Kusmayanto Kadiman
|
Kusmayanto Kadiman
|
|
![]() |
|
|
|
|
|---|---|
| Masa jabatan 21 Oktober 2004–22 Oktober 2009 |
|
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Pendahulu | Hatta Rajasa |
| Pengganti | Suharna Surapranata |
|
|
|
| Lahir | 1 Mei 1954 |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Suami/Istri | Rr. Sri Sumarni |
| Anak | Nuki H. Kadiman Tantri I. Kadiman Didong G. Kadiman |
| Profesi | Politikus |
| Agama | Islam |
Prof. Ir. Kusmayanto Kadiman, M.T., Ph.D. (lahir di Bandung, Jawa Barat, 1 Mei 1954; umur 57 tahun) adalah Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Kusmayanto menikah dengan Rr. Sri Sumarni dan memiliki dua putra, yaitu Nuki H. Kadiman dan Didong G. Kadimanserta, seorang putri, Tantri I. Kadiman.
Kusmayanto Kadiman biasa disapa dengan KK (baca : Kaka). Sebagai seseorang yang lama berkecimpung di bidang teknologi, KK memiliki perhatian utama agar IPTEK dapat menjadi mesin utama pembangunan ekonomi berkesinambungan. KK menjadikan hal tersebut sebagai misi utamanya sebagai Menegristek.
Tugas sebagai pembantu Presiden telah dipenuhinya dengan corak kerja yang mendukung komersialisasi IPTEK. Kusmayanto mempergunakan konsep triple helix ABG (Academicians, Businessmen, dan Government) sebagai landasan untuk mencapai sasaran pemberatasan kemiskinan di antara masyarakat. Formulasi ABG menjamin agar tiga unsur masyarakat tersebut dapat saling bersinergis satu sama lain untuk mendukung komersialisasi IPTEK. Sebelum menjadi seorang Menteri, Kusmayanto menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung selama hampir tiga tahun.
Memperoleh gelar doktor dalam bidang Systems Engineering dari Australian National University (1988), KK percaya bahwa kerjasama Internasional adalah sangat penting bagi pembukaan berbagai peluang untuk promosi dan penjualan produk IPTEK domestik, sekaligus sebagai pemercepat proses pembelajaran yang dilakukan. KK dikenal sebagai figur pemimpin yang selalu menyempatkan waktu mengambil berbagai perspektif Internasional dalam menghasilkan pelbagai kebijakan dan keputusan yang diambil.
Golf dan tenis dimanfaatkan KK sebagai kesempatan menjalin dan memperluas jejaring kebertemanan dan sekaligus menjaga kebugaran dan stamina.
Daftar isi |
[sunting] Figur
Kusmayanto dikenal sebagai sosok yang egaliter. Sebagai rektor ITB yang pertama berubah statusnya sebagai BHMN, Kusmayanto termasuk dekat dengan mahasiswa. Ia berani berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Dialog, diskusi dan tanya jawab. Saat terpilih sebagai rektor ITB, ia merupakan calon rektor yang paling muda.
Kusmayanto menggagas kehidupan di kampus sebagai Indigo Society, di mana proses belajar-mengajar harus menyenangkan. Kusmayanto termasuk orang yang aktif menjawab email. Baik saat menjadi rektor ITB maupun saat menjadi Menristek.
[sunting] Pendidikan
- Sarjana, Jurusan Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung, 1977
- Doctor of Philosophy (PhD), Australian National University, 1988
[sunting] Pelatihan
- Professional Working Ethos, Jakarta, 2000
- Individual Discovery and Leadership Training, Jakarta, 1999
- Next Steps of Business Process Reengineering, Jakarta, 1988
- Financial Management, Jakarta, 1994
- Marketing Strategy of Hi-Tech Products, Boston USA, 1993
- Education Project Management, Bradford UK, 1991
[sunting] Jaringan Internasional
- Koordinator ITB, Europe-Southeast Asia University Network (ESA-UNET), 1997 – 1999
- Ketua, ASEAN-Europe Academic University Network (ASEA-UNINET), 2002 - 2004
- Anggota, Asian Control Professor Association (ACPA), 1997 – sekarang
- Anggota, Institute of Electrical Engineering (IEEE), Control Society, 1988 - sekarang
- Anggota, International Federation of Automatic Control (IFAC), Working Group on Computer Control, 1990 - sekarang
[sunting] Penghargaan
- Officier dans l’Ordre des Palmes Academique (dianugerahkan oleh Pemerintah Perancis) – 2005
- Dosen Teladan Institut Teknologi Bandung – 1991
[sunting] Karier
- Kepala, Pusat Komputer PIKSI, Institut Teknologi Bandung, 1989 – 1992
- Direksi Perusahaan Swasta Alas Buana Raya di Jakarta, 1992 – 1995
- Direktur Pusat Penelitian Teknologi ITB, 1996 – 1999
- Sekretaris Rektor ITB Bidang Kerjasama, 1999 – 2000
- Rektor, Institut Teknologi Bandung, 2001 – 2004
- Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kabinet Indonesia Bersatu, 2004 -
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Hatta Rajasa |
Menteri Negara Riset dan Teknologi 2005-2009 |
Digantikan oleh: Suharna Surapranata |
| Didahului oleh: Lilik Hendrajaya |
Rektor ITB 2001-2005 |
Digantikan oleh: Djoko Santoso |

