Djan Faridz
| H. Djan Faridz |
|
|---|---|
| Menteri Perumahan Rakyat Indonesia ke-7 | |
| Petahana | |
| Mulai menjabat 19 Oktober 2011 |
|
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Didahului oleh | Suharso Monoarfa |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 Agustus 1950 (umur 62) |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Partai politik | Partai Persatuan Pembangunan |
| Profesi | Businessman, politician |
| Agama | Islam[1] |
| Situs web | www.djanfaridz.com/ |
Haji Djan Faridz (lahir di Jakarta, 5 Agustus 1950; umur 62 tahun[2]) adalah Menteri Perumahan Rakyat sekarang dan pemilik PT Dizamatra Powerindo.
Daftar isi |
Riwayat Hidup[sunting]
Faridz dilahirkan di Jakarta dari pasangan Mohammad Djan dan Aisha Djan.[1] Dia menempuh pendidikan pada sekolah SD St. Fransiskus (1957-1963), lalu SMP Kanisius (1963-1966) dan SMA Negeri 2 Jakarta (1966-1969).[1] Setelah itu ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Tarumanagara, di mana dia lulus dengan sarjana arsitektur.[1]
Usaha Faridz pertama adalah bengkel las, yang lama-kelamaan mulai menjual barang untuk bangunan.[1] Pada tahun 1996 Faridz mendirikan PT Dizamatra Powerindo,[2] sebuah kontraktor swasta yang pernah digunakan Pertamina.[3] Dia juga pernah bermain dalam usaha spekulasi tanah, dan pernah menjadi anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.[4]
Pada tahun 2004 Faridz menjadi anggota Nahdlatul Ulama (NU), dengan menjadi bendahara NU cabang Jakarta pada tahun 2009.[5]
Pada tahun 2009, Faridz terpilih sebagai wakil Jakarta di Dewan Perwakilan Daerah[2] dengan mengumpulkan suara sebanyak 200.000, yang membuat dia menjadi kandidat nomor tiga.[5] Sebagian besar dukungannya adalah dari NU dan pengusaha lain.[5] Sebagai anggota DPD, dia mengutamakan pelestarian budaya Betawi dan meningkatkan kemampuan ekonomi Jakarta,[6] dengan mengutamakan pasar tradisional.[5]
Pada tanggal 17 Oktober 2011 dia terpilih sebagai Menteri Perumahan Rakyat,[2] yang membuat dia mengundurkan diri dari pemilihan Gubernur Jakarta.[7] Juga pada tahun 2011 ia terpilih sebagai kepala cabang NU di Jakarta sampai dengan tahun 2014.[2]
Kontroversi[sunting]
Pada tahun 2000 Indonesia Corruption Watch melaporkan bahwa Faridz telah menerima uang tidak transparan untuk pembangunan tenaga listrik.[2] Pada tahun 2004 Faridz memimpin renovasi pasar tekstil di Tanah Abang, yang juga menjadi kontroversial.[2] Dia diketahui mempunyai hubungan baik dengan para politikus dan anggota TNI, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[2]
Kehidupan pribadi[sunting]
Faridz menikah dengan Nini Widjaja [1] dan tinggal bersama di daerah Menteng.[1] Pasangan ini dikaruniai tujuh orang anak.[1]
Rujukan[sunting]
- Catatan kaki
- ^ TokohIndonesia.com, Senator Aristek Perumahan.
- ^ The Jakarta Post 2011, Who's who in the new.
- ^ Aditjondro 2010, Geothermal, micro hydro.
- ^ The Jakarta Globe 2011, Meet the Six New.
- ^ The Jakarta Post 2009, New DPD to focus.
- ^ Regional Representative Council 2011, H. Djan Faridz.
- ^ The Jakarta Post 2011, New minister withdraws.
- Bibliographi
- (Inggris)Aditjondro, George Junus (1 December 2010). "Geothermal, micro hydro electric power future choices". Jakarta: The Jakarta Post. Diakses 30 October 2011.
- (Inggris)"New Minister withdraws governor candidacy". The Jakarta Post (Jakarta). 17 October 2011. Diakses 30 October 2011.
- (Inggris)"H. Djan Faridz" (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Regional Representative Council. June 2010. Diakses 30 October 2011.
- (Inggris)"Meet the Six New Ministerial Candidates". The Jakarta Globe (Jakarta). 18 October 2011. Diakses 30 October 2011.
- (Inggris)"New DPD to focus on tackling traffic and floods". The Jakarta Post (Jakarta). 7 May 2009. Diakses 30 October 2011.
- "Senator Aristek Perumahan Rakyat" [Senator, Architect of the People's Housing]. TokohIndonesia.com (dalam bahasa Indonesian). Diakses 30 October 2011.
- (Inggris)"Who's who in the new lineup". The Jakarta Post (Jakarta). 19 October 2011. Diakses 30 October 2011.
