Litium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
3 heliumlitiumberilium
H

Li

Na
Li-TableImage.svg
Penampilan
putih keperakan/kelabu
Informasi umum
Nama, lambang, nomor atom litium, Li, 3
Deret kimia logam alkali
Golongan, periode, blok 12, s
Berat atom standar 6,941(2)g·mol−1
Konfigurasi elektron 1s2 2s1
Elektron per kelopak 2, 1
Sifat fisika
Fase solid
Massa jenis
(mendekati suhu kamar)
0,534 g·cm−3
Massa jenis cairan
pada titik didih
0,512 g·cm−3
Titik lebur 453,69 K
(180,54 °C, 356,97 °F)
Titik didih 1615 K
(1342 °C, 2448 °F)
Titik kritis (diekstrapolasi)
3223 K, 67 MPa
Kalor peleburan 3.00 kJ·mol−1
Kalor penguapan 147,1 kJ·mol−1
Kapasitas kalor (25 °C) 24,860 J·mol−1·K−1
Tekanan uap
P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T/K 797 885 995 1144 1337 1610
Sifat atom
Struktur kristal kubik pusat tubuh
Bilangan oksidasi 1
(oksida basa kuat)
Elektronegativitas 0,98 (Skala Pauling)
Energi ionisasi 1st: 520,2 kJ·mol−1
2nd: 7298,1 kJ·mol−1
3rd: 11815,0 kJ·mol−1
Jari-jari atom 145 pm
Jari-jari atom (perhitungan) 167 pm
Jari-jari kovalen 134 pm
Jari-jari Van Der Waals 182 pm
Informasi Lain
Pembenahan magnetik paramagnetik
Keterhambatan elektris (20 °C) 92,8 nΩ·m
Konduktivitas termal (300 K) 84,8 W·m−1·K−1
Ekspansi termal (25 °C) 46 µm·m−1·K−1
Kecepatan suara (thin rod) (20 °C) 6000 m/s
Modulus Young 4,9 GPa
Modulus geser 4,2 GPa
Modulus limbak 11 GPa
Kekerasan Mohs 0,6
Nomor CAS 7439-93-2
Isotop tertentu
Artikel utama: Isotop dari litium
iso NA Umur paruh DM DE (MeV) DP
6Li 7,5% Li stabil dengan 3 neutron
7Li 92,5% Li stabil dengan 4 neutron
Kelimpahan 6Li kemungkinan hanya sebesar 3.75% di
alam. Oleh karena itu 7Li
memiliki kelimpahan sampai dengan 96.25%.

Litium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Li dan nomor atom 3. Unsur ini termasuk dalam logam alkali dengan warna putih perak. Dalam keadaan standar, litium adalah logam paling ringan sekaligus unsur dengan densitas paling kecil. Seperti logam-logam alkali lainnya, litium sangat reaktif dan terkorosi dengan cepat dan menjadi hitam di udara lembap. Oleh karena itu, logam litium biasanya disimpan dengan dilapisi minyak.

Menurut teorinya, litium (kebanyakan 7Li) adalah salah satu dari sedikit unsur yang disintesis dalam kejadian Dentuman Besar walaupun kelimpahannya sudah jauh berkurang. Sebab-sebab menghilangnya litium dan proses pembentukan litium yang baru menjadi topik penting dalam astronomi. Litium adalah unsur ke-33 paling melimpah di bumi,[1] namun oleh karena reaktivitasnya yang sangat tinggi membuat unsur ini hanya bisa ditemukan di alam dalam keadaan bersenyawa dengan unsur lain. Litium ditemukan di beberapa mineral pegmatit, namun juga bisa didapatkan dari air asin dan lempung. Pada skala komersial, logam litium didapatkan dengan elektrolisis dari campuran litium klorida dan kalium klorida.

Sekelumit litium terdapat dalam samudera dan pada beberapa organisme walaupun unsur ini tidak berguna pada fungsi biologis manusia. Walaupun demikian, efek neurologi dari ion litium Li+ membuat garam litium sangat berguna sebagai obat penstabilan suasana hati. Litium dan senyawa-senyawanya mempunyai beberapa aplikasi komersial, meliputi keramik dan gelas tahan panas, aloi dengan rasio kekuatan berbanding berat yang tinggi untuk pesawat terbang, dan baterai litium. Litium juga memiliki tempat yang penting dalam fisika nuklir.

[sunting] Referensi

  1. ^ Krebs, Robert E. (2006). The History and Use of Our Earth's Chemical Elements: A Reference Guide. Westport, Conn.: Greenwood Press. hlm. 47-50. ISBN 0-313-33438-2. 

Akun
Ruang nama
Varian
Tindakan
Navigasi
Komunitas
Wikipedia
Cetak/ekspor
Peralatan
Bahasa lain