Natrium nitrat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Natrium nitrat
Dusičnan sodný.JPG
NaNitrate.png
Sodium-nitrate-unit-cell-3D-balls.png
Nama
Nama IUPAC
Sodium nitrate
Nama lain
Caliche
Chile saltpeter
Nitrate of soda
Nitratine
Peru saltpeter
Soda niter
cubic niter
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEMBL
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.028.686
Nomor E E251 (pengawet)
Nomor RTECS WC5600000
UNII
Nomor UN 1498
Sifat
NaNO3
Massa molar 84.9947 g/mol
Penampilan Bubuk putih atau kristal tak berwarna
Bau manis
Densitas 2,257 g/cm3, padat
Titik lebur 308 °C (586 °F; 581 K)
Titik didih 380 °C (716 °F; 653 K)
73 g/100 mL (0 °C)
91,2 g/100 mL (25 °C)
180 g/100 mL (100 °C)
Kelarutan sangat larut dalam amonia, hydrazine
larut dalam alkohol
sedikir larut dalam pyridine
tidak larut dalam aseton
Indeks bias (nD) 1,587 (trigonal)
1,336 (rhombohedral)
Struktur
trigonal and rhombohedral
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 93.05 J/mol K
Entropi molar standar (So) 116 J·mol−1·K−1[1]
Entalpi pembentukan standarfHo) −467 kJ·mol−1[1]
Energi bebas GibbsfG) -365.9 kJ/mol
Bahaya
Bahaya utama Oxidant, irritant
Titik nyala Non-flammable
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
3236 mg/kg
Senyawa terkait
Anion lain
Sodium nitrite
Kation lainnya
Lithium nitrate
Potassium nitrate
Rubidium nitrate
Caesium nitrate
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi
Sifat-sifat


Fisik

Bobot senyawa 85,0 sma
Titik lebur 580 K (307 °C)
Titik didih terdekomposisi pada 653 K (380 °C)
Densitas 2,3 ×103 kg/m3
Kelarutan 92 g dalam 100 mL air

Termokimia

ΔfH0cair -452 kJ/mol
ΔfH0padat -468 kJ/mol
S0padat 117 J/mol·K

Keamanan

Ingesti Dapat menyebabkan gastroenteritis dan sakit perut.
Penghirupan iritasi pernapasan
Kulit Dapat menyebabkan iritasi.
Mata Dapat menyebabkan iritasi.

Satuan SI digunakan bila mungkin. Tak seperti sebaliknya yang ditetapkan, keadaan standar digunakan.

Natrium nitrat ialah tipe garam (NaNO3) yang telah lama digunakan sebagai komposisi bahan peledak dan dalam bahan bakar padat roket, juga pada kaca dan pelapis tembikar, dan telah ditambang secara luas untuk tujuan itu. Senyawa ini juga disebut caliche, saltpeter, dan soda niter.

Deposit alami bijih caliche terbesar di dunia ialah di gurun Atacama Chili, dan banyak deposit ditambang selama lebih dari seabad, sampai 1940-an. Mantan komunitas penambang sendawa Chili dari Humberstone and Santa Laura dideklarasikan sebagai situs Warisan Dunia Unesco pada 2005.

Chili masih memiliki cadangan terbesar caliche, dengan pertambangan aktif di tempat-tempat seperti Pedro de Valdivia, Maria Elena dan Pampa Blanca. Natrium nitrat, kalium nitrat, natrium sulfat dan iodin seluruhnya diperoleh dari pemrosesan caliche [1].

Natrium nitrat juga diolah secara sintetis dengan mereaksikan asam nitrat dengan natrium karbonat atau natrium bikarbonat (abu soda).

Natrium nitrat memiliki sifat antimikrobial sehingga digunakan sebagai pengawet makanan. Senyawa ini ditemukan secara alami dalam sayuran hijau berdaun. Selain itu, senyawa ini berpotensi kesehatan dalam menambah oksigen pada darah, selain efek sampingnya pada kesehatan khususnya bila terdapat dalam dosis tinggi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pengiriman pertama natrium nitrat dengan nama "Chile saltpeter" ke Eropa tiba di Inggris pada tahun 1820 atau 1825, tetapi tidak mendapatkan pembeli dan dibuang ke laut untuk menghindari bea cukai.[2][3] Seiring dengan waktu, garam ini menjadi bisnis yang menguntungkan (pada tahun 1859, Inggris sendiri mengkonsumsi 47.000 metrik ton[3]). Chili berperang melawan persekutuan Peru dan Bolivia dalam Perang Pasifik 1879-1884 serta mengambil alih tambang-tambang terkaya. Pada tahun 1919, Ralph Walter Graystone Wyckoff menentukan struktur kristal menggunakan kristalografi sinar-X.

Sintesis[sunting | sunting sumber]

Natrium nitrat disintesis dalam industri dengan menetralkan asam nitrat dengan natrium karbonat atau natrium bikarbonat .

2 HNO3 + Na2CO3 → 2 NaNO3 + H2O + CO2
HNO3 + NaHCO3 → NaNO3 + H2O + CO2

juga dengan menetralkannya menggunakan natrium hidroksida, tetapi reaksi ini sangat eksotermik:

HNO3 + NaOH → NaNO3 + H2O

atau dengan mencampur dengan jumlah stoikiometrik dari amonium nitrat dan natrium hidroksida, natrium bikarbonat atau natrium karbonat.

NH4NO3 + NaOH → NaNO3 + NH4OH
NH4NO3 + NaHCO3 → NaNO3 + NH4HCO3
2NH4NO3 + Na2CO3 → 2NaNO3 + (NH4)2CO3

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Zumdahl, Steven S. (2009). Chemical Principles 6th Ed. Houghton Mifflin Company. hlm. A23. ISBN 0-618-94690-X. 
  2. ^ S. H. Baekeland "Några sidor af den kemiska industrien" (1914) Svensk Kemisk Tidskrift, p. 140.
  3. ^ a b Friedrich Georg Wieck, Uppfinningarnas bok (1873, Swedish translation of Buch der Erfindungen), vol. 4, p. 473.

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Barnum, Dennis (2003). "Some History of Nitrates". Journal of Chemical Education. 80: 1393–. 


Pranala luar[sunting | sunting sumber]