Badrodin Haiti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Jenderal Polisi Drs.
Badrodin Haiti
Badrodin Haiti saat menjadi Kapolda Jawa Timur dengan pangkat Irjen Polisi, 2010
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-22
Petahana
Mulai menjabat
17 April 2015
(Pelaksana Tugas: 16 Januari - 17 April 2015)
Presiden Joko Widodo
Wakil Budi Gunawan
Didahului oleh Sutarman
Wakil Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia
Masa jabatan
4 Maret 2014 – 17 April 2015
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Kapolri Sutarman
Badrodin Haiti (Plt.)
Didahului oleh Oegroseno
Digantikan oleh Budi Gunawan
Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri
Masa jabatan
2 Agustus 2013 – 4 Maret 2014
Didahului oleh Oegroseno
Digantikan oleh Putut Eko Bayu Seno
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
Masa jabatan
20 Agustus 2010 – 14 Maret 2011
Didahului oleh Pratiknyo
Digantikan oleh Untung Suharsono Radjab
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara
Masa jabatan
14 Februari 2009 – 5 Maret 2010
Didahului oleh Nanan Soekarna
Digantikan oleh Oegroseno
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
Masa jabatan
2006 – 2008
Didahului oleh Oegroseno
Digantikan oleh Suparni Parto
Kepala Kepolisian Daerah Banten
Masa jabatan
2004 – 2005
Didahului oleh Abdurachman
Digantikan oleh Timur Pradopo
Informasi pribadi
Lahir 24 Juli 1958 (umur 56)
Bendera Indonesia Umbulsari, Jember, Jawa Timur
Suami/istri Ny. Tejaningsih Haiti
Anak Iptu Farouq Ashadi Haiti
Fakhri Subhana Haiti
Alma mater Akademi Kepolisian (1982)
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1982 – Sekarang
Pangkat Jenderal Polisi
Unit Reserse
Penghargaan Adhi Makayasa (1982)

Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti (lahir di Paleran, Umbulsari, Jember, Jawa Timur, 24 Juli 1958; umur 56 tahun) adalah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang menjabat sejak 17 April 2015, sejak Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Jenderal Polisi Sutarman sebagai Kapolri pada tanggal 16 Januari 2015.[1] Pada 18 Februari 2015, ia diajukan sebagai calon tunggal Kapolri, menyusul keputusan Presiden Jokowi untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri[2][3]. Pada tanggal 16 Januari 2015 hingga 17 April 2015, Badrodin ditunjuk Presiden Jokowi menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kapolri yang melaksanakan tugas sehari-hari Kapolri hingga pelantikan Kapolri definitif dilaksanakan.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), dan sebelum itu mengemban tugas sebagai Kabaharkam Mabes Polri, dimana ia dikenal karena kesederhanaan, integritas, ketegasannya,[4] dari 2 Agustus 2013 hingga pengangkatannya sebagai Wakapolri pada 27 Februari 2014.

Riwayat hidup[sunting | sunting sumber]

Badrodin merupakan alumnus terbaik Akpol 1982 (meraih Adhi Makayasa) yang pernah menjabat Kapolda Banten, Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolda Sumatera Utara. Dia beristri satu dengan dua orang putera. Setelah menjabat Kapolda Jatim sekitar tujuh bulan, dia ditarik ke Mabes Polri dan menjabat Koorsahli Kapolri.

Badrodin menjadi orang nomor dua (Wakapolri) di Korps Bhayangkara menggantikan seniornya, Komjen. Pol. Drs. Oegroseno yang pensiun. Pengangkatan Badrodin diumumkan sendiri oleh Kapolri Jend. Pol. Sutarman.[5]

Pada 16 Januari 2015 malam, Badrodin ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi pelaksana tugas (Plt.) Kapolri menggantikan Sutarman yang resmi diberhentikan dan selagi menunggu pelantikan Kapolri terpilih Budi Gunawan yang dijadikan tersangka oleh Ketua KPK Abraham Samad dan kini menjalani proses pra-peradilan.[6][7].

