Lompat ke isi

Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2024

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2024
Sebelum
2029
27 November 2024
Pemilih terdaftar4.009.749 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih2.745.950 (68,48%)
Resmi
100%
per 8 Desember 2024, 19:00 WITA
Kandidat
 
Calon Emanuel Melkiades Laka Lena Yohanis Fransiskus Lema Simon Petrus Kamlasi
Partai Golkar PDI-P NasDem
Aliansi KIM Plus
Wakil Johanis Asadoma Jane Natalia Suryanto Adrianus Garu
Suara rakyat 1.004.055 873.524 812.353
Persentase 37,33% 32,47% 30,20%




Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota di setiap kecamatan
Gubernur petahana
Andriko Noto Susanto (Penjabat)

Independen

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma
Golkar

Daftar pasangan calon berikut foto, logo partai pengusung, serta visi dan misi.

Pemilihan Umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2024 (selanjutnya disebut Pilgub NTT 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2025–2030.[1]

Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Syarat ambang batas pencalonan

[sunting | sunting sumber]

Hasil pemilihan umum legislatif 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan 11 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah 65 kursi. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, 13 kursi dari 65 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah 4.008.475 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 5 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PDI-P (13,40%), Partai Gerindra (12,60%), Partai Golkar (12,19%), Partai NasDem (9,98%), dan PKB (9,76%).

Berikut ini perolehan suara dan kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur hasil Pemilu 2024.

No. Partai politik Perolehan suara Kursi DPRD KenaikanPenurunan (2019)
1   PKB 273.369 9,76%
7 / 65
Steady
2   Gerindra 353.063 12,60%
9 / 65
Kenaikan 3
3   PDI-P 375.317 13,40%
9 / 65
Penurunan 1
4   Golkar 341.371 12,19%
9 / 65
Penurunan 1
5   NasDem 279.661 9,98%
8 / 65
Penurunan 1
6   Buruh 24.759 0,88%
0 / 65
7   Gelora 37.356 1,33%
0 / 65
8   PKS 92.955 3,32%
1 / 65
Kenaikan 1
9   PKN 46.614 1,66%
0 / 65
10   Hanura 159.130 5,68%
4 / 65
Penurunan 1
11   Garuda 33.261 1,19%
0 / 65
12   PAN 211.983 7,57%
4 / 65
Penurunan 2
13   PBB 18.422 0,66%
0 / 65
14   Demokrat 200.329 7,15%
7 / 65
Kenaikan 3
15   PSI 167.667 5,99%
6 / 65
Kenaikan 5
16   Perindo 135.293 4,83%
1 / 65
Penurunan 5
17   PPP 46.962 1,68%
0 / 65
Penurunan 1
24   Ummat 3.654 0,13%
0 / 65
Jumlah 2.801.166 100,00% 65
Yohanis Fransiskus Lema Jane Natalia Suryanto Emanuel Melkiades Laka Lena Johanis Asadoma Simon Petrus Kamlasi Adrianus Garu
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Anggota DPR-RI
