Lompat ke isi

Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Barat 2024

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2024
Logo pemilihan umum
Logo pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Sebelum
2031
27 November 2024
Pemilih terdaftar3.965.387 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih2.694.951 (67,96%)
Resmi
100%
per 8 Desember 2024, 16:09 WIB
Kandidat
 
Calon Ria Norsan Sutarmidji Muda Mahendrawan
Partai PDI-P NasDem PKB
Aliansi KIM Plus
Wakil Krisantus Kurniawan Didi Haryono Jakius Sinyor
Suara rakyat 1.364.563 963.453 256.530
Persentase 52,80% 37,28% 9,93%




Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota di setiap kecamatan
Gubernur petahana
Harisson (Penjabat)

Birokrat

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan
PDI-P

Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Barat 2024 merupakan ajang kontestasi politik yang diselenggarakan untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2025–2030. Pemilihan ini dilaksanakan pada 27 November 2024, bersamaan dengan pemilihan kepala daerah di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.[1]

Pemilihan ini merupakan pemilihan gubernur keempat yang diselenggarakan di Kalimantan Barat, setelah pemilihan tahun 2007 dan 2012 yang keduanya dimenangkan oleh pasangan Cornelis dan Christiandy Sanjaya, serta pemilihan tahun 2018 yang dimenangkan oleh pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan.

Dikarenakan kebijakan pilkada serentak secara nasional, penyelenggarakan pemilihan gubernur di Kalimantan Barat ditunda ke tahun 2024, sehingga saat mengakhiri jabatannya pada 5 September 2023, Sutarmidji digantikan oleh Penjabat Gubernur Harisson.

Syarat ambang batas pencalonan

[sunting | sunting sumber]

Hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik dengan jumlah 65 kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Barat, 13 kursi dari 65 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada. Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan.[2] DPT di Provinsi Kalimantan Barat adalah 3.958.561 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 5 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PDI-P (19,20%), Partai NasDem (13,62%), Partai Golkar (12,97%), Partai Gerindra (12,04%), dan Partai Demokrat (9,43%).

Berikut ini perolehan suara dan kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat hasil Pemilu 2024.[6][7]

No. Urut Partai Politik Perolehan
Suara
Perolehan Kursi Perubahan Kursi
3   PDI-P 580.49819,20%
13 / 65
Penurunan 2 kursi
5   NasDem 411.76213,62%
10 / 65
Kenaikan 2 kursi
4   Golkar 392.19312,97%
9 / 65
Kenaikan 1 kursi
2   Gerindra 364.06412,04%
9 / 65
Kenaikan 2 kursi
14   Demokrat 284.9699,43%
6 / 65
Penurunan 1 kursi
1   PKB 210.3056,96%
5 / 65
Steady
12   PAN 202.2246,69%
5 / 65
Steady
10   Hanura 159.9235,29%
4 / 65
Kenaikan 2 kursi
8   PKS 142.4954,71%
2 / 65
Penurunan 1 kursi
17   PPP 105.5563,49%
2 / 65
Penurunan 1 kursi
15   PSI 59.6601,97%
0 / 65
Steady
16   Perindo 51.4471,70%
0 / 65
Penurunan 1 kursi
7   Gelora 19.1990,64%
0 / 65
(baru)
24   Ummat 13.7380,45%
0 / 65
(baru)
6   Buruh 10.7870,36%
0 / 65
(baru)
9   PKN 5.4480,18%
0 / 65
(baru)
11   Garuda 5.1880,17%
0 / 65
Steady
13   PBB 3.5210,12%
0 / 65
Steady
Jumlah 3.022.977 100,00% 65
H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Didi Haryono, S.H., M.H. Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. Krisantus Kurniawan, S.I.P., M.Si. Muda Mahendrawan, S.H. Ir. Jakius Sinyor
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Gubernur Kalimantan Barat
(2018–2023)
Wali Kota Pontianak
(2008–2013, 2013–2018)
Komisaris Utama Bank Kalbar
(2020–2024)
Kapolda Kalbar
(2017–2020)
Wakil Gubernur Kalimantan Barat
(2018–2023)
Bupati Mempawah
(2009–2014, 2014–2018)
Anggota DPR-RI
(2019–2024)
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat
(2009–2014, 2014–2019)

Ketua DPRD Sanggau (2004 - 2009)

