Kalianda, Lampung Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kalianda
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
KabupatenLampung Selatan
Pemerintahan
 • CamatZaidan
Populasi
 • Total- jiwa
Kode pos
35551
Kode Kemendagri18.01.06 Edit the value on Wikidata
Luas- km²
Desa/kelurahan29

Kota Kalianda adalah sebuah kota kecamatan Ibukota Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Indonesia yang terletak di kaki Gunung Rajabasa, kota kecil yang bersahaja. Kota ini juga terletak di tepi pantai di sepanjang Teluk Lampung.Asal Kata Kalianda konon berasal dari kata way (air) handak (putih) yang memang banyak terdapat Sumber Air Panas berwarna Putih (Sumur/aliran Air panas mengeluarkan Belerang Berwarna Putih disekitar Pantai Kalianda),Kalianda Menjadi Ibukota Kabupaten Lampung Selatan sejak 1982

Pariwisata di Kalianda[sunting | sunting sumber]

Kalianda terkenal dengan Kita Seribu Objek Wisata, ada wisata alam ,Air Panas,Wisata Pantai bahkan sejarah diantaranya Pemandian Way Belerang,Belerang Resort,Belerang Simpur/kebun lebah trigona,Teropong Kota Sumurkumbang, Way GuyuranPantai Batu Kapal,Pantai Semukuk Pauh Wisata kuliner Dermaga Bom yang sekaligus juga sebagai tempat pelelangan ikan,Pantai Kedu,Pantai Kedu Warna,Pantai Batu Rame,Alau-Alau Resort,Pantai Merak Belantung,Pantai Bagus,Pantai Tanjung Beo,Pantai Sapenan,Grand Elty Resort,Pantai Marina,Pantai Tapak Kera,Pantai Teluk Nipah,Negeri Baru Resort(NBR) ada juga wisata disekitar Kalianda Pantai Canti, Pantai Gunung Botak atau Pantai Wartawan,Kahai Resort,Ada juga air terjun atau Curug Way Kalam Way Tayas. wisata Pulau Sebesi,Gunung Anak Krakatau,Taman Makam Pahlawan Raden Intan 2,Way Tebing Ceppa (WTC) Way Benteng Kedagaan (WBK)

Suku[sunting | sunting sumber]

Suku asli Kalianda adalah Lampung Pesisir. Sedangkan suku pendatang, diantaranya ada Jawa, Sunda, Jawa Serang (Banten), Minangkabau Padang, Semenda Palembang, Batak, dan Bali. Biasanya suku pendatang tinggal secara berkelompok dan bisa menjadi sebuah desa.

Kuliner[sunting | sunting sumber]

Kuliner terkenal Kalianda adalah Otak otak yg sudah tersohor dan Kopi Wc,namun kuliner aslinya adalah Gado-Gado atau gegado sejenis Rujak Tahu Tauge yang rasanya segar masam pedas,kemudian Pedos sejenis opor daging berkuah merah yang disajikan bersama ketan lapis atau sekubal dengan lalapan lumay (anggur laut) Selain itu ada lalapan seperti pucuk kaju (atau daun muda dari jambu monyet), pucuk heling rasanya manis sepat, sintrong, cempoka, gunda (merupakan tanaman hama yang tumbuh di sawah), pegaga, adas, daun kemangi,Sekhila,petakh (petai), jekhing (jengkol) dan masih banyak lagi disajikan dengan peros (sambal cair khas pesisir),Rumah Makan yang terkenal Adalah Pondok Air Panas yang menyajikan Pindang Khas dan makanan lain dengan pemandangan Laut ,kuliner siang ada RM teh yati dengan sayur asamnya ,RM Kurnia Baru,dan ada lagi Kuliner malam seafood Teh Okay ,Kuliner Lap Pemda Korpri,Kuliner Dermaga Bom,Kafe Dsas,Kafe Kalibata,Kafe Kasaka,Kafe deMille ada juga Pindang Pegagan,Pindang Dermaga Seafood,Sate Saleh,RM Sartika Dll Untuk oleh2 banyak tersedia disekitar Pasar Lama

Kalianda termasuk penghasil Durian. Buah Durian ini biasanya dijual dipinggir jalan di depan rumah penduduk. Harganya tergantung dari besar kecilnya bauh durian. Di pasar Kalianda, biasanya jika musim durian tiba, banyak sekali penjual durian dengan harga yang cukup murah jika dibandingkan di kota besar. Masyarakat Kalianda termasuk pencinta durian, hingga durian pun diolah menjadi tempoyak dan bisa juga dimasukkan ke dalam kopi panas atau dicampur dengan rujak (disini rujak adalah es buah).Sentra durian di Desa Sumurkumbang,Kecapi,Tengkujuh Jondong,Banding,Waykalam

Ikan yang paling enak untuk di bakar adalah ikan tengkurungan. Ikan ini akan sangat mudah di dapat di pasar Kalianda, ditemani dengan sambal khas masyarakat kalianda yaitu sambal seruit. Sambal seruit ini bumbunya sangat sederhana, yaitu cabe rawit, garam, bawang merah, tomat biasa atau lebih enak lagi kalau pakai tomat rampai. Tomat rampai ini bentuknya bulat kecil seperti cerry yang rasanya sangat asam. Bisa juga rampai diganti dengan belimbing tunjuk [belimbing wuluh]. Selain itu, ada juga ikan pai/pe' (ikan pari).Selain ikan Hasil laut tersebut jenis ikan air tawar yang banyak di minati oleh masyarakat kalianda adalah ikan kalang [lele], ikan pelus [Belut].

Hasil Tani[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Kalianda mayoritas petani. Selain padi, ada juga kebun coklat, kebun kopi, kebun pisang dan kelapa/ kopra ,cengkeh ,jagung

Wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Desa yang ada di Kecamatan Kalianda:

1. Desa Bulok

2. Desa Munjuk Sampurna

3. Desa Taman Agung

4. Desa Merak Belantung

5. Desa Gunung Terang

6. Desa Sukatani

7. Desa Agom

8. Desa Marga Catur

9. Desa Maja

10.Desa Pauh Tanjung Iman

11.Desa Tengkujuh

12.Desa Jondong

13.Desa Sumur Kumbang

14.Desa Buah Bekhak

15.Desa Kesugihan

16.Desa Pematang

17.Desa Kecapi

18.Desa Babulang

19.Desa Sukaratu

20.Desa Negeri Pandan

21.Desa Palembapang

22.Desa Tajimalela

23.Desa Kedaton

24.Desa Canggu

25.Kelurahan Kalianda

26.Kelurahan Way Urang

27.Kelurahan Bumi Agung

28.Kelurahan Way Lubuk 29.Desa Hara Banjar Manis

Pusat Perbelanjaan[sunting | sunting sumber]

Media Pemberitaan[sunting | sunting sumber]

Stasiun Radio:

  • Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda Dimensi Baru FM93.00 Mhz
  • Radio Berita Kalianda, FM96.7 Mhz
  • Radio Prima FM, 100.70 Mhz

Stasiun Televisi (Keluar Kota Tarahan dan masuk Kota Bakauheni):

Daerah kota Kalianda Selatan merupakan daerah yang bisa memancarkan transmisi RCTI dan SCTV, namun untuk ANTV, MNCTV dan Indosiar hanya bisa ditangkap di Kalianda Tengah, Kalianda Barat, Kalianda Timur bahkan sebagian Rajabasa.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]