Keuskupan Amboina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Keuskupan Amboina

Dioecesis Amboinaënsis
Coat of arms of Petrus Canisius Mandagi.jpg
Lambang Uskup Petahana
Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C.
Lokasi
Provinsi GerejawiKeuskupan Agung Makassar
PusatAmbon
Statistik
Luas wilayah83.778 km²
Jumlah paroki40
Jumlah umat150.000
Informasi
SebelumnyaVikariat Apostolik Amboina (12 Mei 1949)
Didirikan3 Januari 1961
KatedralSt. Fransiskus Xaverius, Ambon
AlamatJl. Pattimura 26, Ambon 97124 Maluku
Jumlah imam73
Kepemimpinan saat ini
UskupMgr Petrus Canisius Mandagi, M.S.C.

Keuskupan Amboina merupakan keuskupan sufragan dari Keuskupan Agung Makassar. Wilayahnya meliputi seluruh provinsi Maluku dengan luas wilayah 83.778 km² dan berpusat di Ambon. Umat Keuskupan Amboina 150.000 jiwa, dilayani oleh 73 imam.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

  • Didirikan sebagai Prefektur Apostolik Nugini Belanda pada tanggal 22 Desember 1902, memisahkan diri dari Vikariat Apostolik Batavia
  • Ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Nugini Belanda pada tanggal 29 Agustus 1920
  • Berganti nama menjadi Vikariat Apostolik Amboina pada tanggal 12 Mei 1949
  • Ditingkatkan menjadi Keuskupan Amboina pada tanggal 3 Januari 1961

Mula-mula didirikan sebagai Prefektur Apostolik Guinea Baru (Nouva Guinea Olandese) pada 22 Desember 1902, dipisahkan dari Vikariat Apostolik Batavia (Jakarta). Kemudian statusnya ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Nouva Guinea Olandese pada 29 Agustus 1920. Namanya diubah menjadi Vikariat Apostolik Amboina pada tahun 1949. Ketika hierarki Gereja Katolik di Indonesia didirikan Paus Yohanes XXIII dengan konstitusi apostolik Quod Christus pada 3 Januari 1961, statusnya meningkat lagi menjadi diosis (keuskupan).

Perisiwa pembaptisan beberapa penduduk asli dan seorang kepala desa oleh seorang awam Katolik, pedagang Portugis Gonsalez Veloso pada tahun 1534 di Mamuya, daerah Moro, di bagian utara Pulau Halmahera, menandai kehadiran agama Katolik pertama kalinya di Indonesia. Peristiwa itu menjadi tonggak sejarah peringatan 450 tahun Gereja Katolik di Indonesia pada tahun 1984/1985.

Gembala[sunting | sunting sumber]

Prefek Apostolik Nugini Belanda[sunting | sunting sumber]

Vikaris Apostolik Nugini Belanda[sunting | sunting sumber]

Vikaris Apostolik Amboina[sunting | sunting sumber]

Uskup Amboina[sunting | sunting sumber]

Uskup Auksilier Amboina[sunting | sunting sumber]

Paroki[sunting | sunting sumber]

Kevikepan Wilayah Ambon[sunting | sunting sumber]

  • Ahuru (St. Yakobus)
  • Batu Gantung (Hati Kudus Yesus)
  • Benteng (St. Maria Bintang Laut)
  • Katedral Ambon (St. Fransiskus Xaverius)
  • Laha (St. Ignatius)
  • Passo (St. Joseph)
  • Poka-Rumah Tiga (St. Josefph)
  • Tantui-Halong (St. Yoh. Maria Vianney)

Kevikepan Wilayah Aru[sunting | sunting sumber]

  • Bemun, Aru Selatan (St. Maria Bunda Hati Kudus)
  • Berdafan, Aru Utara (St. Yosafat)
  • Dobo (St. Perawan Maria de Fatima)

Kevikepan Wilayah Kei Besar[sunting | sunting sumber]

  • Elat (Emmanuel)
  • Haar (St. Maria Bunda Allah)
  • Uwat Bombay (St. Joseph)
  • Waur-Watuar (Hati Kudus Tuhan Yesus)
  • Hollat (St. Petrus & Paulus)

Kevikepan Wilayah Kei Kecil[sunting | sunting sumber]

  • Gelanit (St. Petrus)
  • Faan (St. Ludivikos)
  • Langgur (St. Perawan Maria Yang Tak Bernoda)
  • Namar (St. Petrus & Paulus)
  • Ohoidertutu (Hati Kudus Yesus)
  • Ohiijang (St. Yosep)
  • Rumat (St. Petrus & Paulus)
  • Tual (St. Fransiskus Xaverius)

Kevikepan Wilayah Maluku Tenggara Barat[sunting | sunting sumber]

  • Alusi (St. Maria Assumpta)
  • Arui (Hati Kudus Yesus)
  • Larat (St. Pius X)
  • Lorulun (St. Petrus & Paulus)
  • Olilit Barat (Hati Kudus Yesus)
  • Olilit Timur (Ratu Rosario Suci)
  • Saumlaki (St. Martinus)

Kevikepan Wilayah Maluku Utara[sunting | sunting sumber]

  • Jailolo, Ternate (St. Fransiskus Xaverius)
  • Kao, Ternate (St. Andreas)
  • Sanana, Ternate (Mater Dei)
  • Ternate (St. Willibrodus)
  • Tobelo, Ternate (St. Maria)

Kevikepan Wilayah "SERBU"[sunting | sunting sumber]

  • Bula-Wahai, (St. Yohanes Maria Vianney)
  • Masohi, Seram, Maluku Tengah (St. Yohanes Penginjil)
  • Namlea, Buru (St. Maria Bintang Laut)
  • Waisarissa, Kab. Seram Bagian Barat (St. Maria Ratu Rosario)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]