Nu metal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Nu metal (kadang juga ditulis nü-metal) adalah subgenre metal alternatif yang menggabungkan heavy metal dengan unsur-unsur lain seperti hip hop, rock alternatif, funk, industrial, dan grunge. Grup musik nu metal banyak dipengaruhi bermacam-macam musik termasuk banyak sekali genre heavy metal. Nu metal jarang memasukkan solo gitar atau kompetensi teknikal lain; lebih banyak mengutamakan sinkopasi dan riff gitar. Banyak gitaris menggunakan gitar bersenar tujuh yang disetem turun untuk menghasilkan suara yang lebih berat. DJ banyak menyediakan instrumentasi elektronik seperti sampling, scratching, dan latar belakang elektronik. Teknik vokal nu metal dapat beragam seperti benyanyi, rap, berteriak, dan menggeram (death growl). Nu metal merupakan salah satu genre heavy metal gelombang baru Amerika.

Nu metal menjadi populer pada dekade 1990-an dengan hadirnya grup musik Korn, Limp Bizkit, dan Kid Rock yang albumnya terjual jutaan kopi. Popularitas nu metal terus bertahan hingga 2000-an, dengan grup musik seperti Papa Roach, Staind, dan P.O.D., telah menjual album multi-platinumnya, dan memuncak dengan album Linkin Park Hybrid Theory yang mendapat sertifikasi diamond. Pada pertengahan 2000-an, kejenuhan band serta rilisan album yang lesu membuat nu metal menjadi merosot, dan juga menyebabkan metalcore makin populer dan banyak band nu metal memilih bubar atau melepaskan diri dari nu metal dan beralih ke genre lain.

Selama 2010-an, muncul kebangkitan kembali nu metal; dengan hadirnya band yang mencampurkan nu metal dengan genre lain (seperti metalcore dan deathcore) dan sejumlah band nu metal dari era 1990-an dan 2000-an kembali ke suara nu metal. Grup musik seperti Staind, Linkin Park, dan Papa Roach kembali menciptakan lagu nu metal setelah meninggalkannya. Band seperti Of Mice & Men, Emmure, Issues, dan My Ticket Home memadukan nu metal dengan metalcore atau deathcore. Pada 2010-an, band nu metal seperti From Ashes to New, Islander, dan Ded terlahir. Nu metal banyak mendapat kritikan dari penggemar heavy metal dan nu metal sering mendapat peyorasi seperti "mallcore". Sejumlah musisi nu metal tidak memandang musiknya sendiri sebagai heavy metal sedangkan yang lainnya justru menolak citra nu metal.

Karakteristik dan gaya[sunting | sunting sumber]

Terminologi dan asal usul[sunting | sunting sumber]

Juga dikenal sebagai nü-metal[2][3] dan aggro-metal,[4][5] nu metal adalah subgenre metal alternatif.[4][6] MTV menyebut bahwa grup musik nu metal awal Korn "hadir tahun 1993 ke kancah metal alternatif yang berkembang, yang kelak berubah menjadi nü-metal sedangkan college rock menjadi rock alternati."[6] Stereogum mengklaim bahwa nu metal adalah "hasil yang aneh dari pergerakan alt-metal era Lollapalooza".[7] Nu metal menggabungkan unsur heavy metal[4][8][9] dengan genre lain seperti grunge,[4] hip hop,[4][10] dan rock alternatif.[11]

Selain itu, nu metal juga banyak mendapat pengaruh dari musik elektronik, funk, gothic rock, hardcore punk, punk rock, EDM, new wave, jazz, post-punk, rock simfonis, dan synth-pop.[4][8][12][13][14][15] Band nu metal bands juga dipengaruhi banyak genre metal seperti death metal, rap metal, groove metal, funk metal, dan thrash metal.[4][8][12][16] Sejumlah band nu metal seperti Static-X[17] dan Dope,[18] banyak memadukannya dengan metal industrial. Berbeda dengan subgenre metal lainnya, nu metal sangat menyukai struktur lagu verse-chorus-bridge mirip dengan musik pop.[16][19][20]

Karakteristik musikal[sunting | sunting sumber]

Instrumentasi[sunting | sunting sumber]

Bassis Korn Fieldy (gambar) banyak mengutip pengaruh bassis lain seperti Flea dari Red Hot Chili Peppers dan Les Claypool dari Primus.[6][21]