Bupati Kubu Raya
(2009–2014, 2019–2024)
Ketua DAD Kalimantan Barat
(2016–2022)
Pj. Bupati Landak
(2016–2017)
Partai Pengusung Partai Pengusung Partai Pengusung
  NasDem   Golkar   Gerindra   Demokrat
  PAN   PKS   PSI   Perindo
  PDI-P   Hanura   PPP   PKB   Gelora   Ummat
  Buruh   PKN   PBB
Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024
1.908.814 / 3.022.977(63%)
845.977 / 3.022.977(28%)
262.998 / 3.022.977(9%)
Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat
41 / 65(63%)
19 / 65(29%)
5 / 65(8%)
Visi Visi Visi
"Tuntasnya Pembangunan Infrastruktur dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan menuju Kalimantan Barat Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan." "Terwujudnya Kalimantan Barat yang Adil, Demokratis, Religius, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan." "Terwujudnya Masyarakat Kalimantan Barat Menanjak Bahagia."
Misi Misi Misi
  1. Memperkuat pondasi transformasi sosial, yaitu dengan meningkatkan pembangunan kesehatan, pendidikan berkualitas yang merata, dan perlindungan sosial yang adaptif.
  2. Memperkuat pondasi transformasi ekonomi, yaitu dengan meningkatkan produktivitas ekonomi, iptek, inovasi, penerapan ekonomi hijau, transformasi digital, integrasi ekonomi domestik dan global, perkotaan dan perdesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
  3. Memperkuat pondasi transformasi tata kelola, yaitu melakukan penataan terhadap regulasi dan tata kelola yang berintegritas dan adaptif.
  4. Mewujudkan supremasi hukum, stabilitas, yaitu dengan melaksanakan hukum yang berkeadilan, menjaga keamanan, melaksanakan demokrasi substansial, dan menjaga stabilitas ekonomi makro.
  5. Mewujudkan ketahanan sosial, budaya, dan ekologi, yaitu dengan menjaga kerukunan umat beragama, melestarikan kebudayaan, kesetaraan gender, masyarakat inklusif, lingkungan hidup berkualitas, berketahanan energi, air, dan kemandirian pangan, resiliensi terhadap bencana dan perubahan iklim.
  6. Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.
  7. Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan.
  8. Mewujudkan kesinambungan pembangunan.
  1. Mewujudkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur Kalimantan Barat yang adil dan berkelanjutan.
  2. Mewujudkan pemerataan pembangunan dari desa hingga kota.
  3. Mewujudkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalimantan Barat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
  4. Mewujudkan tata pemerintahan yang demokratis dan kompeten dengan prinsip good governance dan good government.
  5. Mewujudkan kesejahteraan tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.
  6. Mewujudkan perekonomian daerah yang berbasis potensi unggulan daerah serta mendukung perkembangan industri yang relevan sesuai dengan kearifan lokal.
  7. Mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera.
  8. Memberikan kepastian hukum dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) serta keadilan dan kesejahteraan gender.
  9. Mewujudkan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan Sumber Daya Alam (SDA).
  10. Mewujudkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  11. Meningkatkan partisipasi generasi muda dan pengembangan ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah.
  1. Meningkatkan kultur dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good and clean governance).
  2. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
  3. Mempercepat pembangunan infrastruktur yang didukung pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berwawasan lingkungan (sustainable).
  4. Meningkatkan kemandirian perekonomian melalui pengembangan potensi ekonomi lokal yang unggul berdaya saing tinggi.
  5. Meningkatkan tata kelola kehidupan masyarakat aman dan kondusif melalui partisipasi masyarakat serta para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam proses pembangunan.
  6. Meningkatkan dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan, budaya, serta nasionalisme yang didukung kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat.

