Keuskupan Agung Medan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Keuskupan Agung Medan

Archidiœcesis Medanensis
Gereja Katolik Katedral Medan.jpg
Gereja Katedral Medan
Logo Keuskupan Agung Medan.png
Lokasi
Negara Indonesia
WilayahMedan, Aceh, Asahan, Binjai, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Karo, Paluta, Siantar, Simalungun, Tanjungbalai, Tapanuli Utara, Tebing Tinggi, Toba Samosir
Provinsi GerejawiMedan
MetropolitanMedan
Keuskupan Sufragan
PusatJl. Imam Bonjol 39 Kotak Pos 1191 Jati, Medan Maimun, Medan 20152
Koordinat3°35′03″N 98°40′53″E / 3.584143°N 98.681256°E / 3.584143; 98.681256
Statistik
Luas wilayah102738 km2 (39667 sq mi)[3]
Populasi
- Total
- Katolik
(per 2015)
17,797,492[1]
531,703 (2,99%)
Jumlah paroki60[2]
Jumlah imam religius233[1]
Informasi
DenominasiKatolik Roma
Gereja sui iurisGereja Latin
RitusRitus Roma
Didirikan30 Juni 1911 (109 tahun, 156 hari)
KatedralSt. Maria Yang Terkandung Tak Bernoda Asal
Jumlah imam53[1]
Bahasa
Kepemimpinan saat ini
PausFransiskus
Uskup Agung MetropolitKornelius Sipayung, O.F.M. Cap.
Vikaris JenderalR.P. Michael Manurung, O.F.M. Cap.
Vikaris Episkopal
  • R.D. Asrot Purba
  • R.P. Romaldus Nairun, C.M.F.[4]
Vikaris YudisialR.P. Benyamin Purba O.F.M. Cap.
SekretarisR.P. Frans Borta Rumapea O.Carm
EkonomR.D. Moses Tampubolon
Uskup Emeritus
Situs web
archdioceseofmedan.or.id

Keuskupan Agung Medan merupakan metropolit Provinsi Gerejani dalam kesatuan dengan dua keuskupan sufragan di dekatnya, yaitu keuskupan Padang, dan keuskupan Sibolga. Wilayah keuskupan ini mencakup seluruh wilayah administratif Aceh dan sebagian besar wilayah Sumatra Utara (kecuali Pulau Nias, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kota Padangsidempuan).

Pada kegiatan peribadatan dan liturgi di Keuskupan Agung Medan, terdapat beberapa buku yang beredar di kalangan umat di samping Puji Syukur, Madah Bakti, dan buku-buku musik berbahasa Latin Gerejawi. Buku-buku tersebut meliputi Buku Ende dohot Tangiang Katolik untuk Bahasa Toba, Pujin Man Dibata untuk Bahasa Karo, serta Pujian Bani Naibata untuk Bahasa Simalungun.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pimpinan[sunting | sunting sumber]

Prefek Apostolik Soematera[sunting | sunting sumber]

Prefek Apostolik Padang[sunting | sunting sumber]

  • Mathias Leonardus Trudon Brans, O.F.M. Cap. (27 Desember 1923–12 Juli 1932)

Vikaris Apostolik Padang[sunting | sunting sumber]

  • Mathias Leonardus Trudon Brans, O.F.M. Cap. (12 Juli 1932–23 Desember 1941)

Vikaris Apostolik Medan[sunting | sunting sumber]

Uskup Agung Medan[sunting | sunting sumber]

Lainnya[sunting | sunting sumber]

  • Alfred Gonti Pius Datubara, O.F.M. Cap. (Uskup Auksilier: 5 April 1975–24 Mei 1976)
  • Anicetus Bongsu Antonius Sinaga, O.F.M. Cap. (Uskup Agung Koajutor: 3 Januari 2004–12 Februari 2009)

Paroki[sunting | sunting sumber]

Daftar paroki di Keuskupan Agung Medan:

Catatan Kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Buku Petunjuk Gereja Katolik Indonesia 2017 (edisi ke-1). Jakarta Pusat: Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia. Juni 2017. hlm. 168. 
  2. ^ Buku Petunjuk Gereja Katolik Indonesia 2017 (edisi ke-1). Jakarta Pusat: Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia. Juni 2017. hlm. 174. 
  3. ^ Ekaristi.org
  4. ^ http://archdioceseofmedan.or.id/susunan-pelayanan-kuria-kam

Pranala luar[sunting | sunting sumber]