Berastagi, Karo
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. |
| Berastagi | |
|---|---|
| — Kecamatan — | |
| Negara | |
| Provinsi | Sumatera Utara |
| Kabupaten | Karo |
| Pemerintahan | |
| • Camat | - |
| Luas | - km² |
| Jumlah penduduk | 42.541 jiwa (2010) |
| Kepadatan | - jiwa/km² |
| Desa/kelurahan | 3/6 |
Berastagi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Berastagi merupakan objek wisata di dataran tinggi Karo. Berastagi berjarak sekitar 66 kilometer dari Kota Medan. Berastagi diapit oleh 2 gunung berapi aktif yaitu Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung. Di dekat Gunung Sibayak, terdapat pemandian mata air panas.
Aktivitas ekonomi di Berastagi terpusat pada pasar sayur dan buah-buahan, dan pada pariwisata. Etnis yang dominan di daerah ini adalah Batak Karo.
Pariwisata [sunting]
Hotel "Brastagi" di masa Hindia Belanda
Objek-objek wisata di Brastagi:
- Gundaling
- Pasar Buah Berastagi
- Desa Peceren
- Danau Lau Kawar, terletak di kaki gunung Sinabung
- Pagoda Lumbhini, replika Swedagon Wat Vietnam
- Air Terjun Sikulikap
- Museum Pusaka Karo, Berastagi
- Gereja Inkulturatif Karo Santo Fransiskus Asisi
- Rumah Gugung (Rumah Adat Karo), Berastagi
| Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Berastagi, Karo |
|
||||||||
|
|||||||