Hasil rekapitulasi

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganPartaiSuara%
Ria NorsanKrisantus KurniawanPDI-P1.364.56352.80
SutarmidjiDidi HaryonoNasDem963.45337.28
Muda MahendrawanJakius SinyorPKB256.5309.93
Jumlah2.584.546100.00
Suara sah2.584.54695.90
Suara tidak sah/kosong110.4054.10
Jumlah suara2.694.951100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi3.965.38767.96
Sumber: Keputusan KPU Provinsi Kalimantan Barat No. 106 Tahun 2024

Suara berdasarkan kabupaten dan kota

[sunting | sunting sumber]
Kabupaten/Kota Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Midji
Didi
Norsan
Krisantus
Muda
Jakius
Suara % Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Sambas 154.189 53,75% 114.640 39,96% 18.029 6,28% 286.858 96,69% 9.830 3,31% 296.688 64,73% 161.670 35,27% 458.025 333 458.358
Mempawah 47.587 40,48% 60.093 51,12% 9.884 8,41% 117.564 96,43% 4.356 3,57% 121.920 56,96% 92.136 43,04% 213.579 477 214.056
Sanggau 67.915 28,53% 144.323 60,63% 25.782 10,83% 238.020 95,32% 11.695 4,68% 249.715 69,82% 107.952 30,18% 357.320 347 357.667
Ketapang 97.629 40,31% 119.187 49,22% 25.350 10,47% 242.166 95,38% 11.728 4,62% 253.894 61,37% 159.823 38,63% 412.646 1.071 413.717
Sintang 64.864 26,21% 156.529 63,24% 26.117 10,55% 247.510 96,29% 9.547 3,71% 257.057 79,75% 65.277 20,25% 320.813 1.521 322.334
Kapuas Hulu 59.204 38,56% 88.102 57,38% 6.244 4,07% 153.550 95,89% 6.581 4,11% 160.131 81,39% 36.625 18,61% 196.115 641 196.756
Bengkayang 32.967 30,54% 63.584 58,91% 11.391 10,55% 107.942 94,77% 5.958 5,23% 113.900 55,16% 92.602 44,84% 206.308 194 206.502
Landak 49.627 22,11% 137.184 61,11% 37.694 16,79% 224.505 95,24% 11.229 4,76% 235.734 82,62% 49.579 17,38% 284.631 682 285.313
Sekadau 51.866 43,19% 63.756 53,09% 4.469 3,72% 120.091 97,20% 3.465 2,80% 123.556 78,28% 34.291 21,72% 157.543 304 157.847
Melawi 47.014 35,72% 79.774 60,60% 4.844 3,68% 131.632 97,23% 3.746 2,77% 135.378 87,35% 19.599 12,65% 154.710 267 154.977
Kayong Utara 26.277 48,18% 25.266 46,33% 2.991 5,48% 54.534 94,33% 3.275 5,67% 57.809 64,23% 32.199 35,77% 89.883 125 90.008
Kubu Raya 107.220 34,35% 143.255 45,90% 61.623 19,74% 312.098 95,24% 15.608 4,76% 327.706 73,54% 117.929 26,46% 444.070 1.565 445.635
Kota Pontianak 118.144 46,68% 119.926 47,39% 15.009 5,93% 253.079 96,55% 9.045 3,45% 262.124 53,53% 227.589 46,47% 489.208 505 489.713
Kota Singkawang 38.950 41,00% 48.944 51,52% 7.103 7,48% 94.997 95,63% 4.342 4,37% 99.339 57,59% 73.165 42,41% 172.118 386 172.504
Total 963.453 37,28% 1.364.563 52,80% 256.530 9,93% 2.584.546 95,90% 110.405 4,10% 2.694.951 67,96% 1.270.436 32,04% 3.956.969 8.418 3.965.387
Sumber: Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Barat Nomor 106 Tahun 2024 Tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Pasangan calon nomor urut 2, Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat terpilih oleh KPU Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 9 Januari 2025 pukul 14.40 WIB berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Barat Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 14 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.[8]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  2. Budi, Mulia. "MK Putuskan Parpol Bisa Usung Cagub Meski Tak Punya Kursi di DPRD". detiknews. Diakses tanggal 2024-08-20.
  3. Agency, ANTARA News. "KPU Kalbar tetapkan jumlah DPT Pemilu 2024 sebanyak 3.958.561 orang". ANTARA News Kalimantan Barat. Diakses tanggal 2024-12-28.
  4. Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
  5. "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
  6. "Pengumuman Hasil Rekap Tingkat Provinsi Kalbar Pemilu 2024". KPU Provinsi Kalimantan Barat. 9 Maret 2024. Diakses tanggal 18 November 2024.
  7. "Rilis Pers, Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kalbar Pemilu Tahun 2024". KPU Provinsi Kalimantan Barat. 29 Mei 2024. Diakses tanggal 18 November 2024.
  8. "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-09.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]