(2019–2024)
Ketua Dewan Pembina DPW Partai Solidaritas Indonesia Nusa Tenggara Timur
(2022–2024)
Anggota DPR-RI
(2019–2024)
Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur
(2022–2023)
Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat
(2024)
Anggota DPD-RI
(2014–2019)
Partai Pengusung Partai Pengusung Partai Pengusung
  PDI-P   Hanura   Buruh   PBB   Gerindra   Golkar   PAN   Demokrat
  PSI   Perindo   PPP   PKN   Gelora
  NasDem   PKB   PKS
Partai Pendukung
  Garuda   PRIMA
Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024
577.628 / 2.801.166(21%)
1.540.638 / 2.801.166(55%)
645.985 / 2.801.166(23%)
Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur
13 / 65(20%)
36 / 65(55%)
16 / 65(25%)
Visi Visi Visi
"NTT Bangkit Melejit, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan." "NTT Sehat, Cerdas, Maju, Sejahtera." "NTT Siaga Mewujudkan Masyarakat Bermartabat Yang Mandiri, Maju, Adil, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045."
Misi Misi Misi
  1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan inovatif-kolaboratif yang berorientasi pelayanan publik yang inklusif.
  2. Meningkatkan daya saing ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
  3. Menjadikan masyarakat NTT sehat, cerdas, produktif, berbudaya, dan menjaga lingkungan.
  4. Mewujudkan ketahanan ekologi NTT sebagai rumah bersama masyarakat saat ini dan generasi mendatang.
  1. Memperluas pelayanan kesehatan dan jaminan sosial yang lebih inklusif, terjangkau, dan mudah di akses (sehat).
  2. Menghadirkan pendidikan berkualitas yang merata, partisipatif, dan tepat sasaran (cerdas).
  3. Memastikan infrastruktur berkelanjutan demi mewujudkan ekonomi berbasis potensi daerah yang berdaya saing (maju).
  4. Mewujudkan kesejahteraan sosial, kesetaraan akses serta kualitas hidup yang berkeadilan dan madani bagi seluruh lapisan masyarakat (sejahtera).
  1. Siaga kesehatan dan pendidikan: meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTT yang berdaya saing dan bermartabat.
  2. Siaga ekonomi: transformasi ekonomi hijau dan ekonomi biru NTT berbasis digital.
  3. Siaga tata kelola: transformasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel, berintegritas, inovatif dan adaptif.
  4. Siaga hukum: mewujudkan supremasi hukum dan demokrasi yang menjamin keadilan, kepastian hukum, dan stabilitas.
  5. Siaga sosial, budaya, dan lingkungan: mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berketahanan sosial budaya dan ekologi.
  6. Siaga wilayah: mewujudkan pembangunan wilayah kepulauan yang merata dan berkeadilan.
  7. Siaga infrastruktur: mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang merata dan berkualitas.
  8. Siaga keberlanjutan: mewujudkan keseimbangan pembangunan daerah.

