Lompat ke isi

Gambang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gambang
Gambang
Alat musik perkusi
Nama lainCalung  (Sunda), Jatung  (Wahau Kenyah), Prahil  (Tunjung), Tuwung  (Modang)
Klasifikasi Idiofon
Hornbostel–Sachs111.212
(Perkusi bilah kayu dalam jangkauan titinada berbeda)
PenciptaEtnis Jawa

Gambang adalah alat musik gamelan terbuat dari bilah-bilah kayu maupun bambu,[1] biasanya terdiri dari 17 hingga 21 bilah yang dimainkan dengan alat pukul.[2][3] Gambang dapat menjangkau dua oktaf nada atau bahkan lebih. Gambang digunakan untuk memperindah gendhing serta digunakan sebagai pembuka suatu penampilan tertentu.[4] Gambang digunakan dalam komposisi berirama lembut (gendhing lirihan dan lagon), dan dimainkan bersama dengan rebab[5], gendèr, celempung/siter, suling, dan bernyanyi (gerong dan sinden).[6]

Gambang merupakan alat musik pukul yang termasuk dalam kelompok idiofon, terdiri atas bilah-bilah kayu yang disusun di atas kotak resonansi dan dimainkan menggunakan dua tabuh.[7] Dalam satu perangkat gamelan Jawa, gambang biasanya memiliki sekitar 18 hingga 21 bilah dengan wilayah nada yang relatif luas dibandingkan instrumen balungan lainnya.[8]

Selain dalam gamelan Jawa, gambang juga menjadi instrumen utama dalam ansambel gambang kromong di Betawi yang memadukan unsur musik Tionghoa dan Nusantara.[9]

Sejumlah alat musik Nusantara yang berkerabat dengan gambang, misalnya calung dari masyarakat Sunda dan Banyumas,[10] jatung utang dari masyarakat Dayak,[11] atau kolintang dari Minahasa.[12][13] Alat musik ini terkadang disetarakan dalam keluarga xilofon oleh pakar etnomusikologi ataupun karawitan, misalnya oleh Sumarsam.[14]

Gambang merupakan bilah-bilah kayu yang dipasang pada kotak resonansi yang disebut rancakan.[15] Bilah-bilah tersebut dipaku pada rancakan agar bilah tersebut tidak bergeser. Gambang dipukul menggunakan tabuh dengan gagang panjang.[14]

Arkeologi dan ikonografi mengenai gambang tampak dalam relief batu pada stupa Buddha di Borobudur.[16]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Soedjiono, S. (1995). Album alat musik tradisional. hlm.45 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
  2. Sugiarto, R. Toto (2016-01-01). Ensiklopedi Seni Dan Budaya 2: Alat Musik Tradisional. Media Makalangan. hlm. 38. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 47
  4. Media, Kompas Cyber (2022-09-26). "Alat Musik pada Gamelan Apa Saja? Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-05-20.
  5. Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 54
  6. Widyasari 2016, hlm. 4.
  7. Sumarsam (1995). Gamelan: Cultural Interaction and Musical Development in Central Java. University of Chicago Press. ISBN 978-0226785129.
  8. Becker, Judith (1980). Traditional Music in Modern Java: Gamelan in a Changing Society. University of Hawaii Press. ISBN 978-0824803952.
  9. Kartomi, Margaret J. (2012). Musical Journeys in Sumatra. University of Illinois Press. ISBN 978-0252036714.
  10. "Alat Musik Calung, Instrumen Perkusi Khas Sunda dan Banyumas yang Berharmoni Indah". www.orami.co.id. 2021-07-29. Diakses tanggal 2024-05-20.
  11. XII, BPK Wilayah (2019-08-06). "Jatung Utang merupakan salah satu jenis alat musik Dayak Kenyah yang a". Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat. Diakses tanggal 2024-05-20.
  12. Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 52
  13. Poluan, Bryan (2020-04-01). "BPMP Provinsi Sulawesi Utara". BPMP Provinsi Sulawesi Utara (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-05-20.
  14. 1 2 Sumarsam 1995, hlm. 246.
  15. Soedjiono, S. (1995). Album alat musik tradisional. hlm.4 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
  16. Raditya, Michael H.B.; Surahman, Sigit; Rahmah, Mamluatur; Baihaqi, Mohamad; Arifin, Samsul; Setodewo, Resa; Adha, Yasril; Listya, Agastya Rahma (2024). MUSIK DI INDONESIA; Sejarah dan Perkembangan Kontemporer (PDF). Semarang: eLSA Press. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]