Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Lambang Polri.png
Lambang Polri
Komjen Pol Sutarman.jpg
Petahana
Jenderal Polisi Sutarman

Sejak 25 Oktober 2013
Pemegang pertama Komisaris Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo
Dibentuk 1945
Deputi Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti (Wakil Kapolri)

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau biasa disingkat Kapolri adalah pejabat yang menjadi pimpinan tertinggi dalam organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pada tanggal 19 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk Badan Kepolisian Negara (BKN). Pada tanggal 29 September 1945 Presiden Soekarno melantik Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN).[1]

Pada awalnya kepolisian berada dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara yang hanya bertanggung jawab masalah administrasi, sedangkan masalah operasional bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.[2]

Mulai tanggal 1 Juli 1946 dengan Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri.[3]

Pada masa negera Republik Indonesia Serikat, Jawatan Kepolisian Negara Republik Indonesia Serikat berada dibawah Perdana Menteri dengan perantaraan Jaksa Agung dalam bidang politik dan operasional.[4] Sementara itu dalam hal pemeliharaan dan susunan administrasi bertanggungjawab kepada Menteri Dalam Negeri. Presiden RIS, Soekarno pada tanggal 21 Januari 1950 mengangkat kembali Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Jawatan Kepolisian Republik Indonesia Serikat.[5] Setelah RIS bubar, Soekanto diangkat kembali sebagai Kepala Jawatan Kepolisian Republik Indonesia.[6]

Pada tahun 1961 Kepolisian Negara menjadi bagian dari angkatan bersenjata.[7] Pada tahun 1962 jabatan kepala jawatan kepolisian diubah menjadi Menteri/Kepala Kepolisian Negara,[8] dan diubah lagi menjadi Menteri/Kepala Staf Angkatan Kepolisian Negara.[9] Pada masa Kabinet Dwikora jabatan Kapolri diubah lagi menjadi Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian.[10]

Setelah reorganisasi ABRI tahun 1970, kembali menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang berada di bawah komando dari Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima ABRI).

Mulai tanggal 1 April 1999, Kepolisian Negara Republik Indonesia dipisahkan dengan Tentara Nasional Indonesia dari ABRI dan menjadi berdiri sendiri. Kapolri dipilih oleh Presiden berdasarkan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Daftar pejabat[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Dari Sampai Jabatan terakhir Keterangan
1 Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.png Komisaris Jenderal Polisi
Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo
29 September 1945 14 Desember 1959
2 Soekarno Djojonegoro.jpg Komisaris Jenderal (Pol) Soekarno Djojonegoro 15 Desember 1959 29 Desember 1963
3 Soetjipto Danoekoesoemo.jpg Jenderal (Pol) Soetjipto Danoekoesoemo 30 Desember 1963 8 Mei 1965
4 Soetjipto Joedodihardjo.jpg Jenderal (Pol) Soetjipto Joedodihardjo 9 Mei 1965 15 Mei 1968
5 Hoegeng young.jpg Jenderal (Pol) Hoegeng Imam Santoso 15 Mei 1968[11] 2 Oktober 1971
6 Mohamad hasan - cropped.JPG Jenderal (Pol) Moch. Hasan 3 Oktober 1971 24 Juni 1974
7 Widodo budidarmo.jpg Jenderal (Pol) Widodo Budidharmo 26 Juni 1974[12] 25 September 1978
8 Jenderal Polisi Awaluddin Djamin.png Jenderal (Pol) Awaluddin Djamin, MPA 26 September 1978 3 Desember 1982
9 Jenderal Polisi Anton Sudjarwo.png Jenderal (Pol) Anton Sudjarwo 4 Desember 1982 6 Juni 1986
10 Mochammad Sanoesi.jpg Jenderal (Pol) Moch. Sanoesi 7 Juni 1986 19 Februari 1991
11 Kunarto.jpg Jenderal (Pol) Kunarto 20 Februari 1991 5 April 1993
12 Banurusman Astrosemitro.jpg Jenderal (Pol) Banurusman Astrosemitro 6 April 1993 14 Maret 1996
13 Dibyo Widodo.jpg Jenderal (Pol) Dibyo Widodo 15 Maret 1996 28 Juni 1998
14 Roesmanhadi.jpg Jenderal (Pol) Roesmanhadi 29 Juni 1998 3 Januari 2000
15 Rusdihardjo.jpg Jenderal (Pol) Roesdihardjo 4 Januari 2000 22 September 2000
16 Bimantoro.jpg Jenderal (Pol) Surojo Bimantoro 23 September 2000 21 Juli 2001
17 Cismail.gif Jenderal (Pol) Chairudin Ismail 2 Juni 2001 7 Agustus 2001 Pejabat Sementara Kapolri[13]
18 Dai bachtiar.jpg Jenderal (Pol) Da'i Bachtiar 29 November 2001 7 Juli 2005
19 Jenderal Polisi Sutanto.png Jenderal (Pol) Sutanto 8 Juli 2005 30 September 2008
20 Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.png Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri 1 Oktober 2008 22 Oktober 2010
21 Jenderal Polisi Timur Pradopo.png Jenderal (Pol) Timur Pradopo 22 Oktober 2010 25 Oktober 2013
22 Komjen Pol Sutarman.jpg Jenderal (Pol) Sutarman 25 Oktober 2013 saat ini

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sejarah Nasional Indonesia VI. hlm. 182. 
  2. ^ Djamin, Awaloedin (2007). Sejarah perkembangan kepolisian di Indonesia. hlm. 122. 
  3. ^ "Penetapan Pemerintah tahun 1946". ngada.org. Diakses 5 November 2012. 
  4. ^ Keputusan Presiden RIS No.22 Tahun 1950 Tanggal 16 Januari 1950
  5. ^ Keputusan Presiden RIS No.29 Tahun 1950 Tanggal 21 Januari 1950
  6. ^ Keppres No.190 Tahun 1950
  7. ^ pasal 3, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1961, Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kepolisian Negara
  8. ^ Keputusan Presiden No.94 Tahun 1962
  9. ^ Keputusan Presiden No.134 Tahun 1962
  10. ^ "Keputusan Presiden Republik Indonesia No.15 Tahun 1963" (pdf). sipuu.setkab.go.id. Sistem Informasi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses 4 Agustus 2013. 
  11. ^ "1968-05-15 Amanat Presiden Republik Indonesia Jenderal Soeharto Pada Upacara Serah Terimah Jabatan Panglima Angkatan Kepolisian". Soeharto.co. Diakses 10 Desember 2013. 
  12. ^ "1974-06-26 Amanat Presiden Soeharto Pada Upacara Pelantikan KASAL Dan KAPOLRI". Soeharto.co. Diakses 9 Desember 2013. 
  13. ^ Anggoro Gunawan (20 Juli 2001). "SI Kemungkinan Akan Digelar Sabtu (21/7) Pukul 10.00 WIB". tempo.co. Diakses 17 Agustus 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]