Nu metal sangat banyak mengandalkan sinkopasi dan banyak mengandalkan riff gitar.[3] Bridge di tengah lagu dan jarangnya penggunaan solo gitar membuatnya berbeda dengan heavy metal yang lain.[3][22] Kory Grow dari Revolver menulis, "...selain dari setem turun dan riff sederhana, nu-metal sangat tidak menekankan solo gitar".[23] Perbedaan lainnya adalah nu metal sangat dipengaruhi irama dan tidak dipengaruhi kompleksitas, perasaan, bahkan iramanya banyak mirip dengan groove metal.[8] Pedal wah-wah banyak disertakan dalam musik nu metal.[23] Riff gitar nu metal juga mirip dengan death metal.[16]

Bassis dan drummer nu metal banyak dipengaruhi musik funk dan hip hop, sehingga memperkaya khazanah irama nu metal.[24][25] Blast beat, yang banyak digunakan dalam heavy metal seperti black metal dan death metal, jarang digunakan dalam nu metal.[19] Kemiripan nu metal dengan subgenre lainnya adalah penggunaan tanda birama 44, distorsi, akor 5, dan penggunaan tangga nada Dorian, Aeolian, atau Phrygian.[3] Meski distorsi gitar listrik sangat umum dalam semua genre metal, gitaris nu metal banyak menggunakan suara tersebut sebagai "kekerasan dan kehancuran" dengan nada gitar yang overdrive, sedangkan jurnalis musik Kitts dan Tolinski mengibaratkan suaranya sebagai "...tumburan antara truk Mack dengan pencakar langit yang runtuh."[26]

Banyak gitaris nu metal menggunakan gitar bersenar tujuh[27] yang disetem turun,[19][28] alih-alih gitar bersenar enam.[12] Sejumlah bassis juga menggunakan alat musik bersenar lima atau enam.[12][29] Permainan gitar bass di nu metal banyak menekankan unsur funk.[27] DJ banyak menyediakan instrumentasi elektronik seperti sampling, scratching, dan latar belakang elektronik.[12] Nu metal juga menggunakan irama dan groove dari hip hop.[22][16][27]

Vokal[sunting | sunting sumber]

Fred Durst, vokalis Limp Bizkit

Teknik vokal nu metal dapat beragam seperti benyanyi,[16] rap,[22][30] berteriak,[19][30] dan menggeram.[30] Seringkali vokal nu metal bersifat ritmis dan dipengaruhi hip hop.[31] Sejumlah band nu metal seperti Limp Bizkit[32] dan Linkin Park[33][34] memiliki rap, sejumlah band nu metal seperti Godsmack[35] dan Staind[36] tidak memiliki.

Band nu metal banyak menggaet musisi hip hop sebagai penampil tamu; lagu Korn "Children of the Korn" menggaet rappet Ice Cube, yang tampil dalam 1998 Family Values Tour.[37][38] Musisi hip hop Nas ikut tampil dalam lagu Korn "Play Me" dari album Take a Look in the Mirror.[39] Limp Bizkit juga banyak merekam lagu dengan menggaet musisi tamu seperti Method Man,[40] Lil Wayne,[41] Xzibit,[42] Redman,[42] DMX,[43] danSnoop Dogg.[44] Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam EP 2004 Collision Course.[45] Kid Rock merekam lagu bersama Eminem[46] dan Snoop Dogg.[47] Trevor Baker dari The Guardian menulis, "Band seperti Linkin Park, Korn, dan yang terbanyak dimaki Limp Bizkit ... banyak melakukan segala cara untuk mendobrak dinding batas antara 'musik urban' dan rock daripada rekan-rekan mereka yang banyak diterima secara kritis."[48]

Lirik[sunting | sunting sumber]

