Daerah Operasi I Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Daerah Operasi I Jakarta
Logo KAI 2011.png
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Daerah Operasi I Jakarta
Kantor Daop/Divre
Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota Jakarta Barat
Kecamatan Taman Sari
Kelurahan Pinangsia
Alamat Jalan Taman Stasiun No. 1, Jakarta Kota [1]
Informasi lain
Singkatan Daop/Divre JAK
Layanan Lihatlah di bawah.

Daerah Operasi I Jakarta merupakan Daerah Operasi dengan wilayah yang terbentang dari stasiun Merak di Banten hingga stasiun Cikampek di Jawa Barat melintasi stasiun–stasiun di wilayah DKI Jakarta, Banten, Bogor, Kota Depok, Sukabumi, dan Karawang di Jawa Barat.

. Selain itu, Daop I Jakarta merupakan satu-satunya Daop yang melayani perjalanan KRL Commuter Line (PT KAI Commuter Jabodetabek).

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Berikut stasiun besar yang melayani KA jarak jauh yang terdapat di Daop I Jakarta:

  1. Stasiun Gambir (GMR) ±16 m
  2. Stasiun Pasar Senen (PSE) ±4,7 m
  3. Stasiun Jakarta Kota (JAKK) ±4 m
  4. Stasiun Jatinegara (JNG) ±16 m
  5. Stasiun Tanjung Priok (TPK) ±1,5 m
  6. Stasiun Tanah Abang (THB)
  7. Stasiun Manggarai (MRI) ±13 m
  8. Stasiun Bekasi (BKS) ±19 m
  9. Stasiun Bogor (BOO) ±246 m
  10. Stasiun Cikampek (CKP) ±45 m
  11. Stasiun Tambun (TBN) ±19 m

Kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api penumpang yang berada di bawah pengoperasian Daop I Jakarta di antaranya adalah:

  1. Kereta api Kalimaya, ekonomi AC relasi Stasiun Merak s.d. Stasiun Tanah Abang, dengan nomor Gapeka 337 s.d. 340 (dipo induk kereta RK & JAKK, dipo induk lokomotif JNG & THB)
  2. Kereta api Pangrango, ekonomi AC dan eksekutif relasi Stasiun Bogor (Paledang) s.d. Stasiun Cianjur, dengan nomor KA 101, 104, 106, dan 108 (dipo induk kereta JAKK, dipo induk lokomotif JNG)
  3. Kereta api Rangkas Jaya, ekonomi AC relasi Stasiun Rangkasbitung s.d. Stasiun Tanah Abang, dengan nomor Gapeka 341 s.d. 344 (dipo induk kereta RK, dipo induk lokomotif JNG & THB)
  4. Kereta api Banten Ekspres atau Kereta api Patas Merak, ekonomi AC relasi Stasiun Merak s.d. Stasiun Angke dengan nomor Gapeka 281 s.d. 284 (dipo induk kereta RK & JAKK, dipo induk lokomotif THB & JNG)
  5. Kereta api Patas Purwakarta dan Kereta api Lokal Purwakarta, ekonomi AC relasi Stasiun Jakarta Kota s.d. Stasiun Purwakarta, dengan nomor Gapeka 285 s.d. 294 (dipo induk kereta JAKK)
  6. Kereta api Langsam, ekonomi AC relasi Stasiun Rangkasbitung s.d. Stasiun Angke, dengan nomor Gapeka 295 s.d 317 (dipo induk kereta RK & JAKK, dipo induk lokomotif JNG & THB)
  7. Kereta api Siliwangi, ekonomi AC dan eksekutif relasi Stasiun Cianjur s.d. Stasiun Bogor(Paledang), dengan nomor KA 102, 103, 105, dan 107 (dipo induk kereta JAKK, dipo induk lokomotif JNG)
  8. Kereta api Krakatau Ekspres, ekonomi AC


Khusus

KRD NR Djoko Tingkir, kereta penolong relasi Dipo JNG-Dipo JAKK-Dipo THB-Dipo BukitDuri-Dipo DP, dengan nomor Gapeka 1336/1339 s.d. 1337/1338 (dipo kereta JAKK, dipo induk lokomotif Tanahabang/Jatinegara, dan dipo KRl Bukit Duri/Depok)

KRL Holec

KRL Hitachi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Situs Resmi PT. Kereta Api". Diakses 17-10-12. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]