
  • Pintu Berkah: Jatuh Bangun Gadis Pengantar Pizza yang Memperjuangkan Pendidikan Kedua Adiknya (2020)

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Fans[sunting | sunting sumber]

Nama fans atau fanbase untuk Nia disebut sebagai Mynia.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Nasution, Ione (Maret 2020). "Profil Terlengkap Nia LIDA 2020: Masa Kecil Dan Keluarga, Agama, Perjalanan Karier, Pacar Atau Kekasih, Akun Instagram, Hingga Foto Dan Gambar Terbarunya!". www.dontsad.com. Diakses tanggal 22 Maret 2021. 
  2. ^ a b c d Septavy, Cinthya (17 Februari 2021). "5 Potret Nia LIDA, Cantik Dengan Gaya Kekinian dan Tetap Sopan". www.kapanlagi.com. Diakses tanggal 18 Maret 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]