Boron trioksida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Boron trioksida
Crystal structure of B2O3 [1]
Kristallstruktur Bortrioxid.png
Nama
Nama lain
boron oxide, diboron trioxide, boron sesquioxide, boric oxide, boria
Boric acid anhydride
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.013.751
Nomor EC 215-125-8
Nomor RTECS ED7900000
Sifat
B2O3
Massa molar 69.6182 g/mol
Penampilan putih, padat seperti kaca
Densitas 2.460 g/cm3, liquid;

2.55 g/cm3, trigonal;
3.11–3.146 g/cm3, monoklinik

Titik lebur 450 °C (842 °F; 723 K) (trigonal)
510 °C (tetrahedral)
Titik didih 1;860 °C (3;380 °F; 2;130 K) ,[2] sublimates at 1500 °C[3]
1.1 g/100mL (10 °C)
3.3 g/100mL (20 °C)
15.7 100 g/100mL (100 °C)
Kelarutan dapat larut sebagian dalam metanol
Keasaman (pKa) ~ 4
-39.0·10−6 cm3/mol
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 66.9 J/mol K
Entropi molar standar (So) 80.8 J/mol K
Entalpi pembentukan standarfHo) -1254 kJ/mol
Energi bebas GibbsfG) -832 kJ/mol
Bahaya
Bahaya utama Iritan[4]
Repr. Cat. 2
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
3163 mg/kg (lewat mulut, tikus)[5]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 15 mg/m3[4]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 10 mg/m3[4]
IDLH (langsung berbahaya)
2000 mg/m3[4]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Boron trioksida (atau diboron trioksida) adalah senyawa anorganik berbentuk padat seperti kaca dan berwarna putih dengan rumus B2O3. Senyawa ini dapat dikristalkan melalui proses anil yang panjang.

Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Boron trioksida dapat dihasilkan dari reaksi boraks dengan asam sulfat. Pada suhu di atas 750 °C, lapisan boron oksida yang meleleh terpisah dari natrium sulfat. Boron trioksida lalu didekantasi, didinginkan dan dihasilkan dengan tingkat kemurnian 96–97%.[3]

Metode lain adalah dengan memanaskan asam borat di atas suhu ~300 °C. Asam borat awalnya akan berdekomposisi menjadi uap (H2O(g)) dan asam metaborat (HBO2) pada suhu sekitar 170 °C, dan jika dipanaskan hingga di atas suhu 300 °C akan menghasilkan uap dan boron trioksida.

H3BO3 → HBO2 + H2O
2 HBO2 → B2O3 + H2O

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama a1
  2. ^ High temperature corrosion and materials chemistry: proceedings of the Per Kofstad Memorial Symposium. Proceedings of the Electrochemical Society. The Electrochemical Society. 2000. hlm. 496. ISBN 1-56677-261-3. 
  3. ^ a b Patnaik, P. (2003). Handbook of Inorganic Chemical Compounds. McGraw-Hill. hlm. 119. ISBN 0-07-049439-8. Diakses tanggal 2009-06-06. 
  4. ^ a b c d "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0060". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  5. ^ "Boron oxide". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).