Lirik lagu nu metal banyak membahas kekerasan dan nihilisme;[16][27][30] dan berfokus pada topik penderitaan,[14][30] kemarahan,[22][30] perundungan,[49] masalah emosi,[27][49] pengabaian,[27][49] pengkhianatan,[49] dan pengasingan diri,[14][30] mirip dengan grunge.[14][30][49][50] Banyak lirik nu metal yang berkaitan dengan topik-topik ini banyak mempergunakan pernyataan yang langsung diutarakan.[27] Namun, sejumlah lagu nu metal memiliki lirik dengan tema berbeda. P.O.D. banyak menggunakan tema janji dan harapan.[51] Lagu nu metal[52] "Bodies" karya Drowning Pool membahas moshing.[53] Gitaris Saliva berkata bahwa lagu "Badass" "dimaksudkan sebagai salah satu 'jenis lagu sports anthem' ".[54] The Michigan Daily menulis tentang lirik Limp Bizkit menulis bahwa band itu "menggunakan suara nu metal sebagai cara untuk memuaskan nafsu yang memicu fantasi menjadi anak rap kulit putih. Anehnya, penonton menganggap pentolan Fred Durst lebih serius, dan gagal melihat kejenakaan dalam lagunya".[27] Lirik Limp Bizkit juga disebut memiliki prasangka kuat terhadap wanita.[55] Lirik Dope umumnya bertemakan seks, narkoba, pesta, wanita, kekerasan, dan hubungan.[56] Berbeda lagi menurut Josh Chesler dari Phoenix New Times, lirik Deftones, yang juga dianggap nu metal, "banyak memiliki kiasan rumit dan membiarkan lagunya untuk diinterpretasi secara berbeda."[57]

Gaya berpakaian[sunting | sunting sumber]

Pakaian yang dikenakan musisi nu metal antara lain celana baggy,[23][58][59][60] kemeja, celana pendek,[22][61] jins JNCO,[62][63] baju tracksuit Adidas,[63] jersey olahraga,[64] topi bisbol,[65] hoodies,[60] celana kargo, dan celana training.[66] Gaya rambut seperti dreadlock,[66] braid[67], rambut berpaku,[58][64] jenggot panjang,[59][66] kepala gundul,[66][68] janggut kambing,[66] rambut berdiri,[60] dan rambut berwarna.[58][66] Aksesori yang dikenakan seperti gantungan dompet,[22][64][68] tato,[22][61][68] dan tindikan,[22][23][61][66] seperti tindikan wajah.[60][68] Pakaian ini dipengaruhi oleh hip hop.[23]

