Putut Eko Bayu Seno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Komjen Pol Drs.
Putut Eko Bayu Seno
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri
Petahana
Mulai menjabat
18 Maret 2014
Didahului oleh Komjen Pol Badrodin Haiti
Kapolda Metro Jaya
Masa jabatan
31 Oktober 2012 – 18 Maret 2014
Didahului oleh Irjen Pol Untung Suharsono Radjab
Digantikan oleh Irjen Pol Dwi Priyatno
Kapolda Jawa Barat
Masa jabatan
5 Mei 2011 – 30 Oktober 2012
Didahului oleh Irjen Pol Suparni Parto
Digantikan oleh Brigjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya
Kapolda Banten
Masa jabatan
14 Februari 2011 – 5 Mei 2011
Didahului oleh Brigjen Pol Agus Kusnadi
Digantikan oleh Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo
Wakapolda Metro Jaya
Masa jabatan
8 Oktober 2009 – 14 Februari 2011
Didahului oleh Brigjen Pol Jasir Karwita
Digantikan oleh Brigjen Pol Suhardi Alius
Informasi pribadi
Lahir 21 Mei 1961 (umur 53)
Bendera Indonesia Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia
Suami/istri Ny. Coreta Kapoyos
Alma mater Akpol 1984
Agama Islam

Komjen Pol Drs. Putut Eko Bayuseno, S.H. (lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 28 Mei 1961; umur 53 tahun) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 Maret 2014 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri pengganti Komjen Pol Drs. Badrodin Haiti yang berpindah tugas sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri).

Putut, lulusan Akpol 1984 ini berpengalaman dalam bidang lantas. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya).

Perjalanan karier[sunting | sunting sumber]

Putut termasuk perwira dengan karier yang mengkilap. Karier kepempimpinan bapak tiga anak ini diawali dengan menjabat Kapolres Situbondo (2000-2001) dan kemudian menjabat Kapolres Jember selama dua tahun (2001-2003). Setelah berkarier di Kota Tembakau (Jember-red) Putut kemudian ditarik ke Mapolda Jawa Timur sebagai Korspripim (2003-2004).

Seiring naiknya Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2004,[1] Putut pun ditugaskan sebagai ajudan presiden (Pamen De SDM Polri) selama lima tahun (2004-2009). Menurut Ketua IPW, Neta S. Pane, salah satu faktor ditunjuknya Putut sebagai Kapolda Metro karena mantan ajudan SBY, dan presiden jelas butuh figur yang dapat dipercaya memimpin kepolisian ibu kota.[2]

Naik pangkat sebagai jenderal, Putut ditugasi sebagai Wakapolda Metro Jaya (2009-2011), Kapolda Banten (2011) lalu mendapat pangkat Irjen Polisi dan terakhir menjabat Kapolda Jawa Barat (2011-2012).

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

  • PA Staf PTIK (1984)
  • Wakasat Sabhara Polresta Manado (1988)
  • Kapolsekta Manado Utara (1989)
  • Kapolsekta Manado Tengah (1992)
  • Spri Kapolda Sulutteng (1993)
  • PS Kabag Tatib Lantas Polda Sulutteng (1993)
  • Kabag Jianma Ditlantas Polda Sulutteng (1994)
  • Guru Muda Pusdik Lantas Polri (1995)
  • Kabag Redigent Ditlantas Polda Jambi (1997)
  • Pamen Polda Jambi (1997)
  • Kabag Tatib Lantas Ditlantas Polda Jatim (1998)
  • Kabag Redigent Ditlantas Polda Jatim (1999)
  • Kapolres Situbondo Polwil Besuki Polda Jatim (2000)
  • Kapolres Jember Polwil Besuki Polda Jatim (2001)
  • Korspripim Polda Jatim (2003)
  • Pamen Desumdaman Polri (Ajudan Presiden RI) (2004)
  • Wakapolda Metro Jaya (2009)
  • Kapolda Banten (2011)
  • Kapolda Jabar (2011)
  • Kapolda Metro Jaya (2012)
  • Kabaharkam Polri (2014)

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]