Sfinks don

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Donskoy beralih ke halaman ini. Untuk nama kota di Rusia, lihat Donskoy, Oblast Tula

Sfinks don

Donskoy.jpg
Nama lain Donskoy
Donsky
Kucing tanpa bulu don
Kucing tanpa bulu rusia
Asal  Rusia
Standar ras
TICA standar
FIFe standar
WCF standar
Kucing domestik (Felis catus)

Sfinks don adalah salah satu ras kucing domestik yang berasal dari Rusia akibat mutasi genetik yang alami. Sfinks don adalah ras kucing dengan tubuh sedang dan termasuk jenis kucing tanpa bulu.[1][2] Sfinks don juga merupakan kucing yang menjadi gen dalam pembiakan kucing peterbald, sehingga tidak boleh atau telah dilarang jika menyilangkan kucing ras sfinks don dengan peterbald.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1987, seorang peternak kucing bernama Elena Kovaleva menemukan seekor kucing yang unik tanpa bulu di kota Rostov-on-Don, Rusia. Ras baru yang ditemukan tersebut akhirnya diberi nama "sfinks don" karena penampilannya yang hampir sama dengan ras kucing sfinks. Walaupun mirip, ras kucing ini tidak ada sama sekali hubungannya dengan ras tersebut. Kucing sfinks muncul karena gen resesif, sedangkan sfinks don muncul karena dominan gen.[2]

Pada tahun 1997, sfinks don pertama kali diakui oleh pendaftaran kucing bernama WCF (World Cat Federation). Kemudian pada tahun 2005, sfinks don kembali diakui oleh TICA (The International Cat Association).[2]

Standar[sunting | sunting sumber]

Menurut standar yang telah ditetapkan oleh pendaftaran kucing, sfinks don merupakan ras kucing berukuran sedang dan berotot, dengan ukuran daun telinga yang lebar, mata berbentuk kacang almond yang memanjang, dan cakar yang berselaput.[2]

Perawatan[sunting | sunting sumber]

Sfinks don memiliki bulu yang sangat sedikit atau bahkan tidak memiliki bulu. Namun, walaupun seperti itu, sfinks don juga perlu dimandikan atau dibersihkan secara rutin, untuk menjaga kulitnya dari masalah penyakit.[2]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Sfinks don dipercayai muncul akibat dominan gen, sehingga kucing ini rentan terkena terhadap penyakit feline ectodermal dysplasia yang dapat menyebabkan masalah pada pertumbuhan gigi dan masalah pada produksi asam laktat. Namun, tidak semua kucing ras sfinks don memiliki masalah kelainan gen tersebut.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Indonesia) Kucing Donskoy (Don Sphynx). www.kucing.biz. Diakses 18 Mei 2014.
  2. ^ a b c d e f g (Inggris) History of Don Sphynx breed. www.pyrel.net. Diakses 18 Mei 2014.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]