Keuskupan Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Keuskupan Malang
Dioecesis Malangensis
Lokasi
Provinsi Gerejani Keuskupan Agung Semarang
Pusat Malang
Statistik
Luas wilayah 24.400 km²
Jumlah paroki 29
Informasi
Berdiri 3 Januari 1961
Sebelumnya Vikariat Apostolik Malang (15 Maret 1939)
Katedral St. Perawan Maria dari Gunung Karmel
Kepemimpinan saat ini
Uskup Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm.
Uskup Emeritus Mgr. Herman Joseph Sahadat Pandoyoputro, O.Carm.
Wilayah
Alamat keuskupan Jl. Guntur 2, Malang 65112, Jawa Timur
Situs web
http://keuskupan-malang.org

Keuskupan Malang merupakan keuskupan sufragan pada Provinsi Gerejani Keuskupan Agung Semarang.[1] Berada di Jawa Timur bagian timur Keuskupan Malang meliputi umat Katolik yang tinggal di sebelas kabupaten (Malang, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep), tiga kotamadya (Malang, Pasuruan, Probolinggo) dan dua kota (Jember, Batu) dengan luas wilayah 24.400 km². Terdapat 29 paroki di Keuskupan Malang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada 1865 Malang merupakan suatu stasi yang dilayani imam Serikat Yesus (SY) atau Yesuit dari Surabaya. Umat Katolik yang pada umumnya warga Eropa pada waktu itu tersebar mengikuti jalur rel kereta lori perkebunan tebu dan pabrik gula, pada segitiga Pasuruan, Malang, Jatiroto, yang kemudian melebar ke Jember. Pada tahun 1923 Yesuit (SY) mengundurkan diri dari wilayah Jawa Timur, dan wilayah gerejani Malang diserahkan kepada Ordo Karmel (O.Carm). Pada 27 April 1927 didirikan Prefektur Apostolik Malang, sebagai Prefektur Apostolik pertama di Jawa di luar Vikariat Apostolik Batavia, yang kemudian pada 13 Maret 1939 ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik. Dengan berdirinya hirarki Gereja Katolik di Indonesia pada 3 Januari 1961, Vikariat Apostolik Malang diubah statusnya menjadi diosis atau Keuskupan Malang. Umat Katolik Keuskupan Malang yang pada tahun 1950 berjumlah 5000 orang di 11 paroki, pada tahun 1970 menjadi 28.000 di 24 paroki. Pada tahun 1980 jumlah umat bertambah menjadi 48.000; dan pada tahun 1990 menjadi 66.000. Menurut statistik tahun 2005, jumlah umat pada tahun 2004 adalah 88.000 dan tersebar di 28 paroki.

Kronik[sunting | sunting sumber]

  • 27 April 1927 Prefektur Apostolik Malang berdiri terpisah dari Vikariat Apostolik Batavia
  • 15 Maret 1939 Ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Malang
  • 3 Januari 1961 Menjadi Keuskupan Malang

Pimpinan[sunting | sunting sumber]

Prefek Apostolik Malang[sunting | sunting sumber]

Vikaris Apostolik Malang[sunting | sunting sumber]

  • Antoine Everard Jean Avertanus Albers, O.Carm. (15 Maret 1939–3 Januari 1961)

Uskup Malang[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1950 jumlah imam tarekat religius yang melayani umat 28 orang. Belum ada imam Praja. Pada tahun 1970 hanya ada seorang imam Praja dan 28 imam tarekat religius. Pada tahun 1980 jumlah imam Praja bertambah menjadi 4 orang dan imam tarekat religius 52 orang. Menurut statistik tahun 2005, terdapat 25 imam Praja dan 117 imam tarekat religius di Keuskupan Malang.

Paroki[sunting | sunting sumber]

Dekanat Kota
  • Paroki Blimbing - St. Albertus de Trapani
    • Kapel Susteran CIJ & CP
  • Paroki Janti - St. Yohanes Pembaptis
    • Kapel Publik Kebonagung
  • Paroki Katedral / Ijen - St. Perawan Maria dari Gunung Karmel
  • Paroki Kayutangan - Hati Kudus Yesus
  • Paroki Kesatrian - Ratu Rosari
  • Paroki Langsep - Vincentius a Paulo
    • Kapel Bandulan
  • Paroki Celaket - Maria Diangkat ke Surga
    • Gereja Cor Jesu
  • Paroki Tidar - St. Andreas
Dekanat Blambangan
  • Paroki Banyuwangi - Maria Ratu Damai
    • Kapel Susteran SPM
    • Stasi Bintang Timur – Rogojampi
    • Stasi Galekan
  • Paroki Curahjati - St. Maria Ratu Para Rasul
    • Stasi Muncar Emanuel
    • Stasi Curahkrakal
    • Stasi Wringinpitu Ratu Damai
    • Stasi Purwoharjo St. Stefanus
    • Stasi Temurejo St. Paulus
    • Stasi Selorejo
    • Stasi Siliragung
    • Stasi Bagorejo
  • Paroki Genteng - Kristus Raja
    • Stasi St. Paulus
    • Stasi St. Perawan Maria – Glenmore
    • Stasi St. Martinus – Sugihwaras
    • Stasi St. Paulus – Sidomulyo
    • Stasi St. Elizabet – Temuguruh
    • Susteran Hermanas Carmelitas
    • Susteran Abdi Kristus
Dekanat Jember
  • Paroki Ambulu - St. Paulus
  • Paroki Jember - St. Yusup
  • Paroki Situbondo - Bintang Samodera
  • Paroki Bondowoso - St. Yohanes Penginjil
  • Paroki Probolinggo - Maria Bunda Karmel
  • Paroki Tanggul - Maria Tak Bernoda
  • Paroki Lumajang - Maria Ratu Damai
Dekanat Utara Malang
  • Paroki Pasuruan - St. Antonius dari Padua
  • Paroki Pandaan - St. Theresia
  • Paroki Tumpang - Trinitas
  • Paroki Lawang - St. Perawan maria Tak Bernoda
  • Paroki Batu - Gembala Baik
Dekanat Selatan Malang
  • Paroki Lodalem - Maria Annunciata
  • Paroki Purworejo - Ratu Damai
  • Paroki Kepanjen - St. Perawan Maria Tak Bernoda
Dekanat Madura
  • Paroki Bangkalan - Maria dari Fatimah
  • Paroki Pamekasan - Maria Ratu Para Rasul
  • Paroki Sumenep - Maria Gunung Karmel


Referensi[sunting | sunting sumber]

  • KWI, Buku Petunjuk Gereja Katolik
  • Dr. F. Hasto Rosariyanto SY, (2001), Bercermin pada Wajah-wajah Keuskupan Gereja Katolik Indonesia. Kanisius.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]