Blackened death metal
| Blackened death metal | |
|---|---|
Behemoth pada 2019 | |
| Sumber aliran | |
| Sumber kebudayaan | Awal-ke-pertengahan-1990an, |
| Subgenre | |
| Topik lainnya | |
Blackened death metal (juga dikenal sebagai black death metal) adalah subgenre ekstrem dari heavy metal yang menggabungkan elemen-elemen black metal dan death metal.[1][2]
Genre ini muncul pada awal 1990-an ketika band-band black metal mulai memasukkan unsur-unsur death metal dan sebaliknya. Genre ini biasanya menggunakan death growl, tremolo picking, blast beat, dan lirik serta penggambaran setanisme. Band-band dengan genre ini biasanya menggunakan corpse paint yang diadaptasi dari black metal.
Karakteristik
[sunting | sunting sumber]Genre ini umumnya adalah death metal yang menggabungkan elemen musik, lirik atau ideologis dari black metal, seperti peningkatan penggunaan tremolo picking, tema lirik anti-Kristen atau Setanisme, dan progresi akord yang mirip dengan yang digunakan dalam black metal.[3] Band blackened death metal juga lebih cenderung memakai corpse paint dan baju zirah, daripada gaya dengan band lain dari genre death metal.[4] Tuning gitar dengan rentang yang lebih rendah, death growl dan perubahan tempo mendadak adalah hal yang umum dalam genre ini.[5] Beberapa band blackened death metal seperti Goatwhore dan Angelcorpse, bahkan mendapat pengaruh signifikan dari thrash metal.[5]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Henderson, Alex. "Ninewinged Serpent - Devian". AllMusic. Diakses tanggal 3 September 2012.
- ↑ Bowar, Chad. "Hacavitz - Venganza Review". About.com. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juni 2009. Diakses tanggal 3 September 2012.
- ↑ Unger, Matthew. Sound, Symbol, Sociality: The Aesthetic Experience of Extreme Metal Music. hlm. 27.
- ↑ Gardner, Robert Owen. Studies in Symbolic Interaction. hlm. 119.
- 1 2 Dunn, Sam; Deaville, Jason (2016). "Blackened Death Metal". ;