Keuskupan Agung Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Keuskupan Agung Semarang

Archidioecesis Semarangensis
framelesss
Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci
Coat of arms of Robertus Rubiyatmoko.svg
Lokasi
Negara Indonesia
WilayahSemarang, Grobogan, Jepara, Kudus, Kota Magelang, Pati, Purworejo, Surakarta, Temanggung, dan Yogyakarta.
Provinsi GerejawiSemarang
Keuskupan Sufragan
Dekenat4
PusatJalan Pandanaran 13, Randusari, Semarang Selatan, Semarang 50244
Koordinat6°59′7″S 100°24′35″E / 6.98528°S 100.40972°E / -6.98528; 100.40972
Statistik
Luas wilayah21196 km2 (8184 sq mi)[1]
Populasi
- Total
- Katolik
(per 2012)
20.812.000
499.200 (2,39%)
Jumlah paroki98
Jumlah imam religius209
Informasi
DenominasiKatolik Roma
Gereja sui iurisGereja Latin
RitusRitus Roma
Didirikan25 Juni 1940 (80 tahun, 43 hari)
sebagai Vikariat Apostolik Semarang
KatedralSanta Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Semarang
Jumlah imam176
Bahasa
Kepemimpinan saat ini
PausFransiskus
Uskup Agung MetropolitRobertus Rubiyatmoko[2]
Vikaris JenderalR.D. Yohanes Rasul Edy Purwanto[3]
Vikaris Episkopal
  • Semarang: R.D. F.X. Sugiyono
  • Yogyakarta Timur: R.D. Andrianus Maradiyo
  • Yogyakarta Barat: R.D. Alphonsus Rodrigues Yudono Suwondo
  • Surakarta: R.D. Robertus Budiharyana
  • Kedu: R.D. Alexius Dwi Aryanto
  • Kategorial: R.D. Yohanes Dwi Harsanto
[3]
Vikaris YudisialR.D. Gregorius Kriswanto[4]
SekretarisR.P. Andreas Tri Adi Kurniawan, M.S.F.[3]
EkonomR.P. Ignasius Aria Dewanto, S.J.[3]
Situs web
kas.or.id

Keuskupan Agung Semarang merupakan metropolit Provinsi Gerejani dalam kesatuan dengan tiga keuskupan sufragan di dekatnya, yaitu keuskupan Malang, keuskupan Surabaya dan keuskupan Purwokerto.[5] Keuskupan Agung Semarang sendiri meliputi 504.000 umat Katolik dalam suatu wilayah seluas 21.200 km2 yang berada di Jawa Tengah bagian timur, mencakup wilayah lama Keresidenan Semarang, Keresidenan Surakarta, Keresidenan Kedu (kecuali Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen), dan Keresidenan Pati (kecuali Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora), serta provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Takhta Keuskupan Agung Semarang sejak 18 Maret 2017 dipegang oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko.

Di Keuskupan ini, terdapat setidaknya tiga buku nyanyian yang beredar di kalangan umat. Tiga buku tersebut meliputi Puji Syukur, Madah Bakti, dan Kidung Adi. Adapun buku Nguntapake Layon hanya digunakan sebagai buku dalam mengurus jenazah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ringkasan sejarah:

  • Didirikan sebagai Vikariat Apostolik Semarang pada 25 Juni 1940, memisahkan diri dari Vikariat Apostolik Batavia
  • Ditingkatkan menjadi Keuskupan Agung Semarang pada 3 Januari 1961
  • Mendapatkan kunjungan pastoral dari Paus Yohanes Paulus II pada Oktober 1989
Mgr. Albertus Soegijapranata merupakan uskup pertama di Keuskupan Agung Semarang

