Jalan Tol Bakauheni–Bandar Lampung–Terbanggi Besar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Motorway CZ.svg

Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter)
Informasi rute
Dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero)
Panjang:140.938 km (87,575 mi)
Persimpangan besar
Ujung utara:Motorway CZ.svg Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang
 Simpang Susun Terbanggi Besar
Simpang Susun Gunung Sugih
Simpang Susun Tegineneng|
Simpang Susun Natar
Simpang Susun Kota Baru
Simpang Susun Lematang
Simpang Susun Sidomulyo
Simpang Susun Kalianda
Simpang Susun Bakauheni Utara
Simpang Susun Pelabuhan Bakauheni Junction
Ujung selatan:Indonesian Road Sign Info 5a3.png Pelabuhan Bakauheni
Letak
Kota besar:Kota Bandar Lampung dan Kota Metro
Sistem jalan bebas hambatan
AH 25

Jalan Tol di Indonesia

Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Jalan Tol Bakter) adalah jalan tol sepanjang 140,938 kilometer yang merupakan ruas tol terpanjang di Indonesia yang rutenya dimulai dari Pelabuhan Bakauheni (Kabupaten Lampung Selatan) hingga Terbanggi Besar (Kabupaten Lampung Tengah).[1][2] Jalan tol ini merupakan jaringan dari Jalan Tol Trans Sumatra.

Jalan tol ini ditugaskan langsung oleh pemerintah kepada PT Hutama Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Pembangunan ruas tol ini dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, serta PT Adhi Karya melalui skema penugasan dari Kementerian BUMN.[3]

Peresmian pembangunan jalan tol ini dilakukan pada 30 April 2015 oleh Presiden Joko Widodo di Perkebunan Karet PTPN VII Sabah Balau. Jalan tol ini diresmikan pada 8 Maret 2019 oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Tol Natar.[4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jalan tol di Sumatra ini pada awalnya kurang diminati investor[5] sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Peraturan Presiden 100/2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatra tangal 17 September 2014. Dalam Perpres ini disampaikan, sebagai langkah awal, pembangunan jalan tol di Sumatra tersebut akan dilaksanakan pada empat ruas jalan tol yang meliputi ruas Jalan Tol Medan-Binjai, ruas Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya, ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, dan ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Peletakan batu pertama pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dilakukan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 30 April 2015.[2]

Presiden Joko Widodo telah meresmikan beberapa ruas jalan tol ini pada Minggu, 21 Januari 2018. Ruas yang dimaksud adalah Seksi 1, Segmen Pelabuhan Bakauheni – Simpang Susun Bakauheni, dan Seksi 5, dari Simpang Susun Lematang ke Simpang Susun Kotabaru. Bagian jalan tol Trans Sumatra yang diresmikan Presiden Joko Widodo ini adalah salah satu seksi dari Paket 1 Bakauheni - Sidomulyo, yaitu Segmen Pelabuhan Bakauheni – Simpang Susun Bakauheni sepanjang 8,9 km; Serta salah satu seksi dari Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru, yakni seksi 5 Segmen Simpang Susun Lematang – Simpang Susun Kotabaru sepanjang 5,64 km. [6]

Adapun jalan tol ini diresmikan secara penuh pada tanggal 8 Maret 2019 oleh presiden Joko Widodo. [7]

Rute jalan tol[sunting | sunting sumber]

Rute
Ruas
Panjang
Seksi 1
Bakauheni-Sidomulyo 39,4 km
Seksi 2
Sidomulyo-Kotabaru 40,6 km
Seksi 3
Kotabaru-Tegineneng 29 km
Seksi 4
Tegineneng-Terbanggi Besar 31,93 km

Pelaksanaan pembangunan[sunting | sunting sumber]

Pemerintah Provinsi Lampung akan mempercepat Pembangunan Jalan Tol Sumatra, dengan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang terpentang dari Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, dan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran hingga Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah. Pembangunan jalan tol sepanjang 140 kilometer dengan luas jalan mencapai 120 meter ini rencananya akan membebaskan lahan milik warga seluas 2.100 hektare. Pembangunan Tol Sumatra ini akan melintasi tiga kabupaten, 18 kecamatan, serta 70 desa yakni:

