Djoko Santoso

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Djoko Santoso
Panglima Tentara Nasional Indonesia
Masa jabatan
28 Desember 2007 – 28 September 2010
Didahului oleh Djoko Suyanto
Digantikan oleh Agus Suhartono
Kepala Staf TNI Angkatan Darat
Masa jabatan
18 Februari 2005 – 28 Desember 2007
Didahului oleh Ryamizard Ryacudu
Digantikan oleh Agustadi Sasongko Purnomo
Informasi pribadi
Lahir 8 September 1952 (umur 61)
Solo, Jawa Tengah
Suami/istri Angky Retno Yudianti
Anak Andika Pandu Puragabaya
Ardya Pratiwi Setyawati
Alma mater Akademi Militer tahun 1975
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian bagi  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas 1975–2010
Pangkat Jenderal
Unit Infanteri

Jenderal TNI (Purn.) Djoko Santoso (lahir di Solo, Jawa Tengah, 8 September 1952; umur 61 tahun) adalah Panglima Tentara Nasional Indonesia sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010. Sebelumnya Djoko pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007. Karier Djoko di militer dimulai dengan menjabat sebagai Komandan Peleton 1 Kompi Senapan A Yonif 121/Macan Kumbang. Ketika telah menjadi perwira tinggi ia memulai kariernya dengan menjabat Waassospol Kaster TNI (1998), Kasdam IV/Diponegoro (2000), Pangdivif 2/Kostrad (2001).

Nama Djoko Santoso mulai berkibar setelah menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura dan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan (Pangkoopslihkam) 2002-2003 yang berhasil gemilang meredam konflik di Maluku, diteruskan dengan jabatan berikutnya sebagai Panglima Kodam Jaya Maret 2003 – Oktober 2003.

Setelah itu karier seorang Djoko Santoso terus melejit hingga menjadi Wakil Kepala Staf TNI-AD (Wakasad) tahun 2003, Kepala Staf TNI-AD (Kasad) pada tahun 2005, dan akhirnya Panglima TNI pada tahun 2007-2010.

Jabatan militer[sunting | sunting sumber]

Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Dewan Penasihat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
  • Ketua Dewan Pembina IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia)
  • Ketua Dewan Penasehat Forum Sekretaris Desa Indonesia (Forsekdesi)
  • Ketua Dewan Penasehat Pandu Petani Indonesia (Patani)
  • Federasi Pekerja Informal Indonesia
  • Lembaga Insan Indonesia Sejahtera (LIIS)
  • Pendiri, penasehat serta pembina Strategic Study Center
  • Ketua Dewan Pembina Gerakan Indonesia ASA (Adil, Sejahtera, Aman)

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Djoko Santoso menyelesaikan sekolah menengah atasnya di SMA Negeri 1 Surakarta. Ia kemudian masuk Akademi militer dan lulus pada tahun 1975.[1] Ia juga mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (Sussarcabif) pada tahun 1976, Kursus Lanjutan Perwira Tempur (Suslapapur) tahun 1987, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 1990 dan Lemhannas tahun 2005. Selain itu ia juga melanjutkan S1 (Sarjana Ilmu Politik) dan S2 (Manajemen Politik) di Universitas Terbuka, Jakarta.

Bintang Jasa[sunting | sunting sumber]

Dalam negeri[sunting | sunting sumber]

Luar negeri[sunting | sunting sumber]

  • Pingat Jasa Gemilang (Singapura)
  • The Knight Grand Cross of The Most Noble Order of The Crown of Thailand, Distinguished Service Order (Thailand)
  • Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang Yang Amat Gemilang Darjah Pertama (Brunei)
  • Pahlawan Gagah Angkatan Tentera (Malaysia)

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ ALUMNI - 1975 lihat bagian infanteri no. 64

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan militer
Didahului oleh:
Ryamizard Ryacudu
Kepala Staf TNI Angkatan Darat
2005–2007
Diteruskan oleh:
Agustadi Sasongko Purnomo
Didahului oleh:
Djoko Suyanto
Panglima Tentara Nasional Indonesia
2007–2010
Diteruskan oleh:
Agus Suhartono