Kontak awal agama Katolik di wilayah ini terjadi pada 1640 ketika dua orang imam Dominikan, yaitu Manuel de St Maria, O.P., dan Pedro de St Joseph, O.P., mendapat sebidang tanah dari Sultan Mataram untuk tempat melayani umat Katolik yang terdiri dari para pedagang Portugis di Jepara. Tetapi komunitas awal itu cerai berai karena ditindas VOC. Pada tahun 1808 Semarang adalah suatu stasi dari Prefektur Apostolik Batavia (Jakarta) yang dilayani oleh Pastor L. Prinsen. Pada 1818 Pastor L. Prinsen ditarik ke Jakarta dan diangkat menjadi Prefek Apostolik Batavia. Semarang kemudian dilayani oleh dua pastor baru. Pada 1859 Ambarawa menjadi stasi baru dengan datangnya imam-imam Serikat Jesus (SJ). Pada 1865 Jogjakarta menjadi stasi baru, disusul Magelang. Pada 1904 Pastor van Lith, S.J., mendirikan sekolah guru di Muntilan dan penyebaran para guru selanjutnya menyebabkan Gereja Katolik berkembang lebih pesat di Jawa Tengah khususnya dan hampir secara menyeluruh di Pulau Jawa. Seminari Menengah didirikan di Muntilan pada 1911 dan nantinya pindah ke Mertoyudan. Pada 1936 didirikan Seminari Tinggi di Yogyakarta.

Vikariat Apostolik Semarang didirikan pada 1940, dan dengan berdirinya hierarki Gereja Katolik di Indonesia pada 3 Januari 1961 berubah statusnya menjadi Keuskupan Agung Semarang. Umat Katolik bertumbuh jumlahnya dari 47.000 di 23 paroki pada 1950, menjadi 204.000 pada 1970, selanjutnya 302.000 pada 1980, 424.000 di 79 paroki pada 1990 dan 483.000 di 88 paroki pada 2000. Menurut statistik 2005, umat Katolik Keuskupan Agung Semarang berjumlah 504.000 pada 2004.

Daftar Uskup[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan daftar suksesi kepemimpinan takhta Keuskupan Agung Semarang.[6]

Vikaris Apostolik Semarang[sunting | sunting sumber]

Uskup Agung Semarang[sunting | sunting sumber]

Perkembangan imam[sunting | sunting sumber]

Perkembangan jumlah imam praja (diosesan) di Keuskupan Agung Semarang

  • 1950: 15
  • 1970: 42
  • 1980: 62
  • 1990: 76
  • 2000: 124
  • 2004: 142

Imam tarekat religius di Keuskupan Agung Semarang

  • 1950: 65
  • 1970: 167
  • 1980: 164
  • 1990: 191
  • 2000: 192
  • 2004: 202

Paroki[sunting | sunting sumber]

Kevikepan Semarang[sunting | sunting sumber]

Gereja Katedral Randusari
  • Paroki Katedral St. Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Randusari.
  • Paroki St. Antonius Padua, Kendal
  • Paroki St. Athanasius Agung, Karang Panas
  • Paroki St. Fransiskus Xaverius, Kebondalem
  • Paroki Hati Kudus Yesus, Tanah Mas
  • Paroki Hati Yesus Mahakudus, Purwodadi
  • Paroki St. Ignatius Krapyak
  • Paroki St. Isidorus, Sukorejo/Weleri
  • Paroki Keluarga Kudus, Atmodirono
  • Paroki Kristus Raja Semesta Alam, Tegalrejo
  • Paroki Kristus Raja, Ungaran
  • Paroki St. Maria Fatima, Banyumanik
  • Paroki Administratif St. Maria La Salette, Juwana
  • Paroki St. Martinus, Weleri
  • Paroki Mater Dei, Lampersari
  • Paroki St. Mikael Semarang Indah
  • Paroki Administratif St. Mikael, Demak
  • Paroki St. Paulus Miki, Salatiga
  • Paroki St. Paulus, Sendangguwo
  • Paroki St. Petrus, Gubug
  • Paroki St. Petrus, Sambiroto
  • Paroki St. Petrus Krisologus, Bukit Semarang Baru
  • Paroki St. Stanislaus, Girisonta
  • Paroki Stella Maris, Jepara
  • Paroki St. Theresia, Bongsari
  • Paroki St. Thomas Rasul, Bedono
  • Paroki St. Yohanes Evangelista, Kudus
  • Paroki St. Yusuf, Ambarawa
  • Paroki St. Yusuf, Gedangan
  • Paroki St. Yusuf, Pati

