Natrium hipoklorit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Natrium hipoklorit
Gambar
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 7681-52-9
PubChem 23665760
Nomor EINECS 231-668-3
KEGG D01711
ChEBI 32146
ChemSpider 22756
Nomor RTECS NH3486300
SMILES [Na+].[O-]Cl
InChI 1/ClO.Na/c1-2;/q-1;+1
Sifat
Rumus molekul NaClO
Massa molar 74,442 g/mol
Penampilan kuning kehijauan padat (pentahidrat)
Bau mirip klorin dan bau agak "manis" yang tidak menyenangkan
Densitas 1,11 g/cm3
Titik lebur
Titik didih
Kelarutan dalam air 29,3 g/100mL (0 °C)
Keasaman (pKa) 7,5185
Kebasaan (pKb) 6,4815
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) -347,1 kJ/mol
Bahaya
Klasifikasi EU Korosif (C)
Berbahaya bagi lingkungan (N)
NFPA 704
NFPA 704.svg
0
2
1
 
Frasa-R R31, R34, R50
Frasa-S (S1/2), S28, S45, S50, S61
Senyawa terkait
Anion lain
Natrium klorida
Natrium klorit
Natrium klorat
Natrium perklorat
Kation lainnya Litium hipoklorit
Kalsium hipoklorit
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Natrium hipoklorit adalah senyawa kimia dengan rumus NaClO. Ia terdiri dari sebuah kation natrium(Na+) dan sebuah anion hipoklorit (ClO); ia juga dapat dianggap sebagai garam natrium dari asam hipoklorida. Bila dilarutkan dalam air biasanya dikenal sebagai pemutih atau cairan pemutih.[1] Natrium hipoklorit secara praktik dan kimia berbeda dari klorin.[2] Natrium hipoklorit sering digunakan sebagai disinfektan atau agen pemutih.

Penggunaan[sunting | sunting sumber]

Pemutihan[sunting | sunting sumber]

Pemutih rumah tangga, pada umumnya, adalah suatu larutan yang mengandung 3–8% natrium hipoklorit dan 0,01–0,05% natrium hidroksida; natrium hidroksida digunakan untuk memperlambat penguraian natrium hipoklorit menjadi natrium klorida dan natrium klorat.[3]

Pembersihan[sunting | sunting sumber]

Natrium hipoklorit memiliki sifat menghilangkan noda.[4] Di antara aplikasi lainnya, dapat digunakan untuk menghilangkan noda kapang, noda gigi yang disebabkan oleh fluorosis,[5] dan noda pada periuk, terutama yang disebabkan oleh tanin dalam teh. Ini juga telah digunakan dalam detergen cucian dan sebagai pembersih permukaan.

Efek pemutihan, pembersihan, penghilang bau, dan korosif dari natrium hipoklorit disebabkan oleh oksidasi dan hidrolisis (saponifikasi). Kotoran organik yang terpapar hipoklorit menjadi larut dalam air dan tidak mudah menguap, yang mengurangi bau dan memudahkan pengangkatannya.

Desinfeksi[sunting | sunting sumber]

Natrium hipoklorit dalam larutan menunjukkan aktivitas antimikroba spektrum luas dan banyak digunakan dalam fasilitas kesehatan dalam berbagai pengaturan.[6] Biasanya diencerkan dalam air tergantung tujuan penggunaannya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "OxyChem Sodium Hypochlorite Handbook" (PDF). oxy.com. OxyChem. 
  2. ^ "Pamphlet 96, The Sodium Hypochorite Manual". www.chlorineinstitute.org. The Chlorine Institute. 
  3. ^ Smith WT. (1994). Human and Environmental Safety of Hypochlorite. In: Proceedings of the 3rd World Conference on Detergents: Global Perspectives, pp. 183–5.
  4. ^ "Benefits and Safety Aspects of Hypochlorite Formulated in Domestic Products" (PDF). AISE – International Association for Soaps, Detergents and Maintenance Products. March 1997. This Support Dossier deals with information on the environmental and human safety evaluation of hypochlorite, and on its benefits as a disinfecting, deodorising and stain removing agent. 
  5. ^ Cárdenas Flores, A; Flores Reyes, H; Gordillo Moscoso, A; Castanedo Cázares, JP; Pozos Guillén Ade, J (2009). "Clinical efficacy of 5% sodium hypochlorite for removal of stains caused by dental fluorosis". The Journal of clinical pediatric dentistry. 33 (3): 187–91. doi:10.17796/jcpd.33.3.c6282t1054584157. PMID 19476089. 
  6. ^ "CDC – Disinfection & Sterilization Guideline:Disinfection – HICPAC". www.cdc.gov. Diakses tanggal 2016-04-27. 

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Jones, F.-L. (1972). "Chlorine poisoning from mixing household cleaners". J. Am. Med. Assoc. 222 (10): 1312. doi:10.1001/jama.222.10.1312. 
  • Institut National de Recherche et de Sécurité. (2004). "Eaux et extraits de Javel. Hypochlorite de sodium en solution." Fiche toxicologique n° 157, Paris.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]