Kucing hitam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Banyak kebudayaan memiliki takhayul tentang kucing hitam. Kucing hitam sering dianggap "keberuntungan" atau "nasib buruk" pada mereka.

Kucing hitam adalah seekor kucing domestik yang memiliki bulu berwarna hitam polos. Organisasi pendaftaran kucing CFA (Cat Fanciers' Association) telah mengakui 22 ras kucing yang boleh memiliki warna bulu hitam. Kucing hitam bukanlah ras kucing. Contoh ras kucing yang hanya memiliki warna hitam adalah ras kucing Bombay. Bombay terkenal sebagai kucing yang memiliki warna hitam yang mengkilap dan indah.[1] Pigmentasi warna hitam sedikit lebih umum pada kucing jantan daripada kucing betina. Karena tingginya kandungan pigmen melamin pada kucing hitam, akibatnya mereka memiliki warna mata (iris) berwarna kuning (emas).[2]

Mitos dan takhayul[sunting | sunting sumber]

Kucing hitam adalah kucing yang penuh dengan mitos dan identik dengan kesialan, namun ada juga orang-orang yang percaya kalau kucing hitam membawa nasib baik.[3][4] Menurut para ahli, warna bulu pada kucing tidak mempengaruhi keberuntungan dan kesialan seseorang.[5]

Sejarah penghubungan[sunting | sunting sumber]

Mitos mengenai kucing hitam itu sendiri bermula dari sejarah Babilonia Kuno. Pada masa itu, kucing hitam dipersembahkan dalam upacara ritual mereka untuk dibakar bersamaan dengan sesaji lainnya. Mitos ini timbul karena ada seekor kucing hitam yang sedang tidur di tengah-tengah seekor ular, dan ular pada masa itu merupakan lambang kejahatan.[4][6]

Nasib buruk[sunting | sunting sumber]

Menurut data survei, sebanyak 13% warga Amerika Serikat percaya bahwa jika melihat kucing hitam di persimpangan jalan merupakan pertanda buruk.[5] Menurut penelitian dari Journal of Applied Animal Welfare Science tahun 2013 oleh The Animals and Society Institute, kucing hitam adalah kucing yang paling jarang diadopsi dan sering dilantarkan karena banyaknya orang yang percaya bahwa kucing hitam adalah kucing pembawa nasib buruk. Kadang-kadang toko hewan harus menurunkan harga adopsi atau memberikan pembiyayaan gratis untuk perawatan kepada kucing hitam. Bahkan beberapa organisasi tidak mengizinkan mengadopsi kucing hitam di bulan Oktober. Mereka takut jika kucing tersebut akan digunakan untuk melakukan ritual-ritual aneh dan akan diperlakukan kejam.[3][5]

Kucing hitam di Indonesia dianggap sebagai pertanda mistis. Salah satu mitos kucing hitam di Indonesia yang terkenal adalah jika ada mayat yang dilangkahi oleh kucing hitam, maka mayat tersebut akan bangkit lagi dan dikuasai oleh roh jahat yang dibawa kucing hitam tersebut.[4] Mitos tentang kucing hitam yang lainnya adalah banyak orang yang percaya terutama orang Eropa bila mereka melihat kucing hitam di jalan, mereka akan mendapatkan kesialan.[3] Di Rusia, mereka percaya bahwa jika ada kucing hitam yang melintas di depannya, maka orang tersebut harus berjalan berbalik arah sambil memegang kancing pakaian yang sedang dipakai, agar terhindar dari kesialan.[7]

Di Jerman dan Italia, orang-orang mempercayai bahwa jika ada kucing hitam yang melompat ke atas tempat tidur orang yang sakit, tandanya orang tersebut akan segera meninggal.[6][7] Orang-orang Finlandia mempercayai bahwa kucing hitam adalah makhluk yang akan membawa manusia ke alam baka. Di Normandia, mereka percaya jika sedang menyebrang jalan ketika bulan purnama dan melihat seekor kucing hitam maka orang tersebut akan terkena wabah penyakit.[6]

Keberuntungan[sunting | sunting sumber]

Menurut kepercayaan Skotlandia, kedatangan kucing hitam bertanda kemakmuran.[3][5][7] Menurut kepercayaan orang Inggris, pengantin baru yang dihadiahkan kucing hitam akan mendapatkan keberuntungan.[5] Para petani Latvia juga mempercayai bahwa kucing hitam yang sedang bermain di sawah mereka adalah kucing titisan Rungis atau dewa panen.[7] Di Jepang dan Mesir, kucing hitam adalah kucing yang diyakini membawa keberuntungan. Banyak wanita lajang di Jepang mencari kucing hitam untuk dipelihara, karena dipercayai akan membawa banyak pelamar pada wanita tersebut. Di Mesir, Kucing hitam dianggap sebagai personifikasi dari Dewi Bast.[5]

Kucing hitam terkenal[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Inggris) Black Cat Breeds and History. www.catchannel.com. Diakses 25 Juni 2014.
  2. ^ (Inggris) Black Cat Don't Give You Bad Luck. prezi.com. Diakses 25 Juni 2014.
  3. ^ a b c d (Indonesia) Mitos dan fakta menarik seputar kucing hitam. www.merdeka.com. Diakses 7 Oktober 2014.
  4. ^ a b c (Indonesia) Mitos Seputar Kucing Hitam Di Berbagai Belahan Dunia. bluebiru.heck.in. Diakses 7 Oktober 2014.
  5. ^ a b c d e f (Indonesia) Kucing Hitam, Benarkah Pertanda Sial?. health.liputan6.com. Diakses 3 Desember 2014.
  6. ^ a b c (Indonesia) 8 Mitos Mistis Kucing Hitam di Dunia. www.wartainfo.com. Diakses 7 Oktober 2014.
  7. ^ a b c d (Indonesia) Mitos Kucing Hitam di Berbagai Negara. www.gadis.co.id. Diakses 7 Oktober 2014.