Kevikepan Surakarta[sunting | sunting sumber]

Gereja Santo Antonius Purbayan.
  • Paroki St. Aloysius, Mojosongoso, Wedi
  • Paroki St. Antonius dari Padua, Purbayan
  • Paroki Hati Kudus Maria yang Tak Bercela, Boyolali
  • Paroki Administratif Hati Kudus Yesus, Simo
  • Paroki Hati Kudus Yesus, Sukoharjo
  • Paroki Administratif St. Ignasius, Ketandan
  • Paroki St. Ignatius Loyola, Dirjodipuran, Surakarta
  • Paroki St. Ignatius, Danan
  • Paroki St. Josef, Baturetno
  • Paroki Kristus Raja Solo Baru
  • Paroki St. Maria Assumpta, Klaten
  • Paroki St. Maria Asumpta, Cawas
  • Paroki St. Maria Ratu, Bayat
  • Paroki St. Maria, Kartasura
  • Paroki St. Maria, Palur
  • Paroki St. Paulus, Kleco
  • Paroki St. Perawan Maria Bunda Kristus, Wedi
  • Paroki St. Perawan Maria Diangkat ke Surga, Dalem
  • Paroki St. Perawan Maria Fatima, Sragen
  • Paroki St. Perawan Maria Regina, Purbowardayan
  • Paroki St. Petrus, Purwosari
  • Paroki St. Petrus Gemolong
  • Paroki St. Pius X, Karanganyar
  • Paroki Roh Kudus, Kebonarum, Klaten
  • Paroki St. Stephanus, Jumapolo
  • Paroki St. Theresia, Jombor
  • Paroki St. Yohanes Rasul, Delanggu
  • Paroki St. Yohanes Rasul, Wonogiri
  • Paroki St. Yohanes Rasul, Wonogiri
  • Paroki St. Yusuf Pekerja, Gondangwinangun, Surakarta

Kevikepan Kedu[sunting | sunting sumber]

  • Paroki St. Antonius, Muntilan
  • Paroki St. Ignatius, Magelang
  • Paroki Keluarga Kudus, Parakan
  • Paroki St. Kristoforus Banyutemumpang
  • Paroki St. Maria Fatima, Magelang
  • Paroki St. Maria Lourdes, Sumber
  • Paroki St. Mikael, Panca Arga, Magelang
  • Kuasi Paroki St. Petrus dan Paulus, Ngablak
  • Paroki St. Petrus dan Paulus, Temanggung
  • Paroki St. Theresia, Salam
  • Paroki St. Yusuf Pekerja, Mertoyudan

Kevikepan Yogyakarta Barat[sunting | sunting sumber]

Kevikepan Yogyakarta Timur[sunting | sunting sumber]

Gereja Santo Antonius, Kotabaru.
  • Paroki St. Albertus Magnus, Jetis
  • Paroki St. Antonius a Padua, Kotabaru
  • Paroki St. Fransiskus Xaverius, Kidul Loji
  • Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus, Pugeran
  • Paroki Hati St. Perawan Maria yang Tak Bercela, Kumetiran
  • Paroki Kristus Raja, Baciro
  • Paroki Maria Marganingsih, Kalasan
  • Paroki St. Maria Assumpta, Babarsari
  • Paroki St. Mikael Pangkalan Adisutjipto
  • Paroki St. Paulus, Pringgolayan
  • Paroki St. Petrus dan Paulus, Babadan
  • Paroki St. Petrus dan Paulus, Kelor
  • Paroki St. Petrus dan Paulus, Minomartani
  • Paroki St. Petrus Kanisius, Wonosari
  • Paroki Tyas Dalem Gusti Yesus, Macanan
  • Paroki St. Yohanes Rasul, Pringwulung
  • Paroki St. Yosef, Bintaran
  • Paroki St. Yusuf, Bandung


Biara / pertapaan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • KWI, Buku Petunjuk Gereja Katolik
  • Dr. Fl. Hasto Rosariyanto SJ. 2001. Becermin pada Wajah-wajah Keuskupan Gereja Katolik Indonesia. Kanisius

Pranala luar[sunting | sunting sumber]