Sejumlah band nu metal seperti Motograter,[69] Mushroomhead,[70] Mudvayne,[71][72] dan Slipknot[68][73] mengenakan topeng, kostum, atau corpse-paint. Sedikit band nu metal seperti Coal Chamber,[74] Evanescence,[75] dan Kittie,[76] dikenal karena penampilan ala gothic metal.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama HarvardCrimson
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama DAngeloMTV3
  3. ^ a b c d Pieslak, Jonathan (2008). "Sound, text and identity in Korn's 'Hey Daddy'". Popular Music. 27: 35–52. doi:10.1017/S0261143008001451. 
  4. ^ a b c d e f g "Alternative Metal". AllMusic. Diakses tanggal May 22, 2010. 
  5. ^ Pelt, Doug Van; Sweet, Michael (2004). "Static X". Rock Stars on God: 20 Artists Speak Their Mind about Faith. Relevant Media Group. hlm. 180. ISBN 0-9729276-9-7. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  6. ^ a b c Lambert, Molly (October 20, 2016). "Vintage Korn: Life Is Peachy At 20". MTV. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  7. ^ "Adrenaline Turns 20". October 2, 2015. Diakses tanggal January 18, 2017. 
  8. ^ a b c d Tompkins, Joseph (2009). "What's the Deal with Soundtrack Albums? Metal Music and the Customized Aesthetics of Contemporary Horror". Cinema Journal. 49 (1). Diakses tanggal January 25, 2017. 
  9. ^ "Heavy Metal Classifications: A History of Thrash Metal". Metal Descent. Diakses tanggal April 11, 2013. 
  10. ^ Bowar, Chad. "Heavy Metal: More Metal Genres". About.com. Diakses tanggal April 28, 2010. Combining heavy metal riffs with hip-hop influences and rapped lyrics, this genre became very popular in the late '90s through the early 2000s and then fell from favor. 
  11. ^ "Coal Chamber's Dez Fafara: Nu Metal Has 'Never Left'". Blabbermouth.net. July 7, 2015. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  12. ^ a b c d e McIver 2002, hlm. 12–13.
  13. ^ Citron, Stephen (2008). Songwriting: A Complete Guide to the Craft. Hal Leonard Corporation. hlm. 281. ISBN 978-0-87910-357-6. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  14. ^ a b c d Kahn-Harris, Keith (2007). "Introduction: From heavy metal to extreme metal". Extreme metal: music and culture on the edge. Berg Publishers. hlm. 1. ISBN 978-1-84520-399-3. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  15. ^ Iannini 2003, hlm. 12.
  16. ^ a b c d e f Udo 2002, hlm. 16.
  17. ^ Hartmann, Graham "Gruhamed" (November 4, 2014). "Wayne Static's Widow Tera Wray Remembers Her Late Husband". Loudwire. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  18. ^ Sullivan, Patrick. "No Regrets - Dope". Allmusic. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  19. ^ a b c d Vernallis, Carol; Herzog, Amy; Richardson, John (2013). The Oxford Handbook of Sound and Image in Digital Media. Oxford University Press. hlm. 315. ISBN 978-0-19-975764-0. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  20. ^ Buts, Jeroen. "5.1". The Thematical and Stylistic Evolution of Heavy Metal Lyrics and Imagery From the 70s to Present Day. p. 80. "Also, the genre combined a low tuned guitar sound and many other thrash, industrial and death metal traits within a structure which was much more traditional and akin to Pop music (e.g. intro-verse-chorus-verse-chorus-bridge-chorus-outro)."
  21. ^ Risser, Tim (October 1, 2013). "Korn's Fieldy: Music Outside Of The Box". Bass Musician. Diakses tanggal May 2, 2017. 
  22. ^ a b c d e f g h Taylor, Sam (September 2, 2000). "America's 'nu metal' bands have the world at their feet". The Observer. Diakses tanggal September 22, 2015. 
  23. ^ a b c d e Grow, Kory (February 26, 2010). "Final Six: The Six Best/Worst Things to Come out of Nu-Metal". Revolver. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  24. ^ "Rock File: British Christian Nu-Metal". Cross Rhythms. June 23, 2003. Diakses tanggal January 30, 2014. 
  25. ^ McIver, Joel (2008). The 100 Greatest Metal Guitarists. Jawbone Press. hlm. 42. ISBN 978-1-906002-20-6. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  26. ^ Whitehead, Neil L. Virtual War and Magical Death: Technologies and Imaginaries for Terror and Killing. Duke University Press, 2013. p. 221
  27. ^ a b c d e f g h Porter, Jack (October 21, 2008). "Nu-metal's lasting legacy". The Michigan Daily. Diakses tanggal October 25, 2015. 
  28. ^ Robinson, Greg (2008). Ozzfest. The Rosen Publishing Group. hlm. 10. ISBN 978-1-4042-1756-0. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  29. ^ Brabazon, Tara (2011). Popular Music: Topics, Trends & Trajectories. SAGE. hlm. 162. ISBN 978-1-84787-436-8. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  30. ^ a b c d e f g h Weinstein, Deena (2015). Rock'n America: A Social and Cultural History. University of Toronto Press. ISBN 978-1-4426-0015-7. Diakses tanggal January 28, 2017. Nu-metal and grunge shared similar lyrical themes, focusing on negative emotions of personal hurt, alienation, and anger. It's angst-ridden aggression was underscored by vocalists who rapped, screamed, or growled. 
  31. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Utsandiego
  32. ^ Herzog, Kenny (May 29, 2013). "Fred Durst Answers for Limp Bizkit's Legacy". SPIN. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  33. ^ LeCaro, Lina (February 1, 2001). "Linkin Park's Rap 'n' Rock". Los Angeles Times. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  34. ^ "Interview: Mike Shinoda Talks New Linkin Park Album And Ranks His Top 5 Rappers". Complex. April 30, 2012. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  35. ^ Stout, Alan K. (September 22, 2001). "Energetic Godsmack takes rock music to a hard place". Lawrence Journal-World. hlm. 6D. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  36. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama StaindArtistDirect
