Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Rambu petunjuk 4a.svg

Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau
Informasi rute
Dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero)
Panjang:95.80 km (59,53 mi)
Persimpangan besar
Ujung selatan:Bengkulu
Ujung utara:Lubuklinggau
Letak
Kota besar:Bengkulu
Kabupaten Bengkulu Tengah
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Rejang Lebong
Sistem jalan bebas hambatan
AH 25

Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau adalah jalan tol bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Bengkulu dengan Lubuklinggau. Ruasnya berada di Provinsi Bengkulu yang melintasi Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, dan Provinsi Sumatra Selatan meliputi Kota Lubuklinggau. Pembangunan jalan tol ini dimulai setelah penetapan lokasi ditandatangani Rohidin Mersyah dan pembebasan lahan selesai dilakukan BPN yang ditargetkan semuanya rampung pada Juli 2019, maka pembangunan fisik jalan tol dimulai pada Agustus 2019.[1] Dijelaskan Rohidin, proses pengerjaan fisik jalan tol seksi pertama yakni dari Kota Bengkulu ke Kecamatan Taba Penanjung sepanjang 17 kilometer sudah mulai dikerjakan sejak November 2019. Proses pembebasan lahan pun sudah berjalan.[2] Dalam pembangunan jalan tol tahap pertama, yakni dari Betungan, Selebar, Bengkulu menuju Taba Penanjung, Bengkulu Tengah dengan panjang 17,5 kilometer. PT Hutama Karya menjadi pelaksana pembangunan yang ditargetkan rampung pada tahun 2021 mendatang. Setelah itu, proses pembangunan jalan tol berlanjut dari Taba Penanjung ke Kepahiang dengan melintasi Bukit Barisan. Terakhir, pembangunan jalan tol ini akan dilanjutkan dari Kepahiang ke Lubuklinggau. Targetnya, 2023 jalan tol Bengkulu yang terhubung ke Tol Trans Sumatra sudah bisa direalisasikan.[3]

Jalan tol ini dibagi menjadi 3 seksi, yaitu:[4]

Tahap
Ruas
Panjang
Seksi 1
Bengkulu–Taba Penanjung 17,6 km
Seksi 2
Kepahiang–Taba Penanjung 23,7 km
Seksi 3
Lubuklinggau–Kepahiang 54,5 km

Panjang keseluruhan tol ini adalah 95,80 km.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Ruas sebelumnya:
Jalan tol Muara Enim - Lubuklinggau (rencana)
Jalan Tol Trans Sumatra Ruas berikutnya: