Badrodin Haiti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Komjen. Pol. Drs.
Badrodin Haiti
Badrodin Haiti saat menjadi Kapolda Jawa Timur dengan pangkat Irjen Polisi
Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia

Pelaksana Tugas
Petahana
Mulai menjabat
16 Januari 2015
Presiden Joko Widodo
Didahului oleh Sutarman
Wakil Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
4 Maret 2014
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Didahului oleh Komjen Pol Oegroseno
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri
Masa jabatan
2 Agustus 2013 – 4 Maret 2014
Didahului oleh Komjen. Pol. Oegroseno
Digantikan oleh Irjen. Pol. Putut Eko Bayuseno
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
Masa jabatan
20 Agustus 2010 – 14 Maret 2011
Didahului oleh Irjen Pol Pratiknyo
Digantikan oleh Irjen Pol Untung Suharsono Radjab
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara
Masa jabatan
14 Februari 2009 – 5 Maret 2010
Didahului oleh Irjen Pol Nanan Soekarna
Digantikan oleh Irjen Pol Oegroseno
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
Masa jabatan
2006 – 2008
Didahului oleh Brigjen Pol Oegroseno
Digantikan oleh Kombes Pol Suparni Parto
Kepala Kepolisian Daerah Banten
Masa jabatan
2004 – 2005
Didahului oleh Kombes Pol Abdurachman
Digantikan oleh Kombes Pol Timur Pradopo
Informasi pribadi
Lahir 24 Juli 1958 (umur 56)
Bendera Indonesia Umbulsari, Jember, Jawa Timur
Suami/istri Ny. Tejaningsih Haiti
Anak Farouq Ashadi Haiti
Fakhri Subhana Haiti
Alma mater Akademi Kepolisian (1982)
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1982 – Sekarang
Pangkat Komisaris Jenderal Polisi
Unit Reserse

Komjen. Pol. Drs. Badrodin Haiti (lahir di Paleran, Umbulsari, Jember, Jawa Timur, 24 Juli 1958; umur 56 tahun) saat ini adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), sejak Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Jenderal Pol. Sutarman sebagai Kapolri pada tanggal 16 Januari 2015.[1] Pada 18 Februari 2015, ia diajukan sebagai calon tunggal Kapolri, menyusul keputusan Presiden Jokowi untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri[2][3].

Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), dan sebelum itu mengemban tugas sebagai Kabaharkam Mabes Polri, dimana ia dikenal karena kesederhanaan, integritas, ketegasannya,[4] dari 2 Agustus 2013 hingga pengangkatannya sebagai Wakapolri pada 27 Februari 2014.

Riwayat hidup[sunting | sunting sumber]

Badrodin merupakan alumnus terbaik Akpol 1982 (meraih Adhi Makayasa) yang pernah menjabat Kapolda Banten, Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolda Sumatera Utara. Dia beristri satu dengan dua orang putera. Setelah menjabat Kapolda Jatim sekitar tujuh bulan, dia ditarik ke Mabes Polri dan menjabat Koorsahli Kapolri.

Badrodin menjadi orang nomor dua (Wakapolri) di Korps Bhayangkara menggantikan seniornya, Komjen. Pol. Drs. Oegroseno yang pensiun. Pengangkatan Badrodin diumumkan sendiri oleh Kapolri Jend. Pol. Sutarman.[5]

Pada 16 Januari 2015 malam, Badrodin ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi pelaksana tugas (Plt.) Kapolri menggantikan Sutarman yang resmi diberhentikan dan selagi menunggu pelantikan Kapolri terpilih Budi Gunawan yang dijadikan tersangka oleh Ketua KPK Abraham Samad dan kini menjalani proses pra-peradilan.[6][7].

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan penunjukkan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai wakapolri menggantikan Komjen Pol Oegroseno. Hal ini karena mereka menyebut adanya indikasi Badrodin terkait pelanggaran HAM di Poso tahun 2007.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  1. Akpol (1982)
  2. PTIK (1989)
  3. Sespim (1998)
  4. Lemhanas RI (2003)

TMT Kepangkatan[sunting | sunting sumber]

  1. Ipda (1982)
  2. Iptu (1984)
  3. AKP (1987)
  4. Kompol (1993)
  5. AKBP (1997)
  6. Kombes Pol (2001)
  7. Brigjen Pol (2006)
  8. Irjen Pol (2009)
  9. Komjen Pol (2013)

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

  1. Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya (1982)
  2. Kasubro Ops Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
  3. Kapolsek Pancoran Mas Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
  4. Kabin Info PPKO Polda Metro Jaya (1984)
  5. Kabag Min Polres Aileu Polwil Timor Timur (1985)
  6. Kasat Serse Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (1990)
  7. Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (1993)
  8. Kasat Serse Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (1994)
  9. Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya (1995)
  10. Pabungkol Spri Kapolri (1996)
  11. Pamen Mabes Polri (1997)
  12. Paban Madya Dukminops Paban II/Ops Sops Polri (1998)
  13. Kapolres Probolinggo Polwil Malang Polda Jawa Timur (1999)
  14. Kapoltabes Medan (2000)
  15. Direskrim Polda Jawa Timur (2003)
  16. Kapolwiltabes Semarang Polda Jawa Tengah (2004)
  17. Kapolda Banten (2004)
  18. Seslem Lemdiklat Polri (2005)
  19. Kapolda Sulawesi Tengah (2006)
  20. Dir I Bareskrim Polri (2008-2009)
  21. Kapolda Sumatera Utara (2009-2010)
  22. Kadivkum Polri (2010)
  23. Kapolda Jawa Timur (2010-2011)
  24. Sahli Kapolri (2011)
  25. Asops Kapolri (2011-2013)
  26. Kabaharkam (2013-2014)
  27. Wakapolri (2014-Sekarang)
  28. Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolri (2015-Sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Jend. Pol. Sutarman
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Pelaksana Tugas

16 Januari 2015-sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Komjen. Pol. Oegroseno
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
4 Maret 2014-sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Irjen Pol Pratiknyo
Kapolda Jawa Timur
20 Agustus 2010 - 14 Maret 2011
Diteruskan oleh:
Irjen Pol Untung Suharsono Radjab
Didahului oleh:
Irjen Pol Nanan Soekarna
Kapolda Sumatera Utara
14 Februari 2009 - 5 Maret 2010
Diteruskan oleh:
Irjen Pol Oegroseno
Didahului oleh:
Brigjen Pol Oegroseno
Kapolda Sulawesi Tengah
2006 - 2008
Diteruskan oleh:
Kombes Pol Suparni Parto
Didahului oleh:
Kombes Pol Abdurachman
Kapolda Banten
2004 - 2005
Diteruskan oleh:
Brigjen Pol Timur Pradopo