Oegroseno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Komjen Pol (Purn) Drs.
Oegroseno
SH
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa jabatan
2 Agustus 2013 – 4 Maret 2014
Didahului oleh Komjen Pol Nanan Soekarna
Digantikan oleh Komjen Pol Badrodin Haiti
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri
Masa jabatan
27 Desember 2012 – 1 Agustus 2013
Didahului oleh Komjen Pol Imam Sudjarwo
Digantikan oleh Irjen Pol Badrodin Haiti
Kepala Lembaga Pendidikan Polri
Masa jabatan
1 Maret 2011 – 26 Desember 2012
Didahului oleh Komjen Pol Imam Sudjarwo
Digantikan oleh Irjen Pol Budi Gunawan
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara
Masa jabatan
Maret 2010 – 1 Maret 2011
Didahului oleh Irjen Pol Badrodin Haiti
Digantikan oleh Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
Masa jabatan
2005 – 2006
Didahului oleh Brigjen Pol Aryanto Sutadi
Digantikan oleh Kombes Pol Badrodin Haiti
Informasi pribadi
Lahir 17 Februari 1956 (umur 58)
Pati, Jawa Tengah, Indonesia
Suami/istri Ny. Suharyatmi Ningsih
Alma mater Akpol 1978
Agama Islam

Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Oegroseno, SH. adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 2 Agustus 2013 hingga 4 Maret 2014 menjabat Wakapolri[1]. Oegro, begitu dia disapa, merupakan salah satu anggota Polri yang dikenal karena ketegasan, integritas, dan kesederhanannya[2].

Alumnus Akpol 1978 ini pernah mengenyam jabatan penting di tubuh Polri, diantaranya Kapolda Sulteng, Kadiv Propam Polri, dan terakhir Kapolda Sumut.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Ia adalah putra Brigjen Pol (Purn.) Rustam Santiko (alm.), Bupati Pati era 70-an (1973-1978). Saudara-saudara Oegro diantaranya adalah Brigjen TNI Adi Wijaya (Irben Itjenad), Baskoro (lurah di Blora), Indah Lestari (istri Kapolda Bali Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu), Diana, dan Asta.

Ketegasan Oegro, diakui terinspirasi dari sang ayah, yang juga sempat menjadi wakil gubernur Akademi Kepolisian RI.

Divisi Propam Polri[sunting | sunting sumber]

Kemampuannya yang brilian lantas banyak pihak yang menilai kala Kapolri menunjuk Oegroseno sebagai Kepala Divisi Propam Mabes Polri sangatlah tepat. Bahkan mantan Kepala Divisi Propam pertama yang juga mantan Kapolda Papua, Irjen Pol (Purn) Timbul Silaen menyebutkan, salah satu tugas yang diemban Divisi Propam Mabes Polri untuk mengawasi perilaku personil Polri dimungkinkan dapat di jalankan dengan baik oleh Oegroseno. Secara pribadi Silaen kenal baik dengan Oegro yang dulunya merupakan bawahannya langsung. " Dimungkinkan Divisi Propam Mabes Polri dalam menjalankan tugas dan perannya secara baik dibawah kepemimpinan Oegroseno ", kata Timbul Silaen yang pensiun dari lingkup Polri sejak tahun 2005.

Polda Sumatera Utara[sunting | sunting sumber]

Kecemerlangan Oegro berlanjut saat ditugaskan di Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Ia tak segan ikut memburu pelaku-pelaku kejahatan yang seringkali membahayakan masyarakat Sumut. Bahkan Oegro sempat berenang di sungai di Desa Dolok Sagala, Dolok Marsihul, Serdang Bedagai[3]. Dalam penangkapan tersebut, Oegro turun langsung ke lokasi penyergapan dan penyisiran. Dikawal oleh tim khusus, ia menyebrangi sungai sambil berenang untuk mencari para pelaku teror lainnya. " Ini situasi di Sumut tidak bisa dianggap main-main. Saya serius sekali menangani kasus-kasus ini. Maka saya harus langsung melihat kondisi di lapangan," ujar Oegro.

Lemdiklat Polri[sunting | sunting sumber]

Dinaikkan pangkatnya sebagai jenderal bintang tiga dan mendapat posisi Kalemdiklat Polri, Oegro tidak jumawa. Ia tetap membawa kesederhanannya selama memimpin lembaga pendidikan polisi tersebut. Ia tak canggung untuk naik sepeda angin (sepeda pancal;engkol) dari kediamannya ke kantor Lemdik di Ciputat. Dia merupakan sosok pemimpin yang humanis. Dengan jabatan sebagai Kepala Lembaga Pendidikan (Kalemdik) Polri sekarang ini, dia juga mempunyai banyak karya. Dia mengusulkan kepada pimpinannya, peserta yang mengikuti jenjang pendidikan dan kepangkatan, mulai dari Setukpa, Sekolah Lanjut Perwira (Selapa), Sekolah Pimpinan (Sespim) Polri, sebaiknya dilaksanakan di setiap polda di Tanah Air[4].

Baharkam Polri[sunting | sunting sumber]

Sesuai dengan TR Kapolri per tanggal 18 Desember 2012[5], Oegro dimutasi sebagai Kabaharkam Polri menggantikan Imam Sudjarwo. Jabatannya di Lemdikpol diserahkan pada mantan Kapolda Bali, Irjen Pol Budi Gunawan. Menurut Kapolri, Baharkam sedang dihadapkan pada tantangan dan tugas yang cukup krusial. Di samping pengamanan objek vital nasional bernilai strategis, juga objek-objek vital lainnya termasuk konflik horizontal dan konflik komunal[6].

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  1. Ka Jaga Sat Sabhara Kodak VII Metro Jaya
  2. Perwira Ren Sesdit Polda Metro Jaya
  3. Perwira Serse Narkotik Ditserse Polda Metro Jaya
  4. Kasat Serse Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (1996)
  5. Paban Madya Ops Deops Polri (1998)
  6. Kadit Sabhara Polda Sultra (2000)
  7. Dir Samapta Polda Sultra
  8. Dir Pamobsus Polda Metro Jaya
  9. Karo Ops Polda Metro Jaya
  10. Wakapolda Babel (2004)
  11. Kapolda Sulteng (2005)
  12. Kapus Infolahta Div Telematika Polri
  13. Kadiv Propam Polri (2009-2010)
  14. Kapolda Sumut (2010-2011)
  15. Kalemdiklat Polri (2011-2012)
  16. Kabaharkam Polri (2012-2013)
  17. Wakapolri (2013-2014)

Referensi[sunting | sunting sumber]