Luhut Binsar Panjaitan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Luhut Binsar Panjaitan
Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia ke-28
Masa jabatan
24 Agustus 2000 – 22 Juli 2001
Presiden Abdurrahman Wahid
Didahului oleh Muhammad Jusuf Kalla
Digantikan oleh Rini M.S. Suwandi
Informasi pribadi
Lahir 28 September 1947 (umur 66)
Bendera Indonesia Simargala, Huta Namora, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Suami/istri Devi Simatupang
Anak Paulina Panjaitan
David Panjaitan
Paulus Panjaitan
Kerri Panjaitan
Agama Kristen Protestan

Jendral TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPA (lahir di Simargala, Huta Namora, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba SamosirSumatera Utara28 September 1947; umur 66 tahun) adalah mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Persatuan Nasional. Ia adalah lulusan terbaik dari Akademi Militer Nasional angkatan tahun 1970. Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Luhut Pandjaitan adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura. Karir militernya banyak dihabiskan bertugas di Kopassus TNI AD. Di kalangan militer dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81.

Putra Batak ini merupakan anak ke-1 dari 5 bersaudara pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu. Untuk mengejar cita-citanya, ia hijrah ke Bandung dan bersekolah di SMA Penabur. Di sinilah ia kemudian menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang menghimpun pelajar dan mahasiswa menentang Orde Lama dan PKI.

Pada Tahun 1967, Luhut masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat dan 3 tahun kemudian meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa. Setahun kemudian ia menikah dengan Devi Simatupang dan memiliki 4 anak, yaitu: Paulina, David, Paulus dan Kerri Pandjaitan.

Berbagai medan tempur dan jabatan penting telah disandangnya; Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Persenjataan Infanteri (Pusenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat. Ketika menjadi perwira menengah, pengalamannya berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus, menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Masters in Public Administration, George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat.
  • National Defense University, USA.
  • Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD).
  • Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), Penerima penghargaan Adhi Makayasa untuk lulusan terbaik AKABRI bagian Darat (1970).

Pada Tahun 2001 Luhut Pandjaitan mendirikan Politeknik Informatika Del di Desa Sitoluama, Toba Samosir.

Pelatihan[sunting | sunting sumber]

  • Royal Army Special Air Service (SAS), Inggris (1981).
  • Shooting & Anti-Terror Instructor Training, Jerman Barat (1981).
  • Counter-Terrorism and Special Operations Course, Grenzschutzgrupppe 9 (GSG-9) German Federal Police, Jerman Barat (1981).
  • HALO Jumpmaster Instructor, US Army Jumpmaster School, Amerika Serikat (1980).
  • US Army John F. Kennedy Special Warfare Center and School (US. Army Special Forces Course), Amerika Serikat (1978).
  • Bomb Disposal Instructor Training, US Army, Amerika Serikat (1977).

Jenjang Kepangkatan dan Karier di Militer[sunting | sunting sumber]

Karir militer Luhut Binsar Pandjaitan diawali sebagai Perwira Pertama dengan pangkat Letnan Dua Inf pada tahun 1970 kemudian Letnan Satu Inf pada tahun 1973 dan Kapten Inf pada tahun 1975. Kepangkatan Perwira Menengah dimulai dari Mayor Inf (1980), Letnan Kolonel Inf (1983) dan Kolonel Inf pada tahun 1990. Pangkat Perwira Tinggi diperolehnya pada tahun 1995 sebagai Brigadir Jenderal TNI, Mayor Jenderal TNI (1996) lalu Letnan Jenderal TNI pada tahun 1997, dan Jenderal TNI pada tahun 1999.

Beberapa jabatan militer yang telah disandangnya antara lain:

  • Pendiri dan Komandan Pertama Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1981), dengan pangkat Mayor Inf.
  • Asisten Operasi (Asops) Kopassus (1989), pangkat Letnan Kolonel Inf.
  • Komandan Group 3 Kopassus, (1990) dengan pangkat Kolonel Inf (1990).
  • Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun, Jawa Timur (1995), dengan pangkat Kolonel Inf.
  • Wakil Komandan Pusat Persenjataan Infanteri, pangkat Brigadir Jenderal TNI.
  • Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI-AD (1996-1997), dengan pangkat Mayor Jenderal TNI.
  • Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD) 1997-1999) dengan Pangkat Letnan Jenderal TNI .
  • Pangkat Jenderal TNI (1999).

Karier di Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pada Tahun 1999 Presiden B. J. Habibie mengangkatnya menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Singapura di era krusial awal Reformasi. Kepiawaian Luhut dalam diplomasi dianggap mampu mengatasi hubungan kedua negara yang sempat terganggu dan kurang selarasnya komunikasi anta pemimpin negara sepeninggal Presiden Soeharto. Dalam 3 bulan pertama masa jabatannya, ia mampu memulihkan hubungan kedua negara ke tingkatan semula.

Lalu di masa Presiden K. H. Abdurrahman Wahid (Alm.), Luhut ditarik dari Singapura sebelum masa baktinya berakhir. Gus Dur mempercayakannya sebagai Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia walau dalam periode yang singkat (2000 – 2001), sesingkat usia pemerintahan Gus Dur. Presiden di pemerintahan selanjutnya pun bermaksud untuk mempercayakannya kembali sebagai Menteri, tetapi Luhut menolaknya karena ia menjaga etika terhadap Gus Dur.

