Torium dioksida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Torium dioksida (ThO2), juga disebut torium(IV) oksida, adalah sebuah padatan kristal, kebanyakan berwarna putih atau kuning. Juga dikenal sebagai thoria, Torium dioksida kebanyakan diproduksi sebagai sebuah hasil sampingan dari pembuatan lanthanide dan uranium.[1] Torianit adalah nama bentuk mineral torium dioksida. Oksida tersebut cukup langka dan mengkristal dalam sistem isometris. Titik lebur torium oksida adalah 3300 °C – tertinggi dari semua oksida yang dikenal. Hanya beberapa elemen (termasuk tungsten dan karbon) dan beberapa senyawa (termasuk karbida tantalum) yang mempunyai titik lebur lebhi tinggi.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Yamashita
  2. ^ Emsley, John (2001). Nature's Building Blocks (edisi ke-Hardcover, First). Oxford University Press. hlm. 441. ISBN 978-0-19-850340-8. 

Sumber terkutip[sunting | sunting sumber]

Templat:Thorium compounds Templat:Oxides