Kabanjahe, Karo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabanjahe
—  Kecamatan  —
Peta Lokasi Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo.svg
Peta lokasi Kecamatan Kabanjahe
Negara  Indonesia
Provinsi Sumatera Utara
Kabupaten Karo
Pemerintahan
 • Camat Lesta Karo-Karo
Luas 44,65 km²
Jumlah penduduk 63.918 jiwa (2012)
Kepadatan ... jiwa/km²
Desa/kelurahan 13
Pangeran Kabanjahe dan seorang pemuda (tahun 1918).

Kabanjahe adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Kabanjahe yang juga merupakan ibukota Kabupaten Karo ini secara geografis berada di barat laut Provinsi Sumatera Utara dengan luas daerah sekitar 2.127,25 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 500.000 jiwa.

Kota Kabanjahe hanya berjarak 76 km dari pusat kota Medan dan 10 km dari kota Berastagi yang berhawa sejuk dengan panorama 2 gunung api yang masih aktif, yakni Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak. Sering menjadi kota perlintasan bagi wisatawan yang hendak ingin menikmati hawa daerah pegunungan. Mantan Juara Catur Dunia dan juga ketua (FIDE) Federasi Catur Internasional Sinarsar Karo-Karo, lahir di kota ini. Kota ini pernah menerima Piala Adipura pada tahun 1996 atas kebersihan lingkungan dan kelestarian kotanya.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Kabanjahe yang merupakan salah satu kecamatan, dan sekaligus sebagai ibukota kecamatan dan ibukota kabupaten, terdiri dari 5 kelurahan beserta lurahnya masing-masing:

  • Lau Cimba  : Hendrik P. Tarigan
  • Padang Mas  : Theopilus S. Tarigan
  • Gung Leto  : Frans leonardo Surbakti
  • Gung Negeri  : Eddy S. Manik
  • Kampung Dalam: Junita Depari

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk asli Kabupaten Karo pada umumnya adalah suku Karo atau lebih umum dikenal dengan sebutan Kalak Karo. Juga banyak dihuni etnis pendatang lain seperti Batak Toba, Batak Simalungun, dan suku Jawa.

Potensi geografis[sunting | sunting sumber]

Keadaan Topografinya yang terdiri dari pegunungan dan perbukitan serta udara yang sangat sejuk menjadi salah satu faktor penentu mayoritas pekerjaan masyarakat Karo pada umumnya yang kini adalah petani. Beberapa komoditas pertanian unggulan dari Kab. Karo antara lain yaitu Umbi-Umbian, Sayur-mayur, dan lainnya. Jika ditinjau dari segi Geografisnya, tanaman buah-buahan seperti buah Terong Belanda, Markisa, Semangka, Apel, Jeruk,Stroberry juga dikembangkan didaerah ini.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Beberapa SMA, SMK, STM, di Kecamatan Kabanjahe:

SMP[sunting | sunting sumber]

  1. SMP Negeri 1 Kabanjahe
  2. SMP Negeri 2 Kabanjahe
  3. SMP Negeri 3 Kabanjahe
  4. SMP Santa Maria
  5. SMP Maria Goretti
  6. SMP GBKP
  7. SMP Methodist
  8. SMP Muhammadiyah Kabanjahe
  9. Madrasah Tsanawiyah Kabanjahe
  10. SMP Bhayangkari Kabanjahe

SMA[sunting | sunting sumber]

  1. SMA Negeri 1 Kabanjahe
  2. SMA Negeri 2 Kabanjahe
  3. SMA Katolik 1 Kabanjahe
  4. SMA Katolik 2 Kabanjahe
  5. SMA GBKP
  6. SMA Santa Maria
  7. Madrasah Aliyah Negeri Kabanjahe

SMK[sunting | sunting sumber]

  1. SMK Negeri 1 Kabanjahe
  2. SMK GBKP Kabanjahe
  3. SMK Immanuel

Kuliner[sunting | sunting sumber]

aneka kuliner khas daerah Karo yang terdiri dari:

  1. Tasak Telu
  2. Trites
  3. Cimpa
  4. Cipera
  5. Kidu-Kidu

Tokoh dari Kabanjahe[sunting | sunting sumber]

Beberapa Tokoh dari Kabanjahe, yaitu:

Pranala luar[sunting | sunting sumber]