Via Vallen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Via Vallen
Latar belakang
Nama lahir Maulidia Octavia
Nama lain Via Vallen
Lahir 1 Oktober 1991 (umur 26)
Bendera Indonesia Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Kota sekarang Sidoarjo, Jawa Timur
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Suku Jawa
Jenis musik Dangdut, Koplo, Pop
Pekerjaan Penyanyi, Musisi
Instrumen Vokal
Tahun aktif 2006–sekarang
Perusahaan rekaman Ascada Musik Indonesia
Orang tua Mohammad Arifin
Rosida
Agama Islam

Maulidia Octavia atau lebih dikenal dengan nama Via Vallen (lahir di Surabaya, 1 Oktober 1991; umur 26 tahun) adalah seorang penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia.

Via telah memulai karier di dunia menyanyi sejak umur 15 tahun. Kehadirannya di dunia hiburan Indonesia sering dianggap mirip dengan Isyana Sarasvati karena kemiripan wajahnya.[1] Via memiliki penggemar dari berbagai kota yang diberi nama Vyanisty dan diresmikan pada tanggal 24 September 2010. Dan sekarang, kini bersolo karier dengan keluarnya single pertama Via dengan judul 'Selingkuh' yang pada awal tahun 2015 dan semakin membuat Via banyak dikenal oleh pecinta musik di tanah air.[2]

Latar Belakang

Via Vallen adalah artis cantik sekaligus penyanyi dangdut asal Jawa Timur yang sudah dikenal sebagai artis nasional. Via juga terbilang sukses membawakan genre koplo dan mendapat julukan “Ratu Pop Koplo” karena lagu-lagu pop yang dibawakan dalam irama dangdut koplo bersama sejumlah grup musik dangdut terkenal seperti New Pallapa, SERA, Monata dan lainnya. Dari sekian banyaknya artis dangdut koplo, nama Via Vallen cukup populer untuk mendominasi. Kiprahnya pun semakin gemilang saat sejumlah stasiun televisi nasional mengundangnya untuk menjadi bintang tamu termasuk dalam acara Karnaval Inbox SCTV.

Via bahkan pernah diundang dalam sebuah acara penghargaan yaitu Anugerah Dangdut Indonesia MNCTV 2016 dan berkesempatan manggung bersama sejumlah artis terkenal seperti Dewi Persik, Zaskia Gotik, Raffi Ahmad, Soimah Pancawati dan lainnya.

Selain punya fans bernama Vyanisty, Via Vallen juga punya artis yang ia gemari. Yakni, Beyonce dan Mariah Carey. Uniknya, Via mengaku belum mencintai dangdut ketika remaja, Via lebih menyukai genre musik pop rock. Contoh musisi yang disukainya yakni band asal Amerika Serikat, Evanescence, dan penyanyi Avril Lavigne. Memiliki fans dan pengemar yang banyak tak lantas membuatnya lupa diri. Via adalah tipe yang percaya bahwa kerja keras lah yang akan membawa kesuksesan.

Salah satu fakta unik lainnya yakni nama panggung Vallen juga diambil dari album pertama Evanescence yang berjudul Fallen. Talenta Via Vallen akhirnya tercium oleh Sera, salah satu orkes dangdut yang hits di tanah air dan ia bergabung sama Sera pada tahun 2008. Berkat gaya dan kualitas vokalnya, membuat nama Via Vallen semakin melambung. Via panggung dari kota ke kota. Bahkan tampil di layar kaca hingga ke luar negeri yakni konser Hongkong dan Tiongkok pada tahun 2016.

Via adalah asli Jawa, berdarah Bandung dan Aceh. Keturunan Bandung-Aceh berasal dari ibunya. Via memulai karier di dunia entertain sejak duduk di kelas 2 SMP. Mulanya sejak kecil Via sudah hobi bernyanyi. Sejak kelas 5 SD Via sudah mengikuti manggung bersama ayahnya yang seorang musisi dangdut, cuma masih dihitung sebagai penyanyi yang sedang belajar. Namun jauh sebelum terjun ke musik dangdut, Via sendiri lebih tertarik dengan musik-musik pop. Perlahan, ia pun mulai diarahkan ke jalur dangdut oleh kedua orang tuanya yang kebetulan ayahnya juga seorang musisi dangdut.[3]

Via sukses merilis single pertamanya yang berjudul Selingkuh pada tahun 2015. Selanjutnya berturut-turut Via mengeluarkan single-single terkenal seperti Secawan Madu, Sayang, Sakit Sakit Hatiku, Baper, Peternak Luka dan masih banyak lagi. Termasuk merilis album pertama berjudul The Names pada tahun 2016.

Nama Via Vallen semakin melambung karena berhasil memenangkan penghargaan SCTV Music Awards 2017 dalam kategori Penyanyi Dangdut Paling Ngetop 2017. Via juga sukses menjadi Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler dalam kompetisi Indonesian Dangdut Award (IDA) 2017.

Style

Via tidak ingin meniru gaya lama penyanyi dangdut yang lain. Caranya yakni dengan tampil lewat style yang lebih segar, muda, dan modern. Ciri khas yang diusung yaitu perempuan Korea atau gaya Harajuku ala Jepang. Meski penampilannya sempat dikomentari, Via tetap mempertahankan ciri khas penampilan yang simpel dan kekinian yakni juga goyangan dengan style tersendiri dan tidak keterlaluan.

Diskografi

Singel

  • "Piker Keri"
  • "Selimut Rindu"
  • "Kimcil Kepolen" (Koplo)
  • "Bilang I Love You"
  • "Kanggo Riko" (Koplo)
  • "Sitik sitik" (Koplo)
  • "Kuingin Kau Mati Saja"
  • "Lele Diwedangi" (Koplo)
  • "Lungset feat. Mahesa" (Koplo)
  • "Satu Cinta"
  • "Cintai Aku Selamanya"
  • "Sayang" (Koplo)
  • "Sakit Sakit Hatiku"
  • "Secawan Madu"
  • "Selingkuh"
  • "5 Centi"
  • "Cinta Kurang Gizi"
  • "Baper"
  • "Makan Diluar"
  • "Lepas Tanpa Kata"
  • "Warna Cinta"
  • "Tak Bisa Memiliki"

Album

  • The Names (2016)
  • Best Via Vallen (2016)
  • Best Cover Collection (2017)
  • Sayang (2017)

Iklan

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2015 Indonesian Dangdut Awards 2015 Penyanyi Pendatang Baru Wanita Terpopuler Nominasi
MNCTV Anugerah Dangdut Indonesia 2015 Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Terpopuler Nominasi
2016 MNCTV Anugerah Dangdut Indonesia 2016 Penyanyi Dangdut Wanita Terpopuler Nominasi
Lagu Dangdut Terpopuler - Secawan Madu Nominasi
2017 SCTV Music Awards 2017 Penyanyi Dangdut Paling Ngetop Menang
Indonesian Dangdut Awards 2017 Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler Menang
SCTV Awards 2017 Penyanyi Paling Ngetop Menang
MNCTV Anugerah Dangdut Indonesia 2017 Penyanyi Dangdut Tersosmed Menang
Fanbase Dangdut Tersosmed Menang
Pedangdut Paling Joss Menang
Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler Nominasi
Lagu Dangdut Terpopuler - Sayang Nominasi

Referensi

Pranala luar