Tembaga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Copper)
Langsung ke: navigasi, cari
nikeltembagaseng
-

Cu

Ag
Penampilan
merah-jingga metalik

Native copper (~4 cm in size)
Ciri-ciri umum
Nama, lambang, Nomor atom tembaga, Cu, 29
Dibaca /ˈkɒpər/ KOP-ər
Jenis unsur logam transisi
Golongan, periode, blok 114, d
Massa atom standar 63.546(3)
Konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s1
2, 8, 18, 1
Sifat fisika
Fase solid
Massa jenis (mendekati suhu kamar) 8.94 g·cm−3
Massa jenis cairan pada t.l. 8.02 g·cm−3
Titik lebur 1357.77 K, 1084.62 °C, 1984.32 °F
Titik didih 2835 K, 2562 °C, 4643 °F
Kalor peleburan 13.26 kJ·mol−1
Kalor penguapan 300.4 kJ·mol−1
Kapasitas kalor 24.440 J·mol−1·K−1
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k
at T (K) 1509 1661 1850 2089 2404 2834
Sifat atom
Bilangan oksidasi +1, +2, +3, +4
(sedikit oksida basa)
Elektronegativitas 1.90 (skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut)
pertama: 745.5 kJ·mol−1
ke-2: 1957.9 kJ·mol−1
ke-3: 3555 kJ·mol−1
Jari-jari atom 128 pm
Jari-jari kovalen 132±4 pm
Jari-jari van der Waals 140 pm
Lain-lain
Struktur kristal face-centered cubic
Pembenahan magnetik diamagnetik
Keterhambatan elektris (20 °C) 16.78 nΩ·m
Konduktivitas termal 401 W·m−1·K−1
Ekspansi termal (25 °C) 16.5 µm·m−1·K−1
Kecepatan suara (batang ringan) (suhu kamar) (annealed)
3810 m·s−1
Modulus Young 110–128 GPa
Modulus Shear 48 GPa
Bulk modulus 140 GPa
Rasio Poisson 0.34
Kekerasan Mohs 3.0
Kekerasan Viker 369 MPa
Kekerasan Brinell 874 MPa
Nomor CAS 7440-50-8
Isotop paling stabil
Artikel utama: Isotop dari tembaga
iso NA Waktu paruh DM DE (MeV) DP
63Cu 69.15% Cu stabil dengan 34 neutron
65Cu 30.85% Cu stabil dengan 36 neutron
· r


Tembaga

Tembaga adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cu dan nomor atom 29. Lambangnya berasal dari bahasa Latin Cuprum.Tembaga merupakan konduktor panas dan listrik yang baik.Selain itu unsur ini memiliki korosi yang cepat sekali. Tembaga murni sifatnya halus dan lunak, dengan permukaan berwarna jingga kemerahan. Tembaga dicampurkan dengan timah untuk membuat perunggu.

Logam ini dan aloinya telah digunakan selama empat hari. Di era Roma, tembaga umumnya ditambang di Siprus, yang juga asal dari nama logam ini (сyprium, logam Siprus), nantinya disingkat jadi сuprum). Ikatan dari logam ini biasanya dinamai dengan tembaga(II).

Ion Tembaga(II) dapat berlarut ke dalam air, dimana fungsi mereka dalam konsentrasi tinggi adalah sebagai agen anti bakteri, fungisi, dan bahan tambahan kayu. Dalam konsentrasi tinggi maka tembaga akan bersifat racun, tapi dalam jumlah sedikit tembaga merupakan nutrien yang penting bagi kehidupan manusia dan tanaman tingkat rendah. Di dalam tubuh, tembaga biasanya ditemukan di bagian hati, otak, usus, jantung, dan ginjal

Referensi [sunting]