Djoko Suyanto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Djoko Suyanto
Djoko Suyanto ketika menjabat Panglima TNI
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia ke-11
Masa jabatan
22 Oktober 2009 – 20 Oktober 2014
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Widodo Adi Sutjipto
Digantikan oleh Tedjo Edhy Purdijatno
Panglima Tentara Nasional Indonesia ke-12
Masa jabatan
13 Februari 2006 – 28 Desember 2007
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Endriartono Sutarto
Digantikan oleh Djoko Santoso
Kepala Staf TNI Angkatan Udara ke-15
Masa jabatan
18 Februari 2005 – 13 Februari 2006
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Chappy Hakim
Digantikan oleh Herman Prayitno
Informasi pribadi
Lahir 2 Desember 1950 (umur 63)
Bendera Indonesia Madiun, Jawa Timur, Indonesia
Kebangsaan  Indonesia
Suami/istri Ratna Sinar Sari
Alma mater Akademi Angkatan Udara 1973
Agama Islam
Sosial media
Situs web www.facebook.com/djoko.suyanto www.twitter.com/djoko_suyanto
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
Masa dinas 1973–2007
Pangkat Pdu marsekaltni komando.png Marsekal TNI

Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto (lahir di Madiun, Jawa Timur, 2 Desember 1950; umur 63 tahun) adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia yang menjabat dari 22 Oktober 2009 sampai 20 Oktober 2014. Sebelumnya ia pernah menjabat Panglima Tentara Nasional Indonesia dari 13 Februari 2006 sampai 28 Desember 2007. Ia digantikan oleh Jenderal TNI Djoko Santoso. Ia mulai menjabat sejak dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 13 Februari 2006 dan serah terima jabatan dari Jenderal TNI Endriartono Sutarto pada 20 Februari 2006. Dari 23 Februari 2005 hingga 13 Februari 2006, ia adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara (TNI-AU). Ia juga merupakan Panglima TNI pertama yang berasal dari kesatuan TNI-AU sepanjang sejarah Indonesia.

Suyanto adalah lulusan Akabri (di Akademi Angkatan Udara) tahun 1973, sama dengan Laksamana Slamet Soebijanto (Kepala Staf Angkatan Laut), Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Endang Suwarya, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia adalah penerbang pesawat tempur F-5 Tiger II yang berpangkalan di Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan.

Suyanto pernah mengikuti kursus di USAF Fighter Weapon Instructor School di Pangkalan Udara Nellis, Las Vegas, Nevada. Ia kemudian berturut-turut menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 14, Komandan Lanud Iswahyudi, Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional, Komandan Komando Pendidikan TNI-AU, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara, dan kemudian Kepala Staf TNI-AU sebelum akhirnya menjadi Panglima TNI.

Setelah lulus proses fit & proper test di DPR, Djoko dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden pada 13 Februari 2006.

Dua pekerjaan rumah bagi Djoko Suyanto adalah perihal kesejahteraan prajurit seiring dengan banyaknya tuntutan agar TNI melepaskan semua bisnis-nya kepada pemerintah dan persoalan pro dan kontra hak pilih TNI pada pemilihan umum tahun 2009.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Widodo Adi Sutjipto
Menkopolhukam
2009–2014
Diteruskan oleh:
Tedjo Edhy Purdijatno
Jabatan militer
Didahului oleh:
Endriartono Sutarto
Panglima TNI
2006–2007
Diteruskan oleh:
Djoko Santoso
Didahului oleh:
Chappy Hakim
Kepala Staf TNI Angkatan Udara
2005–2006
Diteruskan oleh:
Herman Prayitno