Moeldoko

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jenderal TNI Dr.
Moeldoko
Panglima Tentara Nasional Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
30 Agustus 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Laksamana TNI Agus Suhartono
Kepala Staf Angkatan Darat ke-28
Masa jabatan
20 Mei 2013 – 30 Agustus 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo
Digantikan oleh Letnan Jenderal TNI Budiman
Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi ke-30
Masa jabatan
Oktober 2010 – Agustus 2011
Didahului oleh Mayor Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo
Digantikan oleh Mayor Jenderal TNI Muhammad Munir
Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura ke-1
Masa jabatan
Juni 2010 – Oktober 2010
Didahului oleh Jabatan baru
Digantikan oleh Mayor Jenderal TNI Geerhan Lantara
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad
Masa jabatan
Januari 2010 – Juni 2010
Didahului oleh Mayor Jenderal TNI Hatta Syafrudin
Digantikan oleh Brigadir Jenderal TNI Adi Mulyono
Informasi pribadi
Lahir 8 Juli 1957 (umur 57)
Bendera Indonesia Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Suami/istri Koesni Harningsih
Alma mater Akademi Militer 1981
Dinas militer
Pengabdian bagi  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas 1981–sekarang
Pangkat Pdu jendtni komando.png Jenderal TNI
Unit Infanteri

Jenderal TNI Dr. Moeldoko (lahir di Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957; umur 57 tahun) adalah tokoh militer Indonesia. Ia menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Sidang Paripurna DPR-RI pada tanggal 27 Agustus 2013 menyetujui jenderal asal Kediri tersebut sebagai Panglima TNI baru pengganti Laksamana Agus Suhartono.[1] Ia adalah KSAD terpendek dalam sejarah militer di Indonesia seiring pengangkatan dirinya sebagai panglima.[2]

Moeldoko merupakan alumnus Akabri tahun 1981 dengan predikat terbaik dan berhak meraih penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa.[3] Selama karier militernya, Moeldoko juga banyak memperoleh tanda jasa yaitu Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satya Lencana Dharma Santala, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun,  Satya Lencana Kesetiaan XIV tahun, Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Wira Dharma, dan Satya Widya Sista.

Operasi militer yang pernah diikuti antara lain Operasi Seroja Timor-Timur tahun 1984 dan Konga Garuda XI/A tahun 1995. Ia juga pernah mendapat penugasan di Selandia Baru (1983 dan 1987), Singapura dan Jepang (1991), Irak-Kuwait (1992), Amerika Serikat, dan Kanada.

Pada 15 Januari, Moeldoko meraih gelar doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia, dengan desertasinya "Kebijakan dan Scenario Planning Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Indonesia (Studi Kasus Perbatasan Darat di Kalimantan)".[4] Ia lulus dan mendapatkan gelar tersebut dengan predikat sangat memuaskan.[5]

Pendidikan militer[sunting | sunting sumber]

  • Akabri (1981)
  • Kursus Dasar Kecabangan Infanteri
  • Kursus Dasar Para
  • Susjurpa Jumpmaster
  • Sus Bahasa Inggris
  • Sus Kasi Ops
  • Suslapa-1 Inf
  • Suslapa Inf
  • Seskoad (1994)
  • Sesko TNI (2001)
  • Susdanrem
  • Susstrat Perang Semesta
  • PPRA XLII Lemhannas (2008)

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Laela Badriyah (27 Agustus 2013). "DPR Setuju Moeldoko Jabat Panglima TNI". Metro TV News. Diakses 30 Agustus 2013. 
  2. ^ Riski Adam (31 Juli 2013). "Wiranto: Saya Serahkan Rekor Tercepat KSAD pada Jenderal Moeldoko". liputan6.com. Diakses 30 Agustus 2013. 
  3. ^ ALUMNI - 1981 lihat bagian infanteri no. 1
  4. ^ Jenderal TNI Moeldoko raih gelar doktor ANTARA. 15 Januari 2014. Diakses 20 Januari 2014
  5. ^ Moeldoko Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan Metro TV News. 15 Januari 2014. Diakses 20 Januari 2014
  6. ^ "DPR Setujui Jenderal Moeldoko Jadi Panglima TNI". August 22, 2013. 
  7. ^ "DPR Sahkan Moeldoko Sebagai Panglima TNI". Agustus 27, 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan militer
Didahului oleh:
Hatta Syafruddin
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad
2010
Diteruskan oleh:
Adi Mulyono
Didahului oleh:
Jabatan baru
Pangdam XII/Tanjungpura
2010
Diteruskan oleh:
Geerhan Lantara
Didahului oleh:
Pramono Edhie Wibowo
Pangdam III/Siliwangi
2010–2011
Diteruskan oleh:
M Munir
Didahului oleh:
Budiman
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat
Februari 201320 Mei 2013
Diteruskan oleh:
M Munir
Didahului oleh:
Pramono Edhie Wibowo
Kepala Staf TNI Angkatan Darat
23 Mei 201330 Agustus 2013
Diteruskan oleh:
Budiman
Didahului oleh:
Agus Suhartono
Panglima Tentara Nasional Indonesia
30 Agustus 2013–sekarang
Petahana