Pengembangan Masyarakat[sunting | sunting sumber]

Tahun 2001 Luhut memiliki ide membangun yayasan dan sekolah untuk masyarakat yang membutuhkan. Lalu bersama istrinya, Devi, Luhut membuat sebuah yayasan misi sosial bernama Yayasan Del. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia agar menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara.

Yayasan Del bergerak di sektor pendidikan, teknologi, kesehatan, kemanusiaan dan membangun panti asuhan. Selain itu Del juga memberikan program beasiswa tanpa membedakan status maupun golongan.  Program pertamanya adalah dengan mendirikan Politeknik Informatika Del yang kini telah menjadi Institut Teknologi Del, di tepi Danau Toba. Tepatnya di Sitoluama, Laguboti, Kab. Tobasa. Sekarang, IT Del telah membuka program studi baru, yaitu: S1 Teknik Manajemen Rekayasa, Sistem Informasi dan Teknik Informatika, serta D3 Teknik Informatika.

Institut Teknologi DEL, ditujukan untuk anak berbakat dan dari keluarga tidak mampu Indonesia. Sejak didirikan, Institut Teknologi DEL bekerjasama dengan ITB Bandung, NIT India dan Wollongong University Australia.

Luhut juga mendirikan Yayasan Luhur Bakti Pertiwi yang telah melahirkan 250 alumni generasi muda berjiwa pemimpin berintegritas tinggi dari 23 provinsi. Selain itu Luhut juga mendirikan Yayasan Lingkar Bina Prakarsa sebagai lembaga independen dan non-partisan untuk menjadi Pusat Studi Kebijakan dan Pendampingan Strategis.

Kewirausahaan[sunting | sunting sumber]

Tahun 2004 Luhut mulai merintis bisnis di bidang energi dan pertambangan dengan mendirikan PT Toba Sejahtra Group. Kini di bawah Toba Sejahtra yang bergerak di sektor pertambangan batu bara, ada anak usaha yang bergerak di sektor minyak dan gas, perkebunan, dan kelistrikan.

PT Toba Bara Sejahtra Tbk (Toba Bara) adalah salah satu  produsen utama batubara termal yang kompetitif di Indonesia. Sebagai anak perusahaan PT Toba Sejahtra Group, Toba Bara telah berkembang menjadi produsen batubara utama yang beroperasi pada 3 (tiga) konsesi area tambang batubara di Kalimantan Timur. Area-area tambang yang berdekatan ini, yang dikelola oleh 3 (tiga) anak perusahaan, berada pada  lokasi tambang yang menguntungkan, serta dekat jaraknya dengan pelabuhan setempat. Sejak memulai produksi pada tahun 2007, mengalami  kenaikan yang cepat menjadi sebuah perusahaan  terkemuka di bidang batubara. Luas area tambang Toba Bara secara keseluruhan sekitar 7087 hektar dengan total estimasi sumber daya sebesar 236 juta ton.

Pembangunan pertama pada aset greenfield  dimulai dengan PT Indomining pada tahun 2007, diikuti dengan PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) pada tahun 2008.  Kemudian, pembangunan PT Trisensa Mineral Utama (TMU) dimulai pada tahun 2011.

Tanggal 6 Juli 2012 Toba Bara mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker TOBA dan merilis sebesar 210.681.000 saham atau 10,5 % dari jumlah modal disetor, dengan perolehan dana sebesar Rp 400.293.900.000,-. Harga perdana saham sebesar Rp 1.900,- per lembar saham.

Selain itu ada satu perusahaan konsesi yang dipegang Toba Sejahtra Grup, yaitu PT Kutai Energi. Sedangkan di sektor migas ada PT Energi Mineral Langgeng dan PT Fairfield Indonesia. Di sektor kelistrikan ada PT Pusaka Jaya Palu Power dan PT Kartanegara energi Perkasa. Lalu di sektor perkebunan ada dua perusahaan yaitu, PT Trisena Agro Sejahtera dan PT Adimitra Lestari. Kalu di sektor industri ada  PT Smartias Indo Gemilang, PT Rakabu Sejahtera dan PT Kabil Citranusa.

PT Pusaka Jaya Palu Tower yang bergerak di sektor kelistrikan sejak tahun tahun 2007, berhasil membangun pembangkit listrik tenaga uap. Dan ini merupakan pembangkit listrik tenaga uap swasta pertama di Indonesia.

Untuk coal and mining, sebagian besar hasil produksinya di-ekspor ke China, Korea, Taiwan, India, dan Jepang.

Bintang Jasa, Tanda Kehormatan dan Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Ernst & Young Entrepreneur of the Year, untuk kontribusi pada Pengembangan Sosial (2011).
  • Penghargaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia sebagai Pembina Olah Raga terbaik nasional (2006).
  • Komandan Resort Militer (Korem) Terbaik se-Indonesia (1995).
  • Tanda Jasa Militer: Kesetiaan 8 Tahun, Kesetiaan 16 Tahun, Bintang Kartika Eka Paksi Prestasi dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.
  • Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akabri Bagian Darat (1970).

Afiliasi[sunting | sunting sumber]

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar (2008 - sekarang).

Aktifitas Sosial[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (2001 - 2010).
  • Pendiri Yayasan DEL.
  • Pendiri Yayasan Luhur Bakti Pertiwi.
  • Pendiri Yayasan Lingkar Bina Prakarsa.

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Jusuf Kalla
Menteri Perindustrian dan Perdagangan
20002001
Diteruskan oleh:
Rini MS Suwandi