Pada 18 Februari 2015, ia akhirnya resmi diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Budi Gunawan yang telah menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat dan pada 17 April 2015 Badrodin akhirnya resmi dilantik Presiden Jokowi sebagai Kapolri definitif setelah sehari sebelumnya DPR menyetujui pencalonannya sebagai Kapolri.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan penunjukkan Badrodin Haiti sebagai Wakapolri menggantikan Oegroseno. Hal ini karena mereka menyebut adanya indikasi Badrodin terkait pelanggaran HAM di Poso tahun 2007.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Akpol (1982)
  • PTIK (1989)
  • Sespim (1998)
  • Lemhanas RI (2003)

TMT Kepangkatan[sunting | sunting sumber]

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya (1982)
  • Kasubro Ops Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
  • Kapolsek Pancoran Mas Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
  • Kabin Info PPKO Polda Metro Jaya (1984)
  • Kabag Min Polres Aileu Polwil Timor Timur (1985)
  • Kasat Serse Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (1990)
  • Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (1993)
  • Kasat Serse Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (1994)
  • Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya (1995)
  • Pabungkol Spri Kapolri (1996)
  • Pamen Mabes Polri (1997)
  • Paban Madya Dukminops Paban II/Ops Sops Polri (1998)
  • Kapolres Probolinggo Polwil Malang Polda Jawa Timur (1999)
  • Kapoltabes Medan (2000)
  • Direskrim Polda Jawa Timur (2003)
  • Kapolwiltabes Semarang Polda Jawa Tengah (2004)
  • Kapolda Banten (2004)
  • Seslem Lemdiklat Polri (2005)
  • Kapolda Sulawesi Tengah (2006)
  • Dir I Bareskrim Polri (2008-2009)
  • Kapolda Sumatera Utara (2009-2010)
  • Kadivkum Polri (2010)
  • Kapolda Jawa Timur (2010-2011)
  • Sahli Kapolri (2011)
  • Asops Kapolri (2011-2013)
  • Kabaharkam (2013-2014)
  • Wakapolri (2014-2015)
  • Kapolri (17 April 2015-Sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Muhammad Sholeh (16 Januari 2015). "Jokowi keluarkan Keppres Pemberhentian Kapolri Jenderal Sutarman". Merdeka.com. Diakses 16 Januari 2015. 
  2. ^ Ikhwanul Khabibi (18 Februari 2015). "Diusulkan Jadi Kapolri, Badrodin Haiti Diharap Bisa Tegas dan Benahi Polri". Detik.com. Diakses 18 Februari 2015. 
  3. ^ Sabrina Asril (18 Februari 2015). "Batal Lantik Budi Gunawan, Jokowi Usulkan Badrodin Haiti Calon Kapolri". Kompas.com. Diakses 18 Februari 2015. 
  4. ^ JAK (1 Agustus 2013). "Badrodin Haiti Jadi Kabaharkam". PortalKriminal.com. Diakses 1 Agustus 2013. 
  5. ^ Farouk Arnaz (27 Februari 2014). "Komjen Badrodin Haiti Jadi Wakapolri". BeritaSatu.com. Diakses 27 Februari 2014. 
  6. ^ Ida Nurcahyani (16 Januari 2015). "Badrodin Haiti jadi Plt Kapolri". AntaraNews.com. Diakses 16 Januari 2015. 
  7. ^ Indah Mutiara Kami (17 Januari 2015). "Ini Profil Komjen Badrodin Haiti, Plt Kapolri yang Ditunjuk Jokowi". detikNews. Diakses 17 Januari 2015. 
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Sutarman
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
2015–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Oegroseno
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
2014–2015
Diteruskan oleh:
Budi Gunawan
Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri
2013–2014
Diteruskan oleh:
Putut Eko Bayu Seno
Didahului oleh:
Pratiknyo
Kapolda Jawa Timur
2010–2011
Diteruskan oleh:
Untung Suharsono Radjab
Didahului oleh:
Nanan Soekarna
Kapolda Sumatera Utara
2009–2010
Diteruskan oleh:
Oegroseno
Didahului oleh:
Oegroseno
Kapolda Sulawesi Tengah
2006–2008
Diteruskan oleh:
Suparni Parto
Didahului oleh:
Abdurachman
Kapolda Banten
2004–2005
Diteruskan oleh:
Timur Pradopo