Hasil rekapitulasi

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganPartaiSuara%
Emanuel Melkiades Laka LenaJohanis AsadomaGolkar1.004.05537.33
Yohanis Fransiskus LemaJane Natalia SuryantoPDI-P873.52432.47
Simon Petrus KamlasiAdrianus GaruNasDem812.35330.20
Jumlah2.689.932100.00
Suara sah2.689.93297.96
Suara tidak sah/kosong56.0182.04
Jumlah suara2.745.950100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi4.009.74968.48
Sumber: KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur

Suara berdasarkan kabupaten dan kota

[sunting | sunting sumber]
Kabupaten/Kota Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Ansy
Jane
Melki
Johni
Simon
Andre
Suara % Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Kupang 21.710 12,51% 52.021 29,98% 99.777 57,51% 173.508 97,95% 3.628 2,05% 177.136 65,83% 91.939 34,17% 267.346 1.729 269.075
Timor Tengah Selatan 17.854 8,07% 29.382 13,28% 174.011 78,65% 221.247 97,64% 5.351 2,36% 226.598 64,35% 125.533 35,65% 351.039 1.092 352.131
Timor Tengah Utara 39.493 30,53% 38.330 29,63% 51.541 39,84% 129.364 97,49% 3.324 2,51% 132.688 68,29% 61.611 31,71% 193.902 397 194.299
Belu 41.558 41,41% 35.544 35,42% 23.256 23,17% 100.358 96,97% 3.136 3,03% 103.494 63,71% 58.960 36,29% 161.499 955 162.454
Alor 15.163 12,82% 85.469 72,25% 17.660 14,93% 118.292 98,51% 1.795 1,49% 120.087 76,16% 37.597 23,84% 156.880 804 157.684
Flores Timur 44.405 35,63% 60.731 48,73% 19.482 15,63% 124.618 96,74% 4.202 3,26% 128.820 61,25% 81.493 38,75% 209.711 602 210.313
Sikka 81.276 47,82% 73.238 43,09% 15.454 9,09% 169.968 98,07% 3.347 1,93% 173.315 70,38% 72.930 29,62% 244.838 1.407 246.245
Ende 66.417 45,11% 71.588 48,63% 9.215 6,26% 147.220 98,35% 2.475 1,65% 149.695 72,05% 58.071 27,95% 207.062 704 207.766
Ngada 41.161 47,30% 31.186 35,84% 14.679 16,87% 87.026 98,81% 1.047 1,19% 88.073 69,78% 38.136 30,22% 125.798 411 126.209
Manggarai 63.617 38,18% 47.449 28,47% 55.579 33,35% 166.645 97,84% 3.678 2,16% 170.323 68,72% 77.535 31,28% 246.762 1.096 247.858
Sumba Timur 68.729 47,44% 57.206 39,49% 18.932 13,07% 144.867 98,63% 2.011 1,37% 146.878 77,38% 42.936 22,62% 188.826 988 189.814
Sumba Barat 20.057 31,43% 28.099 44,03% 15.655 24,53% 63.811 97,59% 1.576 2,41% 65.387 67,18% 31.940 32,82% 96.835 492 97.327
Lembata 32.888 45,46% 30.456 42,10% 8.993 12,43% 72.337 98,11% 1.394 1,89% 73.731 69,34% 32.604 30,66% 105.806 529 106.335
Rote Ndao 20.036 26,58% 27.910 37,03% 27.433 36,39% 75.379 97,59% 1.863 2,41% 77.242 76,09% 24.269 23,91% 101.018 493 101.511
Manggarai Barat 57.012 39,69% 48.138 33,51% 38.507 26,80% 143.657 98,00% 2.933 2,00% 146.590 72,98% 54.282 27,02% 199.749 1.123 200.872
Nagekeo 44.769 54,34% 27.356 33,20% 10.265 12,46% 82.390 99,36% 530 0,64% 82.920 69,15% 36.994 30,85% 119.667 247 119.914
Sumba Tengah 13.800 33,56% 13.866 33,72% 13.460 32,73% 41.126 98,28% 719 1,72% 41.845 71,83% 16.413 28,17% 57.952 306 58.258
Sumba Barat Daya 41.692 27,50% 67.239 44,35% 42.663 28,14% 151.594 97,82% 3.375 2,18% 154.969 61,57% 96.736 38,43% 248.859 2.846 251.705
Manggarai Timur 61.124 42,69% 53.948 37,68% 28.120 19,64% 143.192 97,86% 3.125 2,14% 146.317 66,87% 72.502 33,13% 217.102 1.717 218.819
Sabu Raijua 14.149 31,16% 18.836 41,48% 12.424 27,36% 45.409 97,90% 975 2,10% 46.384 73,28% 16.915 26,72% 63.065 234 63.299
Malaka 30.047 30,73% 37.200 38,05% 30.531 31,22% 97.778 97,80% 2.200 2,20% 99.978 66,14% 51.185 33,86% 149.571 1.592 151.163
Kota Kupang 36.567 19,23% 68.863 36,22% 84.716 44,55% 190.146 98,28% 3.334 1,72% 193.480 69,92% 83.218 30,08% 275.085 1.613 276.698
Total 873.524 32,47% 1.004.055 37,33% 812.353 30,20% 2.689.932 97,96% 56.018 2,04% 2.745.950 68,48% 1.263.799 31,52% 3.988.372 21.377 4.009.749
Sumber: Keputusan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 373 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2024

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]
Emanuel Melkiades Laka Lena
Gubernur Terpilih
Johanis Asadoma
Wakil Gubernur Terpilih

Pasangan calon nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur terpilih oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Rapat Pleno Terbuka pada 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 22 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 21 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.[6]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  2. Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
  3. "Ini Data DPT Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rinci per-Kabupaten Kota". Tribunambon.com. Diakses tanggal 2024-12-28.
  4. Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
  5. "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
  6. "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-09.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]