Jalan Tol Bocimi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Motorway CZ.svg

Jalan Tol Bocimi
Informasi rute
Panjang:53.6 km (33,3 mi)
Persimpangan besar
Ujung utara:Bogor
 Jalan Tol Jagorawi
Ujung selatan:Sukabumi
Letak
Kota besar:Bogor
Sukabumi
Sistem jalan bebas hambatan
AH 2

Jalan Tol di Indonesia

Jalan Tol Bocimi atau Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi adalah nama ruas jalan tol sepanjang 53,6 kilometer yang akan menghubungkan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi. Jalan Tol Bocimi ini akan terus bersambung dengan Jalan Tol Sukabumi-Cianjur dan Jalan Tol Cianjur-Padalarang.[1] Jalan tol ini diharapkan dapat mulai dibangun pada tahun 2011.[2] Saat ini, seksi I dari Ciawi ke Cigombong telah beroperasi.

Pembangunan[sunting | sunting sumber]

Pendanaan dan hak konsesi[sunting | sunting sumber]

Pembangunan Jalan Tol Bocimi akan menghabiskan dana sebesar Rp 5,4 triliun, dengan sebanyak Rp 725 miliar dianggarkan untuk pembebasan lahan seluas 142,2 hektare yang terdiri dari lahan pemukiman seluas 24,66 hektare, lahan persawahan 42,99 hektare, dan ladang 74,55 hektare.

Hak konsesi Jalan Tol Bocimi dipegang oleh PT Trans Jabar Tol yang akan mengoperasikan jalan tol ini selama 35 tahun, terhitung sejak Juli 2007. PT Trans Jabar Tol ini merupakan konsorsium tiga perusahaan, PT Bakrie Toll Road (60% saham), PT Marga Sarana Jabar (25%), dan PT Bukaka Teknik Utama (15%).[2]

Pembebasan lahan[sunting | sunting sumber]

Pembebasan lahan sempat terhambat dikarenakan masalah pendanaan pada tahun 2009. Pada tahun 2010, masalah ini sudah mulai dapat teratasi dan diharapkan warga yang tergusur akibat pembangunan ruas tol ini bisa memperoleh uang ganti rugi pada minggu keempat November 2010.[2]

Pembangunan[sunting | sunting sumber]

‪Pembangunannya sendiri dibagi dalam 4 seksi yaitu Ciawi-Cigombong (Seksi I) sepanjang 15,35 kilometer, Cigombong-Cibadak (Seksi II) 12 kilometer, Cibadak-Sukabumi Barat (III) 14 kilometer, dan seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur. Seksi I diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 Desember 2018.[3] Pembangunan seksi II dimulai pada Januari 2019 dan diperkirakan selesai pada 2021.[4]

Gerbang tol[sunting | sunting sumber]

Gerbang Lokasi KM Tujuan Keterangan
Gerbang Tol CiawiCiawi0Motorway CZ.svg Jalan Tol Jagorawi:

Ciawi

Cisarua

Bogor

???
Gerbang Tol Caringin Caringin Caringin

Cijeruk

Cimande

???
Gerbang Tol Cigombong Cigombong 51 Lido

Cigombong

Cihideng

???
Lambang Kabupaten Bogor.png

Batas Wilayah Kabupaten Bogor

Batas Wilayah Kabupaten Sukabumi

Gerbang Tol Cicurug Cicurug Cicurug

Parungkuda

Kalapanunggal

Parakansalak

???
Gerbang Tol Cibadak Cibadak Cibadak

Cikidang

Nagrak

Pelabuhan Ratu

???
Gerbang Tol Cisaat Cisaat Cisaat

Cibolang

Cicantayan

Lingkar Selatan Kota Sukabumi

Cikukulu

???
Gerbang Tol Sukabumi Barat Sukabumi Kota Sukabumi

Selabintana

Kadudampit

???
Gerbang Tol Sukabumi Barat Sukaraja 53 Sukaraja

Sukalarang

???

Simpang susun[sunting | sunting sumber]

KM Lokasi Tujuan
0 Simpang Susun Ciawi Motorway CZ.svg Jalan Tol Jagorawi
Simpang Susun Cibolang

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Suprapto, ed. (3 Desember 2018). "Presiden Jokowi Janjikan Jalan Tol Bocimi Akan Tersambung sampai Bandung dan Cilacap". Warta Kota. Diakses tanggal 1 Mei 2019. 
  2. ^ a b c R Adhi KSP (2010-10-05). "Tol Bogor-Sukabumi Dibangun Tahun 2011". Kompas. Diakses tanggal 2010-10-05. 
  3. ^ Arvirianty, Anastasia (1 December 2018). "Diresmikan Jokowi, ke Sukabumi Lewat Tol Bocimi Cuma 10 Menit". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 1 Mei 2019. 
  4. ^ Maulana, Rivki (9 Februari 2019). "Dibangun Januari, Tol Bocimi Seksi 2 Bakal Rampung 2021". Bisnis.com. Diakses tanggal 1 Mei 2019. 
Ruas sebelumnya:
Jalan Tol Jagorawi
Jalan Tol Trans Jawa Ruas sesudah:
Jalan Tol Sukabumi- Cianjur