Kabupaten Simalungun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Simalungun
Lambang Kabupaten Simalungun
Lambang Kabupaten Simalungun
Moto: "Tano Habonaron Do Bona"


Lokasi Sumatera Utara Kabupaten Simalungun.svg
Peta lokasi Kabupaten Simalungun
Koordinat: 02°36' - 03°18' LU dan 98°32' - 99°35'BT.
Provinsi Sumatera Utara
Dasar hukum -
Tanggal -
Ibu kota Raya
Pemerintahan
 - Bupati Dr. Jopinus Ramli Saragih, S.H., M.M
 - DAU Rp. 977.808.611.000.-(2013)[1]
Luas 4.386,60 km2
Populasi
 - Total 830.986 jiwa (2012)
 - Kepadatan 189,44 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0622
Pembagian administratif
 - Kecamatan 31
 - Kelurahan 22
 - Desa 345
 - Situs web http://www.simalungunkab.go.id

Kabupaten Simalungun adalah sebuah kabupaten di Sumatera Utara, Indonesia. Suku Batak Simalungun merupakan penduduk asli dari kabupaten ini. Bupatinya saat ini adalah Dr. Jopinus Ramli Saragih, S.H , M.M yang sedang bertugas untuk masa bakti 20102015 sedangkan Wakil Bupatinya adalah Hj. Nuriaty Damanik, S.H.

Ibu kota kabupaten telah resmi berpindah ke Raya pada tanggal 23 Juni 2008[2] dari Kota Pematangsiantar yang telah menjadi daerah otonom, setelah tertunda selama beberapa waktu.

Lambang[sunting | sunting sumber]

Lambang Kabupaten Simalungun:

  1. Lambang berbentuk perisai terbagi lima petak dengan dasar lambang hijau lahan.
  2. Bagian atas lambang digambarkan hiou Suri-suri dengan warna hitam yang bersuat (bersifat) putih dan pada hiou Suri-suri tertulis nama "Simalungun" dengan warna putih.
  3. Pada petak tengah dengan latar belakang warna kuning emas terdapat gambar rumah balai adat dengan susunan galang 10, 7 anak tangga, jerjak 8 sebelah, tiang 4, sudut atap lima, dan pada rabung atas terdapat gambar kepala kerbau dengan warna atap hitam dan galang warna putih.
  4. Pada petak kiri atas dengan latar belakang warna merah darah terdapat gambar daun teh sebanyak 8 helai berwarna hijau.
  5. Pada petak kanan atas dengan latar belakang warna putih terdapat gambar Bukit Barisan berpuncak dan dua buah puncak di tengah lebih tinggi daripada di sampingnya berwarna biru dan sebelah bawah gelombang danau empat baris berwarna biru muda.
  6. Pada petak kiri bawah dengan latar belakang warna putih terdapat gambar setangkai padi dengan jumlah padi 17 butir berwarna kuning emas.
  7. Pada petak kanan bawah dengan latar belakang warna merah darah terdapat gambar bunga kapas 5 kuntum berwarna putih dan kelopak bunga berwarna hijau.
  8. Garis batas-batas petak dengan warna hitam dan sebelah luar perisai tepi hiou Suri-suri ditambah dengan garis putih.
  9. Pita sebelah bawah perisai berwarna putih dengan tepi berwarna hitam. Di pita tersebut tertulis semboyan lambang, yaitu "HABONARON DO BONA", kata dalam bahasa Simalungun yang berarti kebenaran itu adalah pokok.

Makna gambar-gambar pada lambang:

  1. Lambang berbentuk perisai menggambarkan kekuatan dan pertahanan membela kepentingan daerah dan negara.
  2. Bilangan-bilangan pada bagian-bagian lambang adalah simbol yang menggambarkan kesetiaan kepada Negara Republik Indonesia.
  3. Padi dan Kapas adalah kebutuhan pokok untuk mencapai kemakmuran dan keadilan.
  4. Daun teh adalah hasil utama dari Daerah Simalungun.
  5. Gunung dan danau menggambarkan keindahan alamnya.
  6. Gelombang danau menggambarkan dinamika masyarakat.
  7. Rumah Balai adalah spesifik daerah yang menggambarkan adat, kebudayaan, dan kesenian daerah.

Suku Bangsa[sunting | sunting sumber]

Suku Bangsa di Simalungun masih didominasi oleh Suku Batak Simalungun, dan suku-suku pendatang seperti Suku Jawa, dan Suku Melayu. Sedangkan agama yang dianut oleh masyarakat Simalungun adalah Islam (56,6 %), Kristen (37,1 %), Katolik (6,1 %), Buddha (0,06 %), Hindu (0,05 %), dan sisa-sisanya adalah agama-agama lain seperti Parmalim.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten ini memiliki 31 kecamatan dengan luas 438.660 ha atau 6,12 % dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kecamatan yang paling luas adalah Kecamatan Hatonduhan dengan luas 33.626 ha, sedangkan yang paling kecil adalah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dengan luas 3.897 ha. Keseluruhan kecamatan terdiri dari 345 desa/nagori dan 22 kelurahan.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai
Selatan Kabupaten Toba Samosir
Barat Kabupaten Karo
Timur Kabupaten Asahan

Potensi Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Potensi ekonomi Kabupaten Simalungun sebagian besar terletak pada produksi pertaniannya. Produksi lainnya adalah hasil industri pengolahan dan jasa.

Pertanian dan Perkebunan[sunting | sunting sumber]

Selama tahun 2012, Kabupaten Simalungun menghasilkan antara lain 440.992 ton padi, 383.813 ton jagung, dan 336.555 ton ubi kayu yang menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai penghasil padi, jagung, dan ubi kayu terbesar di Sumatera Utara.[3] Produksi tanaman pangan lainnya yang cukup besar dari kabupaten ini adalah kedelai, kacang tanah, dan ubi jalar.

Tanaman perkebunan rakyat yang memberikan kontribusi sebesar 25,41% terhadap PDRB Simalungun antara lain karet, kelapa sawit, kopi, aren, vanili, kelapa, cokelat, cengkeh, kulit manis, kemiri, lada, dan pinang.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Simalungun memiliki 57 titik lokasi objek wisata, terdiri atas 30 lokasi wisata alam, 14 lokasi wisata agro, 4 lokasi wisata budaya, dan selebihnya adalah lokasi wisata rekreasi lainnya. Kecamatan Girsang Sipangan Bolon merupakan kecamatan yang memiliki objek wisata terbanyak. Dan di kecamatan itu pula terdapat objek wisata yang paling diandalkan, yaitu Danau Toba yang bisa dinikmati dari Parapat, berjarak tempuh 172 km dari Medan atau 74 km dari Raya.

Pada tahun 2012, industri pariwisata Simalungun bertumpu pada 10 hotel bintang dan 43 hotel melati. Jumlah hotel bintang tersebut adalah yang terbanyak kedua di Sumatera Utara setelah Kota Medan.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Simalungun terdiri dari 31 kecamatan yaitu:

Pembagian Wilayah Kecamatan di Kabupaten Simalungun

Pemekaran Daerah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Simalungun Hataran[sunting | sunting sumber]

Kecamatan yang mungkin bergabung ke dalam kabupaten ini meliputi :

Ibukota kabupaten ini yaitu Perdagangan.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]