Kalianda, Lampung Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kalianda
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
KabupatenLampung Selatan
Pemerintahan
 • CamatZaidan[1]
Populasi
 • Total95.761 jiwa
 • Kepadatan634/km2 (1,640/sq mi)
Kode pos
35551
Kode Kemendagri18.01.06 Edit the value on Wikidata
Luas150,94 km²
Desa/kelurahan25 desa
4 kelurahan

Kalianda adalah sebuah kecamatan yang juga Ibukota dari Kabupaten Lampung Selatan, di provinsi Lampung, Indonesia. Kecamatan ini terletak di kaki Gunung Rajabasa. Kaliandajuga terletak di tepi pantai di sepanjang Teluk Lampung. Asal Kata Kalianda konon berasal dari kata way (air) dan handak (putih). Kalianda menjadi ibu kota kabupaten Lampung Selatan sejak tahun 1982.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kalianda pada tahun 2021 sebanyak 95.761 jiwa, dengan kepadatan penduduk 634 jiwa/km².[2] Sementara untuk jumlah penduduk berdasarkan agama yang dianut, mayoritas beragama Islam. Persentasi penduduk berdasarkan agama yang dianut ialah Islam sebanyak 98,54%. Kemudian yang beragama Kristen sebanyak 1,14% (Protestan 0,88% dan Katolik 0,26%). Selebihnya beragama Buddha sebannyak 0,21% dan Hindu 0,10% serta penganut kepercayaan 0,01%.[2]

Suku asli Kalianda adalah Lampung Pesisir. Sedangkan suku pendatang, diantaranya ada Jawa, Sunda, Jawa Serang (Banten), Minangkabau Padang, Semenda Palembang, Batak, dan Bali. Masyarakat Kalianda mayoritas petani. Selain padi, ada juga kebun coklat, kebun kopi, kebun pisang, kelapa, cengkeh, jagung dan lainnya.

Pariwisata di Kalianda[sunting | sunting sumber]

Kalianda terkenal dengan Kita Seribu Objek Wisata, ada wisata alam ,Air Panas,Wisata Pantai bahkan sejarah diantaranya Pemandian Way Belerang,Belerang Resort,Belerang Simpur/kebun lebah trigona,Teropong Kota Sumurkumbang, Way GuyuranPantai Batu Kapal,Pantai Semukuk Pauh Wisata kuliner Dermaga Bom yang sekaligus juga sebagai tempat pelelangan ikan,Pantai Kedu,Pantai Kedu Warna,Pantai Batu Rame,Alau-Alau Resort,Pantai Merak Belantung,Pantai Bagus,Pantai Tanjung Beo,Pantai Sapenan,Grand Elty Resort,Pantai Marina,Pantai Tapak Kera,Pantai Teluk Nipah,Negeri Baru Resort(NBR) ada juga wisata disekitar Kalianda Pantai Canti, Pantai Gunung Botak atau Pantai Wartawan,Kahai Resort,Ada juga air terjun atau Curug Way Kalam Way Tayas. wisata Pulau Sebesi,Gunung Anak Krakatau,Taman Makam Pahlawan Raden Intan 2,Way Tebing Ceppa (WTC) Way Benteng Kedagaan (WBK)

Wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Kalianda terdiri dari 25 desa dan 4 kelurahan, yakni:

  1. Desa Bulok
  2. Desa Munjuk Sampurna
  3. Desa Taman Agung
  4. Desa Merak Belantung
  5. Desa Gunung Terang
  6. Desa Sukatani
  7. Desa Agom
  8. Desa Marga Catur
  9. Desa Maja
  10. Desa Pauh Tanjung Iman
  11. Desa Tengkujuh
  12. Desa Jondong
  13. Desa Sumur Kumbang
  14. Desa Buah Bekhak
  15. Desa Kesugihan
  16. Desa Pematang
  17. Desa Kecapi
  18. Desa Babulang
  19. Desa Sukaratu
  20. Desa Negeri Pandan
  21. Desa Palembapang
  22. Desa Tajimalela
  23. Desa Kedaton
  24. Desa Canggu
  25. Desa Hara Banjar Manis
  26. Kelurahan Kalianda
  27. Kelurahan Way Urang
  28. Kelurahan Bumi Agung
  29. Kelurahan Way Lubuk

Pusat Perbelanjaan[sunting | sunting sumber]

Media Pemberitaan[sunting | sunting sumber]

Stasiun Radio:

  • Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda Dimensi Baru FM93.00 Mhz
  • Radio Berita Kalianda, FM96.7 Mhz
  • Radio Prima FM, 100.70 Mhz

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Barus, Dominius Desmantri (11 September 2021). Daniel Tri Hardanto, ed. "Camat Cek Limbah Aspal di Pantai Kalianda Lampung Selatan". lampung.tribunnews.com. Diakses tanggal 2 Januari 2022. 
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2 Januari 2022. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]