Dalam kurun waktu empat bulan ini, masalah besaran ganti rugi pembebasan lahan harus diselesaikan Pemerintah Provinsi Lampung. Pembebasan lahan seluas 2.100 hektare ini akan menelan dana sebesar Rp3 triliun.[8]

Gerbang tol[sunting | sunting sumber]

Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Dikelola PT Hutama Karya (Persero))

Gerbang tol/simpang susun

KM

Lokasi

Destinasi

Motorway CZ.svg Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar
Batas Operasional PT Hutama Karya (Persero)

Jalan Tol Berawal/Berakhir

Batas Wilayah Kabupaten Lampung Selatan
Simpang Susun Pelabuhan Bakauheni Junction 1 Bakauheni Indonesian Road Sign Info 5a3.png Pelabuhan Bakauheni
Jalan Raya Lintas Sumatra
Kalianda
(Keluar pelabuhan hanya berlaku untuk kendaraan dari arah Terbanggi Besar)
Gerbang Tol Bakauheni Selatan 4 1. Gerbang akhir:
Arah:
Indonesian Road Sign Info 5a3.png Pelabuhan Bakauheni
Jalan Raya Lintas Sumatra

2. Gerbang awal:
Arah:
Motorway CZ.svg Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang
Bandar Lampung
Palembang

Simpang Susun Bakauheni 8 Bakauheni Penengahan
Bakauheni
Gerbang Tol Bakauheni Utara
Simpang Susun Kalianda 27 Kalianda Kalianda
Gerbang Tol Kalianda
Simpang Susun Sidomulyo 38 Sidomulyo Sidomulyo
Gerbang Tol Sidomulyo
Simpang Susun Lematang 74 Lematang Kawasan Industri
Tanjung Bintang
Panjang
Gerbang Tol Lematang
Simpang Susun Kota Baru 79 Sabah Balau Kota Baru
Kedaton
Bandar Lampung
Gerbang Tol Kota Baru
Simpang Susun Natar 95 Natar Indonesia New Road Sign Info 5a4.png Bandara Internasional Raden Inten II
Natar
Gerbang Tol Natar

Batas Wilayah Kabupaten Lampung Selatan


Batas Wilayah Kabupaten Pesawaran
Simpang Susun Tegineneng 108 Tegineneng Tegineneng
Metro
Sukadana
Gerbang Tol Tegineneng Barat
Gerbang Tol Tegineneng Timur

Batas Wilayah Kabupaten Pesawaran


Batas Wilayah Kabupaten Lampung Tengah
Simpang Susun Gunung Sugih 131 Gunung Sugih Gunung Sugih
Bandar Jaya
Gerbang Tol Gunung Sugih
Simpang Susun Terbanggi Besar 140 Terbanggi Besar Motorway CZ.svg Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang
Gerbang Tol Terbanggi Besar Terbanggi Besar
Bandar Jaya
Kota Bumi
Motorway CZ.svg Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar
Batas Operasional PT Hutama Karya (Persero)

Jalan Tol Berawal/Berakhir
Motorway CZ.svg Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang
Batas Operasional PT Hutama Karya (Persero)

Jalan Tol Berawal/Berakhir

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Jordan, Ray. "Jokowi Resmikan Tol Lampung, Terpanjang di Indonesia". detiknews. Diakses tanggal 2019-03-09. 
  2. ^ a b "Presiden Jokowi Hari Ini Awali Pembangunan Tol Trans Sumatra", setkab.go.id, 30 April 2015
  3. ^ Pembangunan Tol Lampung akan Digarap Empat Perusahaan BUMN
  4. ^ Media, Kompas Cyber. "Presiden Jokowi Resmikan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terpanjang di Indonesia". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-03-09. 
  5. ^ Pemerintah Masih Tunggu Perpres Tol Trans Sumatra
  6. ^ "- Blog Post". hutamakarya.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-03. 
  7. ^ Bisnis, Harian Medan. "Tol Terpanjang RI Diresmikan Hari Ini". Harian MedanBisnis (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-03-08. 
  8. ^ Pembebasan Lahan Tol Lampung Tahap 1 telan dana Rp.52 miliar
Ruas sebelumnya:
Jembatan Selat Sunda (rencana)
Jalan Tol Trans Sumatra Ruas berikutnya:
Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang

Lihat pula[sunting | sunting sumber]