  37. ^ McLeod, Kembrew (September 28, 1998). "Korn, Ice Cube Blur Line Between Rap And Rock". MTV. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  38. ^ Fox, Luke (June 9, 2014). "Ice Cube Neighbour With Attitude". Exclaim!. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  39. ^ Moss, Corey (November 4, 2003). "Korn Land Nas For Mirror, Ask Fans To Direct New Video". MTV. Diakses tanggal September 27, 2015. 
  40. ^ Kaufman, Gil (October 5, 1999). "Limp Bizkit, Method Man, Redman Continue Touring". MTV. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  41. ^ Lipshutz, Jason (March 25, 2013). "Limp Bizkit Is 'Ready To Go' with Lil Wayne On New Single". Billboard. Diakses tanggal September 25, 2015. 
  42. ^ a b Christgau, Robert (2001). "Personal Bizness". SPIN. 17 (1): 111–112. ISSN 0886-3032. 
  43. ^ Reid, Shaheem (November 21, 2001). "DMX, Fred Durst To Record Together Again". MTV. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  44. ^ "Limp Bizkit, Results May Vary: 1 star". The Observer. September 21, 2003. Diakses tanggal September 25, 2015. 
  45. ^ Long, Pat (December 11, 2004). "Jay-Z/Linkin Park: Collision Course". NME. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  46. ^ Huxley, Martin (2000). Eminem: Crossing the Line. Macmillan Publishers. hlm. 86. ISBN 978-1-4299-7574-2. Diakses tanggal January 28, 2017. Em also contributed a raucous verse to the metallic "Fuck Off" on Kid Rock's breakthrough album Devil Without a Cause 
  47. ^ D'Angelo, Joe (October 19, 2001). "American Bad Asses Wanted For Kid Rock Video". MTV. Diakses tanggal September 25, 2015. 
  48. ^ Baker, Trevor (February 6, 2008). "Why it's worth celebrating nu-metal's anniversary | Music". The Guardian. Diakses tanggal June 27, 2014. 
  49. ^ a b c d e Pradhan, Karan (January 11, 2016). "The anatomy of a scene: Charting the rise, dominance and fall of nü metal". Firstpost. Diakses tanggal February 3, 2016. 
  50. ^ McIver, Joel (2008). The Bloody Reign of Slayer. Omnibus Press. ISBN 978-1-84938-386-8. Diakses tanggal January 28, 2017. 
  51. ^ Birchmeier, Jason. "Satellite - P.O.D." AllMusic. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  52. ^ "The Ultimate Nu Metal Mixtape". Kerrang!. November 10, 2014. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  53. ^ Bychawski, Adam (January 11, 2011). "Drowning Pool respond to Arizona shooting link with their song 'Bodies'". NME. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  54. ^ "Wayne Swinny of Saliva". Songfacts. June 12, 2014. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  55. ^ Devenish 2000, hlm. 67–68.
  56. ^ Altküla, Magnus (March 11, 2009). "Review: Dope - No Regrets". Sputnikmusic. Diakses tanggal October 28, 2015. 
  57. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama JoshChesler
  58. ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama VH1
  59. ^ a b "What is UR Favorite Classic Nu-Metal Band??". MetalSucks. September 29, 2010. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  60. ^ a b c d Hutchinson, Kate (February 12, 2015). "What I Learned from Growing Up Nu Metal in British Suburbia". Vice. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  61. ^ a b c Mulholland, Gary (October 3, 2002). "Nu-metal gurus". The Independent. Diakses tanggal February 4, 2016. 
  62. ^ "JNCOS Are Coming Back". Metal Injection. February 19, 2015. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  63. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Decibel
  64. ^ a b c "28 Nu-Metal Era Bands You Probably Forgot All About". NME. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  65. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Lucy
  66. ^ a b c d e f g Marmaduke, Lauren (August 17, 2011). "Top 10 Nu-Metal Fashion Violations". Houston Press. Diakses tanggal June 27, 2014. 
  67. ^ Hutchinson, Kate (2015-02-12). "What I Learned from Growing Up Nu Metal in British Suburbia". Vice (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-12. 
  68. ^ a b c d e Sherman, Maria; Nuñez, Jatnna (February 18, 2015). "The Complete Guide to Nu-Metal Fashion". Fuse. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  69. ^ Vargas, Luciano Marzulli; Koelsch, Peter (June 26, 2003). "RED reviews". Red. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  70. ^ Henderson, Alex. "Mushroomhead | Biography & History". AllMusic. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  71. ^ "Mudvayne". AllMusic. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  72. ^ Hay, Carla (April 28, 2001). "No Name's Mudvayne 'Digs' into the Billboard 200". Billboard. Nielsen Business Media, Inc. 113 (17): 17; 81. ISSN 0006-2510. 
  73. ^ Huey, Steve. "Slipknot | Biography & History". AllMusic. Diakses tanggal January 25, 2017. 
  74. ^ Waserman, Kastle (April 16, 2000). "Coal Chamber: They've Lived a Little". Los Angeles Times. Diakses tanggal May 2, 2017. 
  75. ^ "Evanescence". Rolling Stone. Diakses tanggal May 2, 2017. 
  76. ^ Berger, Arion (March 30, 2000). "Kittie: Spit". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi asli tanggal February 11, 2007. Diakses tanggal November 10, 2012. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]