Titanium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

| colspan=2 style="text-align: center" | Artikel utama: Isotop dari titanium

skandiumtitaniumvanadium
-

Ti

Zr
Penampilan
abu-abu putih perak metalik
Ciri-ciri umum
Nama, lambang, Nomor atom titanium, Ti, 22
Dibaca /tˈtniəm/
tye-TAY-nee-əm
Jenis unsur logam transisi
Golongan, periode, blok 44, d
Massa atom standar 47.867(1)
Konfigurasi elektron [Ar] 3d2 4s2
2, 8, 10, 2
Kulit elektron dari titanium (2, 8, 10, 2)
Sifat fisika
Fase solid
Massa jenis (mendekati suhu kamar) 4.506 g·cm−3
Massa jenis cairan pada t.l. 4.11 g·cm−3
Titik lebur 1941 K, 1668 °C, 3034 °F
Titik didih 3560 K, 3287 °C, 5949 °F
Kalor peleburan 14.15 kJ·mol−1
Kalor penguapan 425 kJ·mol−1
Kapasitas kalor 25.060 J·mol−1·K−1
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k
at T (K) 1982 2171 (2403) 2692 3064 3558
Sifat atom
Bilangan oksidasi 4, 3, 2, 1[1]
(oksida amfoter)
Elektronegativitas 1.54 (skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut)
pertama: 658.8 kJ·mol−1
ke-2: 1309.8 kJ·mol−1
ke-3: 2652.5 kJ·mol−1
Jari-jari atom 147 pm
Jari-jari kovalen 160±8 pm
Lain-lain
Struktur kristal hexagonal
Pembenahan magnetik paramagnetik
Keterhambatan elektris (20 °C) 420 nΩ·m
Konduktivitas termal 21.9 W·m−1·K−1
Ekspansi termal (25 °C) 8.6 µm·m−1·K−1
Kecepatan suara (batang ringan) (suhu kamar) 5,090 m·s−1
Modulus Young 116 GPa
Modulus Shear 44 GPa
Bulk modulus 110 GPa
Rasio Poisson 0.32
Kekerasan Mohs 6.0
Kekerasan Viker 970 MPa
Kekerasan Brinell 716 MPa
Nomor CAS 7440-32-6
Isotop paling stabil
iso NA Waktu paruh DM DE (MeV) DP
44Ti syn 63 y ε - 44Sc
γ 0.07D, 0.08D -
46Ti 8.0% Ti stabil dengan 24 neutron
47Ti 7.3% Ti stabil dengan 25 neutron
48Ti 73.8% Ti stabil dengan 26 neutron
49Ti 5.5% Ti stabil dengan 27 neutron
50Ti 5.4% Ti stabil dengan 28 neutron
· r


Titanium adalah sebuah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ti dan nomor atom 22. Dia merupakan logam transisi yang ringan, kuat, berkilau, tahan korosi (termasuk tahan terhadap air laut dan klorin dengan warna putih-metalik-keperakan. Titanium digunakan dalam alloy kuat dan ringan (terutama dengan besi dan aluminum) dan merupakan senyawa terbanyaknya, titanium dioksida, digunakan dalam pigmen putih. Titanium dihargai lebih mahal daripada emas karena sifat-sifat logamnya.

Unsur ini terdapat di banyak mineral dengan sumber utama adalah rutile dan ilmenit, yang tersebar luas di seluruh Bumi. Ada dua bentuk alotropi dan lima isotop alami dari unsur ini; Ti-46 sampai Ti-50 dengan Ti-48 yang paling banyak terdapat di alam (73,8%). Sifat Titanium mirip dengan zirkonium secara kimia maupun fisika.

Keunggulan Titanium[sunting | sunting sumber]

  • Salah satu karakteristik Titanium yang paling terkenal adalah dia sama kuat dengan baja tapi hanya 60% dari berat baja.
  • Kekuatan lelah (fatigue strength) yang lebih tinggi daripada paduan aluminium.
  • Tahan suhu tinggi. Ketika temperatur pemakaian melebihi 150 C maka dibutuhkan titanium karena aluminium akan kehilangan kekuatannya secara nyata.
  • Tahan korosi. Ketahanan korosi titanium lebih tinggi daripada aluminium dan baja.
  • Dengan rasio berat-kekuatan yang lebih rendah daripada aluminium, maka komponen-komponen yang terbuat dari titanium membutuhkan ruang yang lebih sedikit dibanding aluminium.[2]

Aplikasi Titanium[sunting | sunting sumber]

  • Militer. Oleh karena kekuatannya, unsur ini digunakan untuk membuat peralatan perang (tank) dan untuk membuat pesawat ruang angkasa.
  • Industri. Beberapa mesin pemindah panas (heat exchanger)dan bejana bertekanan tinggi serta pipa-pipa tahan korosi memakai bahan titanium.
  • Kedokteran. Bahan implan gigi, penyambung tulang, pengganti tulang tengkorak, struktur penahan katup jantung.
  • Mesin. Material pengganti untuk batang piston.
  • Perikanan. Karena sifat Titanium yang kuat, ringan, dan tahan korosif air laut jadi untuk pembuatan pancingan.

Gallery[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Andersson, N. et al. (2003). "Emission spectra of TiH and TiD near 938 nm". J. Chem. Phys. 118: 10543. Bibcode:2003JChPh.118.3543A. doi:10.1063/1.1539848. 
  2. ^ Campbell,, F.C.; et al. (2006). Manufacturing Technology for Aerospace Structural Materials (ed. 1st). Elsevier. hlm. 120. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Guide to the Elements – Revised Edition, Albert Stwertka, (Oxford University Press; 1998) ISBN 0-19-508083-1
  • The History and Use of Our Earth's Chemical Elements: A Reference Guide, Robert E. Krebs (Greenwood Press: Westport, CT, 1998) ISBN 0-313-30123-9
  • "Titanium" Encyclopædia Britannica from Encyclopædia Britannica Premium Service.[1] [Accessed January 23, 2005].
  • "Titanium" The Columbia Electronic Encyclopedia, 6th ed [2] [Accessed January 23, 2005]
  • "Titanium," Microsoft Encarta Online Encyclopedia 2005 [3] [Accessed January 24, 2005]
  • USGS Titanium Statistics and Information
  • Nature, Vol 407, 21 Sept 2000

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

watches with titanium cover