Lompat ke isi

Penalaan gitar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rentang suara gitar dengan penyeteman standar
Penyeteman standar (dengar)

Penalaan gitar atau setem gitar (bahasa Inggris: guitar tuning) adalah penetapan tala nada pada gitar senar terbuka, termasuk gitar akustik, gitar listrik, dan gitar klasik. Penyeteman ini diuraikan menggunakan tala nada tertentu dari not musik Barat. Sesuai konvensi, not-not diurut dan diatur mulai dari senar tala nada terendah (yaitu, not dengan suara bas terdalam) ke senar tala nada tertinggi (yaitu, not dengan suara tertinggi), atau senar yang paling tebal hingga yang paling tipis, atau frekuensi terendah ke yang tertinggi.[1] Hal ini terkadang membingungkan gitaris pemula, karena senar dengan pitch (tala nada) tertinggi disebut senar ke-1, dan senar terendah disebut senar ke-6.

Penyeteman standar mendefinisikan tala nada senar sebagai E (82.41 Hz), A (110 Hz), D (146.83 Hz), G (196 Hz), B (246.94 Hz), dan E (329.63 Hz), dari tala nada terendah (E2) hingga tertinggi (E4). Penyeteman standar digunakan oleh kebanyakan gitaris, dan penyeteman yang sering digunakan dapat dipahami sebagai variasi dari penyeteman standar. Untuk membantu menghafal not-not tersebut, digunakan mnemonik, misalnya, Eddy Ate Dynamite, Good Bye Eddy.[2]

Istilah penalaan gitar dapat merujuk pada satuan tala nada selain penyeteman standar, yang juga disebut tidak standar atau alternatif.[3] Ada ratusan jenis penalaan tersebut, sering kali dengan varian kecil dari penalaan yang sudah tetap. Komunitas gitaris dengan tradisi musik serupa sering menggunakan gaya setem yang sama atau serupa.

Penyetelan Instrumental

[sunting | sunting sumber]

Ini adalah penyetelan di mana beberapa atau semua senar disetel ulang untuk meniru penyetelan standar alat musik lain, misalnya lut, banjo, sitar, mandolin, dan sebagainya. Banyak dari penyetelan ini tumpang tindih dengan kategori lain, terutama penyetelan terbuka dan modaal.

Kapodaster (/ˈkeɪp oʊˌkæ-ˌkɑː-/ KAY-poh, KAH-; singkatan dari capodastro, capo tasto, atau capotasto, dalam bahasa Italia berarti "kepala leher") — alat yang digunakan musisi pada leher alat musik berdawai (biasanya fret) untuk mentransposisi dan memendekkan panjang main senar, sehingga menaikkan nada suara.[4][5][6][7] Ini adalah alat yang umum dipakai oleh pemain gitar, mandolin, mando, banjo, ukulele, dan bouzouki. Semua jenis kapodaster harus dipasang setelah penyetelan baru, dengan meletakkan batang dari atas ke bawah tepat di belakang fret, agar semua senar memiliki posisi dan tekanan yang sama. Jika senar melengkung atau tidak terpasang dengan benar, alat tersebut akan terdengar tidak tepat nada pada nada baru. Beberapa jenis kapodaster dapat merusak leher gitar jika dipasang dengan salah.[8]

Ini adalah salah satu alat paling penting dalam perlengkapan gitaris. Dengan menjepit melintang di leher gitar, kapodaster menaikkan penyetelan gitar, membuka nada baru, akord baru, dan kemungkinan kreatifitas baru.[9] Musisi biasanya menggunakan kapodaster untuk menaikkan nada alat berfret agar dapat bermain di nada lain dengan menggunakan posisi jari yang sama seperti pada fret terbuka (yaitu tanpa kapodaster). Pada dasarnya, kapodaster menggunakan fret dari alat musik untuk membuat batas nada baru di nada yang lebih tinggi daripada batas asli alat tersebut.

Musisi juga menggunakan kapodaster untuk menyetel gitar yang disetel di bawah standar menjadi penyetelan standar.[10] Pabrikan terkadang menganjurkan untuk menyetel gitar dua belas senar satu nada atau lebih rendah dari standar guna mengompensasi ketegangan tambahan dari senar tambahan.[11] Kapodaster dapat menaikkan penyetelannya ke standar. Namun, berkat kemajuan teknologi pembuatan, banyak gitar dua belas senar modern disetel pada penyetelan standar.[12]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. (Denyer 1992, hlm. 68–69)
  2. JustinGuitar. (2020). Learn the Open String Notes on the Guitar! [Video]. Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=CF08-EwA-nY
  3. Brown, J. (2020). 11 alternate tunings every guitarist should know. Retrieved from https://www.guitarworld.com/lessons/11-alternate-tunings-every-guitarist-should-know
  4. "Capos - News & Info". ortegaguitars.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  5. "What Is a Capo?". www.fender.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  6. "What Does a Capo Do for a Guitar?". www.daddario.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  7. "Capo Basics: What Are They & Why You Should Use One". www.roadiemusic.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  8. "Guitar Capo – Everything You Need To Know". pickuptheguitar.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  9. "Capos are Cool". caposarecool.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  10. "Understanding How Guitar Capos Affect String Tuning". kysermusical.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  11. "How to Tune a 12 String Guitar (Complete Beginner's Guide)". zagerguitar.com. Diakses tanggal 2025-10-16.
  12. "Double Your Pleasure - A Guide to the Twelve-String Guitar". www.guitarnoise.com. Diakses tanggal 2025-10-16.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]

Bacaan lanjutan

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]